Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

KARAKTERISTIK PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA RUANG RAWAT INAP ANAK DI RSUD UNDATA PALU TAHUN 2017 Agustini, Ita Indah; Bangkele, Elli Yane; Salman, Muhammad; Munir, Muhammad Ardi
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Di Indonesia penyakit DBD masih merupakan masalah kesehatan karena masih banyak daerah yang endemik. Daerah endemik DBD pada umumnya merupakan sumber penyebaran penyakit ke wilayah lain. Tujuan peneletian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Karakteristik pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) pada ruang rawat inap Anak di RSUD Undata Palu tahun 2017. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan tehnik pengambilan total sampling sebanyak 49 orang anak yang memenuhi kriteria inklusi diperoleh dari data rekam medis RSUD Undata Palu tahun 2017. Hasil : Ditemukan distribusi penderita DBD anak tertinggi menurut usia >5-14 tahun 37 orang (75%). Jenis Kelamin terbanyak adalah perempuan sebanyak 28 orang (57%). Keluhan utama paling banyak berupa demam, mual, pusing, muntah serta lemah yaitu 29 orang (59%). Manifestasi klinis terbanyak adalah petekie dan pendarahan spontan sebanyak 26 kasus (53%). Jumlah trombosit ≤ 100.000/mm3 sebanyak 32 kasus (65%). Persentase hematokrit paling banyak adalah ≤ 40% 35 orang (71%). Derajat keparahan yang paling banyak dialami yaitu derajat I sebanyak 28 orang ( 57%). Berdasarkan penatalaksanaan paling banyak adalah tidak sesuai standar prosedur medis (SPM) 38 orang (77%). Lama rawat inap yang paling banyak adalah < 7 hari yaitu 42 orang (85%). Kesimpulan : Karakteristik pasien DBD pada ruang rawat inap Anak di RSUD Undata Palu tahun 2017 terbanyak adalah usia tertinggi >5-14 tahun, jenis Kelamin perempuan. Keluhan utama II, Manifestasi klinis II, Jumlah tombosit ≤ 100.000/mm3, Persentase hematokrit ≤ 40%. Derajat keparahan derajat I, Penatalaksanaan tidak sesuai standar prosedur medis (SPM), Lama rawat inap < 7 hari. Kata Kunci : Karakteristik, DBD anak, RSUD Undata Palu
Pengaruh Biaya Saluran Distribusi Dan Jumlah Tenaga Penjual Terhadap Volume Penjualan Pada Pt Teratai Widjaja ., Sulistiono; Widjojo, Adi; Salman, Muhammad
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol 4 No 2 (2016): JIMKES Edisi Agustus 2016
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.734 KB)

Abstract

The company's main objective is to enhance shareholder value and maximize shareholder wealth. One indicator is to increase the value of the company's profits. With the increase in earnings, the company can develop and maintain the company. Ways in which companies improve profits by increasing sales volume. To facilitate the flow of events from producers to consumers, company must make appropriate distribution channels that include quantity pricing and promotion. By choosing the right distribution channels to increase the company's sales volume. Distribution channels in order to achieve an appropriate target, it is necessary to charge the cost of distribution channels, as well as promotion and must be supported by a good sales person. With the appropriate sales person, the sales activities of the producer to the consumer can be achieved. The purposes of this study are (1) To determine the effect of cost distribution channel to sales volume (2) To determine the effect of the number of sales people to sales volume (3) To determine the effect of cost distribution channels and the number of sales people to sales volume. The results showed that the multiple linear regression equation is formed: Y = -135.3771 + 0.061. X1 + 0.330. X2. Sales volume is at the level of the ratio scale -135.3771. If the variable cost distribution channel (x1) increased scale ratio of 1 unit, then the cost of distribution channels will increase by 0.061 ratio scale, and with the assumption that the variables are considered constant number of sales people. If a variable number of sales people (x2) increased the ratio of 1 unit scale, the sales volume will increase by 0.330 scale ratio, and assuming that the number of sales people is considered constant. The coefficient of determination (R2) or variable R square on 0786 sales volume was 78.6%, which means the volume of sales are influenced by independent factors (cost distribution channels and the number of sales people). While the remaining 21.4% is influenced by other variables not included in this study. The correlation coefficient (R) is the sales volume on variable 0887 shows have a very close relationship between the independent factors (cost distribution channels and the number of sale speople) on sales volume, which is 88.7%.
Penguatan Keamanan Otomatis pada Sistem Operasi Ubuntu berbasis Image Mesin Virtual menggunakan solusi Packer Elfrin Erawan; Muhammad Salman
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 4 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i4.451

Abstract

Sistem operasi Linux sering digunakan pada sistem yang kritis. Sistem yang sebagian besar sangat memperhatikan keamanan dan keandalan. Ubuntu Linux merupakan salah satu dari sekian banyak distribusi Linux yang sering digunakan sebagai sistem operasi server. Untuk meningkatkan keamanan pada Ubuntu Linux, diperlukan penguatan keamanan terhadap sistem operasinya. Penguatan kemanan sistem operasi adalah salah satu solusi agar sistem operasi lebih tahan terhadap serangan dan kerentanan. Center for Internet Security (CIS) salah satu organisasi yang peduli terhadap keamanan siber dan menyediakan benchmark untuk konfigurasi sistem operasi Ubuntu yang aman. Benchmark ini mencakup pengaturan yang direkomendasikan untuk berbagai komponen sistem seperti perijinan file, aplikasi, konfigurasi jaringan, logging, dan manajemen pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keamanan sistem operasi dengan menggunakan kontrol penguatan kemanan berdasarkan CIS Benchmark v1.1.0 - server level 2 dengan model otomatis menggunakan aplikasi Packer. Metodologi yang dikembangkan terdiri dari empat fase. Fase pertama yaitu instalasi dan konfigurasi server Packer. Fase kedua adalah membangun basis konfigurasi instalasi ubuntu dengan file user-data. Fase ketiga adalah penerapan Ansible playbook dalam runtime automasi Packer untuk automasi penguatan pada saat instalasi dan menghasilkan image mesin virtual. Pada fase terakhir, menerapkan instalasi menggunakan image mesin virtual yang dihasilkan dan memverifikasi persentase penguatan dan optimalisasi yang dicapai. Setelah dilakukan penguatan keamanan menggunakan metode pada penelitian ini maka dihasilkan skor kesesuaian audit sebanyak 218 kontrol atau 99.54% dari total 219 kontrol CIS Benchmark.
DESIGN OF A SECURITY VETTING FRAMEWORK FOR MOBILE SPBE APPLICATIONS BASED ON THE ANDROID OPERATING SYSTEM Yopie Maulana Syahrizal; Muhammad Salman
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 4 No. 6 (2023): JUTIF Volume 4, Number 6, Desember 2023
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2023.4.6.1064

Abstract

The increasing number of mobile device users in Indonesia has encouraged the government to utilize mobile applications as an SPBE service function. The mobile SPBE application is a form of SPBE service in the form of application that can be operated on a mobile device. The mobile SPBE application can of course provide benefits to its users, however, there are security risks that need to be anticipated. So through BSSN Regulation Number 4 of 2021 it is mandated that every government agency must implement SPBE security and identify security requirements that have not been implemented in the mobile SPBE application. So the security vetting framework becomes important and necessary to identify and validate security requirements that have not been implemented. However, there is currently no such framework. Therefore, in this research, a framework design was proposed for vetting the security of the mobile SPBE application based on the Android operating system. The design of the security vetting framework adopts NIST SP 800-163r1 which is integrated with application security testing using automated tools and manual testing. Manual testing was carried out according to the OWASP MASTG standard taking into account API security testing based on OWASP API Security. Then the results of application security testing are used to validate the mobile SPBE application security requirements. Based on the simulation results of the framework design on a sample SPBE mobile ABC application owned by a local government in Indonesia, violations were found against several mobile SPBE application security requirements. Then based on the simulation results, the framework design can validate all mobile SPBE application security requirements and is expected to be a reference for government agencies to carry out security vetting for mobile SPBE applications.
Ransomware Attacks Threat Modeling Using Bayesian Network: Pemodelan Ancaman Serangan Ransomware Menggunakan Bayesian Network Sulistiadi; Salman, Muhammad
Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Publisher: Fakultas Ilmu Komputer, Institution: Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/digitalzone.v14i1.13788

Abstract

Ransomware is a dangerous malware that blocks access to data through encryption, and it exploits device vulnerabilities to perform chain attacks from one system to another. This study results in modeling the threat of ransomware attacks using Bayesian Network. The structure of the model is created using device vulnerabilities that can be exploited. As the basis for calculating the probability of the model, the EPSS vulnerability score is used. The risk exposure rating is calculated through the joint probability distribution formulation based on attack scenarios. Our model shows that ransomware attacks are most likely to exploit the chain of vulnerabilities CVE-2021-26855, CVE-2021-26857, CVE-2021-27065, CVE-2021-36942, and CVE-2017-0144 which has a probability value of 0.046534. In addition, the use of the EPSS also makes the risk assessment more factual, accurate, and effective. The threat modeling method can help in identifying ransomware attacks through a chain of vulnerabilities, making risk assessment more precise.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TATA CARA WUDHU BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN SMART APPS CREATOR Al amin, Muh; Ikhsan, Muhammad; Salman, Muhammad
EDUCANDUM Vol 8 No 2 (2022): Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi dalam pembelajaran abad 21 menjadi hal yang harus dilakukan oleh guru sehingga pembelajaran harus dilakukan secara interaktif, kreatif dan inovatif untuk mewujudkan pembelajaran yang tidak membosankan dan menjadi menarik. Guru harus mempunyai konsep pembelajaran dengan media yang selaras dengan pembelajaran abad 21, android merupakan salah satu alternatif konsep aplikasi untuk penerapan dalam media pembelajaran. Menguji, mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran yang didesain untuk berjalan di sistem operasi android dengan bahan ajar tata cara wudhu merupakan tujuan dilaksanakannya penelitian ini. observasi dan studi pustaka merupakan proses pengumpulan data pada penelitian ini , waterfall dipilih menjadi metologi serta pemodelan Unified Modeling Language (UML) dalam tahap proses perancangan. Perancangan media pembelajaran tersebut menggunakan Smart Apps Creator. Dengan aplikasi tersebut diharapkan proses pembuatan media pembelajaran dengan aplikasi android lebih praktis, meskipun tidak menggunakan kode program dan mengurangi biaya pembuatan. Setelah dilakukan pembuatan aplikasi, seluruh fungsi yang telah dibuat diuji menggunakan Black Box. Setelah melakukan pengembangan menggunakan aplikasi Smart Apps, penelitian ini menyajikan hasil yaitu sebuah aplikasi media pembelajarn interaktif android yang mudah digunakan, dengan sumber daya multimedia seperti gambar, video, audio, menyajikan tampilan antarmuka yang menarik, serta memberikan informasi dan konten yang familiar dengan pengguna yang mengakses aplikasi, sehingga siswa siswa mampu mengenal proses dan tata cara berwudhu dengan mudah dan mampu menyerap materi secara maksimal.
Design of Risk Management in SPBE Infrastructure Based on PAN-RB Ministerial Regulation Number 5 of 2020 (Case Study: XYZ Institution) Rochamwati, Rochmawati; Salman, Muhammad
Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtip.v16i2.724

Abstract

The arrival of the Industrial Revolution 4.0 not only spurred the acceleration of digitalization in industry and manufacturing, but also brought a broader influence to various sectors, including the government sector. One of the Government's efforts to support digital transformation is the issuance of Presidential Regulation Number 95 of 2018 concerning Electronic-Based Government Systems (SPBE). However, the application of SPBE in Central Agencies and Regional Governments can create a number of risks that will affect the achievement of SPBE objectives. Therefore, the Ministry of State Apparatus Empowerment and Bureaucratic Reform (PAN-RB) issued a PAN-RB Ministerial Regulation Number 5 of 2020 which contains SPBE Risk Management Guidelines that need to be implemented by SPBE organizers in managing SPBE risk in their respective agencies, including XYZ Work Unit. The XYZ Work Unit is one of the work units in the ABC Agency which is responsible for carrying out tasks and functions in the IT field. An SPBE risk assessment has been carried out on the SPBE Infrastructure in the XYZ Work Unit. From this research, 47 negative SPBE risks were obtained, of which 26 SPBE risks were above the SPBE Risk Appetite threshold so that recommendations for handling SPBE risk were then prepared based on the PAN-RB Ministerial Regulation Guidelines Number 5 of 2020.
Penguatan Keamanan Otomatis pada Sistem Operasi Ubuntu berbasis Image Mesin Virtual menggunakan solusi Packer Elfrin Erawan; Muhammad Salman
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 4 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i4.451

Abstract

Sistem operasi Linux sering digunakan pada sistem yang kritis. Sistem yang sebagian besar sangat memperhatikan keamanan dan keandalan. Ubuntu Linux merupakan salah satu dari sekian banyak distribusi Linux yang sering digunakan sebagai sistem operasi server. Untuk meningkatkan keamanan pada Ubuntu Linux, diperlukan penguatan keamanan terhadap sistem operasinya. Penguatan kemanan sistem operasi adalah salah satu solusi agar sistem operasi lebih tahan terhadap serangan dan kerentanan. Center for Internet Security (CIS) salah satu organisasi yang peduli terhadap keamanan siber dan menyediakan benchmark untuk konfigurasi sistem operasi Ubuntu yang aman. Benchmark ini mencakup pengaturan yang direkomendasikan untuk berbagai komponen sistem seperti perijinan file, aplikasi, konfigurasi jaringan, logging, dan manajemen pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keamanan sistem operasi dengan menggunakan kontrol penguatan kemanan berdasarkan CIS Benchmark v1.1.0 - server level 2 dengan model otomatis menggunakan aplikasi Packer. Metodologi yang dikembangkan terdiri dari empat fase. Fase pertama yaitu instalasi dan konfigurasi server Packer. Fase kedua adalah membangun basis konfigurasi instalasi ubuntu dengan file user-data. Fase ketiga adalah penerapan Ansible playbook dalam runtime automasi Packer untuk automasi penguatan pada saat instalasi dan menghasilkan image mesin virtual. Pada fase terakhir, menerapkan instalasi menggunakan image mesin virtual yang dihasilkan dan memverifikasi persentase penguatan dan optimalisasi yang dicapai. Setelah dilakukan penguatan keamanan menggunakan metode pada penelitian ini maka dihasilkan skor kesesuaian audit sebanyak 218 kontrol atau 99.54% dari total 219 kontrol CIS Benchmark.
An Analytical Review on Emerging Future Network Technologies in Healthcare: Issues, Challenges and Prospects for the Future Kumar, Narendar; Salman, Muhammad; Waqar, Abdul; Khan, Muhammad Salman
International Journal of Electrical, Computer, and Biomedical Engineering Vol. 2 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62146/ijecbe.v2i4.86

Abstract

This review research article covers in detail healthcare issues and problems related to emerging network technologies, including 5G, satellite communication, and body area networks. The main target is to provide readings that are preliminary so as to get a more rapid in-depth exploitation of this area through which the existing landscape can be figured out and related areas in which further research and probing can be done. This review focuses on core components such as security and privacy, transmission performance, regulatory issues, coexistence issues, and standardization, and explores the issues of securing patient data and confidentiality and measures of performance which play a critical role in healthcare application. Identifying key challenges and matured areas in the review, the review points out researchers to confirmed areas where more efforts are required, like robust security protocols, more innovative regulatory solutions, and new interoperability standards. In this way this study corroborates the need for continued innovation and research in healthcare network technologies that will ultimately result in an improved quality of healthcare delivery and, hence, an improved result for the patient
Anomaly Detection Analysis with Graph-Based Cyber Threat Hunting Scheme Raharjo, Didit Hari Kuncoro; Salman, Muhammad
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol. 8, No. 4, November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kinetik.v8i4`.1773

Abstract

As advanced persistence threats become more prevalent and cyber-attacks become more severe, cyber defense analysts will be required to exert greater effort to protect their systems. A continuous defense mechanism is needed to ensure no incidents occur in the system, one of which is cyber threat hunting. To prove that cyber threat hunting is important, this research simulated a cyber-attack that has successfully entered the system but was not detected by the IDS device even though it already has relatively updated rules. Based on the simulation result, this research designed a data correlation model implemented in a graph visualization with enrichment on-demand features to help analysts conduct cyber threat hunting with graph visualization to detect cyber-attacks. The data correlation model developed in this research can overcome this gap and increase the percentage of detection that was originally undetected / 0% by IDS, to be detected by more than 45% and can even be assessed to be 100% detected based on the anomaly pattern that was successfully found.