Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Peran Guru PAI sebagai Agen Moderasi Beragama: Tinjauan Teoretis dan Konseptual Surya, Lukman; Kurniawaan, Kurniawaan; Farisanudin, Farisanudin; Dalhar, Dalhar; Salman, Muhammad
ATH-THALIB: JURNAL PENELITIAN MAHASISWA Vol 2 No 1 (2024): ATH-THALIB
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Tanggamus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai agen moderasi beragama dalam konteks pendidikan di Indonesia. Kajian dilakukan secara teoretis dan konseptual dengan menggunakan metode penelitian pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai teladan dan fasilitator dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, yang meliputi sikap toleran, inklusif, dan anti-kekerasan. Implementasi moderasi beragama oleh guru PAI penting untuk membangun iklim pendidikan yang kondusif bagi penghargaan terhadap keberagaman serta penguatan persatuan bangsa. Meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti ideologi ekstrem dan keterbatasan sumber daya, strategi pelatihan guru, penguatan kurikulum, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dapat memperkuat peran guru dalam moderasi beragama. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan pendidikan agama Islam yang moderat dan inklusif.
Pengolahan Pakan Ternak Ruminansia melalui Penerapan Carrying Capacity di Desa Meurandeh Aceh Kota Langsa Nurlina, Nurlina; Salman, Muhammad; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Safrizal, Safrizal
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i3.20031

Abstract

Langsa City is currently one of the centers for Aceh cattle cultivation. One of the areas or districts currently developing Aceh cattle farming is the Langsa Lama District, Langsa City. Carrying Capacity is a system that has been widely used by breeders. The use of this system is said to be very economical because it uses grass directly and uses little electricity. Carrying Capacity is highly recommended for small-scale farms because the system is economical and hygienic. The way Carrying Capacity works is the Incentive cage used to raise aceh cattle breeds. The direction of sunlight is modified so that the Aceh cattle become good seeds when they are productive. During the breeding process, the intensives in the cage are made as much as possible so that the daily body weight growth of the aceh cattle is fulfilled because it is triggered by feed that is highly nutritious and easily digested, the feed is given ad libitum and has been served in the form of chopped pieces using a grass chopper. small scale for 10-20 cows.
Pengaruh Nilai, Rating, Umur Sukuk Terhadap Return Saham (Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Salman, Muhammad; Murni, Mayang; Eka Putri, Syalwa Naira
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai, peringkat, dan umur sukuk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 5 perusahaan. Pengujian dilakukan dengan bantuan SPSS (Statistical Product and Service Solution) dan analisis data, dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian tentang Nilai Sukuk (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengembalian Saham, Peringkat Sukuk (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengembalian Saham, Umur Sukuk (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengembalian Saham, dan secara simultan, ketiga variabel independen tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengembalian Saham.
Impact of healthy lifestyle on physical fitness among school-aged children: A comparative study between Indonesia and Pakistan Sulistiyono, Sulistiyono; Prastyawan, Rifky Riyandi; Arjuna, Fatkurahman; Nugroho, Sigit; Salman, Muhammad
MEDIKORA Vol. 24 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v24i2.83722

Abstract

Children's general well-being is greatly influenced by physical fitness and leading a healthy lifestyle, although there are differences depending on the sociocultural context. The objective is to examine how healthy lifestyle choices affect school-age children's levels of physical fitness in Pakistan and Indonesia. The study provides valuable insights for educators, health practitioners, and policymakers to design strategies that promote healthier behaviours among children in diverse cultural settings. Methods: Researchers conducted cross-sectional research comparing 375 junior high school pupils from Pakistan (n = 182) and Indonesia (n = 193). The Multistage Fitness Test (MFT) was used to measure physical fitness levels, and a healthy living questionnaire was used to collect data. To assess the differences between the two groups, statistical analyses were conducted using independent sample t-tests, homogeneity tests, and normality tests. Result: The homogeneity and normality tests confirmed that the data were suitable for parametric analysis. The two groups' levels of physical fitness (t = 3.431, p = 0.000) and healthy lifestyle (t = 4.059, p = 0.000) differed significantly, according to the independent sample t-test. Compared to their Pakistani counterparts, Indonesian students demonstrated greater levels of physical fitness and a healthier lifestyle. These results suggest that students' fitness levels and lifestyle choices may be influenced by sociocultural, environmental, and educational conditions.Conclusion: Compared to Pakistani students, Indonesian students demonstrate greater levels of physical fitness and healthier lifestyle choices, underscoring the need for focused interventions to enhance the well-being of children in both nations. These findings can help schools, community organisations, and public health authorities develop targeted programs to foster healthy habits and improve youth fitness across different sociocultural contexts. Future studies ought to investigate the root reasons for these disparities and create policies that encourage students in various sociocultural contexts to lead healthier lives. Keywords: Children of School age, Indonesia, Pakistan, Healthy Lifestyle, Physical Fitness.
NSOC-VM: Kerangka Kerja Manajemen Kerentanan pada National Security Operation Center Nuha, Muhammad Azza Ulin; Windarta, Susila; Salman, Muhammad
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 6: Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2025126

Abstract

Keamanan siber merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan Infrastruktur Informasi Vital (IIV), yaitu sekumpulan infrastruktur strategis yang berdampak signifikan apabila mengalami gangguan. National Security Operation Center (NSOC) berperan sebagai pusat operasi keamanan siber nasional yang memberikan layanan keamanan bagi IIV. Di Indonesia, IIV menghadapi tingkat kerentanan dan ancaman siber yang tinggi, sementara pengelolaan kerentanannya masih menghadapi berbagai tantangan. Saat ini, belum tersedia kerangka kerja khusus yang mengatur pelaksanaan siklus manajemen kerentanan di NSOC untuk pelindungan IIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan kerangka kerja National Security Operation Center-Vulnerability Management (NSOC-VM) yang dirancang untuk membantu NSOC dalam melakukan pengelolaan kerentanan. Kerangka kerja ini disusun dengan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) dan dilengkapi dengan rekomendasi penerapan berdasarkan beberapa standar keamanan siber. Validasi dilakukan oleh sepuluh pakar yang memiliki keahlian dalam pelindungan IIV, operasional NSOC, dan manajemen kerentanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka kerja terdiri atas empat tahapan, sepuluh aktivitas utama, dan tiga puluh lima rekomendasi implementasi. Berdasarkan validasi yang dilakukan, kerangka kerja tersebut disetujui oleh para pakar sehingga dapat diterapkan oleh NSOC dalam mendukung pelindungan IIV di Indonesia.   Abstract Cybersecurity plays a pivotal role in safeguarding Critical Information Infrastructure (CII), which comprises strategic assets whose disruption could significantly impact national stability. The National Security Operation Center (NSOC) serves as Indonesia’s central entity for cybersecurity operations, providing protection and response capabilities for CII. However, CII in Indonesia continues to face high levels of cyber threats and vulnerabilities, while the implementation of comprehensive vulnerability management practices remains limited. Furthermore, a dedicated framework governing the vulnerability management lifecycle within the NSOC context has yet to be established. This study proposes the National Security Operation Center–Vulnerability Management (NSOC-VM) framework to enhance the effectiveness of vulnerability management activities at the NSOC. The framework is structured using the Plan-Do-Check-Act (PDCA) methodology and incorporates implementation recommendations aligned with recognized cybersecurity standards. Validation was carried out through expert judgment involving ten professionals with expertise in CII protection, NSOC operations, and vulnerability management. The validated framework consists of four phases, ten key activities, and thirty-five implementation recommendations. The experts confirmed the framework’s applicability and relevance, indicating its potential to support NSOC operations in strengthening CII protection in Indonesia.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENANAMAN APOTIK HIDUP PADA PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) SEBAGAI UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA GELANGGANG MERAK Amelia; Nabilla, Ulya; Sari, Nirmala; Salman, Muhammad; Ratna Nila, Ida
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v3i3.12553

Abstract

Tanaman apotik hidup merupakan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan untuk kebutuhan sehari-hari. Kelompok Mawar Mekar merupakan kelompok tani yang didukung oleh pemerintah melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang aktif dalam penanaman palawija dan apotik hidup. Sejauh ini tanaman apotik hidup yang ada di P2L kelompok Mawar Mekar masih kurang optimal. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: 1) Masih kurangnya jenis tanaman apotik hidup yang ditanam; 2) Tempat penanaman bibit yang sudah rusak sehingga sulit untuk mengembangkan tanaman apotik hidup; 3) Jenis apotik hidup yang ditanam kurang bernilai ekonomis dan diminati pasar, dan 4) Kurangnya edukasi kepada kelompok terkait manfaat dan khasiat dari setiap tanaman apotik hidup sehingga anggota kelompok kurang termotivasi untuk mengembangkan tanaman apotik hidup. Oleh karena itu, untuk mewujudkan pengoptimalan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) khususnya pada tanaman apotik hidup, tim pengabdian melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pendampingan penanaman apotik hidup sebagai upaya pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat di Desa Gelanggang Merak. Berdasarkan hasil analisis kuesioner menunjukkan bahwa rata-rata 32% peserta menjawab setuju dan 68% menjawab sangat setuju dengan kegiatan dan manfaat dari penanamam apotik hidup pada pekarangan P2L di Desa Gelanggang Merak.
Penentuan Kriteria Dampak Risiko Keamanan Informasi, Mutu, dan Layanan Pada Layanan Jaringan Komunikasi di BMKG Wicahyani, Nunik Lathifah Agustina; Salman, Muhammad
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 4 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i4.5990

Abstract

Abstract—Teknologi informasi menjadi aset yang sangat berharga bagi organisasi dikarenakan menjadi pendukung utama proses bisnis pada organisasi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai Lembaga Pemerintah Non Departenen (LPND) yang memberikan pelayanan informasi cuaca, iklim, gempabumi dan tsunami perlu untuk menjaga keamanan informasi terutama aspek confidentiality, integrity, availability, maupun accountability dari informasi yang diberikan untuk masyarakat. Penilaian risiko organisasi menjadi salah satu syarat utama dalam proses pengamanan informasi. Dalam manajemen risiko perlu dilaksanakan proses penentuan kriteria dampak risiko.
Implementasi Teknologi Filtrasi dalam Program KKN Untuk Meningkatkan Kualitas Air dari Embung Desa Indraloka Jaya Salman, Muhammad; Fitria, Mia; Aprilia, Dona; Suhud, Muhammad Kharis; Sutrisno, Slamet; Fernanda, Rosma Ayu; Hidayati, Hidayati; As Salam, M Ridha; Riyanto, Riyanto; Setiawan, Sariman Budi; Hasanah, Fauziah; Masriah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1059

Abstract

Sebagian besar kebutuhan air masyarakat Desa Indraloka Jaya bergantung pada embung desa, namun kualitas airnya belum layak untuk dikonsumsi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan teknologi sederhana berupa filtrasi melalui program KKN sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif-kolaboratif yang melibatkan warga dan perangkat desa dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penggunaan alat filtrasi menunjukkan perubahan signifikan, di mana air yang semula keruh menjadi jernih dan tidak berbau. Nilai pH turun dari 8,93 menjadi 7,76, sedangkan TDS menurun dari 304 mg/L menjadi 48 mg/L. Hasil ini sesuai dengan standar kualitas air minum yang ditetapkan Permenkes No. 2 Tahun 2023 dan WHO, sehingga air hasil filtrasi layak dikonsumsi. Keberadaan teknologi filtrasi sederhana mendapat tanggapan positif dari pemerintah desa dan masyarakat sekitar, yang tidak hanya merasakan manfaat langsung berupa peningkatan kualitas air, tetapi juga memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya pemeliharaan serta penggunaan alat secara berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa intervensi teknologi tepat guna sederhana dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan, kenyamanan, dan pelayanan publik di pedesaan.
Enhancing industrial cybersecurity via IoT device-trusted remote attestation framework with zero trust architecture in brewery operations Salman, Muhammad; Budiyanto, Alan
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 41, No 2: February 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v41.i2.pp720-730

Abstract

The rapid expansion of industrial internet of things (IIoT) adoption in Industry 4.0 has improved automation and real-time control yet simultaneously increased security risks in operational technology (OT) environments, where device integrity and system reliability are critical. Existing attestation approaches such as SAFEHIVE, SEDA, CRA, and ERASMUS provide scalable verification capabilities but still lack continuous hardware-rooted validation and adaptive access control required for real-time industrial systems. To address this gap, this study proposes a hybrid cybersecurity framework that integrates IoT device-trusted remote attestation (ID-TRA) based on trusted platform module (TPM) with zero trust architecture (ZTA) to ensure continuous device trustworthiness in brewery operations. The framework was implemented on an industrial testbed with programmable logic controllers (PLCs), edge devices, and industrial switches, and it was evaluated through measurements of attestation latency, false positive rate, communication overhead, and TPM resource utilization. Experimental results show that the framework achieves an average attestation latency of 250 ms, a false positive rate below 2%, and a communication overhead of only 1.1%, while TPM resource usage remains within acceptable bounds (62% CPU and 48 MB RAM). These outcomes demonstrate that the proposed solution can reliably detect unauthorized firmware modifications, prevent compromised devices from accessing critical network zones, and maintain compatibility with real-time control processes. Overall, the integration of ID-TRA and ZTA enhances device-level assurance and strengthens industrial cybersecurity resilience against firmware tampering, replay attacks, and unauthorized lateral movement.
Co-Authors Afrah Junita Agustini, Ita Indah Ahmad Nasrulloh Amelia Amelia Amelia Anis Wahdi Aprilia, Dona As Salam, M Ridha Aunur Rafik, Aunur Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain Budiyanto, Alan Dalhar, Dalhar Eka Putri, Syalwa Naira Elli Yane Bangkele Encep Dulwahab, Encep Erawan, Elfrin Fairus, Fairus Farisanudin, Farisanudin Fasiroka, Ema Yulia Fatkurahman Arjuna Febriyani, Nur Annisa Kadarwati Fernanda, Rosma Ayu Hasanah, Fauziah Hidayati Hidayati Huzein, Muhammad Ihsani, Abdul Hafizh Imron Rosyidi, Imron Irene, Dila Anindya Khan, Muhammad Salman Kumar, Narendar Kurniawaan, Kurniawaan Kurniawan, Ade Wahyu Lubis, Nasrul Kahfi Mia Fitria Muh Al Amin, Muh Muhammad Fuad Muhammad Ikhsan Muhammad Rusdi Rasyid Munir, Muhammad Ardi Murni, Mayang Nabilla, Ulya Napitupulu, Willy Nirmala Sari Nuha, Muhammad Azza Ulin Nur Ainun Nurlina Nurlina Nursyam Andi Syarifuddin Perdana, Satya Poetiray, Ignatius Frank Zinatra Pratiwi, Dhea Oktavia Pratiwi, Trisna Novrianti Raharjo, Didit Hari Kuncoro Ratna Nila, Ida REZA FAHLEVI Rifky Riyandi Prastyawan Rinova Firman Cahyani, Rinova Firman Riyanto Riyanto Rizqiana, Sista Rochamwati, Rochmawati Romadhon, Faizal Wahyu Rosmaiti, Rosmaiti S. Devina De Fretes, Mercy Safrizal Safrizal Sari, Riezky Purnama Sari, Virta Setiawan, Sariman Budi Sigit Nugroho Siti Masriah, Siti Slamet Sutrisno Suhud, Muhammad Kharis Sulistiadi Sulistiono Sulistiyono Sulistiyono Surya, Lukman Syifa, Amanda Fairuz Tuti Meutia Ulin Nuha, Muhammad Azza Visalim, Aqim Waqar, Abdul Wicahyani, Nunik Lathifah Agustina Widjojo, Adi Windarta, Susila