Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Kekuatan Struktur Bogie Frame Kereta Ukur pada Kondisi Exceptional Loads Ratriana Lia Monalisa; Indarto Yuwono; Alfi Tranggono Agus Salim; Agung Prasetyo Utomo; Muhammad Zainal Mahfud
JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmpm.v6i2.15711

Abstract

Bogie frame adalah bagian utama bogie yang digunakan untuk menopang seluruh badan kereta api, menghubungkan bogie ke wheel set, dan menopang komponen bogie lainnya. Beban terbesar kereta api diterima bogie frame sehingga diperlukan analisis kekuatan struktur. Penelitian ini fokus pada analisis kekuatan desain struktur bogie frame kereta ukur jalur LRT Jabodebek pada kondisi exceptional loads. Tujuan penelitian menganalisis nilai tegangan objek penelitian akibat exceptional loads dan memastikan hasil simulasi memenuhi kriteria keberterimaan standar EN 13749. Hasil penelitian adalah nilai tegangan maksimum, nilai defleksi maksimum, dan lokasi tegangan maksimum tiap load case. Nilai tegangan maksimum hasil simulasi dibandingkan dengan nilai yield strength material sebesar 355  MPa. Dari dua belas load case exceptional dihasilkan nilai tegangan maksimum kurang dari nilai yield strength material. Nilai tegangan maksimum tertinggi terletak pada stopper transversal bracket yaitu sebesar 258 MPa dan defleksi maksimum terjadi ketika kondisi derailment (anjlok) yaitu sebesar 12,1 mm. Bogie frame kereta ukur jalur LRT Jabodebek memenuhi kriteria keberterimaan standar EN 13749 ketika kondisi exceptional loads. Bogie frame is the main part of the bogie used to support the entire body of the train, connect the bogie to the wheel set, and support other bogie components. The biggest load of the train is received by the bogie frame, so an analysis of the strength of the structure is needed. This study focuses on analyzing the strength of the bogie frame structure design for the Jabodebek LRT track under exceptional loads conditions. The purpose of this research is to analyze the stress value of the research object due to exceptional loads and to ensure that the simulation results meet the acceptance criteria of the EN 13749 standard. The results of this study are the maximum stress value, maximum deflection value, and the location of the maximum stress in each load case. The maximum stress value of the simulation results is compared with the material yield strength value of 355 MPa. Of the twelve exceptional load cases, the maximum stress value is less than the yield strength of the material. The highest maximum stress value is located at the stopper transverse bracket, which is 258 MPa and the maximum deflection occurs when the derailment condition is 12.1 mm. The bogie frame of the Jabodebek LRT track measuring train the acceptance criteria of standard EN 13749 when conditions are exceptional loads.
EFFECT OF CANDLENUT SHELL ASH AS A SAND SUBSTITUTION ON COMPRESSIVE STRENGH OF PAVING BLOCK Luqman Cahyono; Yulia Riska Dwi Sinta; Nabillah Rodhifatul Jannah; Inas Aidah Fikriyah; Putri Nabiilah Anwar; Desita Romadona Syah Putri; Agung Prasetyo Utomo
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpensil.v12i2.34382

Abstract

Candlenut is a superior commodity with great opportunities. Processing of candlenut seeds produces candlenut shells which are hard with a calorific value of 4164 cal/g so can be used as fuel. Processing candlenut shells as fuel produces waste of ash and not been utilized optimally. In this research, candlenut shell ash was used as a new alternative in making paving blocks, namely to substitute sand by 13%, 18% and 25% by weight of sand. The method used to analyze the chemical content of candlenut shell ash through XRF testing and compressive strength testing with a Compression Testing Machine after 28 days of curing time. Based on the results of the XRF test, hazelnut shell ash has a CaO content of 93.3%, where CaO is the main ingredient for making cement. In addition, the results of the average compressive strength of paving blocks at 13% substitution of candlenut shell ash produced a compressive strength of 5.89 Mpa, 18% substitution of candlenut shell ash of 8.72 Mpa, and 25% substitution of candlenut shell ash of 11.07 Mpa. The results of the compressive strength of paving blocks with the substitution of hazelnut shell ash produced standard standard paving block strength of D quality.
PEMANFAATAN SABUT KELAPA SEBAGAI PEWARNA ALAMI BATIK BAGI MASYARAKAT KELURAHAN SEMBUNGHARJO KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG Novita Mariana; Agung Prasetyo Utomo; Rara Sriartati Redjeki; Dwi Budi Santoso
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Vol 2, No 1 (2021): VOLUME 2. NO 1. APRIL 2021
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan pewarna alami umumnya berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti kayu, kulit kayu, akar, kulit akar, biji, kulit biji, daun, maupun bunga. Proses pewarnaan dengan menggunakan zat warna alam memang lebih rumit jika dibandingkan dengan menggunakan zat pewarna sintetis dan warna-warna yang dihasilkan memang cenderung menjadi lembut serta bersifat unik dan eksklusif dikarenakan karakteristik dari tumbuhan dan faktor lingkungan lah yang mempengaruhinya. Lingkungan di Wilayah Kelurahan Sembungharjo terkenal dengan tanaman pohon kelapa. Dimana hampir di setiap halaman depan atau belakang rumah penduduk memiliki tanaman pohon kelapa. Penduduk setempat menjual buah kelapa dan membuang sabut kelapanya, sehingga semakin banyak limbah sabut kelapa. Dengan semakin banyaknya limbah sabut kelapa, maka limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alam untuk pembuatan batik. Proses pewarnaan kain batik umumnya dilakukan dengan menggunakan pewarna kimia. Dengan menggunakan pewarna alam ini, proses pembuatan batik tentunya menjadi lebih ramah lingkungan. 
PEMANFAATAN LIMBAH ABU CANGKANG KEMIRI INDUSTRI MAKANAN SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS PAVING BLOCK Luqman Cahyono Cahyono; Yulia Riska Dwi Sinta; Nabillah Rodhifatul Jannah; Inas Aidah Fikriyah; Putri Nabiilah Anwar; Desita Ramadona Syah Putri; Agung Prasetyo Utomo
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 3, Agustus 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.23155

Abstract

Paving block is a road pavement consisting of a mixture of water, aggregate and cement. Paving blocks have different quality classifications according to their use. Hazelnut shell has a good calorific value so it can be used as fuel by one of the food industries. Processing hazelnut shells as fuel produces  3 tons of ash waste per day. So far, ash waste has not been used optimally and is just thrown away. In this study, hazelnut shell ash was used as a new alternative in making paving blocks, namely to substitute sand by 13%, 18% and 25% by weight of sand. This research is experimental. The paving block experiment was carried out at the age of 28 days and a compressive strength test was carried out to influence the addition of candlenut shell ash to compressive strength. Based on the test, it was found that the average paving block at 13% substitution of hazelnut shell ash produced a compressive strength of 5.89 MPa, 18% substitution of hazelnut shell ash of 8.72 MPa, and 25% substitution of hazelnut shell ash of 11.07 MPa. Maximum compressive strength is obtained by adding 25% of hazelnut shell ash and can be used for garden pavements. Abstrak Paving block merupakan perkerasan jalan terdiri dari campuran air, agregat, dan semen. Paving block memiliki klasifikasi mutu yang berbeda sesuai kegunaannya. Cangkang kemiri memiliki nilai kalor yang baik sehingga dapat digunakan sebagai bahan bakar oleh salah satu industri makanan. Pengolahan cangkang kemiri sebagai bahan bakar mengasilkan limbah berupa abu sebesar ± 3 ton perhari. Sejauh ini limbah abu belum dimanfaatkan secara optimal dan hanya dibuang begitu saja. Pada penelitian ini, abu cangkang kemiri digunakan sebagai alternatif baru dalam pembuatan paving block yaitu untuk substitusi pasir sebesar 13%, 18%, dan 25% dari berat pasir. Penelitian ini bersifat eksperimental. Eksperimen paving block dilakukan pada umur 28 hari dan dilakukan pengujian kuat tekan untuk pengaruh penambahan abu cangkang kemiri terhadap kuat tekan. Berdasarkan pengujian didapatkan rata – rata paving block pada substitusi 13% abu cangkang kemiri menghasilkan kuat tekan sebesar 5,89 MPa, substitusi 18% abu cangkang kemiri sebesar 8,72 MPa, dan substitusi 25% abu cangkang kemiri sebesar 11,07 Mpa. Kuat tekan maksimal didapat dengan penambahan 25% abu cangkang kemiri dan dapat digunakan untuk perkerasan taman.
Coastal Community Empowerment Recovery of cockle shell waste into eco-friendly artificial reefs in Mutiara Beach Trenggalek Indonesia Mirna Apriani; Anggara Trisna Nugraha; Agung Prasetyo Utomo; Luqman Cahyono; Achmad Fauzi; Tri Utami; Arum Putri Nur Romadhoni; Diego Ilham Yoga Adna; Fauzan Kholistya Hanif
Frontiers in Community Service and Empowerment Vol. 1 No. 4 (2022): December
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ficse.v1i4.22

Abstract

The community empowerment activity is conducted in the form of training of trainers (TOT) and mentoring for the community of Mutiara Beach, Trenggalek, East Java. Trenggalek Regency has regional dominance of mountains and hills is located in the southern part of East Java Province. The improvement of facilities at Mutiara Beach is increasingly being improved in line with one hundred tourist programs. The marine environment must be maintained to remain sustainable and can support tourism, one of which is by maintaining conservation of coral reefs. The existing condition of coral reef was stressed and needs to be restored. Artificial reefs can also be made of concrete mixed with cockle shells that have not been used so far. The concept of processing cockle shell waste emerged by reusing it as a mixture of material and as a roughage material for artificial reefs. The purpose of community empowerment is to give training for local community as a trainer for sustainability transfer knowledge. Method to achieve the goal using socialization, giving brief explanation and directly hands-on practice. Artificial reef has been manufactured from TOT, analyzed to compare with criteria design in order to decide the success of TOT has been achieved. TOT resulting trainers from Pokmaswas as a leader to produce artificial reef with local community. The trainers were success to manage local community with resulting seven artificial reefs with their creativity. Local community was able to identify alternative material in order to change cockle shell with coral flakes carried by tide sea.
Analisis Kelayakan Dalam Pemanfaatan Limbah Abu Insinerator Rumah Sakit Sebagai Substitusi Agregat Halus Paving Block Luqman Cahyono; Agung Prasetyo Utomo; M. Rizal Fahmi; Novi Eka Mayangsari; Ghea Abbyah Nur
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.751

Abstract

Abstrak Abu insinerator rumah sakit merupakan kategori limbah B3 dari sisa pembakaran. Timbulan abu insinerator yang dihasilkan salah satu rumah sakit yang ada disurabaya berdasarkan wawancara dalam sehari bisa mencapai kurang lebih 0,0161 m3/hari. Selama ini limbah abu insinerator rumah sakit dibuang oleh pihak ketiga ke secure landfill tanpa ada proses pengolahan. Potensi timbulan dari limbah ini sangat besar mengingat jumlah rumah sakit dan pasien yang sakit semakin banyak tiap tahunnya. Penggunaan abu insinerator rumah sakit dilakukan bertujuan untuk mereduksi limbah B3 menjadi material baru solid dan stabil (tidak mudah terurai) yaitu sebagai campuran pada paving blok. Metode penelitian ini dengan eksperimen langsung. Mix design yang digunakan 1 Semen : 4 Pasir dengan persentase limbah abu sebesar 0%, 7%, 9% dan 12% serta faktor air semen 0,40. Pengujian XRF abu insinerator rumah sakit memiliki kandungan unsur Ca, Fe, Si yang sama dengan kandungan pasir, sedangkan ditemukan unsur logam berat  Cr, Cu dan Zn merupakan limbah B3 perlu diuji lanjut Toksisitasnya, Hasil pengujian rata-rata kuat tekan berdasarkan SNI 03-0691-1996 untuk persentase 0% = 42,14 Mpa mutu kelas A, 7% = 37,40 Mpa mutu kelas B , 9% = 38,38 Mpa mutu kelas B dan 12% = 24,83 Mpa mutu kelas B. Berdasarkan hasil uji TCLP row material awal sebelum produk dilakukan solidifikasi dan stabilisasi menjadi paving berbahan limbah abu insinerator dinyatakan kandunga Cr, Cu dan Zn nilainya telah memenuhi baku mutu TCLP A, TCLP B dan TCLP C.
Rencana Pengembangan Sempadan Sungai Di Desa Kemantren Sebagai Sarana Rekreasi Urban Tourism Fahmi, M. Rizal; Widodo, Hendro Agus; Kusuma, George Endri; Santoso, Mardi; Kurniasih, Dewi; Nindyapuspa, Ayu; Karamina, Ponti Almas; Syafiuddin, Syafiuddin; Putra, Gusma Hamdana; Cahyono, Luqman; Utomo, Agung Prasetyo
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/4nbym639

Abstract

Lahan terbuka menjadi kebutuhan utama bagi kehidupan masyarakat, terutama setelah COVID-19. Pandemi yang berlangsung selama lebih dari dua tahun makin menyadarkan masyarakat bahwa ruang terbuka adalah hal yang penting untuk diupayakan keberadaannya. Di antara beberapa hal yang bisa dilakukan adalah pemanfaatan lahan kosong di sekitar bantaran sungai dengan mengubahnya menjadi kawasan yang ramah lingkungan. Salah satu sungai yang dapat dikembangkan untuk menjadi sarana rekreasi terletak di Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Kawasan ini diharapkan menjadi tempat wisata bertemakan "Urban Tourism" yang dapat dinikmati oleh masyarakat desa ataupun warga sekitar. Pemanfaatan lahan ini akan membawa dampak yang positif bagi Dusun Kemantren, karena selain warganya dapat menikmati Urban Tourism, mereka juga dapat melakukan kegiatan ekonomi di tempat wisata baru. Kas dusun pun akan terisi dengan potensi-potensi yang mengikutinya. Untuk mewujudkan fungsi tersebut, diperlukan suatu perencanaan yang memenuhi prinsip-prinsip penataan lanskap yang baik, mulai dari studi literatur, survey lokasi, analisis tapak, hingga proses perencanaan itu sendiri. Diawali dengan sketsa ide dan dilanjutkan dengan pengembangan model 3D, hasil desain dan perencanaan telah dilaksanakan sebagian dengan membuat lampu penanda dinamis yang diletakkan di dekat jalan masuk pemukiman. Selain itu, pengelolaan sampah yang menjadi perhatian utama menjadi dasar pembagian tempat sampah menjadi dua, organik dan anorganik. Sampah organik akan masuk ke dalam proses pengomposan dan sampah anoganik dapat disetorkan ke bank sampah atau diproses sebagai bahan dasar kerajinan tangan yang memiliki nilai guna dan ekonomi. Perancangan dan pembuatan Urban Tourism di Dusun Kemantren, Sidoarjo ini mengkolaborasikan institusi pendidikan dengan pemerintah desa, sehingga penerapan ilmu dapat maksimal dengan dilakukannya pengabdian masyarakat, dan pihak desa juga dapat merasakan manfaatnya secara nyata.
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dan Aplikasi Pola Hidup Bersih di SMK Negeri 4 Surabaya dalam Upaya Menyikapi Pandemi COVID-19 Utomo, Agung Prasetyo; Primaningtyas, Widya Emilia; Ahmad, Mahasin Maulana; Kusminah, Imah Luluk; Andiana, Rocky; Nindyapuspa, Ayu; Tjahyonowatie, Sri; Ningrum, Dwi Setia
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.461 KB) | DOI: 10.30997/ejpm.v1i2.2941

Abstract

Pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh WHO pada tanggal 9 maret 2020 merupakan dorongan terkuat program pengabdian masyarakat ini dilakukan. Sektor ekonomi, sosial, dan pendidikan pun terdampak akibat pandemi Covid-19, khususnya di Indonesia. Sebelum vaksin atau terapi pengobatan ditemukan untuk melawan Covid-19, masyarakan hanya bisa melakukan pencegahan pemutusan rantai penyebaran virus dengan memahami dan melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Anjuran pemerintah untuk menerapkan pola hidup bersih dan tetap dirumah berdampak pada sebagian kelompok masyarakat untuk membeli bahan pokok dan alat kesehatan khususnya masker dan hand sanitizer dengan berlebihan. Pembelian dalam jumlah masif menyebabkan ketersediaan barang tersebut menjadi sedikit sehingga mengakibatkan harga jual menjadi mahal. Sesuai dengan permasalahan tersebut, “Tim Pengabdian Masyarakat PPNS” melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer di lingkungan SMK Negeri 4 Surabaya dalam menyikapi Pandemi Covid-19 untuk sekolah berkelanjutan. Metode dalam penelitian ini dengan cara observasi dan sosialisasi tetang wabah pandemi Covid-19 terhadap Kepala Sekolah, Guru serta Karyawan SMK Negeri 4 Surabaya, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan secara offline dan daring. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi kegiatan serta memberikan rekomendasi sarana sekolah untuk memutus penyebaran rantai Covid-19.  Pelatian ini berdampak positif terhadap lingkungan SMK Negeri 4 Surabaya, perubahan ini terlihat dari protokol kesehatan yang berlaku di sekolah, serta dari segi ekonomi dapat menekan alokasi dana untuk pembelian produk hand sanitizer.
Pelatihan Pembuatan Miniatur Kapal Berdasar Standar Desain Berbahan Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) untuk Kelompok Pengrajin di Wilayah Pantai Situbondo Utomo, Agung Prasetyo; Apriani, Mirna; Ruddianto, Ruddianto; Suhardjito, Gaguk; Wibawa, I Putu Arta; Nugraha, Anggara Trisna; Cahyono, Luqman
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3808

Abstract

Pergerakan ekonomi masyarakat wilayah pesisir Situbondo didominasi oleh pemanfaatan budidaya hasil laut dan sektor pariwisata. Pemanfaatan budidaya hasil laut sangat dipengaruhi oleh kondisi alam namun lain halnya dengan masyarakat yang bergerak dalam sektor pariwisata, Masyarakat dari sektor wisata tetap memiliki penghasilan harian dari produk produk yang mereka kerjakan, seperti para pengerajin souvenir. Namun produk yang mereka jual memiliki nilai jual yang tidak sebanding dengan proses pengerjaan yang mereka lakukkan. Contohnya adalah pembuatan miniatur kapal, dimana proses pengerjaannya membutuhkan ketelitian dan kesabaran serta masih dilakukan secara otodidak yang lama untuk mendapatakan produk yang baik. Proses yang panjang dan rumit ini tidak sebanding dengan harga jual miniatur kapal yang murah di pasaran. Beberapa penyebab dari permasalahan tersebut adalah meningkatnya harga dan sulitnya material kayu yang digunakan. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan kepada masyarakat di kawasan pesisir, agar dapat mendukung keanekaragaman produk dari sektor pariwisata dengan cara memberikan informasi terkait proses pembuatan miniatur kapal dengan standard desain dan material alternatif. Kegiatan dimulai dengan scale down dilakukan dengan perbandingan 1:25 dari ukuran kapal sebenarnya. Metode yang digunakan berupa ceramah tatap muka, pemutaran video, diskusi tanya jawab dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan mould (cetakan) lambung kapal hingga finishing kapal secara utuh. Setelah kegiatan penyampaian materi dilanjutkan dengan peragaan oleh trainer dan praktik oleh masyarakat sebagai peserta pelatihan. Proses evaluasi kegiatan menggunakan metode kualitatif dengan membandingkan hasil praktik masyarakat dengan cetakan yang telah dibuat sebagai contoh. Melalui kegiatan ini telah dihasilkan dua cetakan dari masing-masing kelompok peserta serta satu buah miniatur kapal utuh.
WORKSHOP ONLINE PEMBUATAN KAPAL KECIL UNTUK NELAYAN DI KABUPATEN SITUBONDO Ruddianto, Ruddianto; Utomo, Agung Prasetyo; Sumardiono, Sumardiono; Abdullah, Kharis; Wulandari, Kiki Dwi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2021): JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i1.957

Abstract

Nelayan Indonesia yang terdata pada Satu Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) per 23 Maret 2020 berjumlah 1.459.874 orang. Pada data yang dirilis oleh Ditjen Perikanan Tangkap jumlah kapal di bawah 5 GT sebanyak 115.814 unit, kapal 5-10 GT sebanyak 35.988 unit, kapal 10-20 GT sebanyak 9.790 unit. Berikutnya kapal 20-30 GT sebanyak 6.481 unit, kapal 30-50 GT sebanyak 805 unit, kapal 50-100 GT sebanyak 2.008 unit, kapal 100-200 GT sebanyak 847 unit dan di atas 200 GT ada 11 unit. Dengan data yang ada, bisa dilihat bahwasanya nelayan di Indonesia masih banyak menggunakan kapal kecil sebagai sarana untuk melakukan penangkapan ikan di laut, dan dikategorikan sebagai nelayan kecil. Dalam upaya peningkatan kemandirian masyarakat nelayan untuk membuat kapal kecil berbahan fiberglass, tim pengabdian masyarakat PPNS menggandeng pihak Industri Galangan Kapal fiberglass yaitu PT. Samudra Sinar Abadi (SSA) serta Pihak Dinas Perikanan Kabupaten Situbondo, mengadakan pengabdian masayarakat berupa pelatihan bagi nelayan khususnya masyarakat nelayan Kabupaten Situbondo tentang pembuatan kapal kecil berbahan fiberglass yang dilakukan secara online dan offline. Kegiatan ini dilakukan dengan memenuhi standar protokol kesehatan penyelenggaraan kegiatan pada masa pandemi Covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara daring yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia. Antusias dalam pelaksanaan kegiatan sangat baik. Ini dapat dilihat dari hasil kuisioner umpan balik (feed back) yang dilakukan oleh peserta secara daring (73 orang) dan luring (15 orang) mendapatkan hasil dimana rata-rata nilai indikator kesesuaian workshop di atas 86%, serta usulan kegiatan lanjutan dengan praktek langsung diatas angka 78%.
Co-Authors Aang Wahidin Abdullah, Kharis Achmad Fatoni Achmad Fauzi Adhi Setiawan Ahmad Andrei Setiawan Ahmad, Mahasin Maulana Alfi Tranggono Agus Salim Ananda Augista Firtsanti Andiana, Rocky Anggara Trisna Nugraha Anggara Trisna Nugraha Annas Singgih Setiyoko Annisa Carina, Annisa Arum Putri Nur Romadhoni Cahyono, Luqman Dadang Priyambodo Dadang Priyambodo Denny Dermawan Desita Ramadona Syah Putri Desita Romadona Syah Putri Dewi Kurniasih Diego Ilham Yoga Adna Dika Rahayu Widiana Dony Saputra Dwi Budi Santoso Dwi Budi Santoso Dwi Sasmita Aji Pambudi Dwi Setia Ningrum Fauzan Kholistya Hanif Fitri Hardiyanti Gaguk Suhardjito Gaguk Suhardjito Ghea Abbyah Nur Gusma Hamdana Putra Hendro Agus Widodo, Hendro Agus I Putu Arta Wibawa I Putu Arta Wibawa Inas Aidah Fikriyah Inas Aidah Fikriyah Inayatul Wulandari Indarto Yuwono Jovial Auliya Furqan Kusminah, Imah Luluk Kusuma, George Endri Luqman Cahyono Luqman Cahyono Luqman Cahyono M Rizal Fahmi M. Rizal Fahmi M. Rizal Fahmi Mardi Santoso Mayda Zita Aliem Tiwana Mayda Zita Aliem Tiwana Miftachudin Miftachudin Miftachudin Miftachudin Mirna Apriani Mohamad Hakam Mohammad Abu Jami’in Muhammad Zainal Mahfud Nabillah Rodhifatul Jannah Nabillah Rodhifatul Jannah Nindyapuspa, Ayu Ningrum, Dwi Setia Novi Eka Mayangsari Novita Mariana Nugroho, Mochammad Ilham Oktaviastuti, Blima Ponti Almas Karamina Primaningtyas, Widya Emilia Priyambodo Nur Ardi Nugroho Priyambodo, Dadang Putri Nabiilah Anwar Putri Nabiilah Anwar Qoniah Ardelia Rara Sri Artati Redjeki Ratriana Lia Monalisa Ravi, Alwy Muhammad Rizki Aris Setyawan Rizki Medy Prasetyo Rosalina, Amanda Ruddianto Ruddianto Ruddianto Ruddianto Ruddianto, Ruddianto Septaviola Dini Utami Soelistijono, Rachmad Tri Sumardiono Sumardiono, Sumardiono Suroidah, Eva Nur Syafiuddin Syafiuddin Tjahyonowatie, Sri Tri Tiyasmihadi Tri Utami Umar Muchtar Vira Fadilah Qurani Wibawa, I Putu Arta Wibowo Arninputranto Wiwik Dwi Pratiwi, Wiwik Dwi Wulandari, Kiki Dwi Yulia Riska Dwi Sinta Yulia Riska Dwi Sinta Zakariz, Naufal Praska