Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN BEKATUL FERMENTASI “Aspergillus Niger “ DALAM PAKAN TERHADAP KARAKTERISTIK ORGAN DALAM AYAM PEDAGING Nonok Supartini; Eka Fitasari
BUANA SAINS Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.634 KB) | DOI: 10.33366/bs.v11i2.164

Abstract

The purpose of the research was to study the effect of Aspergillus rice bran fermentation on intestinal characteristic (pH, intestinal digest viscosity, proteolitic intestinal digest activity) and internal organs weights (liver, bile, pancreas). The materials used for this research were 96 Lohman broiler chicks with average initial body weight of 47,99 ± 4,93 g without difference on the sexes. The method used Complete Random Plan (RAL) with 4 treatments ie control (P0), control + 5% rice bran fermentation (P1), control + 10% rice bran fermentation (P2), and control + 15% rice bran fermentation (P3) with repeated 6 times. If there were significant influence it would be further tested with Duncan’s Multiple range Test (BNT). The result showed that treatments gave very significantly affected (P0.05) on internal organs. The conclusion is that the using of 15% rice bran fermentation gives the best result based on intestinal characteristics
PENGARUH PENGGUNAAN POLLARD DAN ASAM AMINO SINTETIS DALAM PAKAN AYAM PETELUR TERHADAP KONSUMSI PAKAN, KONVERSI PAKAN, DAN PRODUKSI TELUR Nonok Supartini
BUANA SAINS Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.301 KB) | DOI: 10.33366/bs.v6i2.112

Abstract

This objective of the experiment was to measure the effect of pollard utilization on the layer diets and the addition of critical amino acid to produce the consumption, eggs production and feed conversion with layers. The experiment used 315 Lohmann strains that comprising 7 treatments in 7 replications with 15 birds each. The treatments were: RO (control diet without pollard and without critical of AA), R1 (10% pollard + 50% critical of AA), R2 (10% pollard + 100% critical of AA), R3 (20% pollard + 50% critical of AA), R4 (20% pollard + 50% critical of AA), R5 (30% pollard + 50% critical of AA), R6 (30% pollard + 100% critical of AA). The results showed that the utilization of pollard with amino acid addition gave no significant different on consumption, egg production (%HAD) and feed conversion with layers
TEPUNG UBI JALAR SEBAGAI SUMBER ENERGI PAKAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KARKAS AYAM PEDAGING Nonok Supartini; Sumarno Sumarno
BUANA SAINS Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.177 KB) | DOI: 10.33366/bs.v10i2.201

Abstract

This research is executed in Laboratory Field Ranch of University of Tribhuwana Tunggadewi Malang. The aims of this research is to determine influence of sweet potato creep as source of energy to crabbed weight, chest weight, heavy of thigh, and abdominal fat weight. Research items the used is broiler counted 80 tail have male sex to of finisher weighing of Wal 963,37 + 31,23 g, which is used in this research is Strain Lohman Platinum which produced by PT. Multi Breeder Adirama Indonesia. Method which is used in research is attempt method by using complete random device which consist of 4 treatment where every treatment repeated by 5 times and each restating consist of 4 chicken tail. This research can be concluded that gift of sweet potato creep as source of energy give result of crabbed weight P0 1199,40; P1 1138,98; P2 1076,60; P3 1038,20 chest weight of P0 358,08; P1 366,60; P2 337,80; P3 323,40 thigh weight of P0 479,80; P1 472,94; P2 468,40; P3 442,00 and abdominal fat weight of P0 33,20; P1 35,60; P2 25,40; P3 27,80. Chest weight, heavy weight, thigh weight and weight of abdominal fat which is equal to maize but gift 10% flour of sweet potato creep from totalizeing ransom tend to give result of better. Is suggested to increase heavily chest, heavy of laboured by abdominal fat and thigh of percentage of treatment food of sweet potato maximal 10%
Identifikasi Jenis Ektoparasit Pada Ayam Petelur (Gallus Gallus) (Studi Kasus Milik Peternakan Rakyat Di Desa Gadingkulon Kabupaten Malang) Nonok Supartini; Hadrianus Sewasai; Farida Kusuma Astuti
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v6i2.2072

Abstract

Jenis ektoparasit yang tinggi dapat mengakibatkan kematian pada ternak ayam. Kurangnya penelitian mengenai ektoparasit membuat informasi jenis ektoparasit yang menyerang ayam serta dampak ektoparasit terhadap ternak maupun peternak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui jenis ektoparasit yang terindentifikasi pada ayam petelur dan afkir. (2) Untuk mengetahui bagaimana cara menangani ektoparasit yang teridentifikasi pada ayam petelur dan afkir di peternakan rakyat dI Desa Gadingkulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data dipilah dalam bentuk presentase dengan cara mengelompokkan kutu yang dikoleksi berdasarkan genus, bagian tubuh inang. Selanjutnya dibuat dalam bentuk presentase dominasi dan presentase sebaran kutu pada ayam. Hasil penelitian menunjukan bahwa 100% ayam terinfeksi ektoparasit. Pada ayam produksi ditemukan 4 spesies kelompok kutu yaitu Menopon gallinae, Goniocotes gallinae, Goniodes, Lipeurus caponi. sedangkan pada ayam afkir ditemukan 4 spesies kelompok kutu yaitu Menopon gallinae, Goniocotes gallinae, Goniodes, Lipeurus caponis. Jumlah ektoparasit yang teridentifikasi pada ayam produksi lebih sedikit dibandingkan dengan ektoparasit yang ditemukan pada ayam afkir. pada ayam produksi jumlah keseluruhan ektoparasit yang teridentifiksi di Desa Gadingkulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Jawa Timur yaitu 352 genus. Sedangkan pada ayam afkir jumlah keseluruhan ektoparasit yang teridentifikasi yaitu 357 genus.
Pengaruh Metode Perendaman Telur Retak dengan berbagai Konsentrasi Larutan Garam Terhadap Kualiats Internal Telur Ayam Ras Nonok Supartini; Dionisius ` Naga; Sri Handayani
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i1.2368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode perendaman larutan garam selama penyimpanan terhadap kualitas telur retak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL).Terdapat 6 perlakuan pada level garam yang berbeda yang di larutkan pada volume air 500 ml, dan 3 ulangan. Setiap ulangan terdiri atas 3 butir telur sebagai satuan percobaan dengan perendaman selama 15 menit dengan lama penyimpanan selama 14 hari menggunakan suhu ruang, Data dari hasil pengamatan (observasi) dianalisis menggunakan analisis ragam pada taraf nyata 5 % dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Indikator kualitas telur yang diamati adalah Indeks putih telur adalah perbandingan tinggi putih telur (albumen) kental (mm) dengan rata-rata garis tengahnya (mm). Alat yang digunakan untuk mengukur indeks putih telur adalah jangka sorong dan Indeks Kuning Telur (IKT) adalah perbandingan tinggi kuning telur (mm) dengan lebar kuning telur (mm). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, pengaruh lama penyimpanan telur retak terhadap kualitas telur ayam ras dengan metode perendaman larutan garam memberikan hasil yang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap indeks putih telur dan indeks kuning telur. Hasil penelitian ini yang memberikan pengaruh terbaik terdapat pada perlakuan 4 dengan konsentrasi 1 % terhadap indeks kuning telur.
Pemanfaatan Maggot Untuk Pengolahan Sampah Organik Di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang Lorine Tantalu; Nonok Supartini; Edyson Indawan; Kgs Ahmadi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.365 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i2.3705

Abstract

Pupa Maggot memiliki potensi yang luar biasa dalam pengelolaan Sampah Organik Dapur (SOD). Sebagai bentuk kerjasama dengan pengelola Bank Sampah M-230 di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan kedungkandang Kota Malang, peneliti dalam hal ini membantu pewujudkan redesign kandang budidaya lalat black soldier sebagai bagian dari indukan dalam siklus budidaya maggot yang terkendala adanya kerusakan kandang. Sebagai bentuk implementasi terkait kepeduluan terhadap pengurangan timbunan sampah organik dapur, peneliti besama pemilik Bank Sampah M-230 memberikan pemahaman terkait penggunaan tong dekomposer dengan memanfaatkan maggot untuk melakukan biokonversi sampah organik menjadi lebih ramah lingkungan, sekaligus memberikan tong dekomposer kepada perwakilan POKJA. Hasil dari pengelolaan sampah menggunakan maggot ini dapat juga dapat diaplikasikan menjadi pupuk organik yang dapat diterapkan pada tanaman rumah tangga yang dimiliki di lingkungan Kelurahan Cemorokandang tersebut.
PENGARUH JENIS DAN LEVEL TEPUNG CANGKANG KERANG SIMPING DAN KERANG HIJAU DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMA PRODUKSI TELUR AYAM LOHMAN Nonok Supartini; Erik Priyo Santoso; Salma Bahrun; Mohamad Nurul
BUANA SAINS Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v22i1.3745

Abstract

   This study aimed to determine the effect of the level and type of shellfish flour in feed formulations to increase egg production and quality. The method used was a nested complete randomized design consisting of 3 treatments and three replications, each replication using three chickens. The treatment used was several sources of calcium in the basal diet, namely without a calcium source 0%, green clamshell flour 1% 2% 3%, and scallop shell flour 1% 2% 3%. The variables observed were feed consumption, FCR, HDP, hen mash, whole egg index, white egg index, egg yolk index, egg yolk weight, eggshell thickness, and eggshell weight. The results showed that the treatment gave a very significant difference (P0.01) in feed consumption, and significantly different (P0.05) on the egg yolk index and eggshell weight and did not provide a significant difference (P0.05). on FCR, HDP, and hen mash.
Inovasi Kandang Siang Malam untuk Budidaya Maggot Black Soldier Fly di Bank Sampah Eltari M-230 Lorine Tantalu; Nonok Supartini; Edyson Indawan; Kgs Ahmadi; Zain Fuadi
Prosiding SENTIKUIN (Seminar Nasional Teknologi Industri, Lingkungan dan Infrastruktur) Vol 5 (2022): PROSIDING SENTIKUIN
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bank sampah Eltari M-230 merupakan salah penggiat upaya pengolahan sampah organik dapur dengan memanfaatkan maggot. BapakmYusuf sebagai ketua Bank Sampah M-230 yang berlokasi di RW 6 Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang sebelumnya telah membangun kandang Black Soldier Fly (BSF) untuk menghasilkan telur dan maggot sebagai agen konversi sampah organik dapur. Serangan hama tikus yang melubangi kandang mengakibatkan beberapa hewan seperti cicak dan semut masuk ke dalam kandang, sehingga produktivitas telur maupun maggot menurun. Upaya pemindahan budidaya menjadi didalam kamar pribadi Pak Yusuf menjadi pilihan terakhir untuk melanjutkan kegiatan budidaya. Tujuan utama dalam kegiatan pengabdian bersama peneliti PKM Unitri, ini upaya untuk mengimpelemntasikan gagasan bersama untuk menyelesaikan permasalahan turunnya produktivitas telur BSF dengan inovasi terkait rekayasa keteknikan dengan membuat kandang siang malam untuk budidaya maggot BSF berhasil terselesaikan. Mulai dari pemahaman daur hidup BSf sebagai dasar desain inovasi kandang baru, pemilihan material yang tidak mudah rusak oleh adanya hama maupun perubahan cuaca dalam waktu yang lebih lama serta harga yang lebih ekonomis menjadi target sasaran perubahan desain kandang BSF yang diberi nama kandang siang malam. Telur maggot yang dihasilkan dalam kegiatan penelitian sekaligus pengabdian ini berupa pencapaian peningkatan 9 kali lipat dari berat awal yang hanya mencapai 5 gram menjadi 47,15 gram. Kata Kunci : Bank Sampah Eltari M-230; Black Soldier Fly; Kandang Maggot Abstract The Eltari M-230 waste bank is one of the activists in efforts to process kitchen organic waste by utilizing maggot. Mr. Yusuf as chairman of the M-230 Garbage Bank located in RW 6 Cemorokandang Village, Kedungkandang District, had previously built a Black Soldier Fly (BSF) cage to produce eggs and maggot as agents for converting kitchen organic waste. The attack of rat pests that made holes in the cage resulted in several animals such as lizards and ants entering the cage, so that egg and maggot productivity decreased. Efforts to transfer cultivation to Pak Yusuf's private room are the last resort to continue cultivation activities. The main objective in the joint service activity with PKM Unitri researchers, is an effort to implement a joint idea to solve the problem of decreasing BSF egg productivity with innovations related to engineering engineering by making cages day and night for BSF maggot cultivation successfully resolved. Starting from understanding the BSf life cycle as the basis for the design of new cage innovations, selecting materials that are not easily damaged by pests or weather changes for a longer time and a more economical price are the targets for changing the design of BSF cages, which are called day and night cages. The maggot eggs produced in this research and service activity are in the form of achieving a 9-fold increase from the initial weight which only reached 5 grams to 47.15 grams. Keyword : Eltari M-230 Waste Bank; Black Soldier Fly; Maggot Cage
Pelatihan Pembuatan Pakan Unggas Berbasis Maggot Dari Bank Sampah Eltari M-230 Kelurahan Cemoro Kandang Kota, Malang Nonok Supartini; Lorine Tantalu; Edyson Indawan; Kgs Ahmadi; Ach. Nur Wakid
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Vol.3 No.2, April 2023
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v3i2.288

Abstract

Meningkatnya harga pakan merupakan permasalahan yang selalu dihadapai oleh para peternak khususnya peternak unggas, sehingga menjadikan peternak mencari alternatif solusi dalam menekan kebutuhan biaya pakan. Penggunaan pakan yang ekonomis dan efisien sangat diperlukan dalam budidaya ayam petelur, karena akan mengurangi biaya produksi pakan. Diperlukan tambahan protein yang murah dan efektif ke dalam bahan pakan ternak. Salah satu upaya yang bisa membantu mengatasi masalah ini adalah melalui implementasi maggot sebagai pakan. Solusi ini tepat untuk mengatasi kebutuhan pakan protein tinggi yang disertai dengan pengadaan maggot yang mudah dengan cara budidaya maggot dari sampah organik dapur. Pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan maggot sebagai alternatif pakan ternak telah dilaksanakan di Bank Sampah Eltari M-230 Kedungkandang Kota Malang. Metode pelaksanaan pelatihan ini dilakukan melalui proses ceramah, diskusi sekaligus praktek pembuatan pakan layer dari maggot. Hasil dari pelatihan kepada masyarakat menunjukkan antusiasme masyarakat yang besar, yaitu ditunjukkan dengan keaktifan POKJA (Kelompok Kerja) Kelurahan Cemoro Kandang dalam mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir serta menjawab pertanyaan survei dengan prosentase sangat paham tertinggi terdapat pada item penilaian bahan penting untuk dijadikan pelet unggas (71%), penilaian paham tertinggi terdapat pada penilaian praktek persiapan bahan baku pembuatan pakan unggas menggunakan maggot (54%), cukup paham tertinggi terdapat pada penilaian proses pembuatan pakan maggot (21%). Sementara penilaian kurang dan tidak paham terdapat pada kandungan nutrisi pada maggot (8% dan 4%). Kesimpulan dari adanya kegiatan pelatihan pembuatan pakan unggas petelur (layer) berbasis maggot di Bank Sampah Eltari untuk pakan unggas ini telah terselesaikan dengan sukses dengan dibuktikan adanya peningkatan tingkat pemahaman serta kompetensi skill peserta tentang penggunaan maggot sebagai bagian dari fase kehidupan Black Soldier Fly sebagai bahan alternatif pakan.
PROFIL REPRODUKSI SAPI PERAH PERANAKAN FRIES HOLSTEIN (FH) (Studi Kasus ) DI KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Yohanes Tua; Nonok Supartini; Farida Kusuma A; Sumarno Sumarno
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan Vol 8, No 2 (2023): MaduRanch: Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v8i2.1761

Abstract

Sapi perah ialah sapi yang dirawat tujuannya utamanya untuk penghasil susu, Manajemen reproduksi pada ternak sapi perah sangat urgent sebagianmenunjang capainya produksifitas susu yang tinggi dan berkualitas.  Riset berikut memiliki tujuan mengetahui aspek reproduksi sapi perah peranakan fries holstein (PFH) Di Kecamatan Junrejo Kota Batu. Riset berikut dilakukan Desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu berlangsung pada bulan juni sampai juli 2022. Materi pada riset berikut ialah sapi perah peranakan fries holstein yang berda di Desa Tlekung dan pilih dengan purposive sampling. Metode yang dilakukan ialah prasurvei dan survei. Tahap prasurvei dilakukan guna untuk mentukan lokasi riset dan responden sedanggkan fase survei mempunyai tujuan sebagai memperoleh data data primer dan data skunder. Serta melakukan pengamatan langsung kelapangan. Penelitian ini melihat variabel service per concept, postpartum estrus, postpartum mating, dan calving interval, masa kosong, umur sapih, masa kering dan umur beranak pertama. Dari riset yang dihasilkan  menunjukan bahwasannya rata-rata hasil nilai service percoception ialah 1,98±0,55, PPE 70,34±14,00, PPM 72,8±15,26, CI 12,62±0,53, DO 101,14±13,01, Umur sapih 1±0,00, masa kering 59±2,02, dan umur beranak pertama 24,53±1,00. Disimpulkan Hasil  kinerja reproduksi sapi perah yang berada di kecamatan Jnrejo Desa Tlekung menampilkan kinerja yang baik, karena masih berada pada nilai kisaran yang normal dari variabel yang diamati. 
Co-Authors Ach. Nur Wakid AHANG, YOHANES SANDRO Akhadiyah Afrila B. Suhartanto B. Suwignyo B.W. Pratomo Bangar, Putri Mbangi Bayu Tri As’ari Cakti, Vega Raksa Cindi Candra, Hediana Ceunfin, Sisilia Daro Ngga?a, Maria Diana Deba, Yusak Dendo, Bernardus Bili Deta Bili, Raynold Eben Ezer Deta, Yonatan Dionisius ` Naga Dito Aditia Dyanasari E. Marhaeniyanto Edin, Edin Edyson Edyson, Edyson Edyson Indawan Efi Rokana Eka Fitasari Eka Fitasari Elias Yanto Jorho Erik Priyo Santoso Erik Priyo Santoso, Erik Priyo Farida K Farida Kusuma A Farida Kusuma A Farida Kusuma Astuti Farida Kusuma Astuti, Farida Kusuma Farida, K Gare, Dominggus Gunawan, Cakti Indra Hadrianus Sewasai Hariadi Darmawan, Hariadi Harimurti Februari Trisiwi Harimurti Februari Trisiwi Hartono, Achmad Budi Hendrik Suhendri, Hendrik Henny Leondro Imroatus Sholiqah Jebatu W. M Jun, Frumensia Rofina Fioni Ka'arayeno, Arie Jefry Kaka, Damianus Jama Ka’rayeno, Arie Jefry Kgs . Ahmadi Kgs Ahmadi Kgs Ahmadi Khairul Mazi, Khairul Kresno Suharto Kulla, Harun Lamik, Ferdinand Kalambar Leondro, Henny logho, Emanuel Lorine Tantalu Lorine Tantalu M, Yulianus M. Alfian Mizar M. Nurul Maruapey, Ajang Matius Hema Ratumara, Matius Hema Melani Windiarti Menezes, Isaias Maria dos Santos Mohamad Nurul N. Umami Ndakulahi, Yesua Mbura Ngantu, Robertus Nggongu, Oktavianus Kapong Ndaha Nurita Thiasari Nurul, M Nurul, Mohamad Nurul, Mohammad Rahafid, Rahafid RR. Ella Evrita Hestiandari Salma Bahrun Seni, Rafael Seong, Salesius Setiyawan, Ahmad Iskandar Sri Handayani Sri Susanti Suharto, K Sumarno Sumarno Sumarno . Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sunardi Sunardi Suroto, Karunia Setyowati Suroto, Karunia Setyowati T, Teodora A Tahi, Devince Harabi Tharukliling, Selvia Tirta Yoga Utomo, Yudo Bismo Vendy, Hendrikus Wetu, Nensita Ara Widodo, Ricky Maula Wildan Eka Prastya Wirawan Wirimananga, Umbu Hina Yohanes Tua Yulius Dendo, Yulius Yusnita, Eri Zain Fuadi