Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN PADA SAPI PERAH DIDESA JUNREJO TAHUN 2019 SAMPAI 2021 Supartini, Nonok; Astuti, Farida Kusuma; M, Yulianus; Sumarno, Sumarno
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 9, No 1 (2024): MADURANCH VOL 9 (1)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v9i1.2209

Abstract

Desa Tlekung yang ada di wilayah Batu merupakan daerah yang memiliki populasi sapi perah tertinggi . Hambatan yang sering dihadapi oleh inseminator adalah keterlambatan peternak melaporkan kepada petugas sehingga petugas Ib datang mendekati fase terakhir ternak yang berahi, rendahnya pengetahuan peternak mengenai sapi yang sedang berahiPada penelitian hasil Persentase atau jumlah angka kebuntingan (Service Per Conception, S/C) dan (Conception Rate, CR) digunakan untuk menghitung parameter penelitian di lokasi penelitian Desa Tlekung, dan Desa Junrejo  tahun 2019–2021. Meningkatkan kasus  reproduksi Hyporfungsi ovari, Korpus Leteum Persisten dan Endometritis merupakan salah faktor penghabat terbesar yang menyebabkan rendahnya keberhasilan Inseminasi Buatan dan pemberian zat gizi ternak yang tidak sesuai. studi kasus yang ada di di Kecamatan Junrejo, Kota Batu dan faktor lainya yaitu keterampilan inseminator, kualitas semen, Proses tawing serta pengetahuan peternak dalam mengidentifikasi estrus pada ternak. Hasil penelitian dapat diidentifikasi bahwa Evaluasi Tingkat Keberhasilan Pada Sapi Perah (Studi Kasus di Desa Junrejo dan Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu 2019-2021). Hasil dari parameter  Reproduksi yang terbaik pada tahun 2019 (Service Per Conception, S/C) dan (Conception Rate, CR) memiliki nilai  Service Per Conception (S/C) 65% dan nilai presentase Conception Rate (CR) 68%  tahun 2020 Service Per Conception (S/C) 52% dan Conception Rate (CR)  58% dan tahun 2021 Service Per Conception (S/C)   69% dan Conception Rate (CR) adalah 63%.
Sinkronisasi Estrus di Usaha Pembibitan Domba Lokal Kelompok Tani Maju Milenial Kabupaten Kediri Rokana, Efi; Supartini, Nonok; Utomo, Yudo Bismo
Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/cendekia.v6i2.5866

Abstract

Tujuan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini untuk mengetahui efektivitas teknologi sinkronisasi estrus di usaha pembibitan domba lokal milik Kelompok Tani Maju Milenial Kabupaten Kediri. Permasalahan mitra adalah sering terjadinya abortus pada domba betina bunting, estrus dan perkawinan yang dilakukan tidak terjadwal melainkan secara insidental, serta recording belum dilaksanakan secara tertib. Waktu PKM dilaksanakan mulai 14 Juni–31 Agustus 2024. Lokasi kegiatan di kandang milik anggota kelompok Tani Maju Milenial di Desa Tiru Lor Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Jumlah ternak sampel sebanyak 20 ekor domba betina kisaran umur 1-3 tahun yang tidak bunting dan siap kawin. Metode PKM adalah sosialisasi, pelatihan dan pendampingan terkait recording, sinkronisasi estrus dan perhitungan efisiensi kejadian estrus pasca sinkronisasi estrus. Hasil PKM yaitu data recording terhadap 20 ekor domba betina indukan rata-rata memiliki umur= 1,5 ±0,41 tahun; bobot badan= 22,76±3,75 kg; tinggi badan= 60,88±2,42 cm; panjang badan= 87,7±5,73 cm; dan lingkar dada= 81,6±14,39 cm. Sinkronisasi estrus dilakukan dengan menggunakan metode injeksi hormon PGF 2α secara intra muscular (IM) sebanyak 2 kali. Injeksi ke-2 dilakukan setelah 10-11 hari dari injeksi ke-1; diperoleh nilai efisiensi kejadian estrus pasca injeksi hormon PGF 2α pada injeksi ke-1 dan ke-2 secara berturut-turut 17,65 % dan 100%.
Pendampingan Aplikasi Teknologi Pengolahan Sebagai Pakan Ikan Lele Di Bank Sampah Eltari M-230 Kelurahan Cemoro Kandang Kota Malang Menggunakan Maggot Tantalu, Lorine; Supartini, Nonok; Indawan, Edyson; Ahmadi, Kgs
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2022): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v4i2.11299

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan manfaat pentingnya maggot dalam meningkatkan taraf perekonomian menjadi bahan pakan khusus pelet ikan lele di POKJA Kelurahan Cemorokandang Kota Malang. Berkat kerjasama antara bank Sampah Eltari M-230 dan anggota kelompok kerja tersebut, kegiatan biokonversi sampah organik menggunakan maggot yang dilanjutkan dengan penentuan formulasi yang baik untuk dijadikan pelet bagi warga menjadi tujuan utama berlangsungnya program pengabdian kali ini. Tahapan yang dilakukan diantara pendekatan warga terkait kegiatan yang dilaksanakan, pengujian kandungan nutrisi yang ada pada fresh maggot dengan melalui tahapan pengeringan, formulasi pakan dengan hasil uji fresh maggot, dan pelatihan pemanfaatan maggot menjadi pakan yang tinggi nutrisi. Antusiasme setiap kegiatan terekam dengan baik dalam kegiatan pengabdian ini, hingga tercatat 29 71% peserta sangat paham dengan materi yang diberikan pada kegiatan pelatihan
Pelatihan dan Pendampingan Ekstraksi Minyak Maggot dan Penepungan Maggot di UKM Grand Larva Kota Malang Supartini, Nonok; Ahmadi, Kgs; Ka’arayeno, Arie Jefry; Sumarno, Sumarno
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024): EDISI JUNI 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i1.5814

Abstract

 Black Soldier Fly (BSF) larvae can bioconvert organic waste quickly. Grand Larva SME cultivates BSF larvae to bioconvert restaurant and domestic waste as feed for BSF larvae growth. So far, Grand Larva SME only produces fresh and dry BSF larvae. Even though BSF larvae can still be processed into maggot flour and oil which have high selling value. BSF larvae flour has a high protein content of 46 – 78% potential for animal feed, while BSF larvae oil contains oil with a lauric fatty acid content of up to 60% which can be used for pharmaceuticals and cosmetics. This community service introduces siege process and oil extraction technology to partners. The methods used are in the form of lectures, training and mentoring. Result of this community service, partners can absorb and apply the technology provided so that they can diversify maggot products. The results of applying technology from 3 kg of fresh maggots produce 1 kg of roasted maggots. Meanwhile, roasted maggot after pressing (oil extraction) produces 55% oil and 45% maggot cake. Maggot meal is then processed into maggot flour. This diversification of maggot products can increase sales value and increase income.ABSTRAKMaggot adalah larva dari BSF (Black Soldier Fly) sejenis lalat yang dapat melakukan biokonversi sampah organik dengan cepat.  UKM Grand Larva membudidayakan maggot untuk melakukan biokonversi sampah restoran dan domestik sebagai makanan untuk pertumbuhan maggot.  Selama ini UKM Grand Larva hanya menghasilkan maggot dalam keadaan segar dan kering.  Padahal maggot masih dapat diolah menjadi tepung dan minyak maggot yang mempunyai nilai jual tinggi.  Tepung maggot mempunyai kandungan protein tinggi 46 – 78% potensial untuk pakan ternak, sementara minyak maggot mengandung minyak dengan kandungan asam lemak laurat sampai 60% yang dapat digunakan untuk farmasi dan kosmetik.  Pengabdian kepada masyarakat ini melakukan introduksi teknologi penepungan dan ekstraksi minyak kepada mitra.  Metode yang digunakan dalam bentuk ceramah, pelatihan, dan pendampingan. Hasil pengabdian masyarakat ini mitra dapat menyerap dan mengaplikasikan teknologi yang diberikan sehingga dapat melakukan diversifikasi produk maggot. Hasil penerapan teknologi dari 3 kg maggot segar dihasilkan 1 kg maggot sangrai. Sementara maggot sangrai setelah dilakukan pengepresan (ekstraksi minyak) menghasilkan 55% minyak dan 45% bungkil maggot. Bungkil maggot selanjutnya diolah menjadi tepung maggot. Diversifikasi produk maggot ini dapat meningkatkan nilai jual dan peningkatan pendapatan.
PENGARUH DUA JENIS PAKAN KOMERSIAL DAN PAKAN RASIONAL TERHADAP PENAMPILAN AYAM KAMPUNG Trisiwi, Harimurti Februari; Supartini, Nonok
BUANA SAINS Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.48 KB) | DOI: 10.33366/bs.v15i1.347

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of two commercial feed and feed the rational against the appearance of chicken. One hundred and twenty chickens unsexed placed randomly assigned to 3 treatment groups feed with four replications, each repeat of the three feed treatments, a commercial broiler starter feed (BR-I) production Japfa Comfeed Indonesia (P1), the commercial broiler starter feed (Br IA) Charoend production Pokphand Indonesia (P2), and a rational feed prepared with crude protein (CP) and metabolizable energy (ME) commercial feed (P3). Feed and water were given ad libitum. Data observed were feed intake, weight gain, feed conversion, protein consumption, balance efficiency of protein, and amino acid consumption. Data were analyzed by analysis of variance of a completely randomized design unidirectional pattern, if there are differences in test followed by Duncan Multiple Range Test. From the results of this study concluded that the two types of commercial diets produce feed intake and higher weight gain and feed conversion efficiency and balance of feed protein is better than rational
PRODUKSI KARKAS DAN NON KARKAS PADA BROILER YANG DIBERI PAKAN LIMBAH SAYUR DENGAN PROPORSI YANG BEDA Jun, Frumensia Rofina Fioni; Supartini, Nonok; Sumarno, Sumarno; Astuti, Farida Kusuma; Nurul, Mohammad
BUANA SAINS Vol 24, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v24i1.6115

Abstract

The purpose of this research was to find out how the effect of vegetable waste on the quality of carcasses and non-carcasses of broiler chickens. The research used a Complete Randomized Design (RAL) with five treatments and five tests. P0 (control of feed without vegetable waste), P1 (use of 5% vegetable waste in 100% of feed formulations), P2 (use of 10% of vegetable waste in 100% of feed formulations), P3 (use of 15% of vegetable waste in 100% of feed formulations), and P4 (use of 20% of vegetable waste in 100% of feed formulations) are the difference in the percentage of vegetable waste used in the study. The parameters observed the quality of carcasses and non-carcasses of broiler chickens. The results showed that the use of vegetable waste in broiler chicken feed did not have a significant effect on non-carcass weight but had a real impact on carcass weight. The results showed that the variable weight of broiler carcasses, especially treatment with 15% vegetable waste formulations, gave the best results
PEMANFAATAN BEKICOT SAWAH (TUTUT) SEBAGAI SUPLEMENTASI PAKAN ITIK UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS ITIK PETELUR DI DESA SIMOREJO-BOJONEGORO Supartini, Nonok; Darmawan, Hariadi
BUANA SAINS Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.935 KB) | DOI: 10.33366/bs.v16i1.402

Abstract

The aim of this research are (1) to know the best composition of snail as duck’s feed supplementation with bran and parcher rice;
Pelayanan Kesehatan di Kelompok Masyarakat Beresiko pada Pekerja TPST 3R Mulyoagung Bersatu Kabupaten Malang Supartini, Nonok; Ka’arayeno, Arie Jefry; Edyson, Edyson; Ahmadi, Kgs
Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/cendekia.v6i2.5940

Abstract

Aktivitas pekerja sampah dapat menimbulkan potensi risiko yang cukup tinggi mengingat bahaya yang dapat muncul saat kontak langsung dengan sampah. TPST 3R Mulyoagung Bersatu adalah TPST yang berada di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. TPST ini menerapkan pengolahan sampah masyarakat menggunakan pendekatan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan PKM (Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat) ini adalah memberikan edukasi kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan dasar, penyuluhan serta pemberian terapi komplementer bekam berdasarkan kebutuhan peserta. Metode dalam menyelesaikan permasalahan mitra yakni pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, serta pemberian terapi komplementer bekam. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan pekerja yang mengalami gejala klinis 13%, tingkat stres 9%, dan gangguan kualitas tidur 25% pada pre-test. Sementara hasil post-terapi keluhan gejala klinis 10%, tingkat stres 7%, gangguan kualitas tidur 20%, kepuasan terhadap terapi bekam 58%, dan rekomendasi untuk terapi bekam ke orang lain 48%. Evaluasi kepuasan pekerja terhadap terapi komplementer bekam, pekerja yang menyatakan puas 67%, rencana untuk kembali menjalani terapi 58%, dan merekomendasikan kepada orang lain 48%.
ANALISIS KINERJA PETANI JAHE MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (Analysis Of Ginger Farmers' Performance Using Structural Equation Modeling - Partial Least Squares In West Manggarai) AHANG, YOHANES SANDRO; YUSNITA, ERI; SUPARTINI, NONOK
JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication) JAKP, Volume 7, Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Universitas Mulawarman (University of Mulawarman)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jakp.7.2.2024.15530.89-100

Abstract

This research aims to analyze the factors influencing the performance of red ginger farmers in Wae Bangka and Wae Mowol Villages, Lembor District, West Manggarai Regency. Specifically, this study investigates the impact of internal and external factors on farmer performance, as well as the role of entrepreneurial orientation as a mediating variable. The results show that internal and external factors have a positive but insignificant effect on the performance of red ginger farmers. Analysis of the relationships between variables reveals that entrepreneurial orientation as a moderating variable has an influence on farmer performance. Furthermore, it was found that internal factors do not moderate the influence of external factors on farmer performance. This study also reveals the important role of entrepreneurial orientation as a mediator. Entrepreneurial orientation is proven to mediate the influence of internal factors on farmer performance. However, entrepreneurial orientation does not mediate the influence of external factors on the performance of red ginger farmers in the region. This research provides valuable insights into the dynamics affecting the performance of red ginger farmers in Wae Bangka and Wae Mowol Villages, and highlights the importance of developing entrepreneurial orientation in improving farmer performance.
Pelatihan dan Pendampingan Aplikasi Teknologi Biokonversi Sampah Organik di TPST 3R Mulyoagung Bersatu Menuju Ekonomi Hijau Supartini, Nonok; Edyson, Edyson; Ka'arayeno, Arie Jefry; Ahmadi, Kgs; Sumarno, Sumarno; Leondro, Henny
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025): EDISI JUNI 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i1.6491

Abstract

The accumulation of organic waste at TPST 3R Mulyoagung Bersatu causes odor pollution and potential health and environmental problems. Bioconversion technology using maggots is one effort to process organic waste. Maggots are larvae of BSF (Black Soldier Fly), which can decompose organic waste for 14 days according to the larval phase in its life cycle. Bioconversion technology can convert organic waste and produce maggots as animal feed. In this community service activity, training and mentoring were carried out for partners attended by 11 participants from TPST 3R Mulyoagung Bersatu employees, so that they could apply bioconversion technology. The results of community service in applying bioconversion technology have converted organic waste and produced 60 kg of organic fertilizer from bioponds (size 2.5 x 1 m2) and as much as 30 kg of maggots.ABSTRAKPenumpukan sampah organik di TPST 3R Mulyoagung Bersatu menimbulkan masalah polusi bau, potensi gangguan kesehatan, dan masalah lingkungan.  Teknologi biokonversi dengan menggunakan maggot merupakan salah satu upaya untuk mengolah sampah organik. Maggot merupakan larva dari BSF (Black Soldier Fly) yang dapat menguraikan sampah organik selama 14 hari sesuai fase larva pada siklus hidupnya. Teknologi biokonversi selain dapat mengkonversi sampah organik juga menghasilkan maggot sebagai pakan ternak. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada mitra yang diikuti oleh 11 orang peserta berasal dari karyawan TPST 3R Mulyoagung Bersatu agar dapat mengaplikasikan teknologi biokonversi. Hasil pengabdian kepada masyarakat berupa aplikasi teknologi biokonversi telah dapat mengkonversi sampah organik dan menghasilkan 60 kg pupuk organik dari biopond (ukuran 2,5 x 1 m2) dan sebanyak 30 kg maggot.
Co-Authors Ach. Nur Wakid AHANG, YOHANES SANDRO Akhadiyah Afrila B. Suhartanto B. Suwignyo B.W. Pratomo Bangar, Putri Mbangi Bayu Tri As’ari Cakti, Vega Raksa Cindi Candra, Hediana Ceunfin, Sisilia Daro Ngga?a, Maria Diana Deba, Yusak Dendo, Bernardus Bili Deta Bili, Raynold Eben Ezer Deta, Yonatan Dionisius ` Naga Dito Aditia Dyanasari E. Marhaeniyanto Edin, Edin Edyson Edyson, Edyson Edyson Indawan Efi Rokana Eka Fitasari Eka Fitasari Elias Yanto Jorho Erik Priyo Santoso Erik Priyo Santoso, Erik Priyo Farida K Farida Kusuma A Farida Kusuma A Farida Kusuma Astuti Farida Kusuma Astuti, Farida Kusuma Farida, K Gare, Dominggus Gunawan, Cakti Indra Hadrianus Sewasai Hariadi Darmawan, Hariadi Harimurti Februari Trisiwi Harimurti Februari Trisiwi Hartono, Achmad Budi Hendrik Suhendri, Hendrik Henny Leondro Imroatus Sholiqah Jebatu W. M Jun, Frumensia Rofina Fioni Ka'arayeno, Arie Jefry Kaka, Damianus Jama Ka’rayeno, Arie Jefry Kgs . Ahmadi Kgs Ahmadi Kgs Ahmadi Khairul Mazi, Khairul Kresno Suharto Kulla, Harun Lamik, Ferdinand Kalambar Leondro, Henny logho, Emanuel Lorine Tantalu Lorine Tantalu M, Yulianus M. Alfian Mizar M. Nurul Maruapey, Ajang Matius Hema Ratumara, Matius Hema Melani Windiarti Menezes, Isaias Maria dos Santos Mohamad Nurul N. Umami Ndakulahi, Yesua Mbura Ngantu, Robertus Nggongu, Oktavianus Kapong Ndaha Nurita Thiasari Nurul, M Nurul, Mohamad Nurul, Mohammad Rahafid, Rahafid RR. Ella Evrita Hestiandari Salma Bahrun Seni, Rafael Seong, Salesius Setiyawan, Ahmad Iskandar Sri Handayani Sri Susanti Suharto, K Sumarno Sumarno Sumarno . Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sunardi Sunardi Suroto, Karunia Setyowati Suroto, Karunia Setyowati T, Teodora A Tahi, Devince Harabi Tharukliling, Selvia Tirta Yoga Utomo, Yudo Bismo Vendy, Hendrikus Wetu, Nensita Ara Widodo, Ricky Maula Wildan Eka Prastya Wirawan Wirimananga, Umbu Hina Yohanes Tua Yulius Dendo, Yulius Yusnita, Eri Zain Fuadi