Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Peran Kewirausahaan Terhadap Sikap, Norma Subyektif, dan Kontrol Perilaku Della Arny Novera; Purbayu Budi Santosa; Lili Marliyah
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 16 No 2 (2020): JBK-Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jbk.v16i2.1999

Abstract

Human capital serta innovation process sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan serta kualitas institusi pendidikan yang baik. Pentingnya peranan perguruan tinggi dikarenakan kurangnya wirausahawan yang kompeten terhadap kualitas ilmu dan kuantitas memadai di bidang pertanian. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan poin utama untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan berperan dalam membantu mengelola sumber daya ekonomi. Berdasarkan hal tersebut perlu diperhatikan untuk para pengajar di universitas/pendidikan tinggi dalam mendorong mahasiswanya memiliki semangat/jiwa berwirausaha sehingga mahasiswa juga memiliki kemampuan dalam menciptakan lapangan kerja yang bermanfaat untuk masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model peran kewirausahaan terhadap sikap, norma subyektif, dan kontrol perilaku. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro melalui kuesioner online. Teknik pengambilan sampling menggunakan incidental sampling dan teknik analisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model peran kewirausahaan berpengaruh secara signifikan terhadap norma subyektif, sedangkan sikap dan kontrol perilaku tidak dipengaruhi secara signifikan.
MASHLAHAH DALAM PAJAK TANAH PERSPEKTIF ABU YUSUF (TELAAH TERHADAP KITAB AL-KHARAJ) Purbayu Budi Santoso; Aris Anwaril Muttaqin
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.265 KB) | DOI: 10.34001/jdeb.v12i2.368

Abstract

Pengambilan kebijakan dengan mempertimbangkan mashlahah masih menjadi pertentangan di kalangan ulama??. Sebagian pihak menolak penggunaan maslahah dengan dalih al-Quran dan hadits sudah membahas seluruh persoalan hidup manusia. Sedangkan sebagian pihak yang lain menerima maslahah sebatas tidak bertentangan dengan al-Quran dan hadits. Bagi pihak yang menerima maslahah, persoalan pajak tanah (kharaj) bagi seluruh warga tanpa pandang bulu, juga menjadi perdebatan tersendiri. Apakah hal itu termasuk maslahah atau justeru mafsadah. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan penggunaan metode mashlahah oleh Abu Yusuf (113-182 H/ 731-798 M) dan aplikasinya dalam persoalan pajak tanah (kharaj). Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan menelaah kitab al-Kharaj karya Abu Yusuf. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: pertama, Abu Yusuf menggunakan mashalah mu??tabarah dalam menetapkan kebijakan; kedua, aplikasi metode mashlahah dalam persoalan pajak tanah (kharaj) adalah dengan mempertimbangkan manfaat jangka panjang dan keadilan yang merata bagi semua lapisan masyarakat. Abstract Policy interpretation by considering mashlahah still become a controversy between ulama??. Some people reject the use of mashlahah because al-Quran and hadits have discussed all of human problems. Whereas some other people accept mashlahah if it??s not in opposition to al-Quran and hadits. According to people who accept mashlahah, land tax problem (kharaj) for all of citizen equally, it??s also being a controvertion. Is that include in mashlahah or precisely mafsadah?. The aims of this research are to explain use of mashlahah method by Abu Yusuf (113-182 H/ 731-798 M) and its application in the land tax problem (kharaj). Research method is done by qualitative descriptive by analyze al-Kharaj which was created by Abu Yusuf. The results of this research show that: first, AbuYusuf used mashlahahmu??tabarah when determine the policy; second, mashlahah method in land tax problem (kharaj) is applicated by considering a long term benefits and justice for all citizen.
NILAI TAMBAH USAHA AGROINDUSTRI LABU MENJADI KUACI DAN PIA (Studi Kasus Industri Rumah Tangga Mugi Rahayu, Desa Getasan, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang) Purbayu Budi Santosa; Agni Kusumawati
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v11i2.205

Abstract

AbstrakKontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Indonesia jumlahnya lebih  sedikit  dibandingkan  kontribusi  sektor  Industri  dan  Perdagangan akan tetapi sektor pertanian masih menempati posisi pertama dalam penyerapan tenaga kerja (Sakernas,2012). Hal ini membuktikan bahwa terjadi permasalahan dalam sektor pertanian sehingga semakin hari sektor pertanian mengalami penurunan kinerja dan tidak dapat memberikan kesejahteraan  bagi  masyarakat.  Salah  satu  penyebabnya  adalah  masih banyak petani Indonesia yang hanya fokus pada sektor hulu yaitu produksi pertanian tapi untuk sektor hilir seperti agroindustri atau pengolahan produk pertanian masih belum banyak diperhatikan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai tambah suatu agro industri. Analisis nilai tambah ini  dilakukan  pada  komoditas labu yang  dapat  diolah  menjadi kuaci dan pia. Metode penelitian dengan analisis nilai tambah Hayami, biaya dan keuntungan untuk menghitung nilai tambah pengolahan produk labu; deskriptif dengan metode FGD (Focuss Group Discussion) untuk mengetahui permasalahan yang terjadi terkait Agroindustri Labu; Indepth Interview  terkait  dampak  agroindustri  labu  terhadap  pendapatan  dan keuntungan petani labu. Hasil penelitian ini menunjukkan pengolahan produk labu menjadi Kuaci dan Pia sama-sama menguntungkan tapi Kuaci labu lebih menguntungkan dan memberi nilai tambah lebih tinggi. AbstractAgricultural sector contribution to Indonesian GDP is considerably less than the contribution of Industry and Trade sector but   agriculture still occupies the first position in the employment (Sakernas, 2012). This proves that there is a problem that causes a performance decline and it cannot provide for the public welfare. One possible cause is that there are still many Indonesian farmers who only focus on the upstream sector, agricultural production; but the downstream sectors, such as agro-industry or processing of agricultural production, still have not got much attention. The purpose of this study was to analyze the added value of agro-industry. The  analysis  was  conducted  on  the  pumpkin  commodity  that  can  be processed into kwaci and pia. The method in this research is the analysis of Hayami added value, costs and profits to calculate the added value of pumpkin processing; descriptive with FGD method (Focus Group Discussion) to know the problems  related to the pumpkin agro-industry; In -depth Interview related to the agro-industry impact on the revenue and profit of the pumpkin farmers. The results of this study indicate that the both pumpkin processing into kwaci and pia are beneficial; but kwaci is more profitable and give higher added value.
EKONOMI ISLAM DAN NEGARA KESEJAHTERAAN (WELFARE STATE) Ariza Fuadi; Purbayu Budi Santosa
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v12i1.255

Abstract

AbstrakSecara etimologis, istilah negara kesejahteraan terdiri dari dua kata yaitu kesejahteraan dan negara. Kesejahteraan berarti kemakmuran atau keselamatan. Negara didefinisikan sebagai sebuah lembaga dari masyarakat yang memiliki kekuasaan untuk mengontrol hubungan seseorang dan menghasilkan kekuasaan dalam masyarakat. Negara kesejahteraan dilaksanakan pertama kali di Eropa dan Amerika Serikat. Program ini telah dilakukan untuk memperbaiki sistem ekonomi kapitalisme yang lebih mengasihi dan melindungi yang masyarakat berekonomi lemah sebagai akibat dari "kejahatan" kapitalisme. Namun, seiring berjalannya waktu, program negara kesejahteraan yang telah dilakukan oleh kapitalisme belum bekerja untuk menciptakan kesejahteraan bagi rakyat. Kemiskinan dan ketidakadilan masih terjadi sampai sekarang. Ini terjadi sejak kesalahan sistem kapitalisme  yang hanya terfokus pada peningkatan pembangunan ekonomi  yang mengarah pada eksistensi negara untuk menciptakan kesejahteraan sosial dalam masyarakat. Hal ini berbeda dari negara kesejahteraan Islam yang memberikan konsep yang komprehensif. Selain pengembangan materi, negara kesejahteraan Islam juga berfokus pada aspek material moral yang diikuti oleh peningkatan spiritual di mana kapitalisme tidak terfokus pada hal itu. Tindakan menghubungkan system ini terdiri dari peran negara dan agama sebagai aspek kontrol sosial untuk kesejahteraan manusia. Abstract Etymologically, the term of welfare state consists of two words welfare and state. Welfare means prosperity or safety, and state is defined as an agency of the society that having a power to control the relation of people and produce the symptoms of power within the society. The term of welfare state is often called in bahasa as negara kesejahteraan. Welfare state was conducted firstly in Europe and US. This program has been conducted to improve the economic system of capitalism more compassionate and to protect the weak within the society as the result of ??wickedness? of capitalism. However, the program of welfare state, as time goes by, that has been conducted by capitalism has not worked to create prosperity for the people. The poverty and injustice are still happening until now. These are happening since the misleading of capitalism that only focuses on the increase economic development towards the existence of state creating social prosperity within the society. It is different from Islamic welfare state that gives the interrelated comprehensive concept. Besides material development, Islamic welfare state also focuses on the moral material aspect followed by spiritual uplift in which capitalism does not focused on it. This linkage consists of the roles of state and religion as aspects of social control for the human prosperity.
ANALISIS IMPOR BERAS INDONESIA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (Studi Kasus Tahun 1986-2003) Purbayu Budi Santosa; Ondo Ilarinduan PS
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 3, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v3i2.66

Abstract

AbstractAgricultural sector specially food crop consistently have come to principal focus and priority of run strategy during 1968-1993. One of efficacy which have been reached is self sufficiency rice in the early year 1984 After that, various changes like climate trouble, change of orientation development of economics, and various other change ha\>e resulted Indonesia again become rice importing country in the year 1986. Instability of Indonesia rice crop and production, causing Indonesia cannot fid/ill requirement will consume Indonesia society rice which always experience of the make-up of along with resident growth rate which progressively mount. Result of research indicate that variable produce rice, fuptah rate value to US dollar and import tariff have an effect on to Indonesia rice import, as for variable consume society rice not have an effect. Keywords :  Import Rice, rice consumption and production, tariff import rice 
Strategi Distribusi Pangan Menggunakan Neraca Bahan Makanan (Studi Kasus di Provinsi Jawa Tengah) Purbayu Budi Santosa; Darwanto Darwanto
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v14i2.398

Abstract

Food security can be realized with a food system that is well managed. This can be reflected from well food distribution system between regions. Indicators of food security is inadequate needs of areas experiencing food deficits. This study aimed to carry out mapping the area of food surpluses and deficits in order to achieve food security. The analysis tool used is the balance of Foodstuffs (NBM) which is used to obtain a surplus and food deficit through calculation of the amount of food production and consumption in the region.
Analysis of Zakat Literacy in Kudus Regency, Central Java Province: A Mixed-Method Approach Farah Nailal Azzah; Purbayu Budi Santosa
ZISWAF Vol 9, No 2 (2022): ZISWAF: JURNAL ZAKAT DAN WAKAF
Publisher : State Islamic Institute of Kudus (IAIN Kudus)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.994 KB) | DOI: 10.21043/ziswaf.v9i2.15227

Abstract

Assessing zakat literacy is needed for zakat institutions to examine zakat collection policies and evaluate zakat education and socialization programs. This study aims to map the level of zakat literacy in the Kudus Regency using the Zakat Literacy Index and unearth the factors which influence people's behavior in paying zakat. This study uses a mixed method with a sequential explanatory design. The results showed that the level of zakat literacy in the Kudus Regency was in the moderate category, with a Zakat Literacy Index score of 77.39. This study also shows that trust in scholars, peer influence, and education factors have influenced people's behavior and zakat understanding level. This paper also proffers implications to optimize the role of the zakat collector unit in order to increase the zakat knowledge of the community and the urgency of innovative and sustainable distribution programs.
OPTIMALISASI POTENSI PERTANIAN BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN DIGITAL DI KABUPATEN TEMANGGUNG Gentur Handoyo; Purbayu Budi Santosa; Darwanto Darwanto
Jurnal Pasopati Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.16585

Abstract

Desa Greges mempunyai potensi yang sangat besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Temanggung jika di kelola dengan baik. Desa Greges memiliki hasil bumi berupa padi dan singkong yang berlimpah dan masyarakat yang telah mengolah hasil singkong ini menjadi berbagai produk salah satunya produk Thiwul Instan. Target yang diharapkan dari kegiatan IDBU ini adalah peningkatan produksi UKM Thiwul dan KUB PANDAWA melalui pelatihan dan pendampingan manajemen usaha dengan menerapkan proses produksi yang efisien menggunakan teknologi tepat guna serta optimalisasi system penjualan thiwul berbasis e-commerce. Target tahun pertama adalah peningkatan produksi Thiwul dengan menerapkan sarana pengering berupa mesin pengering. Hal ini dilakukan agar produktifitas meningkat karena selama ini proses produksi lebih sering terhambat pada masalah pengeringan tepung Thiwul yang sangat bergantung pada cuaca. Kegiatan ini juga meliputi pendampingan penggunaan mesin pengering serta pendampingan mengenai optimalisasi produksi melalui pemanfaatan mesin pengering. Target tahun ke-2 adalah peningkatan efisiensi produksi dengan penerapan alat pengemas produk berupa mesin pengemas makanan. Penerapan alat-alat tersebut diharapkan akan dapat meminimalisasi waktu pengemasan, menjaga kualitas serta higienitas produk sehingga proses pengemasan dapat lebih efisien dan produktifitas meningkat. Hal ini dilakukan agar produktifitas dari proses produksi Thiwul meningkat.Kata kunci : Pangan alternatif, Teknologi Tepat Guna, Digital marketing
TAM Construct, Trust, and Religiosity for Decision of Muslim Lenders to Use Funding Services on Sharia Peer-to-Peer Lending Platforms (Website and Apps) Muhammad Aladdin Hanif; Purbayu Budi Santosa
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 10 No. 2 (2023): Maret-2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol10iss20232pp151-168

Abstract

ABSTRACT The study aims to analyze the factors that influence the decision of a Muslim lender to use funding services on Islamic peer to peer lending platform. The data analysis method used in this study is binary logistic regression analysis using the analysis tool of IBM SPSS Statistics 26 software. Populations in this study are Muslim communities who have used or are using funding services on peer to peer lending platforms in Indonesia (lender muslim). Sampling is based on the nonprobability sampling technique. Collecting research data through the process of distributing questionnaires to 330 respondents. The research findings indicate that Muslim lenders who make decisions to use financing services on Islamic peer to peer lending platforms are influenced by perceived ease of use, perceived usefulness, perceived risk, and religiosity. Trust has no influence on the decision of the Muslim lender to use the financing services on Islamic peer to peer lending platform. The main construction of the Technology Acceptance Model has a strong influence on the context of this research. The implications of the findings of this study are expected to contribute to sharia peer to peer lending fintech companies in designing effective strategies to increase the number of lenders in sharia peer to peer fintech lending, especially Muslim lenders. Keywords: Consumer behavior, technology acceptance, decision to use, Islamic peer to peer lending.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan lender muslim dalam menggunakan layanan pendanaan di platform peer to peer lending syariah. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi logistik biner dengan menggunakan alat analisis berupa software IBM SPSS Statistics 26. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat muslim yang pernah atau sedang menggunakan layanan pendanaan di platform peer to peer lending syariah atau konvensional di Indonesia (lender muslim). Pemilihan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling, yaitu purposive sampling. Pengumpulan data penelitian melalui proses penyebaran kuesioner kepada 330 responden. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa lender muslim yang membuat keputusan penggunaan layanan pendanaan di platform peer to peer lending syariah dipengaruhi oleh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, persepsi risiko, dan religiusitas. Kepercayaan tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan lender muslim dalam menggunakan dalam layanan pendanaan di platform peer to peer lending syariah. Konstruk utama Technology Acceptance Model memiliki pengaruh yang kuat pada konteks penelitian ini. Implikasi dari temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perusahaan fintech peer to peer lending syariah dalam merancang strategi yang efektif untuk meningkatkan jumlah lender pada fintech peer to peer lending syariah khususnya lender muslim. Kata Kunci: Perilaku konsumen, penerimaan teknologi, keputusan penggunaan, peer to peer lending syariah.
Analisis Dampak Pembangunan Kampus Institut Teknologi Kalimantan Terhadap Kondisi Perekonomian di Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Kharisma; Purbayu Budi Santosa
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13399

Abstract

Penelitian ini menghasilkan simpulan penting berdasarkan analisis data yang dilakukan terhadap dampak pembangunan kampus Institut Teknologi Kalimantan di Balikpapan terhadap perekonomian regional. Melalui implementasi kebijakan yang mempengaruhi ekonomi domestik, terlihat adanya dampak signifikan yang tercermin dalam tabel Input-Output (IO). Analisis IO memberikan pandangan awal yang berharga bagi perencanaan strategis pembangunan kampus ini dengan mempertimbangkan interkoneksi antar sektor. Besar dampak ekonomi dari pembangunan kampus ini terlihat dari pengaruh positif investasi terhadap pembangunan regional, termasuk peningkatan output, pendapatan, dan penciptaan lapangan kerja yang beragam. Hasil analisis terhadap Tabel IO Provinsi Kalimantan Timur tahun 2016 menunjukkan bahwa perubahan dalam permintaan akhir memiliki dampak besar terhadap penciptaan output, nilai tambah, dan pendapatan secara umum. Pada komponen permintaan akhir, pengeluaran konsumsi rumah tangga memberikan efek signifikan terhadap penciptaan output, sementara pengeluaran pemerintah memberikan kontribusi besar terhadap nilai tambah dan pendapatan. Dampak investasi dalam pembangunan kampus di Balikpapan juga menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan pembangunan kampus di wilayah lain. Faktor-faktor seperti penggunaan input, dampak pengganda, serta koefisien output dan tenaga kerja menjadi faktor utama dalam perbedaan ini. Estimasi dampak yang diperoleh melalui skenario I dan II menunjukkan peningkatan output dan pendapatan rumah tangga. Hasil ini menegaskan bahwa investasi dalam pembangunan kampus Institut Teknologi Kalimantan akan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian domestik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aan Zainul Anwar Afif Leksono Agni Kusumawati Agni Kusumawati Agung Riyardi AGUS RIYANTO Akrom, Akrom Amalia, Luthfina Zahrotul Arif Pujiyono Arifta Budi M Aris Anwaril Muttaqin Ariza Fuadi B. Bambang Bahtiar Rifai Bambang Nolo Kresno Bambang Nolo Kresno, Bambang Nolo Bayu Setyoko Bella Aldida Darwanto Darwanto Darwanto Darwanto Darwanto Della Arny Novera Destiartono, Mohamad Egi Desyandri Desyandri Diah Meani R.M.D Dul Muid Dzulfikar, Muhammad Zacky Eddy Yusuf Agung Gunanto Edi Susilo Edy Yusuf Agung Gunanto Farah Nailal Azzah Fatchur Rohman Fawwaz Arif Aljabar Gentur Handoyo Gunanto, Eddy Yusuf Agung Hadi Sasana Hidayat, Muhammad Rizal Jamhari Jamhari Kafabih, An’im Kasiyati, Sri Kasiyati, Sri Khariza, Adhisty Mohammad Laila Baroroh Laksono Trisnantoro Lili Marliyah Maria, Nugroho Nugroho Sumarjiyanto Benedictus Martatatina, Yasri Mi'raj, Denizar Abdurrahman Mochammad Ardani Mohammad Khariza, Adhisty Muhadjirin Muhadjirin Muhammad Aladdin Hanif Muhammad Kharisma Muhammad Naufal Lazuardi Muhammad Zacky Dzulfikar Muliawan Hamdani Mulyani, Nisrina Ikhfadhillah Muttaqin, Aris Anwaril N. Widodo Nenik Woyanti Nugroho, Aditya Febriansyah Ondo Ilarinduan PS Paul SP Hutagalung Prakoso, Lindhu Dwi Putra Perdana Putri, Wafa Maharani Rasyda, Amanda Naura Rifai, Bahtiar Roessali, Wiludjeng Romadhansya Indra Setiyadi Saifhul Anuar Syahdan Siti Nur Aisyah Suci Rismawati Ulfa Nadra Utami, Fadia Wahyu Ardiyanto Wahyuni, Hesti Asri Widodo, N. Wisnu Mawardi Wongsokarto, Misdiarso Zusak, M Bastomi Fahri