Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kritik Semiotik Pada Puisi Sajak Seonggok Jagung Karya WS. Rendra Saputry, Dessy; Hanifah, Husnun; Janah, Raudhatul; Septiani, Eka; Yuliana, Nita; Partika, Faqih Singgih; Nugroho, Bachtiar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda-tanda linguistik dan simbolik dalam puisi W.S. Rendra yang berjudul “Sajak Seonggok Jagung” melalui pendekatan kritik sastra semiotik. Pendekatan ini digunakan untuk mengungkap makna konotatif yang tersembunyi di balik struktur linguistik dan simbol-simbol dalam puisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi, berfokus pada identifikasi dan interpretasi tanda-tanda semiotik berdasarkan model triadik Charles Sanders Peirce yang terdiri dari representamen, objek, dan interpretant. Hasil analisis menunjukkan bahwa simbol “seonggok jagung” mengalami pergeseran maknadari representasi harapan dan produktivitas menjadi simbol ironi sosial dan kegagalan sistem pendidikan. Pada bagian awal puisi, jagung melambangkan kesederhanaan, kerja keras, dan harmoni kehidupan pedesaan. Namun, pada bagian selanjutnya, ia berubah menjadi tanda keterasingan manusia modern yang disebabkan oleh sistem pendidikan yang terlepas dari realitas sosial. Melalui tanda-tanda ini, Rendra menyampaikan kritik sosial yang tajam terhadap ketimpangan sosial, kemiskinan, dan pendidikan yang kehilangan esensi humanistiknya. Dengan demikian, puisi ini mencerminkan transformasi tanda sebagai representasi krisis identitas individu berpendidikan di tengah kesenjangan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa semiotika dapat mengungkap lapisan makna yang lebih dalam dalam teks sastra dan menempatkan sastra sebagai medium refleksi sosial dan moral.
PELATIHAN MEMBANDINGKAN UNSUR-UNSUR HIKAYAT DAN CERPEN SISWA KELAS X KARYA BHAKTI PRINGSEWU Ani Diana; Rohmah Tussolekha; Dessy Saputry
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan kepada siswa kelas X SMK Karya Bhakti Pringsewu Lampung dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kemampuan siswa dalam membandingkan unsur-unsur hikayat dan cerpen. Untuk mengetahui kemampuan siswa dilakukan tes berupa penugasan untuk membandingkan Hikayat Si Miskin dan cerpen yang berjudul Tarian Pena karya Virginia C.C. Data yang berupa hasil tugas membandungkan unsur-unsur hikayat dan cerpen dianalisis dengan rumus, yaitu jumlah jawaban yang benar dibagi jawaban yang seharusnya lalu dikali seratus. Setelah data dianalisis lalu dikelompokkan sesuai dengan tolok ukur yang ada, yaitu: sangat baik, baik, cukup, dan kurang. Hasil analisis dapat diketahui bahwa siswa yang tergolong katagori sangat baik ada siswa 7 siswa (35%), baik 4 siswa (20%), cukup 8 siswa (40%), dan kurang 1 siswa (5%). Simpulan dalam pelatihan ini adalah kemampuan siswa dalam membandingkan unsur-unsur hikayat dan cerpen lebih baik setelah dilakukan pelatihan, yaitu rata-rata 77 termasuk katagori baik.
WORKSHOP MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT (GOOGLE SITE) DI UPTD SD 21 KEDONDONG Dessy Saputry; Amy Sabila; RR Dwi Astuti; Umi Kholidah; Dede Jaoharoh; Declara Puspameta Susilo
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di era saat ini diharapkan sudah menerapkan pembelajaran berbasis ICT. Oleh karena itu, pengajar dituntut dapat menguasi teknologi dalam proses belajar-mengajar. Untuk menambah serta meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam memanfaatkan serta memaksimalkan media pembelajaran berbasis ICT perlu diadakannya workshop dalam menghasilkan dan memakai media pembelajaran berbasis ICT untuk guru. Workshop ini dilaksanakan dengan mengusung judul : “Workshop media pembelajaran berbasis ICT (Google site) Bagi guru di UPTD Sekolah Dasar 21 Kedondong”berlokasi di jl Simpang Pelalangan Kec Kedondong, Kab. Pesawaran, pada tanggal, 07 Februari 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 8 peserta yaitu bpk/ibu guru Sekolah Dasar UPTD 21 Kedondong. Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menaikkan kompetensi guru dalam menerapkan digitalisasi pembelajaran supaya menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan menjadi wujud transformasi layanan pendidikan guna mewujudkan merdeka belajar. Pembinaan ini dilakukan dengan dua tahapan. Tahap pertama, penyampaian materi, tahap kedua praktek pribadi untuk membiuat website google site. Metode yg dipergunakan selama pelatihan berlangsung ialah ceramah, tanya jawab, serta praktik dan penugasan.