Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal EnviScience (Environment Science)

Analisis Faktor Risiko Personal Hygiene dan Sarana Air Bersih Terhadap Kejadian Dermatitis Kontak di Wilayah Kerja Puskesmas Poncokusumo Kabupaten Malang Ilmiyanti, Nika; Susanto, Beni Hari; Sari, Devita
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.355

Abstract

Dermatitis kontak adalah peradangan kulit yang diakibatkan oleh pajanan bahan iritan ataupun allergen dari luar tubuh manusia. Desa Karangnongko merupakan salah satu desa dengan kasus dermatitis kontak tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Poncoksumo dengan total kasus sebanyak 26 orang pada periode bulan Januari – September 2021. Personal hygiene yang kurang baik dan sarana air bersih yang tidak memenuhi syarat menjadi penyebab terjadinya dermatitis kontak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara faktor risiko personal hygiene dan sarana air bersih terhadap kejadian dermatitis kontak di wilayah kerja Puskesmas Poncokusumo. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian dibagi menjadi 2 yaitu kelompok sampel kasus dan kelompok sampel kontrol, dimana masing-masing kelompok berjumlah 26 responden. Available online on: jurnalkesehatan.unisla.ac.id - 2 - Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan uji regresi logistik dan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia tidak berpengaruh terhadap kejadian dermatitis kontak. Jenis kelamin berpengaruh terhadap kejadian dermatitis kontak (p=0,013 OR=9,427), personal hygiene berpengaruh terhadap kejadian dermatitis kontak (p=0,037 OR=0,371) dan sarana air bersih berpengaruh terhadap kejadian dermatitis kontak (p=0,015 OR=0,130). Faktor yang paling berisiko terhadap kejadian dermatitis kontak adalah jenis kelamin dengan nilai signifikansi terendah dan nilai odds ratio tertinggi (p=0,013 OR=9,427). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara faktor risiko personal hygiene dan sarana air bersih.
Pengaruh Tingkat Getaran Dan Lama Paparan Penggunaan Mesin Jahit Terhadap Tanda-Tanda Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Pekerja Di Istana Bordir Malang Putri, Silvia Cintia; Sari, Devita; Wahyuni, Ike Dian
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.389

Abstract

Kegiatan yang menimbulkan getaran pada mesin dengan menggunakan bantuan tangan dalam waktu yang lama sering di kaitkan dengan carpal tunnel syndrome (CTS). Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan penyakit akibat kerja yang disebabkan terperangkapnya nervus medianus melewati terowongan karpal. Keluhan yang dialami pekerja di Istana Bordir yaitu nyeri dan kesemutan pada tangan apabila bekerja terlalu lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat getaran dan lama paparan penggunaan mesin jahit terhadap tanda-tanda keluhan carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja di Istana Bordir Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 15 orang yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah alat vibration meter dan kuesioner. Analisis hasil penelitian menggunakan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang berpengaruh dari hasil regresi logistik secara parsial yaitu masa kerja dengan nilai (sig. 0,035), lama paparan dengan nilai (sig. 0,038) dan tingkat getaran dengan nilai (sig. 0,039). Sedangkan hasil regresi logistik secara simultan diperoleh hasil signifikan sebesar 0,006. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh tingkat getaran dan lama paparan penggunaan mesin jahit terhadap tanda-tanda keluhan carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja di Istana Bordir Malang.Kata kunci: Tingkat Getaran, Lama Paparan, Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Analisis Risiko Lingkungan Fisik Rumah dan Kebiasaan Merokok terhadap Kasus Pneumonia pada Balita di Pamekasan Hazainudin, Gilang Dewi Fauziah; Sari, Devita; Joegijantoro, Rudy
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v7i1.514

Abstract

Pneumonia adalah infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumonia yang menginfeksi saluran pernapasan bagian atas orang dewasa dan anak-anak. Kasus tertinggi pneumonia balita terjadi di Kabupaten Pamekasan yaitu terdapat di Puskesmas Sopa’ah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh faktor risiko lingkungan fisik rumah dan kebiasaan merokok terhadap kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Sopa’ah. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cohort. Sampel penelitian dibagi menjadi 2 (dua), yaitu 50 balita yang sakit dan 24 balita yang sudah sembuh. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner, lembar observasi, lux meter dan sound level meter. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariate dengan menggunakan uji chi-square dan Relative Risk (RR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin dan suhu tidak berpengaruh terhadap kejadian pneumonia pada balita. Kepadatan hunian berpengaruh terhadap kejadian pneumonia pada balita (p=0,032 RR=1,431), ventilasi berpengaruh terhadap kejadian pneumonia pada balita (p=0,021 RR=1,479), pencahayaan berpengaruh terhadap kejadian pneumonia pada balita (p=0,032 RR=1,421), kelembaban berpengaruh terhadap kejadian pneumonia pada balita (p=0,031 RR=1,449), dan kebiasaan merokok berpengaruh terhadap kejadian pneumonia pada balita (p=0,017 RR=2,008). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling berisiko terhadap kejadian pneumonia pada balita yaitu kebiasaan merokok anggota keluarga dengan nilai relative risk (RR) 2,008.Kata kunci: Pneumonia, Lingkungan Fisik Rumah, Kebiasaan Merokok
Co-Authors Abiyu Fathoni Aftoni Sutanto Agustina Yulianti Ahmad Noor Alfinuha Shidiqqi Al Dafian Aidil Ramadhani Akmalia Maylani, Farah Alisa, Ayu Anggela, Thesa Arivina Ratih Yulihar Taher Asral, Asral Astriani Astriani Ayu Zulaica, Widya Brata, Ignatius Oki Dewa Buana, Dewi Sangka Cahyani, Septia Dwi Daniel Antonius Wijaya David Fernando Delvi, Restina Dewi Suryandini Dian Renita Andiani DWI CAHYANI, SEPTIA Eka Putri Dewi Eka Sofia Agustina Ernawati Ernawati Faqihana, Putri Ayyu Fatriani, Rini Fauziyah Almas Janani Widodo Fenty Fauziah Fitroh Adhilla Ghali, Luthfan Ghali Wismaya Halimah, Nor Hamimah, Hamimah Hamonangan Girsang Hasan Bisri Hazainudin, Gilang Dewi Fauziah Hermawan Budi Prasetiyo I Wayan Suparta . Ilmiyanti, Nika Imelda Febbynatasya Irfany Rupiwardani Ismael, Ismael KARTIKA, INTAN WEDY Kurnia Arum Ndani Misbahul Subhi Muhammad Akmal Hasan Muhammad Naufal Anshori Surzai Muhammad Rianto Mukhlis Ainur Rahman Naila Nataswa Juniar Nataswa Juniar, Naila Ni Nyoman Wetty Suliani Nindi Aulia Nindi, Nindia Puteri Nor Halimah Novitasari, Deltari Nurtika, Annisa Dwi Nuru Aini Pandi, Lastriani Astuti Podesta, Ardiana Prayudha Ananta Prita Dellia Purwoko Purwoko Purwoko Purwoko Putra, Denni Yansyah Putri, Silvia Cintia Rahmat Ramadhan Reni Kusumah Wardani Rina Shahriyani Shahrullah Rizky, T. M. Hilal Rudy Joegijantoro, Rudy Safika Sari Saktiawan, Yusup Sarah Jaya Cita Sari, Shintia Widia Savitri, Camelia Selly Libriani Shahana Nur Aini Sabila Siti Nur Khofifah Sri Wahyuni Jamal Sri Wahyuni Lino Susanto, Beni Hari Tahir, Muhlis Taufik Muhtarom Tiara Fitari Vira Aulia Rahmi Wahyuni, Ike Dian Wira Azri Perdana Yustia Wulandari Mirzayanti Zunan Setiawan