Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL, CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PADA MATERI SUHU DAN PERUBAHANNYA Paramitha, Devi Dini; Yunus, Rahmat; Abdullah, Abdullah
Journal of Banua Science Education Vol. 3 No. 2: 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v3i2.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan pembelajaran dan media yang mendukung proses pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan serta dapat mengembangkan metode pemecahan masalah secara kreatif (creative problem solving). Perangkat pembelajaran meliputi silabus, RPP, materi ajar, LKPD, dan LP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Tessmer yang meliputi evaluasi diri, uji ahli, uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan. Subjek uji coba penelitian adalah 27 peserta didik kelas VIIA dan 25 peserta didik kelas VIIB SMP Negeri 2 Sampanahan. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran ini telah memenuhi nilai validitas, kepraktisan dan keefektifan perangkat pembelajaran. Perangkat Pembelajaran CPS layak untuk meningkatkan literasi sains pada peserta didik karena perangkat pembelajaran yang di kembangkan sudah valid, praktif, serta efektif.
KELAYAKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK JENJANG SMP Chairunnisa, Chairunnisa; Zaini, Muhammad; Yunus, Rahmat; Azhari, Andy
Journal of Banua Science Education Vol. 3 No. 2: 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v3i2.168

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan mengevaluasi validitas perangkat pembelajaran materi sistem pencernaan manusia untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik jenjang SMP. Materi sistem pencernaan ini dipelajari di kelas VIII. Model penelitian pengembangan ini menggunakan Model Tessmer. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan (Juli-Desember 2021) di SMP Negeri 1 Martapura Kabupaten Banjar. Subjek penelitian untuk melakukan validitas adalah tiga orang ahli yang terdiri dari dosen pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas perangkat pembelajaran berdasarkan hasil validasi tim ahli memiliki skor rata-rata 90,3% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan kepraktisan pembelajaran yang dinilai berdasarkan keterlaksanaan RPP memperoleh kreteria Sangat Baik di setiap pertemuan dan Respon peserta didik dengan kriteria Baik. Jadi perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan dinyatakan layak dan dapat digunakan dengan baik dalam pembelajaran di sekolah.
Penyuluhan Asal Usul Prasejarah Bahasa Indonesia Bagi Generasi Z Di Minggu Raya(Bagian 1) Susilo, Tanto Budi; Soesanto, oni; yunus, Rahmat; Akbar, Arief Rahmad Maulana; Hidayat, Yuyun; Rasjava, Achmad Ramadhanna'il; Krisdianto, Krisdianto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v4i1.13296

Abstract

Abstrak Di muka bumi ini, prasejarah Sapiens merupakan jejak rekam aktifitas manusia dimulai kisaran 250-300 ribu tahun lalu dan sampai saat ini di berbagai kawasan masih berlangsung prasejarah itu, seperti suku-suku terasing di pedalaman hutan Afrika dan hutan Papua. Prsejarah Sapiens dapat dikategorikan berdasarkan prasejarah genetika, prasejarah bahasa dan prasejarah artifak. Khusus bahasa Sapiens di Nusantara (Indonesia) atau prasejarah bahasa Indonesia dimulai sejak diketemukan simbol bahasa (rock art) di Sumatra, di Kalimantan dan di Sulawesi kisaran 60-40 ribu tahun lalu dan diakhiri sejak temuan simbol bahasa (huruf) caraka dan/pallawa kisaran 7-8 M. Program kreatifitas masyarakat (PKM) ini melibatkan generasi Z. Metode structural equation modelling (SEM) digunakan untuk koleksi dan evaluasi data. Hasil uji pretest dan post test ditujukan kepada responden berumur kisaran tahun, berturut-turut sebagai berikut; sangat mengerti (0%), mengerti (77,25%), kurang mengerti (22,75%) dan tidak mengerti (0,%)  Secara umum, responden yang merumur tahun lebih mengerti, terhadap urgensi, walaupun perbedaannya tidak nyata. 
Penyuluhan Asal Usul Sejarah Bahasa Indonesia Bagi Generasi Z Di Minggu Raya (Bagian 2) Susilo, Tanto Budi; Soesanto, oni; yunus, Rahmat; Akbar, Arief Rahmad Maulana; Rasjava, Achmad Ramadhanna'il; Hidayat, Yuyun; Krisdianto, Krisdianto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v4i1.13299

Abstract

Abstrak Austronesia merupakan induk bahasa-bahasa Asia Pasifik, termasuk 718 bahasa daerah di Nusantara. Dan Bahasa Indonesia adalah saudara kembar dengan Bahasa Melayu. Bahasa Indonesia ini merupakan bahasa yang unik, bukan karena jumlah penuturnya hampir 300 juta tetapi juga proses terbentuknya yang relatif baru, tahun 1928; sebaran yang luas dari Sabang sampai Meraoke (5000 KM) dan menyerap hampir semua bahasa daerah dan asing. Visi bahasa Indonesia koheren dengan visi berbangsa. Bahasa Indonesia telah digunakan untuk bahasa ilmiah sejak tahun 1925. Untuk Bahasa Melayu telah digunakan sebagai bahasa perdagangan (lingua franca) sejak kolonialisme Portugis, awal abad 15. Ada patron dalam berbahasa di Indonesia; dengan menguasai bahasa asing untuk menjadi manusia internasional, menjunjung tinggi bahasa Indonesia untuk menjadi manusia nasional, dan menghargai bahasa ibu/daerah untuk menjadi manusia lokal. Metode structural equation modelling (SEM) digunakan untuk mengetahui respon generasi Z. Responden generasi Z yang dilibatkan dapat dievaluasi, berikut ini; sangat mengerti (0%), mengerti (70%), kurang mengerti (30%) dan tidak mengerti (0%). Secara umum, generasi Z mengerti pentingnya sejarah Bahasa Indonesia.Kata kunci: Sejarah, Bahasa, Indonesia
Penyuluhan Asal Usul Vaksin Moderna dan Pfiser Bagi Millinneal Pasca Covid-19 Di Minggu Raya (Bagian 2) Susilo, Tanto Budi; Soesanto, Oni; Sanjaya, Rahmat Eko; Yunus, Rahmat; Akbar, Arief Rahmad Maulana; Hidayat, Yuyun; Wahyono, Sri Cahyo; sutomo, sutomo; Krisdianto, Krisdianto; Manik, Tetti Novalina
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i4.12003

Abstract

Kegiatan ini merupakan bagian salah satu cara sosialisasi hidup sehat era endemi atau pasca covid-19. Ulasan ringkasanya dapat disampaikan berikut ini; Pada akhir abad ke-18, Edward Jenner, seorang dokter Inggris, membuat terobosan penting dalam perkembangan vaksinasi. Jenner mengembangkan vaksin cacar pertama yang berhasil pada tahun 1796. Observasi pada para pemerah susu yang tertular/terpapar cacar sapi, yang menunjukan gejala tidak terlalu parah, dan gejala itu akibat dari terlindungi cacar sapi. Bintil-bintil cacar sapi disuntikan ulang pada seorang anak laki-laki, yang menunjukkan kekebalan terhadap cacar. Hal ini menjadi dasar bagi vaksinasi modern. Selanjutnya, Pada akhir abad ke-19, Louis Pasteur mengembangkan vaksin rabies, yang menandai tonggak sejarah lain dalam sejarah vaksin. Hasil karyanya menunjukkan bahwa vaksin dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan/atau bakteri. Keberhasilan vaksinasi cacar menyebabkan kampanye vaksinasi yang meluas untuk membasmi cacar. Para ilmuwan terus meneliti dan mengembangkan vaksin baru untuk memerangi penyakit menular yang baru muncul dan memperbaiki vaksin yang sudah ada. Contoh penting termasuk pengembangan vaksin untuk melawan human papillomavirus (HPV), retrovirus, dan covid-19. Metode structural equation modelling (SEM) digunakan untuk mengetahui respon publik terkait tulisan ini. Evalusi uji pretest dan post test terhadap 32 responden berumur kisaran 19 tahun dan 12 responden berumur kisaran 18 tahun, berturut-turut sebagai berikut; sangat mengerti (4,32), mengerti (73,45), kurang mengerti (20,85) dan tidak mengerti (1,55); dan sangat mengerti (1,38), mengerti (75), kurang mengerti (22,22) dan tidak mengerti (1,4). Secara umum, responden yang merumur 19 tahun lebih mengerti daripada responden yng berumur 18 tahun, walaupun perbedaannya tidak terlalu berarti.Kata kunci: vaksin, cacar, rabies
Seni Musik Cajon Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Perbudakan Di Rusunawa, Banjarbaru Susilo, Tanto Budi; Susanti, Dewi Sri; Soesanto, oni; Manik, Tetti Novalina; Hindarto, Imam; Yunus, Rahmat; Krisdianto, Krisdianto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v4i2.13343

Abstract

Referensi: Aristo, M., Setyawan, D., Dopo, F. B., (2022), Analisis Fungsi Dan Bentuk Komposisi Gong-Gendang Sebagai Alat Musik Pengiring Tarian Caci Di Wongko Lema Desa Golo Lebo Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur, Jurnal Citra Pendidikan (JCP), http://jurnalilmiahcitrabakti.ac.id/jil/index.php/jcp/index Volume 2 Nomor 1 Tahun 2022 ISSN 2775-1589 Hal. 1-13Cahyani, Y., Wahyudiati, D., (2022), Ethnochemistry: Exploring the Potential of Samawa Local Wisdom as a Source for Learning Chemistry, Jurnal Pendidikan Kimia, Unnes Vol 11, No 4 (2023)Damaningrum, A., dan Budiarto, M. T., (2021), Etnomatematika Alat Musik Kesenian Reyog Ponorogo ditinjau dari Aspek Literasi Matematis, Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo, ISSN-e 2597-352 Vol. 12, No. 1, Januari 2021, Hal: 71-82, Doi: http://dx.doi.org/10.36709/jpm.v12i1.15254Junaidi M., Wirawani, I. K., dan Lanusi, I. K.,  (2022), Kemampuan Memainkan Instrument Cajon Dalam Lagu Karena Kucinta Kau Pada Siswa Kelas Xi Ipa 1 Smak Thomas Aquino Tangeb Tahun Pelajaran 2021/2022, Batarirupa: Jurnal Pendidikan Seni Volume II, Nomor 1, April 2022, DOI: 10.5281/zenodo.7112691 54Manshur, F. M., (2019), Kajian Teori Formalisme Dan Strukturalisme, Sasdaya Gadjah Mada, Journal of Humanities Volume 3, no. 1.Medianti, A. P., dan Wahidah, A. N., (2023), Eksplorasi Etnomatematika Pada Bentuk Alat Musik Kesenian Hadrah Di Desa Parit Lengkong Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, Jurnal Al-‘Adad Tadris Matematika, Volume 2, Nomor 1, Juni 2023 pp. 51-63, E-ISSN : 2987-646XNursanti, Y. B., Cahyani, R. A., Regita, A. S., Ramadhani, N. D., Fikriyani, F. F., Saputra, R. Y., (2024), Systematic Literature Review: Implementasi Etnomatematika pada Alat Musik Angklung untuk Penanaman Konsep Geometri dan Pola Bilangan, Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024 / ArticlesDOI: https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i2.3169Rusunawa (2024), https://mining.ft.ulm.ac.id/asrama-mahasiswa/, diakses tanggal 16 Januari 2024Sari, A. K., R. Ningrum, A. P., dan Eliana, P., (2022), Eksplorasi Etnomatematika Pada Alat Musik Tradisional Kenong Jawa Tengah, Semiar nasional Matematikan dan Pendidikan Matematika, Vol. 7 (2022)Sari, F. L., Sari, N. H. M., Auliya, M., Damayanti, E., dan Rizqoh, M., (2023), Eksplorasi Etnomatematika Pada Alat Musik Angklung Dalam Pembelajaran Matematika, ProSandika (Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika) 2022 Vol 4 No 1 (2023)  Sumarni, W., dan Sudarmin, (2022), Etnosains Dalam Pembelajaran Kimia: Prinsip, Pengembangan Dan Implementasinya, Unnes PressSusantya, P. I., Zaenuri dan Kharisudina, I., ( 2019), Eksplorasi Etnomatematika Alat Musik Gong Waning Masyarakat Sikka, Seminar Nasional Pascasarjana 2019, ISSN: 2686-6404Susilo, T. B., (2023a), Podcast Seni Sebagai Media Pembelajaran Sains: Bukti Evolusi Musik Di Desa Dukuhrejo (5000 Tahun lalu), Jurnal Ilung, Vol. 2, No. 4 Mei 2023, Hal. 783-791 DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v2i4  E-ISSN 2798-0065 783. Susilo, T. B., (2023c), Podcast Bagi Pemandu Eduwisata Desa Dukuhrejo: Seni Rock Art Features “Dua Manusia” Jurnal Pengabdian Ilung (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol. 3, No. 1 Agustus 2023, Hal. 8-16 DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v3i1Susilo, T. B., (2023e), Podcast Seni Sebagai Media Pembelajaran Sains: Bukti Evolusi Musik Di Desa Dukuhrejo (5000 Tahun lalu), Jurnal Pengabdian Ilung (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol. 2, No. 4 Mei 2023, Hal. 783-791 DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v2i4Susilo, T. B., dan Soesanto, O., (2022a), Fuzzy Logic (Bagian 1): Senandung Lukisan Cadas Dari Situs Bukit Bangkai Untuk Pendidikan Wisata Masyarakat, Jurnal Pengabdian Ilung, Vol. 2, No. 1 Juli 2022, Hal. 122-130 DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v2i1. Susilo, T. B., Irwan, A., Yunus, R., Bianchi, P. A. E,. Sugiyanto, B. S., dan Soesanto, O., (2022b), Fuzzy Logic (Bagian 2): Bersenandung Dari Lukisan Cadas Ke Taman Perguruan Tinggi Kalimantan, Jurnal Pengabdian Ilung, Vol. 2, No. 2 November 2022, Hal. 244-253 DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v2i2.Susilo, T. B., Krisdianto, Susanti, D. S, Thresye, dan Manik, T. N., (2024a), Seni Musik Tifa Sebagai Media Pembelajaran Sejarah AfrikaPapua Di Rusunawa Banjarbaru, Jurnal Pengabdian Ilung, Vol. 3, No. 3 Februari 2024, Hal. 623-632 DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v3i3 E-ISSN 2798-0065 623 . Susilo, T. B., Paula A. E., Bianchi, Sugiyanto, B., Merry dan Soesanto, O.,(2020), Analisis rock art mirip burung enggang, dari situs Bukit Bangkai, Proseeding Seminar Internasional Lahan Basah, ULM.Susilo, T. B., Soesanto, O., and Hendarto, I., (2023f), Fuzzy Logic of Formation Early of Language: Analysis of Specstroscopy-Pneumatics Hb and H. sapiens of Psyches in Cave LB1, The 6th International Conference on Science and Technology (ICST), SEMIRATA BKS PTN Barat Bidang MIPA 2023.Susilo, T. B., Soesanto, O., Wahjono, S. C., Susanti, D. S., Krisdianto, Fahrudin, A. E., Suhartono, E., Soendjoto, M. A., dan Hidayat, Y., (2024b), Penyuluhan Asal Mula Teknologi Polymerase Chain Reaction Bagi Komunitas Minggu Raya (Bagian 2), Jurnal Ilung, Vol. 3, No. 3 Februari 2024, Hal. 504-515 DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v3i3, E-ISSN 2798-0065 504 . Susilo, T. B., Yunus, R., Sanjaya, R. E., Soesanto, O., Akbar, A. R. M., dan Hidayat, Y., (2023b), Bimteks Bagi Pemandu Eduwisata: Rock Art Features “Kotak-kotak dan titik” dari Desa Dukuhrejo, Jurnal Ilung Vol. 3, No. 1 Agustus 2023, Hal. 27-36 DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v3i1. Susilo, T. B., Yunus, R., Sanjaya, R. E., Soesanto, O., Akbar, A. R. M., Hidayat, Y., (2023d) Podcast Bimteks Pemandu Wisata: Seni Rock Art Features “Jukung” dari Desa Dukuhrejo, Jurnal Pengabdian Ilung (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol. 3, No. 1 Agustus 2023, Hal. 17-26 DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v3i1
Asal Usul Campus di Perguruan Tinggi: Mengapa Campus (Bisa) Mengalami Kemunduran? Susilo, Tanto Budi; Soesanto, Oni; yunus, Rahmat; Akbar, Arief Rahmad Maulana; Krisdianto, Krisdianto; Hindarto, Imam; Utami, Umi Baroroh Lili
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v4i2.13347

Abstract

AbstraksProgram kreatifitas masyarakat (PKM) ini, dilakukan melalui penyuluhan asal usul (geneology) campus di Nusantara (Indonesia). Tujuannya untuk memahami dinamika kampus dalam memproduksi ilmu pengetahuan. Sejarah mencatat bahwa Kampus Nalanda (India, 5 M) dan Kampus Muaro Jambi (era Sriwijaya, 7 M) telah berkontribusi dalam mengasah dan mengasuh intelektual Buddhisme mulai dari Asia Selatan, Timur hingga Tenggara. Pengalaman historis tersebut perlu untuk ditemukan ulang (reinventing) dan dirumuskan ulang (reformulation) guna mendukung kurikulum pendidikan yang kompatible dan kongruen dengan visi bernegara. Pengalaman tersebut juga dapat menjadi pedoman etika pengajaran -- memberi rasa asah, rasa asih, dan rasa asuh -- sebagai geneology etis yang merepresentasikan karakter pengajar di negeri ini. Kampus Muaro Jambi sebagai contoh historis yang unggul pada pengajaran dan pendidikan di era jamannya, memberikan karya tercerahkan bagi Buddhadharma, dan berpengaruh luas pada Buddhisme sejak abad ke-7 masehi hingga sekarang. Artikel ini membahas persepsi mahasiswa ULM yang tinggal di Asrama Rusunawa. Metode yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM) dengan membuat kategorisasi pemahaman; sangat mengerti (2,77%), mengerti (38,34%), kurang mengerti (36,68%) dan tidak mengerti (23,32%) dengan 12 responden. Diharapkan bahasan penyuluhan asal usul campus ini menginspirasi civitas academika untuk reinventing dan reformulation nilai-nilai pendidikan yang kualitas.Kata Kunci: Muaro Jambi, pendidikan, pengajaran, campus 
PEMBERDAYAAN SUMBER BELAJAR ELEKTRONIK BERMUATAN ETNOSAINS KOTA SERIBU SUNGAI BANJARMASIN UNTUK SMP KELAS VII Lutfi, Muhammad; Yunus, Rahmat; Mahardika, Andi Ichsan; Suyidno, Suyidno; Fahmi, Fahmi
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i2.339

Abstract

Pengembangan dilakukan untuk menciptakan sumber belajar berupa materi ajar elektronik yang interaktif dan berorientasi keterampilan pemecahan masalah dengan memuat kearifan lokal kota Banjarmasin, klotok dan jukung. Produk divalidasi dan diimplementasikan pada peserta didik untuk mengetahui respon peserta didik terhadap materi ajar interaktif ini. Langkah-langkah pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE, dengan tahapan terdiri dari (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Temuan yang diperoleh dalam pelaksanaan penelitian ini adalah bahwa materi ajar interaktif ini dinyatakan sangat valid oleh tim validator dan dapat dengan baik melatihkan keterampilan pemecahan masalah serta mendapatkan respon positif dari peserta didik. Sehingga dapat dinyatakan bahwa produk yang dikembangkan telah memenuhi kriteria untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN LEARNING CYCLE 7E MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN BERBASIS POTENSI LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP Navisah, Saidatun; Yunus, Rahmat; Haryanti, Ninis Hadi
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 1: 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i1.253

Abstract

Peserta didik sebagai generasi muda harus memiliki kemampuan berpikir kritis untuk menganalisis permasalahan terkait pencemaran lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Kemampuan tersebut berperan sebagai dasar bagi peserta didik untuk mewujudkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan dengan mengembangkan video pembelajaran dengan model learning cycle 7E dan berbasis potensi lokal di Kabupaten Tapin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan video pembelajaran yang dikembangkan yang ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Penelitian ini menggunakan model pengembangan dengan desain 4D (Define, Design, Development, and Disseminate). Video pembelajaran diujicobakan kepada 9 peserta didik untuk uji coba kelompok kecil dan 36 peserta didik untuk uji coba lapangan. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik dan guru, serta tes hasil belajar. Analisis data menggunakan rata-rata, persentase, dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) video pembelajaran dinyatakan valid dengan memperoleh nilai sebesar 4,37; (2) video pembelajaran dinyatakan praktis dengan memperoleh nilai sebesar 80,86% pada respon peserta didik dan 82,35% pada respon guru; dan (3) video pembelajaran dinyatakan efektif dengan memperoleh nilai sebesar 0,73. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak karena telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas.Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Model Learning Cycle 7E, Pencemaran Lingkungan, Potensi Lokal; Video Pembelajaran. Students as the younger generation must have critical thinking skills to analyze problems related to environmental pollution around where they live. This ability acts as a basis for students to create awareness of the importance of protecting the environment. Critical thinking skills can be improved by developing learning videos using the 7E learning cycle model and based on local potential in Tapin Regency. This research aims to analyze the feasibility of the learning videos developed in terms of validity, practicality and effectiveness. This research uses a development model with a 4D design (Define, Design, Development, and Disseminate). The learning video was tested on 9 students for small group trials and 36 students for field trials. The research instruments used in this research were validation sheets, student and teacher response questionnaires, and learning outcomes tests. Data analysis uses average, percentage, and N-gain test. The research results showed that: (1) the learning video was declared valid by obtaining a score of 4.37; (2) the learning video was declared practical by obtaining a score of 80.86% in student responses and 82.35% in teacher responses; and (3) the learning video was declared effective by obtaining a score of 0.73. Based on these results, it can be concluded that the learning video developed is declared feasible because it meets the aspects of validity, practicality and effectiveness.Keywords: Critical Thinking Skills, 7E Learning Cycle Model, Environmental Pollution, Local Potential, Tutorial Video.
Pelatihan GLP (Good Laboratory Practice) dan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) di MAN 2 Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan Idris, Muddatstsir; Sanjaya, Rahmat Eko; Yunus, Rahmat; Umaningrum, Dewi; Sunardi, Sunardi; Santoso, Uripto Trisno; Irwan, Azidi; Istikowati, Wiwin Tyas
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i2.5913

Abstract

Laboratorium ilmu pengetahuan alam (IPA) seperti labotarorium kimia, fisika, dan biologi merupakan laboratorium dengan risiko tinggi dan memerlukan pengelolaan yang baik agar kegiatan di laboratorium dapat berjalan dengan lancar dan aman. Penerapan GLP (Good Laboratory Practice) dan K3 (kesehatan dan keselamatan kerja) di laboratorium berperan penting dalam meminimalkan risiko dan kecelakaan kerja di laboratorium. Olehnya itu, tujuan kegiatan pelatihan ini adalah memberikan pemahaman terhadap guru, pengelola laboratorium dan siswa mengenai pentingnya penerapan GLP dan K3 di laboratorium. Metode yang digunakan untuk memberikan pemahaman kepada guru, pengelola laboratorium, dan siswa kelas XII MAN 2 Hulu Sungai Selatan (HSS) adalah pemaparan materi di kelas. Berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan, peserta memberikan respon yang positif terhadap kegiatan ini dan memiliki pemahaman yang baik terkait GLP dan K3 setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan ini dapat mewujudkan GLP dan K3 di laboratorium sehingga praktikum, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kata Kunci: Good Laboratory Practice, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Laboratorium