Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Identifikasi Jenis Kupu-Kupu (Lepidoptera) Di Universitas Palangka Raya Gonggoli, Ade Damara; Sari, Sartika; Oktofiani, Helen; Santika, Novira; Herlina, Rini; Agatha, Tiara; Gunawan, Yohanes Edy
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 7, No 1: March 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v7i1.10361

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi jenis kupu-kupu yang berada di Universitas Palangkaraya pada lahan yang setelah terbakar dan lahan yang belum terbakar. Metode penelitian menggunakan metode observasi lapangan dengan teknik net sweeping dan jelajah. Dari hasil identifikasi jenis kupu-kupu yang dilakukan di sekitar kawasan UPR menunjukkan bahwa jumlah total jenis kupu-kupu yang ditemukan sebanyak 10 spesies yang tergolong ke dalam empat famili masing-masing yaitu famili Nymphalidae (3 jenis), famili Pleridae (5 jenis), famili Papilionidae (1 jenis), dan Lycaenidae (1 jenis), dengan total jumlah individu sebanyak 30 ekor, yang di dominasi oleh spesies Acraea terpsicore.
Relevansi Novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer dalam Pembelajaran di SMA: Sebuah Analisis Konstruksi Gender Lubis, Anisah; Laia, Junileti; Parinduri, Alfina Syahrina; Sari, Sartika; Septriani, Hilda
GERAM Vol. 12 No. 2 (2024): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2024.21351

Abstract

This study aims to analyze the gender construction portrayed in the novel Virgin of Adolescents in the Grip of the Military by Pramoedya Ananta Toer and its relevance as a teaching material in high school education. Written in 1941, the novel depicts the lives of women during the Japanese occupation in Indonesia, focusing on the struggles of women who faced obstacles imposed by military power. Amidst hardship and social inequality, women of that era had a strong desire to pursue higher education, despite the repression from the Japanese occupiers. This research employs a qualitative descriptive approach, analyzing intrinsic elements of the novel such as characters and themes, and connecting them to the historical-social context of the time. The findings show that the novel portrays women's resistance through radical actions as a response to gender injustice. Furthermore, the study discusses the relevance of this novel as a potential teaching material in high schools, based on interviews with Indonesian language teachers at SMA Swasta Nurani Belawan. The use of this novel is expected to enhance students' understanding of gender issues and foster a more equitable perspective on women's roles in history.
Tantangan di Dapur Redaksi: Kesiapan Mahasiswa Mengisi Ruang Berita Media 24 Jam Medan Sartika, Mauliddya Meilanie; Silvia, Putri; Sinulingga, Sania Yosephine; Chairunnisa, Hera; Sari, Sartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3481

Abstract

Pengabdian magang  ini bertujuan mengukur kesiapan mahasiswa magang dalam menjalankan tugas jurnalistik di media berita 24 jam di Medan. Transisi dari lingkungan akademis ke tuntutan kecepatan ruang redaksi media non-stop menjadi fokus utama. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif, wawancara, dan analisis produk berita selama periode magang di Media 24 Jam. Faktor pendukung adalah bimbingan mentor yang intensif, sementara faktor penghambat adalah minimnya pengalaman praktis di ritme redaksi 24 jam sebelum magang. Disimpulkan bahwa mahasiswa magang berpotensi tinggi untuk mengisi ruang berita 24 jam, namun perlu ada peningkatan simulasi kerja nyata dan pelatihan manajemen tekanan dalam kurikulum kampus. Rekomendasi diajukan agar media dan kampus memperkuat kolaborasi  dalam pelatihan speed and accuracy reporting.
Cultural Intersection in the Novel "Kuli" by M.H. Szekely Luloofs Sari, Sartika; Siregar, Umar Mukhtar; Herman, Hidayat
ELT (English Language Teaching Prima Journal) Vol. 7 No. 2 (2025): ELT (English Language Teaching Prima Journal)
Publisher : English Language Teaching Prima Journal (ELT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/elt.v7i2.7765

Abstract

This article discusses the representation of cultural intersection in M.H. Szekely-Lulofs' novel Kuli, a colonial text that records the lives of indentured laborers on Deli plantations. Starting from the multi-ethnic historical context of North Sumatra, this research highlights how cross-ethnic encounters—Javanese, Sundanese, Madurese, Betawi, Malay, and even Chinese—are constructed through stereotypes, conflict, and power relations. Lulofs, a Dutch-descended female writer, uses her personal experiences in Deli as both the setting and the medium to depict a fragmented social reality. Utilizing the perspective of literary sociology, the analysis is directed towards two main aspects: first, ethnic diversity as the foundation of Deli society, shaped by migration and colonization; and second, intersectional conflicts arising as a consequence of differences in ethnic identities and representations within the narrative. The novel Kuli presents ethnic stereotypes in layers: Betawi people are depicted as arrogant, Madurese as tough, Sundanese as polite, and even Chinese who are socially and economically marginalized. This stereotype is not only an identity marker but also a source of conflict that culminates in intergroup violence. Inter-ethnic intersection is depicted ambiguously—on one hand, it gives rise to "ship brother" solidarity, while on the other, it triggers exclusion and criminalization. The novel Kuli, therefore, presents plurality as an arena of tension, where ethnic representations operate within a colonial framework that reinforces social hierarchies
Nilai Moral Dan Pendidikan Dalam Novelet Wesel Pos Karya Ratih Kumala Dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Di Sman 19 Medan Vanesha Agit Fabiola Sinurat; Sartika Sari; Hilda Septriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai moral dan pendidikan yang terkandung dalam novelet Wesel Pos karya Ratih Kumala serta mengkaji relevansinya dalam pembelajaran di SMAN 19 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, melibatkan teknik baca intensif dan wawancara dengan guru Bahasa Indonesia. Artikel ini berlandaskan dengan teori Lickonw yang membagi pendidikan karakter menjadi tiga komponen utama,yakni: 1) Pengetahuan Moral (Moral Knowing), 2) Perasaan Moral (Moral Feeling), 3)Tindakan Moral (Moral Action). Hasil penelitian menunjukan bahwa novelet ini memuat nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan keberanian yang dapat diterapkan dalam pendidikan karakter siswa. Selain itu, novelet ini relevan sebagai bahan ajar yang memperkaya pembelajaran Bahasa Indonesia dengan metode Problem Based Learning (PBL). Artikel ini merekomendasikan penggunaan karya sastra sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kesadaran nilai moral di kalangan siswa SMA.
Tahap Perkembangan Pemerolehan Bahasa Pertama Pada Anak Usia Dini Berdasarkan Perspektif Psikolinguistik Maria Goretti Magdalena Siregar; Sadieli Telaumbanua; Sartika Sari
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ng69fc42

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tahapan pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini berdasarkan perspektif psikolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik observasi dalam pengumpulan data. Penelitian dilakukan di PAUD dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk pemilihan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan pemerolehan bahasa pada anak usia dini dimulai dari tahap pra-linguistik, tahap satu kata, tahap dua kata, dan tahap banyak kata. Setiap tahapan tersebut berlangsung melalui interaksi dengan ibu dan orang sekitar dalam kehidupan sehari-hari. Anak usia dini mampu mengucapkan bunyi vokal yang tidak bermakna pada usia 0-7 bulan (tahap pra-linguistik), menggunakan satu kata pada usia 12-18 bulan (tahap satu kata), dua kata pada usia 18-24 bulan (tahap dua kata), dan tiga atau lebih kata pada usia 3-5 tahun (tahap banyak kata). Penelitian ini menambah justifikasi empiris tentang proses dan tahapan pemerolehan bahasa pada anak usia dini serta memberikan wawasan bagi mahasiswa dan pembaca di Program Studi Sastra Indonesia mengenai proses pemerolehan bahasa pada anak usia dini.