Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH BAHAN TAMBAHAN MALTODEXTRIN DAN GOM ARAB TERHADAP KADAR TOTAL POLIFENOL DARI EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis) SETELAH PENYIMPANAN Rahmasia Rahmasia; Sartini Sartini; Asnah Marzuki
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 23 No. 1 (2019): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.162 KB) | DOI: 10.20956/mff.v23i1.6462

Abstract

Teh hijau (Camellia sinensis) mengandung senyawa polifenol utamanya epigallocatechin-3-gallate (EGCG), epigallatocatechin (EGC), epicatechin-3-gallate (ECG), dan epicatechin (EC) yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa polifenol tidak stabil pada temperatur, pH dan oksigen, sehingga ditambahkan bahan enkapsulasi maltodextrin dan gom arab untuk mempertahankan kadar polifenol selama masa penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan bahan maltodextrin dan gom arab sebagai pengenkapsulasi dalam mempertahankan kadar polifenol dari ekstrak teh hijau selama masa penyimpanan. Ekstraksi dilakukan secara remaserasi menggunakan pelarut etanol 70 % dengan perbandingan 1:5. Enkapsulasi ekstrak teh hijau menggunakan maltodextrin dan gom arab, perbandingan ekstrak teh hijau dengan enkapsulasi yaitu 1:5, 1:1 dan 1:2. Pengujian kadar total polifenol menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis  dengan larutan standar asam galat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enkapsulasi ekstrak teh hijau dapat mempengaruhi kadar total polifenol.
PENGARUH PENGGUNAAN SEDIAAN FIXED DOSE COMBINATION (FDC) DIBANDINGKAN DENGAN TABLET LEPAS OBAT ANTI-TUBERKULOSIS TERHADAP PENINGKATAN NILAI SGPT DAN SGOT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT MAKASSAR Munawarah Munawarah; M Natsir Djide; Arif Santoso; Elly Wahyudin; Sartini Sartini; Yulia Yusrini Djabir
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 23 No. 1 (2019): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.123 KB) | DOI: 10.20956/mff.v23i1.6469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi Fixed Dose Combinaton (FDC) dibandingkan dengan tablet lepas Obat Anti Tuberkulosis (OAT) terhadap resiko terjadinya Drug Induced Hepatotoxicity (DIH) yang ditandai dengan peningkatan nilai SGPT dan SGOT pada penderita Tuberkulosis. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional non eksperimen dengan rancangan deskriptif-analitik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling dengan cara consecutive sampling. Jumlah sampel 30 pasien, terdiri dari kelompok FDC dan kelompok tablet lepas jumlah masing-masing 17 dan 13 sampel. Dianalisis dengan uji statistik metode Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih nilai SGPT dan SGOT antara kelompok FDC dan kelompok tablet lepas menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05).
Ekstraksi Isoflavon Kedelai dan Penentuan Kadarnya Secara Ultra Fast Liquid Chromatography (UFLC) . Sartini; M. Natsir Djide; A. Dian Permana; . Ismail
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 2 (2014): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat3211202014

Abstract

Isoflavon merupakan komponen polifenol utama dalam kacang kedelai. Isoflavon kedelai utamanya dalam bentuk glikosida (Genistin dan Daidzin) dibanding bentuk aglikonnya (Genistein dan Daidzein). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode ekstraksi terhadap kandungan isoflavonnya (Genistein, Daidzein, Genistin, Daidzin). Isoflavon kedelai diekstraksi dengan beberapa cara, yaitu: 1) kacang kedelai tanpa kulit ari diblender dengan air panas, 2). Kacang kedelai tanpa kulit ari diblender dengan etanol 70 % , 3) kacang kedelai utuh diekstraksi secara maserasi dengan aseton 70 %, dan 4) kacang kedelai utuh diekstraksi secara maserasi dengan metanol.. Perbandingan kacang kedelai dan cairan penyari 1:10. Ekstrak yang diperoleh dianalisis kadar isoflavonnya menggunakan kromatografi cair kecepatan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan total isoflavon tertinggi (dihitung sebagai total genistein, daidzein, genistin, daidzin) ada pada kacang kedelai utuh yang diekstraksi dengan metanol.Kata Kunci : Metode Ekstraksi, Isoflavon, Kedelai (Glycine max L.), Ultra Fast Liquid Chromatography
Effectiveness of catechin extract of green tea (camellia sinensis) on porphyromonas gingivalis Fajriani; Sartini; Hendrastuti Handayani; Dekarini D. Putri
Journal of Dentomaxillofacial Science Vol. 6 No. 1 (2021): (Available online: 1 April 2021)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15562/jdmfs.v6i1.1120

Abstract

Objective: To find out the effectiveness of catechin extract of green tea (Camellia sinensis) on Porphyromonas gingivalis. Material and Methods: The independent variables were catechin extracts of green tea (camellia sinensis) starting from the 40%, 20%, 10%, 5%, 2.5% and 1.2% concentrations. The dependent variables were the Minumum Inhibitory Concentration (MIC) and the Inhibition zone of bacterial growth of porphyromonas gingivalis. Control variables were time, culture medium, and temperature. The sample of research were Porphyromonas gingivalis which has been bred and catechin extract of green tea (camellia sinensis) that extracted by maceration method.Results: At the 40%, 20%, 10%, and 5% concentrations, the growth of Porphyromonas gingivalis did not change. As for the 2.5% and 1.25% concentrations, bacterial growth has occurred.Conclusion: Catechin extract of green tea (Camellia sinensis) was effective in inhibition of Porphyromonas gingivalis.
Pengaruh Kapsul Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oliefera) pada Masa Prakonsepsi dan Kehamilan terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi 0-3 Bulan Junaedah Junaedah; Hadju Veni; Sartini Sartini; Mardiana Ahmad; Healthy Hidayanti; Martira Maddeppungeng
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.488 KB)

Abstract

Malnutrisi pada anak menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang berdampak pada penurunan kualitas hidup dan kesehatan di masa dewasa. Penelitian ini dilakukan untuk menilai pengaruh kapsul ekstrak daun kelor pada masa prakonsepsi dan kehamilan terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi 0-3 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain follow up study pada bayi usia 0-3 bulan yang merupakan lanjutan dari studi intervensi. Subyek awalnya adalah ibu prakonsepsi yang terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok kapsul ekstrak daun kelor dan Iron Folic Acid (MLE dan IFA, n=20) dan kelompok placebo dan Iron Folic Acid (IFA, n=19).  Jumlah sampel diperoleh dengan Teknik purposive sampling. Data Karakteristik responden diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Pertumbuhan bayi dinilai setiap bulan melalui pengukuran antropometri menggunakan pengukur panjang badan dan timbangan bayi digital sedangkan perkembangan bayi dinilai pada usia 3 bulan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data menggunakan uji Chi-square, uji Fisher's Exact, uji t tidak berpasangan dan uji Mann-W hitney. Penelitian menunjukkan bahwa Prevalensi malnutrisi pada bayi usia 0-3 bulan berkisar antara 0% hingga 7.7% untuk underweight, stunting 2.6% hingga 10.3% dan tidak berbeda nyata pada semua kelompok umur. Selain itu, prevalensi wasting berkisar 0% hingga 5.1% dan terdapat perbedaan yang bermakna antar kelompok pada beberapa periode umur. Adapun Perkembangan bayi usia 3 bulan adalah 28.2% sesuai, 61.5% meragukan, dan 10.3% penyimpangan dan tidak berbeda nyata antara kelompok (p>0.05). Kapsul ekstrak daun kelor pada masa prakonsepsi dan selama kehamilan berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan berat badan menurut umur (BB/U) tetapi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan panjang badan menurut umur (PB/U) dan berat badan menurut panjang badan (BB/PB) serta perkembangan bayi.
Efektifitas Pemberian Aromaterapi Kombinasi Pepermint dan Lemon dalam Menurunkan Intensitas Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester I dan II Andi Kartiani; Andi Ariyandy; Sri Ramadhani; Sartini Sartini; Andi Nilawati; Prihantono Prihantono; Fadli Umar
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.1023

Abstract

Kehamailan merupakan pertumbuhan dan perkembangan janin mulai sejak konsepsi sampai permulaan persalinan. Kehamilan akan berlangsung selama 40 minggu yang dihitung dari menstruasi terkahir. Penatalaksanaan mual dan muntah pada masa kehamilan dapat dilakukan secara farmakologi dan non-farmakologi, diantaranya penggunaan aromaterapi. Papermint memiliki kandungan mentol yang dapat meringankan mual dan muntah dan kandungan minyak esensial lemon dapat meringankan gejala mual dan muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian terapi kombinasi peppermint dan lemon dalam menurunkan intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester I dan II. Penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan menggunakan Teknik pre-posttest design. Sampel penelitian sebanyak 32 orang ibu hamil trimester I dan II, denggan Teknik purposive sampling. Instrument penelitian dengan mengukur nilai indeks PUQE-24.  Uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji Wilcoxon dan dilanjutkan uji mann-whitney. Hasil uji didapatkan nilai maximunm dan minimum sebelum dilakukan tindakan adalah 12 dan 15 sedangkan nilai maximunm dan minimum sesudah dilakukannya tindakan adalah 1 dan 6, sehingga didapatkan hasil setelah menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat penurunan mual dan muntah sebelum dan sesudah tindakan dengan P-value=0,000 (ɑ≤0,05) yang artinya adanya pengaruh setelah diberikan kombinasi aromaterapi papermint+lemon.  
Evaluasi Karakteristik Fisik dan Uji Permeasi Pada Formula Patch Aspirin Menggunakan Kombinasi Etilselulosa dengan Polivinilpirolidon Arfiani Arifin; Sartini Sartini; Marianti Marianti
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2019): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v2i1.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kombinasi perbandingan polimer etilselulosa dan PVP K-30 yang menghasilkan karakteristik fisik baik dan pengaruhnya terhadap permeasi kulit pada hewan coba. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian fisik yaitu uji organoleptik, kadar air, ketebalan, dan keseragaman bobot, serta uji permeasi kulit pada hewan coba menggunakan membran kulit tikus dan kelinci. Perbandingan formulasi etilselulosa dan PVP K-30 yang digunakan adalah 7:3 (F1), 8:2 (F2) dan 9:1 (F3). Patch dibuat dengan menggunakan metode solvent casting atau dikenal metode cetak tuang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perbandingan polimer etilselulosa dan PVP K-30 yang menghasilkan karakteristik fisik baik adalah F2 (8:2) dan F3 (9:1). Berdasarkan hasil pengujian terhadap uji permeasi menggunakan membran kulit tikus dan kelinci dapat disimpulkan bahwa formula optimum yaitu F3 (9:1) dengan nilai permeasi tertinggi pada tikus 46,09% dan kelinci 66,30 %.