Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Permainan Estapet Tisu Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak TK Raudhatul Furqon Armanila, Armanila; Nirmalasari, Susanti; Damayanti, Alfira
Jurnal Raudhah Vol 12, No 2 (2024): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v12i2.4018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan permainan estapet tisu terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini di Taman Kanak-kanak  Raudhatul Furqon dan untuk mengetahui kendala penerapan permainan estapet tisu terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini di Taman Kanak-kanak  Raudhatul Furqon. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu peenlitian kualitatif dengan pendekatan kualitati deskriptif, teknik pengumpulan data meliputi obserasi, wawancara dan dokuemntasi, sedankan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan estapet tisu sesuai dengan langkah-langkah permainan estapet tisu yang benar sehingga dapat mengembangkan  perkembangan motorik halus anak dapat dirangsang dengan baik yang meliputi anak dapat meronce, menulis, mewarnai, menyulam, mengancing baju serta memegang pinsil dengan baik. Adapun kendala yang dihadapi oleh guru dalam pelasanaannya yaitu anak merasa bosan saat mereka diminta untuk bergiliran bermain, permainan tidak akan tuntas jika anak tidak mau mengikuti aturan main, serta anak akan lelah jika melakukan permainan estapet tisu sebab semua panca indera aktif dalam permainan tersebut.
MENUMBUHKAN MORAL AGAMA MELALUI METODE MENDONGENG SAMBIL BERMAIN Armanila Armanila; Riska Yanti; Fatimah Sitepu; Rahmayani Nasution; Eli Asni; Nabila Zahra; Ika Permatasari; Siti Mardiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8182

Abstract

Early childhood is a crucial period, often referred to as the "golden age," where children possess a remarkable ability to absorb values and behaviors from their environment. This community service aims to instill moral and religious values in students at RA Faturrahman through the "Storytelling while Playing" method. The background of this activity is the challenge of teaching abstract religious concepts to active children who often find one-way verbal instruction boring. The method used is a descriptive qualitative approach, utilizing the data analysis model by Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The results of this program demonstrate that integrating storytelling with interactive play significantly increases students' focus, enthusiasm, and understanding of moral messages. Through storytelling, children are introduced to positive role models, while the play sessions allow them to directly practice values such as honesty, empathy, and gratitude in a fun, pressure-free environment. The evaluation shows a positive shift in student behavior, where they become more active in social interaction and better at expressing moral values through simple actions. In conclusion, the storytelling while playing method is an effective and inspiring alternative for educators to build a strong character foundation and noble morals in children from an early age.
Peran Tokoh Agama dalam Pendidikan Islam pada Komunitas Nelayan Masyarakat Pantai Cermin Serdang Bedagai Istiyan Noor; Khairuddin Lubis; Armanila Armanila
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1315

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran tokoh agama dalam pendidikan Islam pada komunitas nelayan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung serta menghambat peran tersebut di Pantai Cermin Serdang Bedagai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama memiliki peran sentral sebagai pendidik moral, pembimbing spiritual, mediator sosial, dan teladan dalam kehidupan masyarakat nelayan. Faktor pendukung meliputi kepercayaan masyarakat, budaya religius, dukungan pemerintah desa, dan pendekatan komunikatif tokoh agama. Faktor penghambat antara lain rendahnya pendidikan agama masyarakat, ketidakteraturan waktu kerja nelayan, keterbatasan fasilitas, dan pengaruh budaya digital. Penelitian menyimpulkan bahwa peran tokoh agama sangat signifikan dan efektif apabila didukung kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan tokoh agama.
PENANAMAN NILAI MORAL DAN AGAMA MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK USIA DINI DI RA AL MUKHLISIN Hanifah Syahputri; Susanti Nirmalasari; Nurhikmah Pohan; Armanila Armanila
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i1.974

Abstract

Early childhood education plays a crucial role in developing children's potential to prepare them for various life changes. One of the early childhood education institutions is Raudhatul Athfal (RA), which nurtures children aged 4-6 years in social-emotional, cognitive, language, physical-motor, religious, and artistic aspects. Moral and religious values are the primary focus before other developmental aspects, as children with noble character are more important than intelligence without morality. One of the teaching methods used to internalize moral and religious values is the storytelling method, which aims to encourage and guide children through questions that explore their ideas. Observations at RA Al Mukhlisin indicate that this method has successfully improved some children's moral and religious values, such as greeting others, apologizing, advising friends, and waiting in line. However, some children have yet to develop optimally despite receiving the same teaching methods.
Analisis Psikologis Pembentukan Karakter As-Shiddiq Melalui Metode Storytelling Islami Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk It Al Farabi Reny Khaerany Nisfiary; Mesran; Ade Karunia Rizky Manurung; Armanila; Dahrul
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i1.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara psikologis proses pembentukan karakter as-shiddiq (kejujuran) melalui metode storytelling Islami pada anak usia 4-5 tahun di TK IT Al Farabi. Karakter as-shiddiq merupakan sifat utama Rasulullah SAW yang menjadi fondasi moral kepribadian Muslim. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan 6 guru dan 12 orang tua, serta analisis dokumentasi program pembelajaran selama 4 bulan (September-Desember 2023). Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) storytelling Islami secara signifikan mengaktifkan tiga mekanisme psikologis yaitu pembentukan skema kognitif moral, resonansi afektif melalui identifikasi tokoh, dan internalisasi nilai berbasis motivasi transendental; (2) integrasi dimensi spiritual Islam memberikan kekuatan motivasional unik yang mempercepat proses internalisasi nilai as-shiddiq; (3) terdapat peningkatan observable pada indikator perilaku jujur anak sebesar 73,4% setelah intervensi storytelling sistematis. Penelitian menyimpulkan bahwa metode storytelling Islami yang dirancang secara psikologis merupakan pendekatan efektif dan holistik dalam pembentukan karakter as-shiddiq pada anak usia dini.
PENYULUHAN KEMATANGAN EMOSI DAN KECERDASAN FINANSIAL SYARIAH MELALUI PEMBIASAAN IBADAH PADA ANAK TK IT HARVYSAH Reny Khaerany Nisfiary; Seila Rizkina; Armanila Armanila; Susanti Nirmalasari; Dewi Sundari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61056

Abstract

Anak usia dini merupakan periode emas (golden age) yang sangat menentukan pembentukan karakter, termasuk kematangan emosi dan pola pikir terhadap harta dan pengelolaan keuangan di kemudian hari. Pada rentang usia ini, otak anak berkembang sangat pesat sehingga pengalaman dan pembiasaan yang diterima akan membekas kuat dan menjadi fondasi kepribadian hingga dewasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya kematangan emosi dan kecerdasan finansial syariah kepada anak-anak TK IT Harvysah melalui pembiasaan ibadah sehari-hari, seperti shalat, doa, infaq, sedekah, dan bersyukur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif berupa ceramah interaktif, permainan edukatif, praktik langsung ibadah, serta simulasi menabung dan berbagi (sedekah) dengan celengan. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi, dengan melibatkan guru pendamping serta orang tua siswa sebagai mitra keberlanjutan program. Instrumen evaluasi yang digunakan berupa lembar observasi perilaku dan tanya jawab lisan sederhana yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia dini.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme anak dalam mempraktikkan ibadah harian, kemampuan mengenali dan mengelola emosi sederhana seperti sabar dan ikhlas, serta pemahaman awal tentang konsep berbagi, menabung, dan menghindari sifat boros sebagai dasar literasi keuangan syariah. Guru dan orang tua juga menyampaikan respons yang sangat positif terhadap pendekatan yang digunakan karena dianggap kontekstual, konkret, dan sesuai dengan dunia bermain anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan karakter anak usia dini yang berbasis nilai-nilai keislaman dan berkelanjutan melalui kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Implementasi Pendidikan Iman dan Adab di Kelompok Bermain untuk Stimulasi Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Nia Kurniasari; Armanila Armanila
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 Juni (2023): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v5i1.382

Abstract

Faith and etiquette education in early childhood is important to provide because children's religious and moral character is in the imitative stage, and thus, it needs to be directed towards good habits. The aim of this research is to describe the implementation of faith and etiquette education in a Playgroup setting to stimulate the development of religious and moral values in children. The research method used is qualitative descriptive with a field research approach. The research subjects are 15 children aged 3-5 years in the Halimah As-Sa'diyah Banguntapan Playgroup. The research participants include the foundation chairman, school principal, class teachers, and representative parents. Data collection is done through interviews, observations, and documentation. The results of this research show that the implementation of faith and etiquette education can stimulate the development of religious and moral values in children through habituation methods, storytelling methods, performance methods, field trip methods, role-playing methods, and exemplary methods. The achievement of children's development in religious and moral values shows that 33% (5 children) have shown progress, and 67% (10 children) have developed as expected.