Claim Missing Document
Check
Articles

Bimbingan Karier Dalam Mengembangkan Minat Karier Siswa Kelas XII di SMA Sains Caahaya Al-Qur’an Pekalongan Ismawati, Ismawati; Redjeki, Sri; Sayekti, Sri
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v7i1.4114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan bimbingan karir dan mengembangkan minat karir siswa di SMA Sains Cahaya Al-Qur’an Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian terdiri dari guru bimbingan dan konseling serta siswa kelas XII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan karir memiliki peran yang signifikan dalam membantu siswa mengenali dan memahami minat serta bakat mereka. Siswa menunjukkan beragam minat karir yang mencerminkan potensi individu yang berbeda, dan bimbingan karir membantu mereka dalam merencanakan langkah-langkah karir yang lebih terarah. Selain itu, dukungan dari keluarga terbukti berpengaruh positif terhadap pengembangan minat karir siswa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan program bimbingan karir di sekolah dengan melibatkan lebih banyak sumber daya dan kolaborasi dengan orang tua, guna mendukung siswa dalam menentukan pilihan karir yang sesuai. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang program bimbingan karir yang lebih efektif.
Upaya Meningkatkan Perilaku Asertif Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Media Audiovisual Siswa Kelas X TAV Yuliani, Irma; Sayekti, Sri; Rimayati, Elfi
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2228

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku asertif siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual, untuk mengetahui perilaku asertif siswa sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual, dan Apakah layanan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan perilaku asertif siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah True Experimental Design (eksperimen yang betul-betul). Desain penelitian eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Teknik sampling yang digunakan adalah random simple sampling atau acak, sampel yang diambil 20 siswa terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, Kelompok eksperimen 10 siswa dan kelompok kontrol 10 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Alat yang digunakan adalah kuesioner atau angket perilaku asertif yang telah diujikan. Dalam analisis presentase pada posttest kelompok eksperimen sebesar 87% termasuk dalam kategori tinggi sedangkan presentase dalam pretest kelompok eksperimen sebesar 75% termasuk dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa perilaku asertif siswa kelas eksperimen meningkat setelah dilakukan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual berupa video dapat meningkatkan perilaku asertif siswa SMK Palapa Semarang sesudah diberikan perlakuan.
Hubungan Antara Kohesivitas Kelompok Dengan Motivasi Berprestasi Klub Bola Voli Mutiara Serasi Kabupaten Semarang ardian putra, rheza; Sayekti, Sri; Prihandoko, Tri Leksono
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i2.2468

Abstract

Motivasi berprestasi bagi atlet sangat penting namun pada Klub Bola Voli Mutiara Serasi ketika bertanding adakalanya tertekan oleh serangan tim lawan dan kurangnya kekompakkan atau kerjasama diantara anggota tim. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan yang signifikan antara kohesivitas kelompok dengan motivasi berprestasi Klub Bola Voli Mutiara Serasi Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis penelitian eksplanatory yaitu penelitian yang menguji hubungan dari independen variabel yaitu kohesivitas kelompok dengan dependen variabel yaitu motivasi berprestasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet di klub bola voli Mutiara Serasi Kabupaten Semarang. Seluruh atlet di klub bola voli Mutiara Serasi Kabupaten Semarang saat ini kurang dari 100 atau berjumlah 55 atlet sehingga seluruhnya digunakan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Teknik korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif signifikan antara kohesivitas kelompok dengan motivasi berprestasi, hal itu dapat dibuktikan dengan koefisien korelasi 0,736 dan signifikansi 0,000 < 0,01. Ini berarti bahwa semakin tinggi kohesivitas kelompok maka akan semakin tinggi pula motivasi berprestasinya. Hubungan kohesivitas kelompok dengan motivasi berprestasi yaitu dalam kategori kuat dengan besarnya hubungan sebesar 54,2%.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Kreativitas Siswa Aini, Dewi; Sayekti, Sri; Leksono, Tri
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v3i1.2023

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang ada di kelas X SMA Negeri 1 Juwana Pati yang menunjukkan tingkat kreativitas siswa yang rendah, dengan indikator kelancaran berpikir, berpikir luwes, berpikir orisinal, dan elaborasi. Rumusan masalah yaitu bagaimana efektivitas layanan bimbingan kelompok terhadap kreativitas siswa? Tujuan yaitu untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok terhadap kreativitas siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif atau eksperimen menggunakan pre-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest–posttest design. Subyek penelitian adalah kelas X IPS 1 dengan jumlah 36 siswa. Penelitian ini menggunakan 10 subyek penelitian yang memiliki tingkat kreativitas siswa yang rendah. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologis dengan instrumen skala kreativitas siswa sebanyak 45 item. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif presentase dan uji hipotesis (wilcoxon). Hasil penelitian menunjukkan adanya efektivitas layanan bimbingan terhadap kreativitas siswa. Tingkat kreativitas siswa sebelum diberi perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok berada pada kriteria sedang (56%). Setelah diberi perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok kreativitas siswa masuk dalam kategori tinggi (70%). Hasil uji wilcoxon menunjukkan bahwa diketahui asymp.Sig (2-tailed)=0,005 < 0,05, artinya Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian layanan bimbingan kelompok efektif terhadap kreativitas siswa.
Upaya Pengembangan Layanan Konseling Melalui Media Web E-Cons (Eword Counseling) Sebagai Pengkatan Layanan Bimbingan dan Konseling Azlidah, Ifanur; Sayekti, Sri; Leksono, Tri
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v3i2.2028

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1). Mengembangkan sistem pemberian layanan dalam Bimbingan dan Konseling yang secara langsung dapat terhubung antara konseli dengan konselor dengan jarak jauh. 2). Mengetahui kualitas sistem pemberian layanan Bimbingan dan konseling yang telah dikembangkan.Penelitian Research and Development (R & D), dengan menggunakan metode pengembangan perangkat lunak waterfall, yang meliputi: analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem yang telah dibuat kemudian diuji berdasarkan ISO 9126, pada aspek usability, functionality dan portability. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester IV jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas IVET Semarang yang berjumlah 19 mahasiswa, sebagai responden pengujian usability dan software sebagai pengujian functionality. Sedangkan pada aspek portability menggunakan empat web browser untuk pengujian.Hasil penelitian ini adalah sistem pemberian layanan Bimbingan dan Konseling (konseling jarak jauh) berbasis WEB yang telah melalui pengujian pada aspek functionality yang menghasilkan presentase 93,93% (sangat baik), aspek usability menghasikan persentase sebesar 84,42% (sangat setuju), aspek portability menggunakan 4 web browser, hasilnya perangkat lunak dapat berjalan tanpa error sehingga memenuhi aspek portability.
Upaya Peran Guru BK Dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di SMP Kesatrian 2 Semarang Sugiarto, Ahmad; Sayekti, Sri; Ahdiansyah, M Hafidz
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2230

Abstract

Tujuan dari penelitian ini: 1) mengetahui konsep pelaksanaan peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter religius siswa. 2) mendeskripsikan dan menganalilisis peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter religius siswa, relevansinya dengan nilai-nilai dakwah. Penelitian dengan pendekatan kulitatif. Metode pengumpulan data: wawancara/interview, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis: reduksi data, triangulasi, penyajian data. Subjek penelitian: guru bimbingan dan konseling, siswa, wali kelas, guru agama dan Kepala Sekolah. Hasil penelitian: 1) peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa melalui layanan klasikal, layanan bimbingan konseling dengan diskusi baik individu maupun kelompok, home visit bimbingan perenting terhadap orang tua wali, keteladanan yang ditampilkan guru melalui sikap dalam proses pembelajaran, metode dan materi yang sesuai dan kerjasama dari semua pihak, yaitu adanya pengawasan, pengarahan dan motivasi dari proses layanan yang dilakukan, 2) peran guru bimbingan konseling terhadap pembentukan karakter yaitu melalui fungsi preventif, fungsi kuratif, fungsi preservatif dan fungsi developmental diimplementasikan dalam bentuk layanan bimbingan dan konseling, pengarahan, pengawasan dan penanganan, membiasakan membaca Asma’ul Husna dan menerapkan buku catatan sholat kepada siswa, dengan tujuannya yaitu merubah sikap atau tingkah laku seseorang menuju perbaikan, kesehatan, dan kebersihan jiwa dan mental yang tangguh, dan menghasilkan kecerdasan dalam meningkatkan iman, Islam, dan ikhsan.
Pola Asuh Orang Tua Dalam Mencegah Kenakalan Remaja Redjeki, Sri; Sayekti, Sri; Handayani, Dwi Asih Kumala; Rimayati, Elfi
Manggali Vol 1 No 2 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i2.1787

Abstract

Beberapa keluarga, khususnya di wilayah RW 01 belum memahami tentang model-model pola asuh yang diterapkan dalam keluarga. Orang tua menerapkan model pengasuhan terhadap anak khususnya usia remaja lebih cenderung pada pola otoriter. Asumsi mereka bahwa dalam keluarga orang tua sebagai penentu keputusan, anak hanya menjalankan keputusan atau perintah orang tua. Hal ini tidak terlepas dari minimnya pengetahuan dan kesadaran akan perlunya pemahaman tentang pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua cukup besar pengaruhnya terhadap perkembangan remaja, semakin kurang tepat pola asuh yang diterapkan oleh orang tua semakin tinggi remaja mengalami gangguan perilaku yang menyimpang. Tujuan kegiatan: Membantu masyarakat memperoleh pemahaman pola asuh orang tua yang tepat bagi remaja, membantu masyarakat memperoleh pemahaman tentang faktor dan jenis kenakalan remaja. Sasaran kegiatan adalah orang tua di wilayah RW.01 Kelurahan Sukorejo Gunungpati Semarang. Metode Pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan metode ceramah, penayangan film, tanya jawab dan pendampingan pada para peserta. Hasil kegiatan: peserta memahami maksud pola asuh orang tua yang tepat bagi remaja, peserta memperoleh pemahaman tentang factor dan jenis kenakalan remaja, peserta memahami upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kenakalan remaja. Simpulan: kegiatan ini sangat dibutuhkan para peserta, mereka belum pernah memperoleh pengetahuan langsung dari nara sumber terkait.
Pendampingan Pada Orang Tua Tentang Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Sayekti, Sri; Redjeki, Sri; Khasanah, Khasanah; Marini, Marini
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i2.2201

Abstract

Seksualitas tidak boleh di pandang tabu. Membiarkan sikap anak yang salah terhadap informasi seks yang diperoleh karena asuhan, didikan, dan persepsi orang tua maupun guru mereka yang keliru terhadap seks mengakibatkan perilaku seks mereka tidak benar. Anak mulai usia dini harus diberikan pendidikan seks yang tepat dan benar. Orang tua, sebagai pendidik pertama dan utama berperan penting untuk memberikan pendidikan seks pada anak sejak dini. Atas dasar keprihatinan itulah, tim pengabdian dari Universitas Ivet melakukan pendampingan kepada orang tua di TK Pelita Bunda di kelurahan Bendan Duwur Semarang. Tujuan dari pengabdian ini adalah: membantu masyarakat khususnya para peserta memperoleh pemahaman tentang perkembangan seks pada anak, dan membantu mengembangkan kepekaan orang tua dalam hal perkembangan seks anak. Metode Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, penayangan film, tanya jawab dan pendampingan pada para peserta setelah selesai kegiatan. Kegiatan pengabdian ini sangat dibutuhkan oleh para peserta, mengingat topik yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan dalam memberikan pendidikan seks bagi anak usia dini, mereka belum pernah memperoleh pengetahuan langsung dari narasumber terkait. Para peserta berharap kegiatan ini dapat berlanjut dengan materi lain sesuai yang dibutuhkan.
Pelatihan Strategi Pengembangan UMKM melalui Jaringan Pemasaran Online di Dusun Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Widiastuti, Eko Heri; Setyaningsih, Sri; Zusrotin, Zusrotin; Sayekti, Sri
Manggali Vol 1 No 1 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i1.1543

Abstract

Kualitas SDM akan berpengaruh pada tingkat kesejahteraan suatu masyarakat atau keluarga, apabila suatu keluarga tingkat kesejahteraannya rendah, akan berakibat pada rendahnya aspek-aspek kehidupan lainnya. Di Dusun Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, mayoritas penduduknya bermatapencaaharian sebagai petani dan memiliki tingkat kesejahteraan menengah ke bawah. Keberadaan kelompok diharapkan menjadi sarana dan motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Permasalahan yang ditemukan yaitu belum maksimalnya pemanfaatan teknologi (HP) sebagai sarana promosi produknya. Untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut yang paling utama adalah meningkatkan kualitas SDM anggota kelompok wanita tani dengan berbagai pelatihan terutama yang menyangkut kemampuan pemanfaatan penggunaan teknologi (HP) khususnya media sosial sebagai sarana pengembangan usaha yang merekabangun. Luaran yang hendak dicapai adalah meningkatan pemanfaatan media sosial melalui HP sebagai sarana untuk pengembangan UMKM dari kelompok wanita tani. Hasil kegiatan dari pengabdian ini sangat bermanfaat, sebab memunculkan motivasi untuk meningkatkan pengembangan usaha yang semakin baik, pengelolaan, sarana prasaranya juga dapat dipenuhi walaupun masih skala kecil. Peningkatan produksi dan perluasan pemasaran secara perlahan juga dapat ditingkatkan. Namun ada kendala yang dihadapi dari anggota kelompok sinyal yang tidak stabil. Kata Kunci : pemasaran on-line, UMKM
Peran serta Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam Menyiapkan Tenaga Terampil di Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Widiastuti, Eko Heri; Marliyah, Lili; Sayekti, Sri
Manggali Vol 1 No 2 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i2.1690

Abstract

Masalah ketenagakerjaan merupakan masalah yang penting, terutama menyangkut masalah SDM, sebab saat ini kompetensi SDM menjadi modal utama pencari kerja. Rendahnya kompetensi tenaga kerja medorong LKP Bilqis dan LKP Bintang Novi untuk ikut berperan dalam meningkatkan SDM pencari kerja khususnya di bidang garmen. Permasalahan yang dihadapi LKP Bilqis terdiri dari pemenuhan sarana prasarana dan proses pembelajaran dalam hal ini SDM instruktur serta managemen organisasi LKP. Permsaahan LKP Bintang Novi adalah dalam hal pemenuhan sarana prasarana dan proses pembelajaran dalam hal ini adalah tidak tersedianya kurikulum yang digunakan sebagai pedoman dalam proses pembelajaran serta rendahnya SDM instruktur dan managmen organisasi LKP. Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut maka SDM instruktur dan pengelola perlu ditingkatkan, maka target dari kegiatan ini adalah meningkatnya soft skill dan hard skill mereka, sedangkan luarannya adalah kurikulum yang disempurnakan, modul pelatihan dan sertifikat sebagai standar kualifikasi instrutur dan pengelola. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan terhadap instruktur dan pengelola LKP. Kegiatan tersebut meliputi sarasehan tentang perbaikan kurikulum, pelatihan untuk meningkatkan kualitas instruktur, pelatihan tentang pengembangan penyelenggaraan lembaga kursus dan pelatihan (LKP), pendampingan dalam menentukan strategi perluasan kemitraan. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar dan penuh keterbukaan, sehingga permasalahan yang dihadapi mitra dapat terpecahkan bersama dengan tim. Hasil dari kegiatan yang dilakukan tim, terlihat pada kemampuan instruktur dan pengelola mengalami peningkatan hal ini terlihat dari cara instruktur dalam mendampingi peserta kursusu, penambahan sarana dan prasarana, tersusunnya kurikulum pad level 3 dan pengelolan LKP yang semakin baik. Hal ini dibuktikan ditunjukkan kedua LKP ini untuk menyelenggarakan Program Kecakapan Kerja (PKK) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Demak.