Claim Missing Document
Check
Articles

PERLAKUAN TERHADAP BUNGA JANTAN SEBELUM DILAKUKAN PENYADAPAN SEBAGAI SUMBER NIRA Harahap, Darmadi Erwin; Syawaluddin, Syawaluddin; Mukhlis, Mukhlis; Mahmud, Amir
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.729-733

Abstract

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka  mensosialisasikan bagaimana memperlakukan bunga jantan sebelum dilakukan penyadapan terhadap tanaman aren sebagai sumber nira. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan cara Sosialisasi yang terdiri dari metode ceramah, diskusi, dan workshop (pelatihan). Hasil yang diperoleh setelah dilakukan kegiatan ini adalah : Meningkakan  pengetahuan serta keterampilan pada masyarakat petani aren di Desa Sialaman, membantu masyarakat petani aren tentang bagaimana penanganan yang baik terhadap bungan jantan sebagai sumber nira sebelum dilakukan penyadapan dan memberikan solusi sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat petani aren.
PERBANDINGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK NADHIRA DAN PUPUK HYDROCOMPLEX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonium L) Darmadi Erwin Harahap; Adelina Fitriani Lubis
Journal Agro-Livestock Vol. 1 No. 01 (2023): JAL - Oktober
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/a15h5q17

Abstract

This study aims to determine the right dose of organic fertilizer (Nadhira) and hydrocomplex fertilizer on the growth and production of shallots (Allium ascalonium L). The experimental design used is non-factorial randomized group design (RAK), the treatment of Nadhira fertilizer consists of 3 levels, namely: N1 (1300 Kg/Ha or 5.2 grams/plant), N2 (1500 Kg/Ha or 6.0 grams/plant, N3 (1700 Kg/Ha or 6.8 grams/plant) and hydrocomplex fertilizer consists of 3 levels, namely: H1 (700 kg/Ha or 2.8 grams/plant), H2 (800 kg/Ha or 3.2 grams/plant), H3 (900 kg/Ha or 3.6 grams/plant). The results showed that the treatment of nadhira organic fertilizer and hydrocomplex fertilizer showed very significant differences in the average number of tillers (fruit) / plant, number of tubers / plant, wet weight of tubers / plant, and dry weight of tubers. From the fertilizer treatment, it can be compared that hydrocomplex fertilizer gives a better effect when compared to nadhira organic fertilizer on all parameters observed. The best nadhira organic fertilizer treatment was found in the N2 treatment, while the best hydrocomplex fertilizer treatment was found in the H2 treatment.
PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN OKRA AKIBAT PEMBERIAN BEBERAPA JENIS MIKORIZA DAN DOSIS ROCK PHOSPHAT PADA TANAH SALIN Mizan Maulana; Darmadi Erwin Harahap
Journal Agro-Livestock Vol. 1 No. 01 (2023): JAL - Oktober
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/a1bjsw87

Abstract

Okra (Abelmochus esculentus L. Moench) has a fairly high nutritional content where every 100 grams of young okra fruit contains 33 calories, 7 grams of carbohydrates, 3.2 grams of fiber and 81 milligrams of calcium. Okra fruit contains a lot of mucilage due to its high fiber content. This study aims to determine the effect of rock phosphate dose and types of mycorrhizae and the interaction between these two factors on the growth and yield of okra in saline soil. The results of the research conducted showed that the dose of mycorrhiza had a very significant effect on the growth and yield of okra plants. The best dose of mycorrhiza was 10 g/plant for the best type was Acauluspora. This shows that a dose of 10 g/plant with the Acauluspora type on okra yields on ultiisol soil has given the best results both in the vegetative phase which can be seen in plant height parameters 15 and 30 HST. The dose of rock phosphate is 200 g which can be seen in the 300 g planting parameter which can be seen in almost all the observed variables. Hyphae in the soil can spread widely which helps absorb more water. The best yields of okra plants were found in the administration of mycorrhizal dose of 10 g/planting on fruit weight variables of plants mycorrhizal colonization on vase vegetative roots and mycorrhizal colonization on plant roots in the generative phase.
Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Ekonomi Kreatif untuk Meningkatkan Perekonomian di Desa Manunggang Jae Kota Padangsidimpuan Masdelima Azizah Sormin; Fitriani; Benny Sofyan Samosir; Yani Sukriah sireg; Imelda Sari Harahap; Rani Annisa Dalimunthe; Windy Ariska Harahap; Amir Mahmud; Darmadi Erwin Harahap
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPI - Juli
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/7ysmsh12

Abstract

This study aims to examine the socialization of community empowerment through creative economy as an effort to improve the economy in Manunggang Jae Village, Padangsidimpuan City. Community empowerment through creative economy has great potential to improve economic welfare, especially in rural areas. Manunggang Jae Village has the potential of natural and cultural resources that can be developed through creative economic activities, such as handicrafts, local culinary, and technology-based creative industries. In this study, a participatory approach was used to involve the community in every stage of the empowerment process, from socialization to program implementation. The results of the study show that with effective socialization and appropriate training, the community can better understand the potential of the creative economy and apply it to create jobs, increase income, and strengthen the village economy. Therefore, strengthening community capacity and support from various parties are the keys to success in improving the economy in the village.
PENINGKATAN PRODUKSI GULA SEMUT AREN MELALUI TEKHNIK PENYADAPAN BUNGA JANTAN DI DESA SIALAMAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN Darmadi Erwin Harahap; Rahmawaty Rahmawaty; Muhammad Darwis; Dharma Gyta Sari Harahap
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3028-3035

Abstract

PKM ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan penduduk Desa Sialaman dalam meningkatkan produksi gula semut aren melalui teknik penyadapan bunga jantan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pelatihan dan penyuluhan. Kegiatan ini menghasilkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sialaman tentang teknik menyadap bunga jantan yang dapat meningkatkan produksi gula semut aren dan secara bertahap meningkatkan tingkat perekenomian masyarakat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCABENCANA MELALUI INTEGRASI AGROEKOLOGI, SOCIALPRENEUR DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL DI DESA HUTAGODANG KABUPATEN TAPANULI SELATAN Darmadi Erwin Harahap; Muhammad Darwis; Abdul Rahman Suleman; Nor Mita Ika Saputri; Suyanto Suyanto; Dharma Gyta Sari Harahap
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i6.2181-2194

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model pemberdayaan masyarakat pascabencana melalui integrasi pendekatan agroekologi, socialpreneur, dan dukungan psikososial di Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan. Program ini dilatarbelakangi oleh dampak bencana banjir yang mengakibatkan kerusakan lahan pertanian, penurunan pendapatan masyarakat, serta munculnya gangguan psikologis, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, implementasi kegiatan, serta evaluasi berbasis indikator sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi agroekologi melalui pengolahan tanah, pembuatan bedengan, dan aplikasi bahan organik mampu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan produktivitas awal lahan. Program socialpreneur melalui pelatihan pengolahan produk pangan lokal, seperti risol dan produk sejenis, berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan masyarakat serta membuka peluang usaha baru dengan potensi peningkatan pendapatan. Sementara itu, kegiatan dukungan psikososial melalui trauma healing berbasis permainan edukatif, seperti mendongeng, bermain lego, dan permainan interaktif, terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan, meningkatkan interaksi sosial, serta memperbaiki kondisi emosional anak-anak pascabencana. Secara keseluruhan, integrasi ketiga pendekatan tersebut menghasilkan dampak yang signifikan terhadap pemulihan masyarakat secara holistik, mencakup aspek ekologis, ekonomi, dan psikososial. Program ini juga menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis partisipasi dan keberlanjutan mampu meningkatkan kapasitas adaptif dan resiliensi masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana. Oleh karena itu, model yang dihasilkan memiliki potensi untuk direplikasi sebagai strategi pemulihan masyarakat berbasis komunitas di wilayah terdampak bencana lainnya
MEMBANGUN PERTANIAN SIRKULAR MELALUI ZERO WASTE FARMING: PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI SUMBER HARA DAN PENINGKATAN NILAI TAMBAH BAGI PETANI Eka Nurwani Ritonga; Erti Kumala Indah; Samsinar Harahap; Elda Sari Siregar; Darmadi Erwin Harahap
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): JTPI April
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/2gqwfn69

Abstract

This Community Service Program (PkM) aims to enhance farmers’ knowledge, skills, and awareness in managing agricultural waste through the implementation of the Zero Waste Farming concept based on circular agriculture principles. The activity was conducted in Situmbaga Village, Angkola Selatan Sub-district, Tapanuli Selatan Regency, involving local farmer groups. The implementation method used a Participatory Action Research (PAR) approach combined with technology transfer and demonstration plots (demplot), including socialization, training, hands-on practice, and continuous mentoring. The results showed an improvement in farmers’ understanding of agricultural waste utilization as a nutrient source, as indicated by pre-test and post-test evaluations. Farmers were also able to practice the production of solid organic fertilizer (compost) and liquid organic fertilizer (LOF) using local materials such as rice straw and crop residues. The application of organic fertilizers in demonstration plots showed better plant growth performance compared to before the implementation of the technology. In addition, this program encouraged a shift in farmers’ mindset from conventional farming systems to more environmentally friendly and economically valuable circular agricultural systems. Overall, the implementation of Zero Waste Farming proved effective in optimizing agricultural waste utilization while supporting sustainable agricultural development.
Pelatihan Manajemen Usaha dan Literasi Keuangan Berbasis Socialpreneur bagi Kelompok Tani Pasca-Bencana di Desa Hutagodang Abdul Rahman Suleman; Darmadi Erwin Harahap; Suryanto
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i1.646

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi ekonomi Kelompok Tani Mawar di Desa Hutagodang, Tapanuli Selatan, yang mengalami penurunan produktivitas dan kerugian aset akibat bencana banjir bandang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah lemahnya manajemen keuangan, di mana modal usaha sering bercampur dengan biaya kebutuhan rumah tangga, serta minimnya jiwa kewirausahaan sosial (socialpreneur) dalam menghadapi tantangan pasca-bencana. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tiga tahap: persiapan modul, pelaksanaan pelatihan manajemen usaha (materi socialpreneur dan praktik buku kas), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra secara signifikan, di mana sebelum kegiatan mayoritas petani berada pada kategori "Cukup", dan setelah pelatihan meningkat menjadi kategori "Sangat Baik". Luaran dari kegiatan ini adalah kemampuan mitra dalam memisahkan "dua kantong" (keuangan pribadi dan usaha) serta keterampilan mengisi buku kas sederhana sebagai landasan membangun bisnis masa depan yang tangguh.
PEMAMFAATAN PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI CAIR DAN KEBUTUHAN BENIH YANG DIPAKAI SATUAN LUAS DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAYAM (AMARANTHUS SP) Darmadi Erwin Harahap; Mukhlis Mukhlis; Amir Mahmud; Suyanti Suyanti
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.7471

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dosis yang tepat dari pemakaian pupuk organik kotoran sapi cair dan jumlah benih yang dipakai pada sistem pertanian organik sayur bayam (Amaranthus SP). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Perlakuan I: Pupuk Organik Kotoran Sapi Cair (A), dimana A1: 800 cc/ liter air/plot pupuk organik kotoran sapi cair; A2: 1.200 cc/liter air/ plot pupuk organik kotoran sapi cair; A3: 1.600 cc/liter air/ plot pupuk organik kotoran sapi cair dan A4:  15 gr NPK Mutiara 16-16-16/ liter air /plot. Perlakuan II : Kebutuhan benih per satuan luas (B), dimana B1:  0,5 gr/ plot; B2: 1,0 gr/ plot dan B3: 1,5 gr/ plot. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk organik kotoran sapi cair (A) berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter yang diamati dan jumlah benih yang dipakai (B) tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter yang diamati. Sedangkan interaksi antara keduanya tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, tetapi sangat berbeda nyata terhadap parameter bobot tanaman sampel/plot dan bobot tanaman/plot. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan A3B1 (1.600 cc/liter air/ plot pupuk organik kotoran sapi cair dengan kebutuhan benih per satuan luas yang dipakai 1,5 gr/ plot)
PENGARUH DOSIS KOMPOS YANG DI DEKOMPOSISI DENGAN TRICHODERMA VIRIDE TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PISANG Darmadi Erwin Harahap; Siti Hardiyanti Wahyuni; Mukhlis Mukhlis
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 4 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i4.9328

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di rumah bibit Fakultas Pertanian Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan. Dengan ketinggian +480 m dpl. Pada Bulan Mei sampai Juli 2020. Penelitian ini dingunakan dengan rancangan Acak Kelompok (RAK) Non factorial yaitu Ko= Trichoderma viride, K1= Kotoran sapi, Ayam dan jerami di dekomposisi oleh T.viride sebanyak 100 gr, K2= Kotoran sapi, Ayam dan jerami di dekomposisi oleh Trichoderma Viride sebanyak 200 gr, K3= Kotoran sapi, Ayam dan jerami didekomposisi oleh Trichoderma viride sebanyak 300 gr, K4= Kotoran sapi, Ayam dan jerami di dekomposisikan oleh trichoderma viride sebanyak 400 gr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Semua perlakuan kombinasi berbagai jenis pupuk organic didekomposisi oleh T. viride dapat memperpanjang masa inkubasi Foc. Masa inkubasi Foc yang paling lama yaitu pada bibit pisang yang diberi perlakuan kotoran sapi, ayam, dan jerami di dekomposisi oleh T. viride sebanyak  400 gr (17, 20 hari). Kombinasi berbagai jenis pupuk organik yang didekomposisi dengan Trichoderma virideyang terbaik adalah K4 dengan intensitas kerusakan bonggol  sebesar 11,742 %. Persentase daun terinfeksi Foc terendah pada minggu ke VIII terdapat pada perlakuan kombinasi berbagai jenis pupuk organik yang didekomposisi oleh T. viride sebanyak  400 gr (K4) yaitu 13.634 %. Sedangkan persentase daun terserang tertinggi yaitu pada kontrol 55.130. Kombinasi berbagai jenis pupuk organic yang didekomposisi dengan Trichoderma virideyang terbaik adalah K4 dengan intensitas kerusakan bonggol  sebesar 11,742 %
Co-Authors Abda Abda Abdul Rahman Suleman Abdul Rauf Abdul Rauf Ade Fitria Adelina Fitriani Lubis Albert Efendi Pohan Alief Aththorick Amir Mahmud Amir Mahmud Amir Mahmud Aning Tedong, Peter Arif NURYAWAN Aththorick, T. Alief Azri Syauki Basitu Rahmat Harahap Batubara, Silviana Benny Sofyan Samosir Dharma Gyta Sari Harahap Dharma Gyta Sari Harahap Doharni Pane Elda Sari Siregar Erin Alawiyah Siregar Erti Kumala Indah Erwin Masrul Harahap Erwin Masrul Harahap Evi Apriani Siregar Fajrin Harahap, Muharram Fitra Syawal Harahap Fitra Syawal Harahap Fitra Syawal Harahap Fitra Syawal Harahap Fitra Syawal Harahap Fitriani Fitriani Fuad Abdullah, Muhammad Fujiwara, Takahiro Gyta Sari Harahap, Dharma Hamdani Harahap, R. Hamidi Hasibuan, Ilal Hanafiah Nasution, Muhammad Nizar Harahap, Parmanoan Hasmadi Ismail, Mohd Herbis Fernando Sitompul Hosea O Siregar, Anggiat Imelda Sari Harahap Ismail, Mohd Hasmadi Jumaria Nasution kholizah, Siti Lubis, Rahmat Mahrani, Mahrani Masdelima Azizah Sormin Masrizal Saraan Maulana, Mizan Meiliana Friska Mohd Hasmadi Ismail Muhammad Darwis Muhammad Darwis Muhammad Darwis Muhammad Darwis Muhammad Fuad Abdullah Muharram Fajrin Harahap Mukhlis Mukhlis . Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Muklis Muklis Muklis Muklis Nor Mita Ika Saputri Nurmi, Aisyah Pepah, Christine Peter Aning Tedong R. Hamdani Harahap Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafiqah Amanda Lubis, Rafiqah Amanda Rahmawaty Rahmawaty Rahmawaty, Rahmawaty Rani Annisa Dalimunthe Resti Lubis Retna Astuti Kuswardani Rika Yusli Harta Ritonga, Eka Nurwani Rosmayati Rosmayati Rosmayati Samsinar Harahap Seca Gandaseca Seca Gandaseca Silitonga, Yusnita Wahyuni Simbolon, Rohani Siti Hardianti Wahyuni Siti Hardiyanti Wahyuni Siti Kholizah Surya Handayani Suryanto Suryanto Suryanto Suyanti Suyanti Suyanto Suyanto Syauki, Azri Syawal Harahap, Fitra Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin, Syawaluddin T Sabrina T. Sabrina Takahiro Fujiwara Tarigan, Simon Tedong, Peter Aning Tumpal H.S. Siregar Walida Hilwa Windy Ariska Harahap Wini Dirgahayu Wulan, Nawang Yani Sukriah sireg Yusriani Nasution Zaidal Ansori Zuhirsyan, Muhammad