p-Index From 2021 - 2026
6.275
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Dinamik Jurnal Sains dan Teknologi Semantik Techno.Com: Jurnal Teknologi Informasi Jurnal Simetris TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Prosiding SNATIF Journal of ICT Research and Applications Scientific Journal of Informatics JAIS (Journal of Applied Intelligent System) Proceeding SENDI_U Jurnal Ilmiah Dinamika Rekayasa (DINAREK) Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer SISFOTENIKA Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Indonesian Journal of Information System Jurnal Eksplora Informatika JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Jurnal Program Kemitraan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Computing Theories and Applications Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Journal of Fuzzy Systems and Control (JFSC) Journal of Information System and Application Development Journal of Multiscale Materials Informatics Journal of Future Artificial Intelligence and Technologies
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Simetris

KLASIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN BUAH APEL MANALAGI DENGAN ALGORITMA NAIVE BAYES DAN EKSTRAKSI FITUR CITRA DIGITAL Ciputra, Antonio; Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Rachmawanto, Eko Hari; Susanto, Ajib
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 1 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.513 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i1.2000

Abstract

Apel merupakan buah yang cukup populer dikonsumsi dan memiliki berbagai jenis bentuk dan warna.  Apel  sendiri  memili  berbagai  warna  kulit,  seperti  merah,  hijau,  dan  kekuningan.  Malang merupakan salah satu pusat budidaya apel di Indonesia. Jenis apel lokal indonesia yang banyak diminati adalah apel manalagi atau lebih sering disebut sebagai apel Malang. Salah satu keunikan apel manalagi adalah warnanya, warna apel ketika mentah dan matang cukup sulit dibedakan karena perbedaanya tidak terlalu siginifikan. Apel yang masih mentah berwarna hijau, sedangkan apel yang sudah matang berwarna hijau kekuningan. Hal ini membuat orang awam cukup sulit untuk membedakannya. Teknologi klasifikasi saat  ini dapat  dimanfaatkan untuk  membatu  proses pemilahan tersebut.    Penelitian  ini mengusulkan metode  naive  bayes  dan  ekstraksi  fitur  citra  untuk  mengklasifikasi  tingkat  kematangan  buah  apel manalagi. Dimana tingkat kematangan akan dibagi menjadi dua jenis, yaitu apel matang dan apel mentah. Ekstraksi fitur  yang digunakan pada penelitian ini rerata intensitas, energi, entropy, standar deviasi, smothness dan skewness. Keenam fitur tersebut diklasifikasi dengan naive bayes. Data yang digunakan pada penelittian ini adalah 130 citra, yang terdiri dari 100 citra latih dan 30 citra uji. Hasil akurasi metode ini mencapai 63%. Kata kunci:  apel manalagi, naïve bayes, klasifikasi, ekstraksi fitur, citra digital.
PERLINDUNGAN HAK CIPTA PADA CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN LEAST SIGNIFICANT BIT BERBASIS DETEKSI TEPI CANNY Susanto, Ajib; Sari, Christy Atika; Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Rachmawanto, Eko Hari
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.194 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1202

Abstract

Watermarking merupakan salah satu ilmu penyembunyian data dengan tujuan untuk mengamankan citra, salah satunya yaitu copyright protection. Beberapa algoritma dalam watermarking yang dikenal handal pada domain spasial salah satunya Least Significant Bit (LSB) yang diketahui telah diimplementasikan pada steganografi dan kriptografi. LSB mempunyai kelebihan dalam hal imperceptibility, dengan kata lain pada citra hasil embedding maupun extracting dengan citra asli tidak terdapat perbedaan secara kasat mata. Untuk meningkatkan imperceptibility ke dalam tingkat yang lebih tinggi maka LSB akan dikombinasikan dengan Canny. Kelebihan Canny yaitu tidak merubah persepsi dari citra yang diolah. Pada makalah ini, eksperimen dilakukan menggunakan citra grayscale berukuran 256x256 sejumlah masing-masing 4 citra berformat *.bmp dengan pesan yang akan disisipkan berupa file *.txt. Hasil dari eksperimen menunjukkan nilai PSNR yang tinggi, dimana nilai PSNR hasil embedding dengan Canny hanya 53,8370 dB, sedangkan dengan mengimplementasikan LSB-Canny didapat nilai PSNR tertinggi 75,6510 dB. Perbedaan yang cukup jauh tersebut diakibatkan oleh penentuan lokasi embedding yang dilakukan oleh Canny. Perolehan nilai MSE yang mendekati 0 maka semakin bagus kualitas citra yang dihasilkan. Nilai MSE terbaik yang dihasilkan oleh LSB yaitu 0,2688 sedangkan pada LSB-Canny nilai MSE terbaik yaitu 0,0018.
KOMBINASI ALGORITMA ONE TIME PAD DAN CHAOTIC SEQUENCE DALAM OPTIMASI ENKRIPSI GAMBAR Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Rachmawanto, Eko Hari; Sari, Christy Atika
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.391 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1323

Abstract

Pada makalah ini, kriptografi dipilih sebagai teknik untuk mengamankan data, khusunya data gambar. Teknik kriptografi mempunyai kelebihan yaitu menyamarkan pesan yang termuat pada media tertentu, sehingga orang lain akan mengetahui pada media tersebut terdapat suatu pesan rahasia. algoritma yang terpilih untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi yaitu One Time Pad (OTP). Algoritma tersebut kuat dan aman apabila memenuhi kriteria pengoerasian, salah satunya yaitu mengacak kunci yang akan digunakan secara random dan tidak menggunakan kunci tersebut untuk operasi lain. Hal ini tentu menyulitkan ketika panjang kunci yang dimaksud harus sama panjang dengan data induk yang akan dienkripsi, sehingga perlu adanya suatu algoritma lain yang dapat membantu mengacak kunci. Dalam makalah ini dipilih Chaotic Sequeces Generator. Hasil eksperimen telah menunjukkan bahwa penggunakan OTP saja dinilai kurang efisien, sedangkan hasil eksperimen pada enkripsi dan dekripsi gambar menggunakan OTP-Chaotic Sequences mempunyai nilai PSNR lebih tinggi dibanding dengan OTP yang telah dilakukan oleh paper pembanding. Sedangkan lama waktu proses hampir sama antara OTP dengan OTP-Chaotic Squences. Nilai PSNR tertinggi yang dihasilkan melalui algoritma OTP pada paper pembanding yaitu 8,9 dB pada gambar peppers.bmp, sedangkan algoritma kombinasi yang telah kami lakukan dengan OTP-Chaotic Sequences yaitu 8,4 dB. Sedangkan pada gambar lena.bmp, pada paper pembanding diketahui nilai PSNR yang didapat yaitu 9,26 dB, sedangkan pada eksperimen dengan kombinasi OTP-Chaotic Sequences kami yaitu 9,2 dB. Pada eksperimen tersebut, gambar yang telah kami uji coba sebanyak 5 gambar grayscale berukuran 256x256 piksel.
DIGITAL SIGNATURE PADA CITRA MENGGUNAKAN RSA DAN VIGENERE CIPHER BERBASIS MD5 Handoko, Lekso Budi; Umam, Chaerul; Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Rachmawanto, Eko Hari
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 10, No 1 (2019): JURNAL SIMETRIS VOLUME 10 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4379.136 KB) | DOI: 10.24176/simet.v10i1.2212

Abstract

Salah satu teknik yang populer untuk mengamankan data dengan tingkat keamanan yang tinggi yaitu kriptografi. Berbagai penelitian telah dilakukan dengan menggabungkan kunci simteris dan kunci asimteris untuk mendapatkan keamanan ganda. Dalam makalah ini, tanda tangan digital diterapkan melalui Rivest Shamir Adleman (RSA) sebagai algoritma kunci asimteris yang akan digabung dengan algoritma kunci simteris Vigenere Cipher. RSA yang tahan terhadap serangan karena menggunakan proses eksponensial dan kuadrat besar dapat menutupi kelemahan Vigenere Cipher, sedangkan Vigenere Cipher dapat mencegah kemunculan huruf yang sama dalam cipher yang mempunyai pola tertentu. Vigenere cipher mudah diimplementasikan dan menggunakan operasi substitusi. Untuk mengkompresi nilai numerik yang dihasilkan secara acak, digunakan fungsi hash yaitu Message Digest 5 (MD5). percobaan dalam makalah ini telah memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas enkripsi dimana citra digital dioperasikan dengan MD5 yang kemudian hasilnya akan diubah menjadi RSA. Fungsi hash awal yaitu 32 karakter diubah menjadi 16 karakter yang akan menjadi inputan untuk proses RSA dan Vigenere Cipher. Pada citra berwarna yang digunakan sebagai media operasi, akan dilakukan pengecekan apakah citra tersebut sudah melalui proses digital signature
KOMBINASI ALGORITMA ONE TIME PAD DAN CHAOTIC SEQUENCE DALAM OPTIMASI ENKRIPSI GAMBAR Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Rachmawanto, Eko Hari; Sari, Christy Atika
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.391 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1323

Abstract

Pada makalah ini, kriptografi dipilih sebagai teknik untuk mengamankan data, khusunya data gambar. Teknik kriptografi mempunyai kelebihan yaitu menyamarkan pesan yang termuat pada media tertentu, sehingga orang lain akan mengetahui pada media tersebut terdapat suatu pesan rahasia. algoritma yang terpilih untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi yaitu One Time Pad (OTP). Algoritma tersebut kuat dan aman apabila memenuhi kriteria pengoerasian, salah satunya yaitu mengacak kunci yang akan digunakan secara random dan tidak menggunakan kunci tersebut untuk operasi lain. Hal ini tentu menyulitkan ketika panjang kunci yang dimaksud harus sama panjang dengan data induk yang akan dienkripsi, sehingga perlu adanya suatu algoritma lain yang dapat membantu mengacak kunci. Dalam makalah ini dipilih Chaotic Sequeces Generator. Hasil eksperimen telah menunjukkan bahwa penggunakan OTP saja dinilai kurang efisien, sedangkan hasil eksperimen pada enkripsi dan dekripsi gambar menggunakan OTP-Chaotic Sequences mempunyai nilai PSNR lebih tinggi dibanding dengan OTP yang telah dilakukan oleh paper pembanding. Sedangkan lama waktu proses hampir sama antara OTP dengan OTP-Chaotic Squences. Nilai PSNR tertinggi yang dihasilkan melalui algoritma OTP pada paper pembanding yaitu 8,9 dB pada gambar peppers.bmp, sedangkan algoritma kombinasi yang telah kami lakukan dengan OTP-Chaotic Sequences yaitu 8,4 dB. Sedangkan pada gambar lena.bmp, pada paper pembanding diketahui nilai PSNR yang didapat yaitu 9,26 dB, sedangkan pada eksperimen dengan kombinasi OTP-Chaotic Sequences kami yaitu 9,2 dB. Pada eksperimen tersebut, gambar yang telah kami uji coba sebanyak 5 gambar grayscale berukuran 256x256 piksel.
KLASIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN BUAH APEL MANALAGI DENGAN ALGORITMA NAIVE BAYES DAN EKSTRAKSI FITUR CITRA DIGITAL Antonio Ciputra; De Rosal Ignatius Moses Setiadi; Eko Hari Rachmawanto; Ajib Susanto
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 1 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.513 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i1.2000

Abstract

Apel merupakan buah yang cukup populer dikonsumsi dan memiliki berbagai jenis bentuk dan warna.  Apel  sendiri  memili  berbagai  warna  kulit,  seperti  merah,  hijau,  dan  kekuningan.  Malang merupakan salah satu pusat budidaya apel di Indonesia. Jenis apel lokal indonesia yang banyak diminati adalah apel manalagi atau lebih sering disebut sebagai apel Malang. Salah satu keunikan apel manalagi adalah warnanya, warna apel ketika mentah dan matang cukup sulit dibedakan karena perbedaanya tidak terlalu siginifikan. Apel yang masih mentah berwarna hijau, sedangkan apel yang sudah matang berwarna hijau kekuningan. Hal ini membuat orang awam cukup sulit untuk membedakannya. Teknologi klasifikasi saat  ini dapat  dimanfaatkan untuk  membatu  proses pemilahan tersebut.    Penelitian  ini mengusulkan metode  naive  bayes  dan  ekstraksi  fitur  citra  untuk  mengklasifikasi  tingkat  kematangan  buah  apel manalagi. Dimana tingkat kematangan akan dibagi menjadi dua jenis, yaitu apel matang dan apel mentah. Ekstraksi fitur  yang digunakan pada penelitian ini rerata intensitas, energi, entropy, standar deviasi, smothness dan skewness. Keenam fitur tersebut diklasifikasi dengan naive bayes. Data yang digunakan pada penelittian ini adalah 130 citra, yang terdiri dari 100 citra latih dan 30 citra uji. Hasil akurasi metode ini mencapai 63%. Kata kunci:  apel manalagi, naïve bayes, klasifikasi, ekstraksi fitur, citra digital.
PERLINDUNGAN HAK CIPTA PADA CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN LEAST SIGNIFICANT BIT BERBASIS DETEKSI TEPI CANNY Ajib Susanto; Christy Atika Sari; De Rosal Ignatius Moses Setiadi; Eko Hari Rachmawanto
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.194 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1202

Abstract

Watermarking merupakan salah satu ilmu penyembunyian data dengan tujuan untuk mengamankan citra, salah satunya yaitu copyright protection. Beberapa algoritma dalam watermarking yang dikenal handal pada domain spasial salah satunya Least Significant Bit (LSB) yang diketahui telah diimplementasikan pada steganografi dan kriptografi. LSB mempunyai kelebihan dalam hal imperceptibility, dengan kata lain pada citra hasil embedding maupun extracting dengan citra asli tidak terdapat perbedaan secara kasat mata. Untuk meningkatkan imperceptibility ke dalam tingkat yang lebih tinggi maka LSB akan dikombinasikan dengan Canny. Kelebihan Canny yaitu tidak merubah persepsi dari citra yang diolah. Pada makalah ini, eksperimen dilakukan menggunakan citra grayscale berukuran 256x256 sejumlah masing-masing 4 citra berformat *.bmp dengan pesan yang akan disisipkan berupa file *.txt. Hasil dari eksperimen menunjukkan nilai PSNR yang tinggi, dimana nilai PSNR hasil embedding dengan Canny hanya 53,8370 dB, sedangkan dengan mengimplementasikan LSB-Canny didapat nilai PSNR tertinggi 75,6510 dB. Perbedaan yang cukup jauh tersebut diakibatkan oleh penentuan lokasi embedding yang dilakukan oleh Canny. Perolehan nilai MSE yang mendekati 0 maka semakin bagus kualitas citra yang dihasilkan. Nilai MSE terbaik yang dihasilkan oleh LSB yaitu 0,2688 sedangkan pada LSB-Canny nilai MSE terbaik yaitu 0,0018.
DIGITAL SIGNATURE PADA CITRA MENGGUNAKAN RSA DAN VIGENERE CIPHER BERBASIS MD5 Handoko, Lekso Budi; Umam, Chaerul; Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Rachmawanto, Eko Hari
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 10, No 1 (2019): JURNAL SIMETRIS VOLUME 10 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v10i1.2212

Abstract

Salah satu teknik yang populer untuk mengamankan data dengan tingkat keamanan yang tinggi yaitu kriptografi. Berbagai penelitian telah dilakukan dengan menggabungkan kunci simteris dan kunci asimteris untuk mendapatkan keamanan ganda. Dalam makalah ini, tanda tangan digital diterapkan melalui Rivest Shamir Adleman (RSA) sebagai algoritma kunci asimteris yang akan digabung dengan algoritma kunci simteris Vigenere Cipher. RSA yang tahan terhadap serangan karena menggunakan proses eksponensial dan kuadrat besar dapat menutupi kelemahan Vigenere Cipher, sedangkan Vigenere Cipher dapat mencegah kemunculan huruf yang sama dalam cipher yang mempunyai pola tertentu. Vigenere cipher mudah diimplementasikan dan menggunakan operasi substitusi. Untuk mengkompresi nilai numerik yang dihasilkan secara acak, digunakan fungsi hash yaitu Message Digest 5 (MD5). percobaan dalam makalah ini telah memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas enkripsi dimana citra digital dioperasikan dengan MD5 yang kemudian hasilnya akan diubah menjadi RSA. Fungsi hash awal yaitu 32 karakter diubah menjadi 16 karakter yang akan menjadi inputan untuk proses RSA dan Vigenere Cipher. Pada citra berwarna yang digunakan sebagai media operasi, akan dilakukan pengecekan apakah citra tersebut sudah melalui proses digital signature
HELM PINTAR BERBASIS ARDUINO PRO MINI UNTUK MENDETEKSI KECELAKAAN Agustina, Feri; Syahputra, Zulfikar Adi; Moses Setiadi, De Rosal Ignatius
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 11, No 2 (2020): JURNAL SIMETRIS VOLUME 11 NO 2 TAHUN 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v11i2.5414

Abstract

Helm merupakan salah satu atribut yang wajib digunakan saat berkendara dengan sepeda motor. Helm berfungsi untuk melindungi kepala dari benturan saat terjadi kecelakaan. Insiden kecelakaan kendaaran bermotor banyak didominasi oleh kendaraan roda dua, dimana pada kasus tertentu dapat dimungkinan korban tidak membawa surat identitas maupun bisa melewati area yang sangat sepi, sehingga sulit dilakukan pertolongan pertama dan identifikasi korban. Penilitian ini bertujuan untuk membuat terobosan baru yaitu menciptakan helm pintar. Helm ini ditambahkan perangkat pintar yang disematkan pada spoiler helm, tujuannya untuk mengirimkan pesan beserta titik lokasi tempat kecelakaan. Perangkat pintar yang disematkan pada spoiler helm dibangun berbasis Arduino pro mini yang dipadukan dengan perangkat GPS, sensor kemiringan untuk mendeteksi kecelakaan, dan modul SIM  800L untuk mengirim notifikasi berupa SMS. Perangkat pintar juga dilengkapi dengan saklar untuk mematikan dan menghidupkan sistem. Berdasarkan hail pengujian Helm pintar sudah dapat bekerja dengan baik, dengan pemicu terjadinya kemiringan sebesar 180° modul SIM 800L dapat mengirimkan pesan berupa titik koordinat yang valid dan dapat dibuka langsung menggunakan google maps. 
Co-Authors Abdul Syukur Abdussalam Abdussalam Abdussalam Abdussalam Abdussalam Abere, Reuben Akporube Abugor Okpako, Ejaita Achmad Nuruddin Safriandono Adhitya Nugraha Adigwe, Wilfred Adimabua Ojugo, Arnold Adityawan, Harish Trio Afotanwo, Anderson Afridiansyah, Rahmanda Aghaunor, Tabitha Chukwudi Aghware, Fidelis Obukohwo Agustina, Feri Ahmad Salafuddin Ajib Susanto Akazue, Maureen Ifeanyi Akbar Aji Nugroho Akbar, Ismail Akhmad Dahlan Ako, Rita Erhovwo Akrom, Muhamad Alvin Faiz Kurniawan Amir Musthofa Anak Agung Gede Sugianthara Andik Setyono Antonio Ciputra Antonius Erick Handoyo Aprilah, Thania Araaf, Mamet Adil Arya Kusuma Binitie, Amaka Patience Budi Widjajanto Budi, Setyo Cahaya Jatmoko Chaerul Umam Chaerul Umam Christian, Henry Christy Atika Sari Chukwudi Aghaunor, Tabitha Cinantya Paramita Ciputra, Antonio Danu Hartanto Daurat Sinaga Desi Purwanti Kusumaningrum Desi Purwanti Kusumaningrum Devi Purnamasari Dhendra Marutho Dian Kristiawan Nugroho Dumebi Okpor, Margaret Dutta, Pushan Kumar Dwi Puji Prabowo Dwi, Bernadetta Sri Endah Eboka, Andrew Okonji Edy Winarno Egia Rosi Subhiyakto Ejeh, Patrick Ogholuwarami Eko Hari Rachmanto Eko Hari Rachmawanto Eko Septyasari Elkaf Rahmawan Pramudya Eluemnor Anazia, Kizito Emordi, Frances Uche Enadona Oweimeito, Amanda Erhovwo Ako, Rita Erlin Dolphina Erna Zuni Astuti Etika Kartikadarma Farah Zakiyah Rahmanti Farooq, Omar Farroq, Omar Ferda Ernawan Firnando, Fadel Muhamad Fittria Shofrotun Ni'mah Florentina Esti Nilawati Florentina Esti Nilawati Gan, Hong-Seng Geteloma, Victor Ochuko Ghosal, Sudipta Kr Giovani Ardiansyah Gomiasti, Fita Sheila Hanny Haryanto Henry Christian Herowati, Wise Heru Agus Santoso Ibnu Gemaputra Ramadhan Ibnu Utomo Wahyu Mulyono Ibnu Utomo Wahyu Mulyono Ibnu Utomo Wahyu Mulyono Ibnu Utomo Wahyu Mulyono Ibor, Ayei Egu Ihya Ulumuddin, Dimas Irawan Imanuel Harkespan Imanulloh, Satrio Bagus Indra Gamayanto Islam, Hussain Md Mehedul Isworo Nugroho Iwan Setiawan Wibisono Jutono Gondohanindijo, Jutono Kartikadarma , Etika Kusuma, Edi Jaya Kusuma, Muh Galuh Surya Putra L. Budi Handoko Lalang Erawan M. Dalvin Marno Putra Md Kamruzzaman Sarker Md Kamruzzaman Sarker Minh T. Nguyen, Minh T. Mohammad Rizal, Mohammad Muchamad Akbar Nurul Adzan Muhamada, Keny Mulyono, Ibnu Utomo Wahyu Musfiqur Rahman Sazal Muslikh, Ahmad Rofiqul Mustofa, Fachrul Nartriani, Yulian Dwi Noor Ageng Setiyanto Noor Ageng Setiyanto, Noor Ageng Nova Rijati Nugroho, Sandy Ochuko Geteloma, Victor Octara Pribadi Odiakaose , Christopher Chukwufunaya Odiakaose, Chris Chukwufunaya Odiakaose, Christopher Chukwufunaya Ojugo, Arnold Adimabua Okpor, Margaret Dumebi Omar Farooq Omoruwou, Felix Pradana, Akbar Ganang Prajanto Wahyu Adi, Prajanto Wahyu Pratama, Nizar Rafi Purnamasari, Devi Rachman, Rahadian Kristiyanto Ramadhan, Pramudia Ricardus Anggi Pramunendar Robet Robet Ruri Suko Basuki Sahu, Aditya Kumar Santoso, Siane Sarker, Md Kamruzzaman Sasono Wibowo Setiawan, Marcell Adi Setyoko, Bimo Haryo Sinaga, Daurat Sinaga, Daurat Sinaga, Daurat Sinaga, Daurat Stefanus Santosa Sudibyo, Usman Sukamto, Titien S Sunarjo, Macellino Setyaji Suyud Widiono Syahputra, Zulfikar Adi Syahroni Wahyu Iriananda, Syahroni Wahyu T Sutojo T. Sutojo Tan Samuel Permana Tan Samuel Permana Titien S sukamto Trisnapradika, Gustina Alfa Ugbotu, Eferhire Valentine Valentine Ugbotu, Eferhire Warto - Wellia Shinta Sari Wellia Shinta Sari Wibowo, Mochammad Abdurrochman Ari Wijaya, Nantalira Niar Wijayanti, Ella Budi Yoro, Rume Elizabeth Yusianto Rindra Zuama, Leygian Reyhan