Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI SADAR WISATA DALAM PENGEMBANGAN SDM DI DESA WISATA HAWU PABEASAN Febriana; Dinar Sukma Pramesti
BINA CIPTA Vol 3 No 1 (2024): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v3i1.46

Abstract

Desa Wisata Hawu Pabeasan salah satu desa wisata yang memiliki daya tarik wisata minat khusus. Namun terdapat beberapa tantangan yang dihadapi dalam pengembangannya, diantaranya 1.) masih banyak potensi desa wisata yang belum dikembangkan, 2.) jenis wisatawan yang datang saat ini kebanyakan wisatawan minat khusus, 3.) kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Merespon hal tersebut, Universitas Persatuan Islam khususnya Prodi Pariwisata membuat sebuah program sosialisasi sadar wisata, yang mana kegiatan ini memberikan jawaban terhadap tantangan tersebut melalui pengembangan kualitas SDM pariwisata di desa wisata Hawu Pabeasan. Tujuan kegiatan ini adalah menignkatkan pemahaman dan kapasitas SDM pariwisata di desa wisata Hawu Pabeasan. Metode kegiatan dilakukan dengan memberikan 3 materi berupa materi desa wisata, sapta pesona dan pengembangan desawisata berbasis ekonomi kreatif. Pelatihan berlangsung 1 hari dengan peserta yang terdiri dari, anggota Pokdarwis, perangkat desa dan masyarakat yang berminat terlibat dalam kegiatan desa wisata. Diakhir materi, peserta memahami bagaimana pengembangan desa wisata yang baik dan berkelanjutan juga dapat menemukenali potensi desa wisata yaitu berupa seni budaya dan kerajinan masyarakat yang dapat dikembangkan selain dari wisata minat khusus. Kegiatan ini kemudian dituangkan ke dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai wujud pemenuhan tri dharma perguruan tinggi.
PEMBUATAN VIDEO PRODUK UNGGULAN DESA SEBAGAI MEDIA PROMOSI DESA JATILUWIH DI KABUPATEN TABANAN, BALI Dinar Sukma Pramesti
BINA CIPTA Vol 3 No 1 (2024): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v3i1.49

Abstract

Politeknik International Bali melakukan berbagai rangkaian pelatihan untuk mengembangkan produk unggulan di desa Jatiluwih. Pelatihan-pelatihan tersebut dilakukan dengan mengangkat potensi sumber daya alam Jatiluwih, melibatkan masyarakat desa dan anggota KUBE Saraswati Jatiluwih. Kegiatan pelatihan tersebut dibuatkan dalam bentuk video pengembangan produk Jatiluwih sekaligus dijadikan promosi produk desa Jatiluwih. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Waktu yang ditentukan yaitu mulai dari bulan Januari sampai bulan Mei 2023.. Video kegiatan pelatihan mencangkup acara pembukaan, berbagai pelatihan seperti pengembangan KUBE Saraswati, pembuatan produk makanan berbahan beras merah, pembuatan booklet dan pamphlet sebagai media promosi, pembuatan minuman berbahan dasar beras merah dan herbal Jatiluwih. Diharapkan melalui video ini, produk Desa Jatiluwih akan lebih dikenal oleh wisatawan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.
Design and Planning of the Sara Island Tourism Destination, Taulad Regency, North Sulawesi Lagarense, Helni Desty Yanice; Laluas, Efraim; Pramesti, Dinar Sukma
Jurnal Ilmiah Hospitality Management Vol. 15 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jihm.v15i2.318

Abstract

Sara Island in the Talaud Islands Regency holds great potential for sustainable marine tourism due to its pristine beaches and rich biodiversity, yet its development is constrained by limited infrastructure, accessibility, and coordination. This study aims to design a conceptual master plan for sustainable tourism development using the AFITH-based framework (Attraction, Facility, Infrastructure, Transportation, Hospitality) integrated with Community-Based Tourism (CBT) principles. A qualitative descriptive method was applied through field observations, interviews, and document analysis, with data processed using content analysis and triangulation for credibility. The results present an integrated master plan featuring eco-friendly facilities such as solar lighting, waste segregation, sanitation areas, and relaxation zones, emphasizing participatory and environmentally responsible planning. The findings show that sustainable island tourism depends on balancing infrastructure development, conservation, and community involvement. This research provides a theoretical contribution to sustainable destination design and offers practical implications for local policy, recommending the establishment of a Destination Management Organization (DMO) and future mixed-method research to assess environmental and economic feasibility.
Aksesibilitas Hotel Grand Mega Resort & Spa Bali Dengan Mall Bali Galeria Mau, Daniel Pandu; Pramesti, Dinar Sukma
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 1 No 1 (2019): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v1i1.21

Abstract

Banyaknya hotel dibangun berdekatan dengan sarana amenitas lain seperti mall dirasakan sangat berpotensi dan diminati oleh para pengguna jasa akomodasi, karena memberikan aksesibilitas yang sangat mudah dan praktis untuk menjalankan kegiatan maupun kesenangan. Penelitian ini dimaksudkan untuk membahas tentang Aksesibilitas Hotel Grand Mega Resort & SPA Bali dengan Mall Bali Galeria. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Hasil yang diperoleh yaitu bahwa aksesibilitas merupakan hal yang sangat penting yang menjadi pertimbangan bagi para pengunjung untuk memilih hotel yang akan disinggahi. Hotel Grand Mega Resort & SPA Bali dipilih oleh pengunjung karena mempunyai daya tarik tersendiri karena konsep yang dibangun berdekatan dengan Mall Bali Galeria dan sarana amenitas lainnya.
Implementasi Konsep Tri Hita Karana Pada Akomodasi Pariwisata Di Nusa Dua, Bali (Study Kasus: Melia Bali Villas And Spa Resort) Pramesti, Dinar Sukma
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 1 No 1 (2019): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v1i1.24

Abstract

Isu lingkungan mempengaruhi perubahan pola konsumsi wisatawan. Wisatawan cenderung lebih memilih akomodasi pariwisata seperti hotel yang ramah lingkungan. Penelitian ini berupaya menggambarkan implementasi konsep Tri Hita Karana di Hotel Melia Bali. Lokasi penelitian ini yaitu Melia Bali Villas and Spa Resort, yang diklasifikasikan sebagai hotel bintang 5 di Nusa Dua Bali serta mendapatkan Tri Hita Karana Award. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan jenis data deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Hotel Melia Bali telah menerapkan konsep Tri Hita Karana dalam design arsitektur dan manajemen hotel. Konsep ini mampu meningkatkan daya saing Melia Bali Villas and Spa Resort diantara hotel-hotel lain di Bali.
Analisis Daya Tarik Wisata Rumah Tradisional Masyarakat Kampung Loloan, Jembrana-Bali Pramesti, Dinar Sukma
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 2 No 1 (2019): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v2i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi daya tarik wisata rumah tradisional masyarakat Kampung Loloan dilihat dari aspek internal dan eksternal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threats). Informan dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dilihat dari aspek internal, daya tarik wisata rumah tradisional masyarakat Kampung Loloan memiliki kekuatan yaitu unik dan khas serta terdapat daya tarik wisata pendukung lain seperti Makam Keramat Buyut Lebai, Masjid Baitul Qhadim dan Sungai Ijo Gading. Kelemahan yang dimiliki yaitu belum adanya kelompok atau organisasi pengelola pariwisata serta aktivitas dan fasilitas yang tersedia belum lengkap. Dilihat dari aspek eksternal, peluang yang ada yaitu dengan adanya pariwisata dapat menambah penghasilan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kampung Loloan dan dapat digunakan sebagai wadah pelestarian budaya. Ancaman daya tarik wisata rumah tradisional masyarakat Loloan yaitu hilang dan berubahnya rumah tradisional masyarakat Kampung Loloan dan adanya persaingan dengan daya tarik wisata lain.
Implementasi Budaya Bali Dan Konsep Tri Hita Karana Di Harris Hotel, Seminyak-Bali Pramesti, Dinar Sukma
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 2 No 2 (2020): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v2i2.51

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk penerapan budaya Bali dan konsep THK pada Harris Hotel Seminyak yang merupakan salah satu hotel yang berlokasi di Bali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan ditentukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Informan dalam penelitian ini yaitu manajemen Harris Hotel Seminyak. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Adapun wujud implementasi budaya Bali di Harris Hotel Seminyak yaitu penggunaan pakaian adat Bali pada hari Kamis maupun hari-hari keagamaan, mengadakan kegiatan berupa lomba busana adat Bali, lomba membuat dekorasi Bali, membuat penjor, memajang lukisan dengan gambar aktivitas umat agama Hindu di Bali yang sedang menjalankan persembahyangan, maupun aktivitas sehari-hari serta menyajikan menu makanan khas Bali. Wujud implementasi konsep THK dilihat dari konsep Parhyangan yaitu memberikan kebebasan beribadah, menyediakan beberapa tempat persembahyangan, menghaturkan canang sari di padmasana dan di setiapsection dapartement, mengisi setiap ruangan dengan pelangkiran, melakukan piodalan di Padmasana serta melakukan tirtayatra ke beberapa Pura di Bali maupun Jawa. Wujud implementasi konsep pawongan yaitumengadakan kegiatan Sima Krama Dharma Santhi/silaturahmi dan kegiatan A day to share. Wujud implementasi konsep palemahan yaitu memperingati tumpek uduh, tumpek kendang, melaksanakan kegiatan mecaru (Bhuta Yadnya), melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai dan areal desa Seminyak.
Strategi Pengembangan Homestay Di Desa Wisata Bongan, Tabanan-Bali Pramesti, Dinar Sukma
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 3 No 1 (2020): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v3i1.63

Abstract

Desa Wisata Bongan, terletak di Kabupaten Tabanan. Sebagai desa wisata, Bongan harus memiliki fasilitas penunjang pariwisata seperti sarana akomodasi wisata. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis potensi dan strategi pengembangan homestay di Desa Wisata Bongan, TabananBali. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi dan kepustakaan. Teknik analisis menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Teori yang digunakan sebagai acuan dalam penelitian ini yaitu teori Sembilan kriteria homestay menurut ASEAN Homestay standard (2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan homestay di Desa Wisata Bongan yaitu: 1) strategi menampilkan aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat setempat; 2) strategi promosi tentang keberadaan homestay di desa Bongan; 3) strategi pengembangan homestay dengan memperhatikan arsitektur tradisional Bali, keamanan, kenyamanan dan kebersihan; 4) strategi membuat kelompok pengelola homestay di Desa Wisata Bongan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu membantu dalam upaya pengembangan Desa Wisata Bongan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Inovasi Rempah Pada Makanan Penutup Andrea, Tessalonica Pinkan; Pramesti, Dinar Sukma
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 3 No 2 (2020): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v3i2.88

Abstract

Penggunaan beberapa jenis rempah-rempah baik itu herbs ataupun spices pada makanan penutup, belum banyak diketahui masyarakat walaupun ada beberapa jenis yang sudah umum digunakan di berbagai macam makanan penutup. Karya kompetensi kreatif ini bertujuan untuk menghasilkan inovasi makanan penutup dengan menggunakan rempah-rempah dan juga untuk mengetahui cita rasa makanan penutup hasil inovasi dengan menggunakan rempah-rempah. Karya kompetensi kreatif ini merupakan penelitian deskriptif dan metode yang dipakai adalah metode research and development (R&D) peneliti juga melakukan survei menggunakan uji organoleptik. Uji organoleptik yang dilakukan adalah uji hedonic dengan menggunakan kuesioner untuk mencari pendapat tentang inovasi rempah dalam makanan penutup. Digunakan panelis terlatih sebanyak 15 hingga 20 orang. Karya kompetensi kreatif ini menghasilkan 22 resep inovasi makan penutup dengan menggunakan rempah-rempah dan telah di tes dari segi warna, rasa, aroma dan juga tekstur, dan hasilnya memuaskan yaitu banyak dari peserta menyukai inovasi rempah dalam makanan penutup ini. Inovasi makanan penutup dengan rempah-rempah memiliki cita rasa dan aroma yang unik dan berbeda dari makanan aslinya namun masih tetap mempertahankan ciri khas makanan penutup tersebut, dan masyarakat bisa menerima inovasi rempah dalam makanan penutup.
Penerapan Standar Operasional Prosedur Pelayanan Oleh Manajemen Front Office Selama Pandemi Covid-19 Di Amandari Hotel Resort, Ubud, Bali Mesak, Selvi Yana; Pramesti, Dinar Sukma; Lukitasari, Rimalinda
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 3 No 2 (2020): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v3i2.90

Abstract

Tahun 2019 dunia dihadapkan dengan pandemi virus Covid-19 yang memberikan dampak buruk bagi akomodasi wisata harus ditutup salah satunya adalah Amandari Hotel Resort. Penutupan sementara hotel ini dilakukan pada bulan Maret 2020 sampai Agustus 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan SOP pelayanan oleh manajemen front office sebelum dan selama pandemi Covid-19 dan dampak dari penerapan SOP pelayanan terhadap manajemen Front office. Penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan teknik dokumenter. Data dianalisis dengan metode deskriptif analisis dengan mengacu pada teori Sequence of service dan panduan Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability untuk hotel. Berdasarkan analisa data diperoleh bahwa SOP pelayanan manajemen front office mengalami perubahan mulai dari tahap Registrasi sampai Check-out. Adapun dampak positif dari perubahan SOP pelayanan yaitu mengembalikan rasa percaya tamu kepada Amandari Hotel Resort dan mampu memulihkan kembali occupancy. Dampak negatif yaitu ketidaknyamanan staf, Pelayanan tidak maksimal karna adanya gap dalam memberikan pelayanan dan adanya budget yang harus dikeluarkan untuk pembelian peralatan prokes bagi manajemen front office. Berdasarkan hasil tersebut maka diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai gambaran dari penerapan standar operasional prosedur pelayanan oleh manajemen Front office department yang dilakukan selama masa pandemi covid-19.