Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI OZON TERHADAP NILAI PH DAN TOTAL DISSOLVE SOLID (TDS) PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) Nabih, Faishal Najmuddin; Takwanto, Anang; Rahayu, Melastri
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.239

Abstract

Kualitas Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) harus memenuhi standar ditinjau dari parameter fisika kimia dan mikrobiologi yang sesuai dengan SNI 01-3553-2015 dan Permenkes no 492 tahun 2010 sehingga air aman untuk diminum dan dikonsumsi dalam jangka panjang. Kualitas air yang dikonsumsi menentukan derajat kesehatan masyarakat yang mengonsumsinya. Pada uji fisika konsentrasi ozon berpengaruh terhadap hasil uji pH dan Total Dissolve Solid (TDS). Proses disinfektan pada produksi air minum dalam kemasan merupakan kendala kritis yang harus diperhatikan. Ozonisasi harus diinjeksikan secara tepat dan benar, agar kualitas steril dan tidak merugikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ozon terhadap hasil uji pH dan TDS air minum dalam kemasan. Penelitian dilakukan selama satu tahun dengan menambah kadar ozon pada proses produksi AMDK dan didapatkan hasil konsentrasi ozon dapat menurunkan nilai pH dan TDS. Menurunnya nilai pH dapat meningkatkan ion H+ dan menurunnya nilai TDS dapat mengurangi senyawa organik maupun non organik yang terkandung dalam AMDK.
EVALUASI KINERJA KOLOM FRAKSINASI C-1 DI PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MINYAK DAN GAS BUMI (PPSDM MIGAS) CEPU Ilhami, Aditya; Takwanto, Anang; Kusuma, Rieza Mahendra
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.256

Abstract

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS) merupakan salah satu Instansi Pemerintah Pusat di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Kilang PPSDM MIGAS mengolah Crude oil menjadi beberapa produk utama diantaranya, Pertasol CA, pertasol CB, Pertasol CC, dan Solar. Proses pengolahan crude oil di PPSDM MIGAS dilakukan dengan metode pemisahan dengan menggunakan Crude Distillation Unit. Pada Crude Distillation Unit digunakan kolom fraksinasi C-1 untuk memisahkan crude oil menjadi solar dan pertasol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efisiensi kolom fraksinasi C-1 dengan kondisi operasi tanpa steam. Metode perhitungan yang digunakan adalah direct method dimana efisiensi dihitung berdasarkan nilai kalor dari aliran massa (bahan) yang masuk maupun keluar dari kolom fraksinasi C-1. Evaluasi kolom fraksinasi C-1 dilakukan dengan membandingkan efisiensi kolom fraksinasi C-1 yang beroperasi menggunakan steam dengan efisiensi kolom fraksinasi C-1 yang beroperasi tanpa menggunakan steam. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa efisiensi kolom fraksinasi C-1 yang beroperasi tanpa menggunakan steam adalah sebesar 42,72%. Sedangkan efisiensi kolom fraksinasi C-1 yang beroperasi menggunakan steam sebesar 53,72%. Hal ini menunjukkan bahwa kolom fraksinasi C-1 lebih efisien beroperasi menggunakan bantuan steam.
PEMANFAATAN BONGGOL JAGUNG SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA RHODAMIN B MENGGUNAKAN METODE AKTIVASI MECHANOCHEMICAL Nisa, Dinia Ifany Choirun; Takwanto, Anang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 4 (2022): December 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i4.436

Abstract

Bonggol jagung merupakan limbah organik hasil industri pertanian yang banyak dijumpai di Indonesia dan dapat dimanfaatkan sebagai adsorben limbah zat warna rhodamin B. Dalam proses pembuatan adsorben perlu dilakukan proses aktivasi dengan metode mechanochemical, yaitu suatu proses sederhana untuk menghasilkan serbuk yang berkaitan dengan transformasi kimia yang disebabkan oleh gerakan mekanis seperti kompresi, geser, atau gesekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik adsorben yang teraktivasi secara mechanochemical, mengetahui hubungan waktu tinggal proses aktivasi secara mechanochemical, dan mengetahui hubungan rasio penambahan aktivator terhadap kemampuan adsorben. Variabel yang digunakan yaitu waktu tinggal proses aktivasi secara mechanochemical (30, 45, dan 60) menit, rasio perbandingan adsorben dengan aktivator (b/v) (1:7; 1:10; dan 1:13) dan waktu tinggal pengambilan sampel pada saat adsorpsi. Analisis yang dilakukan adalah uji konsentrasi adsorbat zat warna rhodamin B dengan cara pengamatan absorbansi menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis dan uji daya serap terhadap iodin. Hasil penelitian menunjukkan adsorben terbaik dihasilkan pada waktu tinggal mechanochemical 30 menit, dan perbandingan penambahan aktivator (b/v) 1:10, serta pada waktu tinggal adsorpsi 120 menit dengan nilai daya serap 96,08%.
PEMBUATAN BIO ADSORBEN DARI DAUN KETAPANG DENGAN AKTIVATOR ASAM SULFAT SECARA MECHANOCHEMICAL UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN RHODAMIN B PADA LIMBAH TEKSTIL Walidah, Inshirah Riski; Takwanto, Anang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 4 (2022): December 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i4.432

Abstract

Daun ketapang mengandung senyawa tanin yang memiliki banyak gugus hidroksil sehingga mampu digunakan sebagai bio adsorben. Salah satu cara untuk diperoleh biadsorben dengan kinerja yang baik maka perlu dilakukan proses aktivasi. Proses tersebut dapat dilakukan secara mechanochemical, proses ini adalah sebuah proses yang menggunakan energi mekanik untuk mengaktifkan material dan dapat merubah struktur. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh waktu mechanochemical (30 menit, 45 menit, dan 60 menit) terhadap daya serap bio adsorben yang dihasilkan, dan pengaruh lama proses adsorpsi (90 menit, 120 menit, dan 150 menit) terhadap daya serap bio adsorben yang dihasilkan. Variabel tetap yang digunakan ialah perbandingan massa serbuk daun ketapang dengan volume asam sulfat sebesar 1: 5 ( b/v). Analisa yang dilakukan ialah uji kadar air, uji iodine dan uji konsentrasi Rhodamin B dengan menggunakan metode spektrofotometri. Hasil analisa yang diperoleh kondisi terbaik pada waktu mechanochemical 60 menit dengan waktu kontak adsorpsi 120 menit dengan % removal sebesar 91.86%, kadar air 10% dan daya serap iodine 1840,48 mg/g. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa daun ketapang dapat digunakan sebagai bio adsorbent dan mampu menyerap rhodamin B hingga 120 menit.
PEMANFAATAN DAUN KETAPANG SEBAGAI BIO ADSORBEN ZAT WARNA RHODAMIN B TERAKTIVASI ASAM SITRAT SECARA MECHANOCHEMICAL Oktaviani, Surya Wati; Takwanto, Anang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 4 (2022): December 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i4.467

Abstract

Rhodamin B merupakan salah satu zat warna dalam limbah cair hasil proses produksi industri tekstil yang dapat berbahaya bagi kesehatan dan menimbulkan pencemaran ketika dibuang ke lingkungan dengan konsentrasi tinggi. Solusi permasalahan tersebut adalah mengurangi konsentrasi Rhodamin B menggunakan metode adsorpsi dengan memanfaatkan bio adsorben salah satunya daun ketapang yang telah diaktivasi terlebih dahulu dengan cara mechanochemical. Mechanochemical merupakan proses pemanfaatan energi mekanik untuk mengaktivasi bahan dan merubah struktur bahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu aktivasi mechanochemical terhadap kualitas bio adsorben daun ketapang dan pengaruh waktu kontak adsorpsi terhadap daya serap bio adsorben yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan variabel tetap perbandingan bio adsorben daun ketapang dengan asam sitrat 1:5 (b/v) dan variabel berubah waktu aktivasi mechanochemical 30; 45; 60 menit dan waktu kontak adsorpsi 90; 120; 150; 180 menit. Analisis yang dilakukan pada pengujian bio adsorben daun ketapang adalah kadar air, daya serap iodium, dan penyerapan Rhodamin B. Hasil analisis terbaik yang diperoleh dari ketiga pengujian tersebut adalah kadar air sebesar 11%, daya serap iodium sebesar 1903,95 mg/g, dan penyerapan Rhodamin B sebesar 92,28 %. Hasil tersebut menunjukkan bahwa daun ketapang dapat digunakan sebagai bio adsorben zat warna Rhodamin B.
PENGARUH WAKTU AKTIVASI MEKANOKIMIA DAN KONSENTRASI NAOH TERHADAP KADAR AIR DAN KADAR ABU PADA ADSORBEN ZEOLIT Mufidah, Azizah Amelia; Takwanto, Anang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i3.3719

Abstract

Zeolit merupakan kristal aluminosilikat yang mempunyai struktur pori yang teratur dan memiliki luas permukaan tinggi. Adsorben zeolit akan diaktivasi dengan metode mekanokimia dengan tujuan untuk menghilangkan pengotor-pengotor yang ada pada zeolit sehingga kemampuan adsorpsi nya bertambah. Mekanokimia merupakan proses pemanfaatan energi mekanik untuk merubah struktur bahan sehingga bahan yang dihasilkan memiliki luas permukaan yang lebih besar dan juga memiliki kemampuan mengadsorp dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu mekanokimia dan konsentrasi Natrium Hidroksida  (NaOH) terhadap kualitas adsorben zeolit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan variabel tetap perbandingan zeolit dengan NaOH 1:4 (b/v) dan variabel berubah waktu mekanokimia 30; 60 menit dan konsentrasi NaOH 1; 2; 3 M.  Analisis yang dilakukan pada pengujian adsorben zeolit adalah kadar air dan kadar abu. Hasil terbaik yang diperoleh dari kedua pengujian tersebut adalah kadar air sebesar 0,5% dan kadar abu sebesar 1,941%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa adsorben zeolit memiliki kualitas yang baik.
PERHITUNGAN KARYAWAN PROSES PERANCANGAN PABRIK DISPROPORSIONATED ROSIN DARI GONDORUKEM GRADE WW DENGAN KAPASITAS 3.150 TON/TAHUN MENGGUNAKAN METODE ASETONISASI Darminawati, Lusiana; Aldillah, Ahmad Zaky; Pranata, Estitika Fidya; Gusniawan, Prayoga Vicky; Chumaidi, Achmad; Takwanto, Anang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 4 (2023): December 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i4.4200

Abstract

Pabrik Disproportioned Rosin (DPR) kapasitas 3.150 ton/tahun yang telah dirancang dan didirikan membutuhkan karyawan salah satunya adalah karyawan proses. Hal ini merupakan faktor kelancaran dan keberhasilan dalam proses produksi. Selain itu, perhitungan karyawan proses dibutuhkan dalam perhitungan analisis ekonomi ke depannya, yang mana dimaksudkan agar pendapatan lebih besar daripada pengeluaran. Pembuatan pabrik DPR dari gondorukem, karena merupakan produk modifikasi dan untuk metode asetonisasi, karena lebih efektif prosesnya dibanding metode lainnya.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan jumlah karyawan proses yang dibutuhkan pada pabrik tersebut dan yang nantinya akan bekerja pada bagian proses produksi. Adapun metode perhitungan yang digunakan adalah metode perhitungan karyawan berdasarkan grafik Frank C Vilbrandt, yaitu process labor requirements for chemical serta perhitungan kapasitas pabrik yang melibatkan jumlah impor DPR. Dengan demikian, menggunakan metode perhitungan karyawan proses telah didapatkan kira-kira sejumlah 51 orang dan gaji yang diterima akan disesuaikan dengan UMR pada tahun 2026 saat pabrik didirikan. Referensi perhitungan lain dapat dilakukan dengan metode FTE (Full Time Equivalent).
PENGARUH KLINKER FACTOR TERHADAP KUAT TEKAN SEMEN DI INDUSTRI SEMEN JAWA TIMUR Ansyah, Mohamad Firdaus Beckha Ardi; Takwanto, Anang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i4.7620

Abstract

Proses produksi semen menggunakan bahan baku yang berasal dari tambang yang digunakan untuk proses produksi semen yaitu batu kapur, batu silika, tanah liat dan pasir besi dengan komposisi tertentu. Bahan baku tersebut juga berasal dari batu alam yang mengandung oksida-oksida kalsium, alumina, silika, dan besi. Klinker berbentuk padat dengan ukuran diameter sebesar 3 – 25 mm. Klinker yang terbentuk, selanjutnya digiling dalam klinker breaker. Klinker breaker merupakan mesin penggilingan klinker sebelum menjadi semen, proses yang terjadi di dalam klinker breaker yaitu klinker ditambahkan dengan gypsum dan material ¾ (limestone dan pozzoland) menghasilkan semen yang siap untuk dijual. Pengujian yang digunakan adalah uji kuat tekan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang kandungan klinker semen yang berpengaruh terhadap kuat tekan semen. Sebelum dilakukannya uji kuat tekan dilakukannya uji faktor klinker dengan alat XRD. Pembuatan benda uji menggunakan 3 sampel yang berbeda yaitu semen OPC, semen PPC, dan semen Masonry. Hasil dari pengujian dengan alat XRD didapatkan proporsi C3S paling tinggi pada sampel semen OPC sebesar 58,17%. Diikuti dengan sampel semen PPC sebesar 40,03%, dan semen Masonry sebesar 33,63%. Setelah dilakukan pengujian kuat tekan, urutan sampel semen yang memiliki rata-rata kuat tekan dari paling tinggi yaitu sampel semen OPC, semen PPC, dan semen Masonry. Oleh karena itu, C3S dipilih sebagai mineral yang dicari korelasinya terhadap kuat tekan. Hasil pengujian dengan alat XRD didapatkan C3S paling tinggi pada sampel semen OPC sebesar 58,17%.
PENGARUH UKURAN PARTIKEL, MASSA ADSORBEN DAN JENIS ADSORBEN TERHADAP PEMURNIAN MINYAK CENGKIH (SYZYGIUM AROMATICUM) Anggraini, Lidia Kusuma; Takwanto, Anang; Rizka, Lailil Aulia
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 12 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v12i1.7341

Abstract

Minyak cengkih hasil penyulingan tradisional seringkali tidak memenuhi standar mutu akibat komposisi kimia yang tidak sesuai, seperti rendahnya kadar eugenol dan tingginya senyawa pengotor. Untuk mengatasi hal tersebut, metode adsorpsi dipilih karena kemampuannya dalam menyerap senyawa pembentuk warna dan pengotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis, ukuran partikel, dan massa adsorben terhadap peningkatan mutu minyak cengkih. Proses pemurnian dilakukan menggunakan adsorben karbon aktif dan zeolit dengan variasi ukuran partikel (-10/+18, -18/+30, -30/+50 mesh) dan massa (5, 10, 15, 20% b/v). Parameter mutu yang dianalisis meliputi warna, berat jenis, kadar eugenol, dan kadar β-caryophyllene. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan menggunakan adsorben karbon aktif ukuran -30/+50 mesh dengan massa 20%, yang mampu memperbaiki warna minyak secara signifikan serta menghasilkan berat jenis 1,0187 g/mL, kadar eugenol 70,15%, dan kadar β-caryophyllene 17,18%. Meskipun belum sepenuhnya memenuhi SNI 06-2387-2006, penelitian ini membuktikan bahwa proses adsorpsi dapat meningkatkan mutu minyak cengkih.
EVALUASI EFFISIENSI KONDENSOR UNIT 1 PADA PT PLN NUSANTARA POWER UP TANJUNG AWAR-AWAR Yuanditra, Baiq Mutiara Sabana; Takwanto, Anang; Latif, Abdul
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 12 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v12i1.7360

Abstract

Dalam sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), kinerja kondensor sangat berpengaruh terhadap efisiensi termal pembangkit dan kestabilan operasi unit. Penurunan kinerja kondensor dapat menyebabkan meningkatnya kehilangan energi panas dan menurunkan performa turbin secara keseluruhan. Kondensor merupakan komponen penting dalam siklus Rankine pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berfungsi mengembalikan uap bekas turbin menjadi air. Permasalahan umum yang terjadi adalah penurunan efisiensi akibat fouling, pembentukan kerak (scale), dan berkurangnya laju alir air pendingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi kondensor pada Unit 1 PLTU Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar, Tuban, Jawa Timur. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung dan pengumpulan data real time terhadap parameter suhu uap dan air pendingin serta laju alir air pendingin, kemudian dianalisis menggunakan neraca massa dan neraca panas. Hasil perhitungan menunjukkan efisiensi kondensor sebesar 94,6%, menandakan kinerja kondensor masih dalam kategori sangat baik. Kesimpulannya, efisiensi kondensor pada PLTU Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar tergolong optimal, namun diperlukan pemeliharaan rutin dan pemantauan berkala untuk mencegah penurunan efisiensi di masa mendatang.
Co-Authors Abdul Chalim Abdul Latif Ach. Muhib Zainuri Achmad Chumaidi, Achmad Aldillah, Ahmad Zaky Amanah Nur Permata Amir Syarifuddin Anggraeni Puspita Sari Anggraini, Lidia Kusuma Ansyah, Mohamad Firdaus Beckha Ardi Anugrah Windy Mustikarini Anugrah Windy Mustikarini Ari Susanti Arief Rahmatulloh Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Asalil Mustain Asalil Mustain Avielia Putri Wardani Awaliyah, Ita N Azhari, Achmad Naufal Bambang Widiono Darminawati, Lusiana Dewajani, Heny Dhoni Hartanto Diana Rachmawati Dyah Ratna Wulan Eko Naryono Eko Naryono Erwan Yulianto Fachriansyah, Noufal Fahmia, Zumrotul Faidah, Amalia Hadiatul Faishal Najmuddin Nabih Fajri, Diana Putri Febriyani Gusniawan, Prayoga Vicky Hadi Priya Sudarminto Hadi Priyo Sudarminto Hadi Priyo Sudarminto Hakim, Moch. Abdul Hardjono Hidayati, Mutia Dewi Ilhami, Aditya Inshirah Riski Walidah Ita N Awaliyah Ita N. Awaliyah Khoiro, Nadda Amalia Kusuma, Rieza Mahendra Luchis Rubianto Machfudloh, Maziyatul Maulidz, Safirda Dwi May Kurnia Pratiwi May Kurnia Pratiwi Maziyatul Machfudloh Melastri Rahayu Melastri Rahayu Moch. Abdul Hakim Mufidah, Azizah Amelia Muhamad Andreyan Renaldo Nabih, Faishal Najmuddin Nadda Amalia Khoiro Naftaly, Fardina Aulia Ningsih, Wahyuni Nisa, Dinia Ifany Choirun Novita Dwi Anggraini Oktaviani, Surya Wati Pranata, Estitika Fidya Prasetya, Desta Enggar Dwi Prawira, Muhammad Rizqi Jaya Prayitno Prayitno R. R. Adinda Putri Permatasari R.R. Adinda Putri Permatasari Rahayu, Melastri Renaldo, Muhamad Andreyan Ria Lusiyani Rieza Mahendra Kusuma Rieza Mahendra Kusuma Rizka, Lailil Aulia Rosita Dwi Chrisnandari S. Sigit Udjiana S. Sigit Udjiana Safirda Dwi Maulidz Sandra Santosa Sandra Santosa Sigit Hadiantoro, Sigit Susanto Taqwim Aditya Ilhami Walidah, Inshirah Riski Wardani, Avielia Putri Widjajanti, Kristina Windi Zamrudy Yanty Maryanty, Yanty Yuanditra, Baiq Mutiara Sabana Yulianto, Erwan Zainuri, Ach. Muhib Zakijah irfin Zumrotul Fahmia