Claim Missing Document
Check
Articles

Peace Guidance, Applied Study of Character Improvement of Pancasila Student Profile through Integrated Guidance and Counseling Services: ENG Gusman Lesmana; Sri Ngayomi Yudha Wastuti; Deliati
Bisma The Journal of Counseling Vol. 9 No. 2 (2025): August
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v9i2.98583

Abstract

The problem of low student character in terms of honesty, responsibility, discipline, and empathy is a major challenge in today's education world. This condition shows the need for a more humanistic and transformative approach in guidance and counseling services. This study aims to examine the effectiveness of the implementation of peace guidance in improving student character based on the dimensions of the Pancasila Student Profile. The type of research used is a quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design. The subjects of the study consisted of 552 students, who were randomly divided into experimental and control groups. Data were collected through a student character questionnaire based on the Pancasila Student Profile, observation, and structured interviews. The questionnaire instrument has been tested for validity and reliability before being used. The data analysis technique used is path analysis to determine the relationship between peace guidance and strengthening student character in each dimension of the Pancasila Student Profile. The results of the study indicate that peace guidance makes a significant contribution to improving student character, with a correlation coefficient value for the dimensions of faith and piety of 1.00; mutual cooperation 0.656; independence 0.905; critical reasoning 0.920; and creativity 0.208. Techniques applied in the service include reflective dialogue and role-playing which have proven effective in fostering empathy, self-awareness, and conflict resolution skills. The conclusion of this study is that the integration of peace values in guidance and counseling services is consistently able to strengthen students' character according to the six dimensions of the Pancasila Student Profile.
Efektivitas Teknik Goal Oriented dalam Penyusunan Program Bimbingan dan Konseling dalam Pengembangan Karakter Siswa di Sekolah SMAN 10 Medan Fatimatul Husna; Gusman Lesmana
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v2i1.445

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektivitasan teknik goal oriented dalam penyusunan program bimbingan dan konseling dalam pengembangan karakter siswa di sekolah SMAN 10 Medan tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode. Populasi penelitian adalah siswa SMA Negeri 10 Medan. Teknik penarikan sampel adalah dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah model Skala Likert. Tujuan penelitian pertama dan kedua dianalisis dengan teknik persentase. Selanjutnya, tujuan ketiga dianalisis dengan uji wilcoxon. Temuan penelitian ini: Dari penelitian ini ditemukan bahwa dengan teknik goal oriented dapat mengembangkan karakter siswa di SMAN 10 Medan. Dengan hasil sebelum diberikan perlakuan dengan teknik goal oriented rata-rata skor 66,08 sedangkan setelah diberikan perlakuan dengan teknik goal oriented rata-rata skor 126,62 sehingga dapat dikatakan penelitian ini efektif.
Mereduksi Kebiasaan Prokrastinasi Melalui Self-Instruction Mandiri Elsa Hari Ningsih Lubis; Aina Salsabila Chaniago; Gusman Lesmana
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1257

Abstract

Prokrastinasi atau kebiasaan menunda-nunda suatu tugas merupakan fenomena umum yang berdampak negatif terhadap produktivitas dan kesejahteraan individu, khususnya di kalangan pelajar/mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknik self-instruction dalam mengurangi penundaan. Self-Instruction merupakan suatu metode pemberian instruksi atau arahan positif pada diri sendiri, yang dapat membantu individu meningkatkan motivasi dan mengatasi hambatan internal ketika menghadapi tugas.Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest yang melibatkan 20 mahasiswa sebagai subjek, yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi melakukan latihan Self-Instruction selama 7 hari dengan kalimat positif seperti “Memulai sekarang lebih baik daripada nanti” . Hasil analisis menunjukkan terdapat penurunan tingkat prokrastinasi yang signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Self-Instruction merupakan metode yang efektif dalam mengurangi kebiasaan menunda-nunda dan dapat diterapkan dalam konteks pendidikan untuk meningkatkan produktivitas dan disiplin individu.
THE EFFECTIVENESS OF DONALD E SUPER'S CAREER APPROACH TOWARDS STUDENTS' CAREER DECISION MANAGEMENT AS SEEN IN THE PARENTAL PATTERN AT MAS MUHAMMADIYAH 1 MEDAN Amelia Afra Kamilah; Gusman Lesmana
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 9, No 2 (2026): July 2026
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bibliocouns.v9i2.29800

Abstract

This study is motivated by the relatively low ability of students to effectively manage and make appropriate career decisions, which is often associated with limited self-understanding and inadequate career planning. The present study aims to examine the effectiveness of career guidance services based on the career development theory of Donald E. Super in improving students’ career decision-making management, with consideration of parental parenting patterns as a contextual factor, at MAS Muhammadiyah 1 Medan. A quantitative approach with a pretest–posttest experimental design was employed. The sample consisted of 64 students selected through purposive random sampling. The intervention involved structured career guidance services grounded in Super’s career development approach. Data were collected using a career decision-making management questionnaire and analyzed using descriptive statistics and paired sample t-test. The findings indicate a significant improvement in students’ career decision-making management following the intervention. The hypothesis testing results revealed a significance value of 0.000 (p 0.05), confirming a statistically significant effect of Super’s career development approach on students’ career decision-making management. These findings suggest that the application of Super’s approach is effective in enhancing students’ career decision-making maturity, particularly when aligned with supportive parenting patterns
PENGEMBANGAN KOMPETENSI KONSELOR MELALUI KAPITA SELEKTA Raudho Fadila; Putri Neva Octavia; Gusman Lesmana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2367-2372

Abstract

Upaya mencapai tujuan pendidikan nasional menjadi tanggungjawab sekolah bersama unsur-unsur yang terdapat didalamnya yakni proses pembelajaran, kegiatan administrasi dan manajemen serta layanan bimbingan dan konselingpenelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research), yakni mengumpulkan beberapa literatur sebagai acuan penulisan dan datamasih terdapat beberapa konselor yang belum memiliki kompetensi seorang profesional.Terdapat beberapa langkah dalam mencapai kompetensi konselor melalui kapita selekta, diantaranya adalah: 1. Identifikasi Kompetensi 2. Seleksi Materi Relevan 3. Penyusunan Materi Menjadi Kursus atau Pelatihan 4. Pendekatan Pembelajaran Aktif. 5. Evaluasi dan Umpan Balik 6. Pengembangan Diri secara Berkelanjutan (Continu).
PERAN KONSELING MULTIKULTURAL DALAM OPTIMALISASI FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH Wahyu Persadanta Surbakti; Andika Tri Ardiansyah; Gusman Lesmana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2473-2483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi konseling multikultural dalam optimalisasi fungsi bimbingan konseling di sekolah. Penelitian ini menerapkan metode studi literatur dengan penekanan pada pendekatan deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling multikultural berperan penting dalam membantu siswa menghadapi tantangan budaya di sekolah. Meskipun demikian, implementasinya di sekolah masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk kurangnya pelatihan bagi konselor dan dukungan dari pihak sekolah. Strategi implementasi yang disarankan meliputi pelatihan yang berkelanjutan bagi konselor, kerjasama dengan orang tua, serta penilaian dan evaluasi program secara teratur. Kolaborasi dari semua pihak di sekolah menjadi krusial untuk membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung bagi setiap siswa.
PENGARUH TEKNIK SELF-MANAGEMENT TERHADAP PENURUNAN PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA Putri Dwi Oktavia; Inggrit Sabrina; Gusman Lesmana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2373-2379

Abstract

Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki sistem operasional yang berlandaskan pada seperangkat aturan yang dijadikan sebagai dasar dan pedoman bagi seluruh warga sekolah. Di tengah gerakan nasional untuk menciptakan generasi muda yang beretika, bertanggung jawab, dan peduli, pendidikan karakter menjadi fokus utama, dengan penekanan pada nilai-nilai universal yang disepakati bersama. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah disiplin diri siswa, yang erat kaitannya dengan perkembangan muamalah dan ibadah. Dalam konteks ini, penelitian tentang pengaruh teknik self-management terhadap penurunan procrastination akademik siswa menjadi relevan. Teknik self-management, yang melibatkan pengaturan diri untuk mencapai tujuan, diyakini dapat mengurangi kecenderungan siswa untuk menunda-nunda tugas akademik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang bertujuan untuk memahami fenomena ini secara mendalam. Dengan pemahaman dan penerapan teknik self-management, diharapkan siswa dapat mengurangi tingkat procrastination dan meningkatkan kinerja akademik mereka secara keseluruhan, memberikan dampak positif dalam konteks pendidikan.
PERAN KONSELING DALAM MENGATASI BULLYING DI SEKOLAH DENGAN PENDIDIKAN KARAKTER Asnaini Asnaini; Atika Aulia; Gusman Lesmana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2380-2386

Abstract

Bullying merupakan masalah serius yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Siswa sering mengalami kekerasan di sekolah, baik verbal maupun nonverbal.  Bahkan parahnya lagi, sebagian orang sudah terbiasa melindungi diri. Perundungan adalah tindakan agresif yang merendahkan, mengintimidasi, dan menyebabkan penderitaan fisik dan mental kepada korban yang lemah karena pelaku merasa memiliki kekuasaan atas orang lain. Tindakan ini berdampak buruk baik bagi pelaku maupun korban, termasuk gangguan kesehatan mental, ide bunuh diri, depresi, dan hilangnya minat pada pembelajaran. Pendidikan karakter adalah cara untuk mengatasi permasalahan bullying di sekolah, dengan menanamkan nilai-nilai positif pada siswa melalui pembelajaran di kelas, keteladanan guru, serta kegiatan rutin sekolah. Dalam artikel ini dijelaskan tentang jenis-jenis dan dampak bullying, serta upaya pencegahannya melalui pendidikan karakter.
KAPITA SELEKTA BIMBINGAN KARIR, PERAN KONSELOR DALAM MEMBANTU INDIVIDU MENEMUKAN KARIR YANG TEPAT DALAM BIMBINGAN KARIR Nur Ainun Damanik; Salbiah Salbiah; Gusman lesmana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2357-2361

Abstract

Konseling adalah proses interaktif yang melibatkan seorang profesional terlatih, disebut konselor, bekerja dengan individu atau kelompok untuk membantu mereka memahami dan mengatasi masalah pribadi, emosional, dan psikologis. Tujuan utama konseling adalah untuk membantu individu lebih memahami diri mereka sendiri, meningkatkan hubungan interpersonal, dan mengembangkan strategi yang efektif untuk menghadapi tantangan hidup. Dalam konteks perencanaan karir, kapita selekta mengacu pada kumpulan topik penting yang perlu dipahami oleh individu dan profesional untuk merancang jalur karir yang efektif dan memuaskan. Penelitian ini menggunakan metode "library study" untuk mengumpulkan dan menganalisis literatur yang ada, dengan tujuan memperoleh pemahaman mendalam tentang perencanaan karir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapita selekta perencanaan karir mencakup berbagai topik penting seperti peningkatan pemahaman diri, kesadaran akan pilihan karir, pengembangan keterampilan pencarian kerja, perencanaan karir yang lebih baik, dan adaptasi terhadap perubahan. Setiap topik memberikan panduan bagi individu dalam mengelola dan mengembangkan karir mereka di tengah dinamika pasar kerja yang terus berubah. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman diri, informasi karir yang akurat, keterampilan pencarian kerja yang efektif, perencanaan karir yang terstruktur, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan sebagai faktor kunci dalam mencapai kesuksesan karir. Dengan memanfaatkan alat dan teknologi modern, individu dapat membuat keputusan karir yang lebih tepat dan mencapai kepuasan dalam kehidupan kerja mereka. Kapita selekta perencanaan karir memberikan panduan komprehensif bagi individu dalam merancang dan mengelola karir mereka, sehingga dapat mencapai kesuksesan dan keseimbangan dalam kehidupan kerja mereka.
PERAN KONSELOR DALAM MEMFASILITASI PENGEMBANGAN KONSEP DIRI POSITIF BAGI REMAJA M David Kurniawan; Linda Linda; Gusman Lesmana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2362-2366

Abstract

Pengembangan konsep diri positif sangat penting untuk menjadi remaja yang sehat. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konsep diri positif sangat penting bagi remaja untuk menjadi orang yang sehat dan mencapai potensi terbaik mereka. Konsep diri positif juga membantu mereka membangun hubungan interpersonal yang positif. Melalui proses konseling, konselor dapat memberikan dukungan, bimbingan, dan umpan balik yang bermanfaat kepada remaja. Meningkatkan kesadaran diri, refleksi perasaan, klarifikasi, hubungan terapeutik, keterampilan interpersonal, dan dukungan dalam transisi perkembangan adalah beberapa teknik yang dapat digunakan. Penelitian menunjukkan bahwa intervensi konseling yang berpusat pada pembentukan konsep diri positif dapat meningkatkan harga diri, motivasi, kinerja akademik, dan kesejahteraan psikologis remaja secara keseluruhan. Konsekuensinya, konselor memiliki peran penting dalam membantu remaja mengembangkan proses ini, yang akan berdampak besar pada hubungan interpersonal mereka, kesehatan mental, dan pencapaian masa depan mereka.