Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Brand Activation pada Brand Minuman Kekinian Helena Aurora; Sisca Aulia
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25897

Abstract

Technology is of course growing rapidly and many companies are competing to use the best strategy for their products so that they have their own uniqueness. This is done so that a brand can easily attract consumers and potential customers. Companies are required to innovate and think creatively so that their products can be easily identified by target consumers. In this study, researchers discussed the pre-launching event Hive It Up by Life of ShuShu in collaboration with influencers, namely Honey Kwok. Through this event, it is necessary to analyze how brand activation is applied in Life of ShuShu. This research is a qualitative descriptive study using the case study method. The data in this study were obtained through observation, documentation, and literature study as well as interviews with informants, namely the marketing team from Life of ShuShu and interviews with invitations to the Hive It Up pre-launching event. The theory used in this research is marketing communications, events, brands, and brand activation. The results of the author's research are to find a strategy from the Life of ShuShu brand that has implemented a brand activation strategy by carrying out forms of brand activation itself so as to achieve the goals desired by Life of ShuShu by collaborating with influencers, namely Honey Kwok because they have similar brand values, and meet market segmentation from Life of ShuShu. Teknologi tentunya semakin berkembang pesat dan banyak perusahaan berlomba-lomba menggunakan strategi terbaik terhadap produknya agar memiliki keunikan tersendiri. Hal ini dilakukan agar suatu brand dapat dengan mudah menarik konsumen maupun calon konsumen. Perusahaan dituntut untuk harus menciptakan inovasi dan berpikir kreatif agar dapat dengan mudah produknya diidentifikasi oleh target konsumen. Peneliti membahas mengenai event pre-launching Hive It Up oleh Life of ShuShu berkolaborasi dengan influencer yaitu Honey Kwok. Melalui event ini perlu dianalisa bagaimana pengaplikasian brand activation pada Life of ShuShu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif menggunakan metode studi kasus. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan serta wawancara dengan informan yaitu tim marketing dari Life of ShuShu dan wawancara dengan tamu undangan event pre-launching Hive It Up. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi pemasaran, event, brand, dan brand activation. Hasil penelitian penulis yaitu menemukan strategi dari brand Life of ShuShu sudah menerapkan strategi brand activation dengan menjalankan bentuk-bentuk brand activation sendiri sehingga mencapai tujuan yang diinginkan oleh Life Of ShuShu dengan berkolaborasi bersama influencer yaitu Honey Kwok karena memiliki kesamaann brand value, dan memenuhi segmentasi pasar dari Life Of ShuShu.
Analisa Strategi Komunikasi Pemasaran Orlena Chang di Shopee Martin Martin; Sisca Aulia
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27307

Abstract

Shopee Orlena Chang is an online shop that already established since 2016, this online shop focuses on selling many variant of shirt for woman. The goal of this research is to find strategy marketing communications of Orlena Chang Shopee in increase the selling, research approach that used on this research is qualitative with research method is study case. The subject of this research is owner of Shope Orlena Chang that is Fransisca and the object of this research is Orlena Chang marketing communication strategy analysis on Shopee. Theory that used is marketing mix and for data collecting method is observation, documentation, and interview. For data processing method researchers use data presentation, data reduction, and drawing conclusion. On this research data validity used source triangulation coupled with technique of member checking to make sure the source of the data obtained rechecked by the subject of the study. The data obtained from marketing communication that used for Orlena Chang Shopee is Instagram social media, Shopee flashsale, shopee murah lebay, and shopee video. Shopee Orlena Chang merupakan online shop yang didirikan sejak tahun 2016, online shop ini berfokus dalam menjualkan berbagai varian produk pakaian kemeja Wanita. Tujuan dari penelitian skripsi ini adalah mencari tahu strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh shopee Orlena chang dalam meningkatkan penjualannya, pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian ini adalah pemilik dari Shopee Orlena Chang yaitu Fransisca dan objek penelitian adalah Analisa strategi komunkasi pemasaran pada Shopee Orlena Chang. Teori yang digunakan adalah bauran pemasaran, metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik pengolahan data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Absah data yang digunakan adalah triangulasi sumber ditambah dengan teknik member check untuk memastikan sumber data yang didapat dicek Kembali oleh subjek penelitian. Dari hasil data yang didapat strategi pemasaran yang digunakan untuk Shopee Orlena Chang adalah Shopee video, Shope flashsale, Shopee murah lebay, dan media sosial Instagram.
PENCIPTAAN BRAND AWARENESS MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PADA IKLAN VIDEOTRONIC 3D MOBIL WULING Aulia, Sisca
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v7i2.27237

Abstract

Pada era kemajuan teknologi yang terjadi saat ini, videotron 3D telah menjadi media yang populer dalam strategi pemasaran digital dengan kelebihan menampilkan gambar bergerak beresolusi tinggi, serta menciptakan iklan yang menarik dan bersifat profesional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penciptaan brand awareness pada Iklan Videotronic 3D melalui strategi komunikasi pemasaran digital produk mobil Wuling. Media baru telah menggeser pola komunikasi yang tidak berubah dari media tradisional menjadi modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa videotron 3D efektif sebagai media promosi mobil Wuling dengan daya tarik visual tinggi melalui tayangan video bergerak yang dinamis, memberikan kesan eksklusif dan memudahkan pembacaan saat berhenti, terutama pada saat malam hari. Penciptaan brand awareness mobil Wuling melalui iklan videotron 3D terlihat dari kemampuannya menjangkau target audiens pada waktu yang tepat dan memberikan daya tarik visual yang unggul dibandingkan media digital lainnya, yang juga sekaligus menjadi poin penting dalam strategi pemasaran digital, meskipun terdapat ketidaknyamanan, seperti mengganggu konsentrasi pengendara dan menghambat kelancaran lalu lintas. Disarankan untuk memanfaatkan keunggulan videotron 3D dalam menciptakan daya tarik visual yang kuat, dengan tetap mengintegrasikan berbagai media untuk menciptakan brand awareness pada konsumen.   In the current era of technological advances, 3D videotron has become a popular medium in digital marketing strategies with its advantages in displaying high-resolution moving images, as well as creating attractive and professional advertisements. The aim of this research is to analyze the creation of brand awareness in 3D Videotronic Advertising as a digital marketing medium in promoting Wuling car products. New media has shifted communication patterns from traditional to modern media. This research was conducted descriptively qualitatively with primary and secondary data sources. Data was obtained from observations at the videotron location and interviews with the owner of the 3D videotron and a number of residents who passed there. The research results show that 3D videotron is effective as a promotional medium for Wuling cars with high visual appeal through dynamic moving video displays, giving an exclusive impression and easy to read when stopped, especially at night. Creating brand awareness for Wuling cars through 3D videotron advertising can be seen from its ability to reach the target audience at the right time and provide superior visual appeal compared to other digital media, which is also an important point in the digital marketing strategy, although several informants stated that it was an inconvenience such as disturbing concentration. and hinder the smooth flow of traffic. It is recommended to utilize the advantages of 3D videotron in creating a strong visual appeal, while still integrating various media to create brand awareness for consumers.
Analisis Bauran Komunikasi Pemasaran pada Bisnis Usaha Kerupuk Babi Ajong Reinardus, Mitchelle; Aulia, Sisca
Kiwari Vol. 3 No. 3 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i3.32004

Abstract

As time went by, many culinary enthusiasts began to open their own culinary businesses. The role of marketing communications is very important because marketing communications is an aspect of marketing success. This research aims to analyze the marketing communications carried out by Ajong Pork Crackers to increase sales, as well as the challenges in maintaining the Crackers product. Ajong Pig. This research adopts a qualitative approach to understand and analyze marketing communications used in promoting the product "Ajong Pork Crackers". In this research, the researcher chose to use an in-depth interview method to obtain the required data. The interview used in this research was a semi-structured interview ( semistructured interview). The results of this research indicate that marketing communications for Ajong Pork Crackers consists of three main aspects: segmentation, targeting, and positioning. Segmentation is very important because it helps companies understand consumer needs, preferences and behavior. The target in marketing "Ajong Pork Crackers" can involve appropriate market segmentation. Maybe it can be aimed at consumers who are looking for alternative snacks with a distinctive taste. Positioning is also very important for "Ajong Pork Crackers" to focus on the unique taste that differentiates this product from other pork crackers. Ajong Pork Crackers applies the marketing concept (marketing mix) which is usually called 9P including product, price, promotion, place, people, process, physical evidence, packaging, and public relations. Dengan berjalannya waktu, banyaknya peminta kuliner mulai membuka usaha kulinernya sendiri. Peran komunikasi pemasaran sangatlah penting karena komunikasi pemasaran adalah aspek dari suksesnya pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Kerupuk Babi Ajong untuk meningkatkan penjualan serta tantangan dalam mempertahankan produk Kerupuk Babi Ajong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode wawancara mendalam untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran Kerupuk Babi Ajong terdiri dari tiga aspek utama: segmentasi, target, dan positioning. Segmentasi sangat penting karena membantu perusahaan memahami kebutuhan, preferensi, dan perilaku konsumen. Target dalam pemasaran “Kerupuk Babi Ajong “ dapat melibatkan segmentasi pasar yang tepat. Mungkin dapat ditujukan kepada konsumen yang mencari alternatif camilan dengan rasa yang khas. Positioning juga sangat penting untuk “Kerupuk Babi Ajong “ untuk memfokuskan pada keunikan rasa yang membedakan produk ini dari kerupuk babi lainnya.Kerupuk Babi Ajong menerapkan konsep pemasaran (bauran pemasaran) yang biasa disebut 9P diantaranya produk, harga, promosi,tempat, orang, proses, bukti fisik, pengemasan, dan hubungan masyarakat.
Analisis Pelayan Tunarungu terhadap Pembeli (Studi Kasus pada Difabis Coffee & Tea) Margareta, Vita; Aulia, Sisca
Kiwari Vol. 3 No. 3 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i3.32033

Abstract

In life, humans need each other, and to communicating with each other. With communication, humans can exchange messages and thoughts with listeners. Both verbally and non-verbally so that feedback occurs. In the current era of globalization, many Indonesians are creating businesses that are in line with trends among millennials, opening interesting and unique coffee shops. This research was conducted in a coffee shop "Difabis Coffee & Tea Shop". The aim of this coffee shop is to ensure that someone with a disability can work, in this way they can develop themselves so that they are not dependent on other people. Apart from that, to help them survive and have guaranteed savings for their old age. The theories in this discussion uses symbolic theory and interpersonal communication. The author uses a qualitative research and case study method. Research data was obtained through observation and interviews. The results of the research show the self-confidence of people with disabilities given the hearing limitations they experience. Kehidupan manusia pastinya saling membutuhkan satu sama dengan yang lain, dan adanya saling menjalin komunikasi. Manusia dapat menukar pesan dan pikiran kepada pendengar, baik secara verbal dan non-verbal sehingga terjadi umpan balik. Para era globalisasi saat ini, banyak sekali masyarakat Indonesia membuat suatu bisnis yang sesuai dengan tren di kalangan milenial, dimana membuka coffee shop yang menarik dan unik. Penelitian dilakukan di sebuah kedai kopi “Difabis Coffee & Tea Shop”. Tujuan kedai kopi ini dibuat agar seseorang yang mengalami penyandang disabilitas memiliki kesempatan untuk bekerja serta berkarya, dengan ini dapat mengembangkan diri mereka agar tidak bergantung dengan orang lain. selain itu, untuk membantu mereka dalam keberlangsungan hidup dan memiliki jaminan tabungan untuk dihari tuanya. Dalam penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik, dan komunikasi interpersonal. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan metode studi kasus. Dari hasil penelitian data yang diperoleh yaitu melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kepercayaan diri seseorang penyandang disabilitas dengan keterbatasan pendengaran yang mereka alami. tidak menutup kemungkinan mereka tidak dapat bekerja dan melakukan kegiatan seperti manusia non-difabel.
Pengaruh Efektivitas Iklan dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Lemonilo Yovianty, Livia; Erdiansyah, Rezi; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 6 No. 2 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i2.10553

Abstract

This research was conducted to obtain information about the effect of advertising effectiveness and brand trust on the purchasing decisions of Lemonilo products. In this study, researchers used a quantitative approach with a survei method. The sample of this study amounted to 110 people using primary data. The primary data comes from a questionnaire. The researcher used the validity test and the reliability test to test the instrument. In this study using multiple linear regression, t test, f test and test the coefficient of determination as a hypothesis test. The analysis of the results of this study is that the variables of advertising effectiveness and brand trust have an effect on purchasing decisions. The effectiveness of advertising depends on various conditions, one of which is whether the message conveyed is remembered by consumers, whether the message can be embedded in the minds of consumers, and whether consumers will buy it. Based on the coefficient of determination test, it can be seen that the dependent variable of purchasing decisions can be explained by the independent variables of advertising effectiveness and brand trust of 29.4%, while the remaining 70.6% is explained by other factors outside the study such as price to product quality.   Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh efektivitas iklan dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian produk Lemonilo. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian ini berjumlah 110 orang dengan menggunakana data primer. Data primer tersebut berasal dari kuesioner. Peneliti menggunakan uji validitas dan uji realibilitas untuk uji instrumen. Dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji f, dan uji koefisien determinasi sebagai uji hipotesis. Analisis hasil penelitian tersebut adalah variabel efektivias iklan dan kepercayaan merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Efektivitas iklan tergantung pada berbagai kondisi, salah satunya apakah pesan yang disampaikan diingat konsumen, apakah pesan dapat tertanam di benak konsumen, dan apakah konsumen akan membelinya. Berdasarkan uji koefisien determinasi terlihat variabel dependen keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel independen efektivitas iklan dan kepercayaan merek sebesar 29,4%, sedangkan sisanya sebesar 70,6% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian seperti harga hingga kualitas produk.
Pengaruh Efektivitas Iklan Instagram Men’s Biore #CerahBukaJalan Pada Brand Awareness Yohanes, Geraldi; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 6 No. 2 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i2.15604

Abstract

  Advertising is a way of communicating values from a company or brand by using paid media to inform, persuade, and remind the consumer. With the development of the times, the media for advertisement changes too. Radio, poster and flyer used to be advertisement media, now, social media, website, and other new media are being used as advertisement media. One account that use Instagram social media as advertisement media is @idmensbiore. @idmensbiore is an Instagram account that is made for the purpose to promote product from the brand Men’s Biore. The purpose of this study is to know whether Men’s Biore Instagram advertisement #CerahBukaJalan effectiveness has an impact on brand awareness. On this study, effectiveness theory using AIDA model and brand awareness theory is used ad the main theory.  This study used quantitative for the study approach with survey as the study method. The population for this study are men with the age of 18-30, are a followers of @idmensbiore Instagram, and have seen Men’s Biore Instagram advertisement #CerahBukaJalan, with the total sample of 143 respondent using non-probability sampling and purposive sampling, The result of this study shows that Men’s Biore Instagram advertisement #CerahBukaJalan effectiveness has reached desire level of AIDA model and has an impact to brand awareness as big as 51.6%.  Men’s Biore Instagram advertisement #CerahBukaJalan effectiveness has an impact to brand awareness   Iklan merupakan cara untuk mengomunikasikan nilai-nilai perusahaan atau merek dengan menggunakan media berbayar. Iklan juga digunakan untuk menginformasikan, mempersuasi dan mengingatkan konsumen. Seiring perubahan zaman, media untuk menyampaikan iklan pun berubah. Dahulu iklan biasa disampaikan melalui radio, poster, dan pamflet, sekarang iklan disampaikan melalui media sosial, melalui website, dan media baru lainnya. Salah satu akun media sosial Instagram yang dipakai sebagai sarana iklan adalah @idmensbiore. @idmensbiore merupakan akun yang dibuat untuk mempromosikan produk dari jenama Men’s Biore. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu apakah terdapat pengaruh efektivitas iklan terhadap kesadaran jenama khususnya di iklan Instagram Men’s Biore #CerahBukaJalan. Pada penelitian ini, teori efektivitas iklan menggunakan model AIDA dan teori kesadaran jenama akan digunakan sebagai teori penunjang penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei sebagai metode penelitian. Populasi pada penelitian ini merupakan pria berumur 18-30 tahun, pengikut dari akun Instagram @idmensbiore dan pernah melihat iklan Instagram Men’s Biore #CerahBukaJalan, dengan 143 buah individu degan teknik non-probability sampling dan purposive sampling. Penelitian ini memiliki hasil yang menunjukkan bahwa efektivitas iklan Men’s Biore #CerahBukaJalan telah mencapai tingkatan desire pada model AIDA dan mempengaruhi kesadaran jenama sebesar 51.6%. Efektivitas iklan Instagram Men’s Biore #CerahBukaJalan memengaruhi secara signifikan kesadaran jenama.
Analisis Brand Ambassador Jerome Polin Pada Brand Menantea Sutandi, Sania; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15812

Abstract

The background of this study is that researchers want to examine how strong Jerome Polin's influence is on Menantea's business development and the strategies undertaken by Jerome Polin as an influencer and brand ambassador due to the rampant development of modern information technology as evidenced by social media influencers who have a major influence in increasing marketing. a brand (brand ambassador). The purpose of this study was to determine Jerome Polin's strategy as an influencer and also a brand ambassador for the Menantea brand. This study uses the brand ambassador theory proposed by Lea Greenwood and the influencer theory according to Kadekova & Holiencinova with descriptive qualitative research methods through case studies where data collection is carried out by interviews, observations, documentation, and literature studies. The results of this study indicate that social media engagement is very important because it can form a good and original personal branding, and the main strategy that Jerome Polin as a brand ambassador does is to build good relationships with consumers and also develop promotional strategies that can highlight brand image. So, it can be concluded that Jerome Polin can become a brand ambassador who meets the criteria by using his strategy as a content creator and influencer as well as the Menantea brand ambassador mentioned above. Latar belakang dari penelitian ini adalah peneliti ingin meneliti seberapa kuat pengaruh Jerome Polin pada perkembangan bisnis Menantea serta strategi yang dilakukan oleh Jerome Polin sebagai influencer dan brand ambassador dikarenakan perkembangan teknologi informasi modern yang sudah merajalela dibuktikan dengan influencer media sosial yang memiliki pengaruh besar dalam peningkatan pemasaran suatu brand (brand ambassador). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi Jerome Polin sebagai influencer dan juga brand ambassador pada brand Menantea. Penelitian ini menggunakan teori brand ambassador yang dikemukakan oleh Lea Greenwood serta teori influencer menurut Kadekova & Holiencinova dengan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui studi kasus yang pengambilan datanya dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa engagement media sosial merupakan hal yang sangat penting karena dapat membentuk personal branding yang bagus dan orisinal, serta strategi yang utama yang dilakukan Jerome Polin sebagai brand ambassador adalah membangun hubungan baik dengan para konsumen dan juga menyusun strategi promosi yang dapat menonjolkan brand image. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa Jerome Polin dapat menjadi brand ambassador yang memenuhi kriteria dengan menggunakan strateginya sebagai seorang content creator dan influencer serta sebagai brand ambassador Menantea yang telah disebutkan di atas.
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Perilaku Konsumtif (Studi Kasus Brand Maybelline di Shopee pada Dewasa Awal) Aviny, Pratita; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21287

Abstract

Marketing mix is ​​a marketing tool that is usually used by companies to be able to offer their products to consumers or potential customers. Maybelline is a cosmetic company that does a marketing mix and they collaborate with e-commerce Shopee as a platform to reach customers. The marketing mix carried out by the Maybelline company can lead to consumptive behavior in its consumers. This consumptive behavior itself exists because of someone's pleasure in buying or using a product without considering their needs but desires. This study aimed to determine the impact of Maybelline's Shopee marketing mix on consumer behavior in early adulthood. The obtained data adopt validity test, reliability test, linear regression analysis and t test. The results of data processing showed that t count>t table 4.093>1.98, significance 0.001<0.05. The test results show the H1 hypothesis that Maybelline's combination in Shopee marketing has an effect on consumer behavior. The resulting hypothesis is H1, that the marketing mix has an effect on consumer behavior in early adulthood. The results of this study lead to Hypothesis H1, that the marketing mix has an effect on consumer behavior in early adulthood. As a result of the marketing mix carried out by Maybelline, it can influence the shopping style of consumers to continue consuming products so that consumptive behavior occurs. Bauran pemasaran merupakan alat pemasar yang biasanya digunakan oleh perusahaan untuk bisa menawarkan produknya kepada konsumen atau calon konsumen. Bauran pemasaran dilakukan oleh perusahaan kosmetik yaitu Maybelline dan mereka bekerjasama dengan e-commerce Shopee sebagai wadah untuk meraih pelanggan. Bauran pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan Maybelline bisa menimbulkan perilaku konsumtif pada konsumennya. Perilaku konsumtif ini sendiri ada karena kesenangan seseorang dalam membeli atau menggunakan produk tanpa mempertimbangkan kebutuhannya melainkan keinginan. Untuk mengetahui apakah adanya pengaruh bauran pemasaran Maybelline di Shopee terhadap perilaku konsumtif pada dewasa awal merupakan tujuan dari penelitian ini. Data yang didapat menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, dan uji T. Hasil dari olah data menunjukan nilai t hitung > t tabel yaitu 4.093 > 1,98 dengan signifikan 0,001 < 0,05. Hasil yang diuji menunjukan hipotesis H1 bahwa terdapat pengaruh bauran Maybelline di Shopee pemasaran terhadap perilaku konsumtif. Akibat dari bauran pemasaran yang dilakukan oleh Maybelline, bisa memmengaruhi gaya belanja konsumennya untuk terus mengonsumsi produk sehingga terjadi perilaku konsumtif.
Analisis Strategi Komunikasi Bauran Pemasaran Shopee Peachcosmetics Kelvin; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21297

Abstract

It is used as a practical liaison tool as a communication tool between business people and clients in the realm of online media companies or online trading. Shopee is a mobile application for buying and selling goods online. Several e-commerce sites, particularly Peachcosmetics, have recently benefited from the explosion in popularity and widespread adoption of Shopee accounts. Peachcosmetics uses a Shopee account as one of its marketing sources. Peachcosmetics sells cosmetics that are imported directly from China and sold through PT. JennyCosmetics. In this study, researchers studied the marketing communication strategies used on Peachcosmetics Shopee accounts. In this study the researchers used in-depth interviews, participant observation, and documentation as part of their qualitative case study methodology. The marketing mix is ​​one type of marketing approach that can help in the promotion of Peachcosmetics cosmetic goods. Product, Price, Promotion, Place, People, Physical Evidence, Process, Payment, Packaging. This strategy has been carried out by Peachcosmetics as a strategy to market its products. The strategy is effective, this is evident from the increase in Peachcosmetics sales when. Marketing communication strategies are not only how to market but also how services are provided responsive service for consumers is very important. Penggunaan sosial media dimanfaatkan sebagai alat penghubung praktis sebagai alat komunikasi antara pelaku bisnis dan klien di ranah perusahaan media online atau perdagangan online. Shopee adalah aplikasi seluler untuk membeli dan menjual barang secara online. Beberapa situs e-commerce, khususnya Peachcosmetics, baru-baru ini mendapatkan keuntungan dari ledakan popularitas dan adopsi akun Shopee secara luas. Peachcosmetics menggunakan akun Shopee sebagai salah satu sumber pemasarannya. Peachcosmetics menjual kosmetik yang di import langsung dari China dan di perjualkan melalui melalui PT. JennyCosmetics. Dalam penelitian ini, peneliti mempelajari strategi komunikasi pemasaran yang digunakan pada akun Peachcosmetics Shopee. Dalam studi ini peneliti menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi sebagai bagian dari metodologi studi kasus kualitatif mereka. Bauran pemasaran adalah salah satu jenis pendekatan pemasaran yang dapat membantu dalam promosi barang kosmetik Peachcosmetics. Product, Price, Promotion, Place, People, Physical Evident, Process, Payment, Packaging. Hasil dari penelitian ini menjelaskan 9P dari bauran pemasaran yaitu, Product, Price, Promotion, Place, People, Physical Evident, Process, Payment, Packaging. Hal tersebut dilakukan oleh Peachcosmetics sebagai strategi untuk memasarkan produknya. Strategi komunikasi Peachcosmetics tidak hanya bagaimana cara memasarkan tetapi juga bagaimana pelayanan yang diberikan pelayanan yang responsif bagi konsumen sangat penting.