p-Index From 2021 - 2026
6.334
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Parents Empowerment: Seni Mendampingi Anak di Masa Belajar dari Rumah (BDR) Gamaliel Septian Airlanda; Mozes Kurniawan; Eunice Widyanti Setyaningtyas; Elvira Hoesein Radia; Krisma Widi Wardani
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.204 KB)

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19 ini, pembelajaran cenderung dilakukan jarak jauh di rumah. Dengan meningkatnya keterlibatan orang tua dalam proses pendampingan anak Belajar Dari Rumah (BDR), meningkat pula tingkat kebutuhan pendampingan kepada orang tua untuk dapat mendampingi anak-anak belajar dengan efektif. Beberapa gejala yang muncul seperti kejenuhan orang tua dan anak, tingkat tekanan orang tua yang meningkat, komunikasi orang tua dan anak yang kurang kondusif, berkurangnya peluang penguatan pendidikan karakter dan sebagainya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini berbentuk penguatan kepada orang tua peserta didik pada: pendidikan karakter, komunikasi efektif, keterampilan membaca, seni kreativitas, dan penalaran ilmiah. Objek kegiatan yakni SDN Sumogawe 1 Kabupaten Semarang dan SDN Mangunsari 3 Kota Salatiga. Kedua lembaga pendidikan tersebut masih berjuang untuk melangsungkan pembelajaran di masa pandemi sehingga bisa lebih terintegrasi (orang tua, siswa & guru), bermakna dan menyenangkan. Kegiatan ini dilangsungkan dalam kurun waktu 12 bulan sejak perencanaan kegiatan hingga pelaporan hasil kegiatan.
Pengembangan Media Game Worm Fun untuk Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Peserta Didik Kelas 2 di Dabin Garuda Pratiwi, Eunike Yhora; Wardani, Krisma Widi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.449 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i7.718

Abstract

Penelitian dan pengembangan media pembelajaran berupa game worm fun dengan materi penjumlahan dan pengurangan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Soal-soal yang akan diselesaikan terkait penjumlahan dan pengurangan berkisar antara 1-50 untuk kelas 2 SD. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 langkah meliputi 1) Analisis, 2) Perancangan, 3) Pengembangan, 4) Implementasi, dan 5) Evaluasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji ahli media yang menguji validitas produk. Implementasi media pembelajaran berbasis worm fun game dilakukan pada guru kelas 2 di 2 SD yang berbeda, yaitu SD Negeri 2 Klepu dan SD Negeri 3 Pingit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas pengembangan produk worm fun game untuk meningkatkan media problem solving menurut 2 ahli media memiliki kategori sangat baik dengan persentase 98,2% dan 94,6%. Selanjutnya, hasil respon guru terhadap media pembelajaran game worm fun menunjukkan kategori sangat baik dengan persentase masing-masing 92,5% dan 95%. Sehingga media pembelajaran berupa game fun worm untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah materi penjumlahan dan pengurangan kelas 2 layak digunakan dalam pembelajaran.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Numerasi pada Kurikulum Merdeka Peserta Didik Kelas 1 Sekolah Dasar Mawarsari, Nidia; Wardani, Krisma Widi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.104 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1177

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi menurunnya kemampuan numerasi peserta didik di kelas rendah akibat pandemi Covid-19. Penelitian ini kemudian dilakukan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan numerasi peserta didik pada Kurikulum Merdeka yang diterapkan pasca pandemi Covid-19. Penelitian dilakukan di SD Negeri Kesongo 01 Tuntang. Penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain pre-experimental dengan one group pre-test posttest. Sampel penelitian yang digunakan adalah kelas 1 yang berjumlah 20 peserta didik. Tahap penelitian yang dilakukan yaitu pre-test, penerapan pembelajaran dengan model Problem Based Learning, dan post-test. Hasil nilai rata-rata pre-test adalah 75 dan post-test 93. Hasil Uji Normalitas menunjukkan data terdistribusi normal. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Uji Paired Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 maka terdapat pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap kemampuan numerasi peserta didik kelas 1 SD Negeri Kesongo 01 Tuntang. Dengan demikian diperlukan variasi model pembelajaran dan latihan soal-soal dalam peningkatan kemampuan numerasi peserta didik di sekolah dasar.
Pengembangan Media Diorama Berbasis Audiovisual untuk Meningkatkan Dimensi Bergotong Royong pada Pembelajaran IPS Materi Tindakan Heroik Mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Kelas V Sekolah Dasar Suhana, Akiko; Wardani, Krisma Widi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.612 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1202

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan media diorama berbasis audiovisual pada pembelajaran IPS materi tindakan heroik mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia untuk meningkatkan dimensi bergotong royong. Jenis penelitian ini adalah Research and Development atau R&D, dan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil dari studi pendahuluan yang dilakukan melalui studi pustaka dan survei lapangan dalam bentuk observasi dan wawancara ditemukan informasi bahwa terdapat keterbatasan media pada pembelajaran IPS yang berakibat turunnya perhatian peserta didik yang menjadikan kelas tidak kondusif dan terjadi pertikaian. Dari masalah tersebut maka dilakukan pengembangan media dengan Langkah awal penyusunan draft produk yang meliputi: (1) perancangan media diorama, (2) analisis materi, (3) persiapan lembar kerja peserta didik. Tahapan berikutnya dilakukan uji ahli media dan uji ahli materi. Hasil analisis data pada uji t bahwa media diorama berbasis audiovisual layak digunakan pada materi peristiwa heroik mendukung Proklamasi kemerdekaan. Dengan presentase uji validitas ahli media 81,5% dan uji validitas ahli materi 79,7%. Dalam implementasinya pembelajaran ini menarik perhatian peserta didik sehingga memberikan gambaran nyata akan pentingnya bergotong royong sebagai implementasi dari Profil Pelajar Pancasila. Pengembangan media diorama berbasis audiovisual juga sebagai solusi alternatif untuk mengatasi keterbatasan media pada pembelajaran IPS.
Efektivitas Penerapan Pembelajaran Saintifik Berbantuan Media Gambar pada Materi Pecahan untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas III SD Negeri Salatiga 03 Kefi, Cherli Armando; Wardani, Krisma Widi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.864 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan penerapan pembelajaran saintifik berbantuan media gambar pada mata pelajaran matematika materi pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian Pre-Experimental Design dengan menggunakan tipe One Group Pre-test Post-test Design pada penelitian ini peneliti mengambil siswa kelas III SD Negeri Salatiga 03 sebagai subjek yang akan diteliti. Teknik pengumbulan data pada penelitian ini dilakukan dengan diberikan tes sebanyak 2 kali, yaitu tes awal (pre-test) dan tes ahir (Post-test), Tes tersebut berupa soal pilihan ganda, dari hasil Pre-test Post-test dilakukan uji efektivitas berdasarkan hasil N-gain score. Pada hasil diketahui nilai efektifitas dari penerapan pendekatan saintifik berbantuan media gambar terhadap siswa kelas III di SD Negeri Salatiga 03 mencapai 66,9 yang diinterpretasikan Cukup Efektif. Sehingga berdasarkan hasil data penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan mendia gambar sangat efektif untuk dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SD Negeri Salatiga 03 pada materi pecahan.
Efektivitas Penggunaan Model Project Based Learning dengan Media Powerpoint Interaktif Terintegrasi iSpring terhadap Materi Sistem Tata Surya Ditinjau dari Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VI SD Negeri Kesongo 01 Santosa, Herlinda; Wardani, Krisma Widi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.59 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran project based learning dengan media powerpoint interaktif terintegrasi iSpring terhadap materi sistem tata surya ditinjau dari hasil belajar peserta didik kelas VI SD Negeri Kesongo 01. Populasi penelitian ini adalah kelas VI SD Negeri Kesongo 01. Sampel yang digunakan adalah kelas VI B SD Negeri Kesongo 01. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling jenis simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan model project based learning dengan media powerpoint interaktif terintegrasi iSpring, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar materi sistem tata surya peserta didik, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi kegiatan kegiatan guru dan peserta didik dalam penggunaan model pembelajaran project based learning dengan media powerpoint interaktif terinstegrasi iSpring dalam materi sistem tata surya dan instrumen soal pretest dan posttest. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif sebagai uji prasyarat, uji T-test, dan uji N-Gain. Hasil pengujian hipotesis dengan uji paired sample t-test (Sig. 2-tailed) diperoleh 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak yang diartikan terdapat perbedaan hasil belajar materi sistem tata surya. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VI B SD Negeri Kesongo 01 pada kondisi awal yaitu 65,524 menjadi 86,286 dengan kenaikan 31,68%. Hal ini menjukkan bahwa model project based learning dengan media powerpoint interaktif terintegrasi iSpring terhadap materi sistem tata surya efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VI B SD Negeri Kesongo 01.
PEMBERDAYAAN KELUARGA BERBASIS PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA Emy Wuryani; Krisma Widi Wardani; Nani Mediatati
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.897 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i1.1705

Abstract

Program ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan penggunaan alat komunikasi (handphone android) bagi anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) Berkat dan KUB Peduli Sesami yang menjadi binaan Lembaga Pelayanan Masyarakat Pelita Kasih (LPM-PK). Melalui kegiatan ini diharapkan anggota KUB dapat menggunakan HP Android untuk: 1) Mempromosikan produk usahanya secara online sehingga produk usahanya dapat dikenal banyak orang di dunia maya serta mampu memperluas jaringan pemasarannya.  2) Anak-anak binaan LPM-PK dapat menggunakan HP android untuk mendukung tugas-belajarnya, menambah wawasan pengetahuannya dan menggunakannya secara benar, tidak melanggar hukum. Anak-anak menjadi semangat belajar dan cinta sekolah, menunjukkan karakter yang bertanggungjawab. Target yang dicapai adalah 1) Anggota KUB memiliki layout promosi secara online, dan 2) Mempunyai pemahaman tentang penggunaan IT secara benar dan bertanggungjawab. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan ini dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif aktif, sarasehan dan sosialisasi, pelatihan-pelatihan, praktek, dan pendampingan. Langkah-langkah kegiatannya sebagai berikut: 1) Sarasehan tentang kesadaran hukum pemanfaatan TI dan sosialisasi UU ITE. 2) Pelatihan pembuatan layout promosi produk usaha, 3) Praktek menggunakan HP Android untuk promosi secara online, 4) Pelatihan penggunaan HP Android untuk kegiatan mendukung belajar, 6) Pendampingan dan 7) Kegiatan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan adalah 1) Anak-anak dapat mengerjakan tugas sekolahnya dengan menggunakan media sosial yang selama ini dianggap sulit sehingga malas untuk mengerjakannya. 2) Terdapat 3 peluang usaha online untuk Usaha Rias Pengantin Kharista, Usaha Jasa Event Organiser untuk Entertainment dan Usaha Produk Aneka Makanan Kecil.
THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM-BASED LEARNING MODEL IN THEMATIC LEARNING FOR 4TH GRADE STUDENTS TO IMPROVE THE STUDENTS’ CRITICAL THINKING SKILLS Muhammad Syaiful Hakim; Mawardi Mawardi; Krisma Widi Wardani
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 10, No 1: June 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.913 KB) | DOI: 10.24114/jh.v10i1.14137

Abstract

Abstract : The Implementation Of Problem-Based Learning Model In Thematic Learning For 4th Grade Students To Improve The Students’ Critical Thinking Skills. The aim of this research is to know whether the students’ thinking skills can be improved through PBL model and to know the most suitable PBL steps which can improve the critical thinking skills of 4th grade students of Koripan 01 Public Primary School, second semester, the academic year of 2018/2019. The type of this research is Classroom Action Research (CAR). In conducting this research, researchers used the C. Kemmis and Robin Mc. Tanggar model which consisted of four main activities, namely planning, implementing, monitoring, and reflecting in each cycle. Subject of this research are 24 4th grade students of Koripan 01 Public Primary School. The method of collecting data is by using observation sheet containing assessment rubric. The result shows that the improvement of learning creativity in thematic learning through PBL with a comparison between cycle I to cycle II which is increasing as much as 62% of all students. Critical thinking skills are very high clarification in cycle I which has a score of 13% increasing to 75% of all students in cycle II. The steps of PBL model used to improve the students’ critical thinking are 1) orienting the student to problems, 2) organizing the students to study, 3) guiding the individual or group study, 4) developing and presenting the result, and 5) analyzing and evaluating the problem-solving process. Keyword: Critical Thinking Skills, Problem-Based Learning, Thematic for 4th grade Abstrak: Penerapan Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Tematik Kelas 4 Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik dapat diupayakan melalui model PBL serta untuk mengetahui bagaimanakah langkah-langkah PBL yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas 4 SDN Koripan 01 semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Metode dari penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau sering disebut juga dengan PTK. Dalam pelaksanaan penelitian ini, peneliti menggunakan model C. Kemmis dan Robin Mc. Tanggar yang terdiri dari empat kegiatan pokok yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dalam setiap siklusnya. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas 4 SDN Koripan 01 yang berjumlah 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dengan menggunakan lembar observasi berisikan rubrik penilaian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kreativitas belajar pada pembelajaran tematik yang di lakukan melalui model PBL dengan  perbandingan antara siklus I ke siklus II yakni menigkat sebanyak 62% dari seluruh peserta didik. Keterampilan berpikir kritis klarifikasi sangat tinggi pada siklus I yaitu mempunyai skor 13% meningkat menjadi 75% dari seluruh peserta didik pada siklus II. Langkah-langkah pembelajaran PBL untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik adalah 1) mengorientasikan peserta didik kepada masalah, 2) mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, 3) membimbing penyelidikan individu/kelompok, 4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan 5) menganalisa serta mengevaluasi proses pemecahan masalah. Kata Kunci : Keterampilan Berpikir Kritis, Problem Based Learning, Tematik Kelas 4
Peningkatan Keterampilan Berfikir Kritis melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Audio Visual pada Siswa Kelas IV SD Kresensia Vera; Krisma Widi Wardani
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 1 No. 2 (2018): Juni
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.831 KB)

Abstract

The purpose of this research is to improve critical thinking skill through the model of Problem Based Learning which helped with visual audio to students in grade 4 at the 01 Public Elementary School in Salatiga, the type of this research is Class Action Research (CAR), using procedure of planning, action, implementation of the action and observation and then reflection. The instrument of the data collection is using observation sheets, the questions of the test and questionnaires. Based on the results of the research was found that the use of problem based learning model with visual audio to improve students' critical thinking skills. At the first cycle increased to 18 students reached the critical category with the percentage of 42.85%, where as 20 students reached the category critical enough with the percentage of 47.61%. After that 2 students reach the category very critical with the percentage of 4.76%, and 2 students reach the category which is not very critical with the percentage 4.76%. In the second cycle there was a significant increase of 5 students who reached the category very critical with the percentage of 11.90%. Even though there are 37 students who reached the critical category with the percentage of 88,09%.
IMPLEMENTATION OF MIND MAPPING-ASSISTED PROBLEM-BASED LEARNING MODEL TO IMPROVE SOCIAL SCIENCE LEARNING OUTCOMES FOR STUDENTS AT CLASS 5B OF SD KRISTEN 03 EBEN HAEZER SALATIGA Dyah Astiningtyas; Krisma Widi Wardani; Ria Triastuti
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i3.9826

Abstract

 This paper discusses the implementation of the mind mapping-assisted problem-based learning model in improving Social Science learning outcomes for students at grade 5B students of SD Kristen 03 Eben Haezer Salatiga. The method used in the classroom action research was carried out in two cycles with a number of 26 students in grade 5B of SD Kristen 03 Eben Haezer Salatiga. Data were collected using values from post-tests from each cycle to find out or test using the implementation of the problem-based learning model assisted by mind mapping to improve social science learning outcomes for students at grade 5B of SD Kristen 03 Eben Haezer Salatiga and uses observation sheets of teacher’s activities and students’ activities to determine the implementation of the mind mapping-assisted problem-based learning model that during teaching and learning process in the classroom. There is an increasing percentage of students who completed the preliminary implementation of 8 students with a percentage of 30.77% who completed and increased to 12 students with a percentage of 46.15% who completed the first cycle. In addition, it increased to 21 students with a percentage of 80.1% who completed the second cycle. The results are based on the whole students. Therefore, the implementation of the PBL learning model assisted by Mind Mapping has been proven to be able to improve students’ learning outcomes and has achieved the indicators with 80% of students who achieved learning completeness.Â