p-Index From 2021 - 2026
6.915
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL INKUIRI BERBANTUAN MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI MANGUNSARI 05 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Indriyani, Dina; Mawardi, Mawardi; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 5 SD Negeri Mangunsari 05 tahun pelajaran 2018/2019, dan  untuk menerapkan langkah-langkah model pembelajaran inkuiri di kelas 5. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yaitu, teknis non tes meliputi observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Keterampilan berpikir kritis pada studi pendahuluan menunjukkan dari 40 siswa terdapat presentase 38% menduduki kategori sangat tinggi, 25% kategori tinggi dan 37% dalam kategori rendah. Hasil Siklus I menunjukkan 20%  berada dalam kategori sangat tinggi, 78% siswa menempati kategori tinggi dan 2% pada kategori rendah, sedangkan rata-rata keterampilan pada siklus I menunjukkan 44,25.  Dalam siklus II terjadi peningkatan menunjukkan rerata sebesar 47,6 dengan presentasi kategori sangat tinggi yaitu 43%, dalam kategori tinggi terdapat 57%. Berdasarkan hasil yang telah dipaparkan menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD Negeri Mangunsari 05 Salatiga
Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Dewi, Regita Kusuma; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kritis kelas 5 SD Negeri 5 Kedungjati sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran Picture And Picture. Penelitian ini dilakukan tepat sebelum masa-masa work from home awal pandemic covid-19, sehingga penelitian ini terbatas pada Pre-Eksperimental dengan tipe One Group Pre-test-Post-test Design. Pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan instrumen tes berupa soal uraian yang di berikan pada awal dan akhir pembelajaran. Analisis data dilakukan berdasarkan data kuantitatif yaitu dengan menghitung rata-rata nilai pre-test-post-test, melakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji one sample T-test untuk menguji apakah rata-rata nilai pre test dan post test berbeda secara signifikan dengan teknik one samples T-test dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian: 1) kemampuan berpikir kritis siswa sebelum menggunakan model pembelajaran Picture And Picture nilai rata-rata sebesar 67,73. 2) kemampuan berpikir kritis pada siswa setelah menggunakan model pembelajaran Picture And Picture nilai rata-rata sebesar 85,73. 3) hasil analisis data one sample T-test menggunakan teknik one sample T-test diperoleh hasil t hitung 52,428> tabel 1,713 dan nilai signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas 5 SD Negeri 5 Kedungjati dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture.
Komparasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar Efendi, Dwi Ratna; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.914

Abstract

Dalam proses pembelajaran, guru harus mampu mendesain pembelajaran sebaik mungkin yang mampu meningkatkan semangat peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan peserta didik, salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning atau Inquiry Learning . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Inquiry Learning pada mata pelajaran IPA di SD. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian meta-analisis. Data yang digunakan pada penelitian ini dari 20 artikel pada jurnal online. Dari data yang diperoleh, didapatkan skor pretest model pembelajaran Problem Based Learning 59,26%, sedangkan model Inquiry Learning 52,72%. Skor posttest model pembelajaran Problem Based Learning 84,56%, sedangkan model Inquiry Learning 76,94%. Kemudian, dilakukan uji anova agar mengetahui pengaruh dari masing-masing model. Hasil uji effect size dari kedua model tersebut yang tertera pada kolom partial eta squared dengan besar 0,435 dengan sig. sebesar 0,008. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning memiliki dampak sedang terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPA. Berdasarkan hasil olah data, model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar
Metaanalisis Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry Dan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Dewi, Wahyu Aji Fatma; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui perbedaan komparasi efektivitas model pembelajaran Inquiry dan Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa Sekolah Dasar dengan menggunakan Meta analisis. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam penelitian ini yaitu menentukan masalah. Langkah kedua pencarian data jurnal penelitian diinternet melalui Google Cendekia. Setelah selesai pencarian data, maka peneliti memperoleh 20 jurnal yang sesuai. Langkah ketiga menganalisis data penelitian untuk memperoleh hasil dan kesimpulan yang kuat, dan langkah keempat atau terahir yaitu laporan hasil penelitian dengan menyampaikan bagian-baian yang penting dari hasil penelitian yang diperoleh. Hasil perbandingan model pembelajaran Inquiry menunjukan peninkatan rata-rata 18,85%, sedangkan model pembelajaran Problem Based Learning sebesar 19,55%. Uji Ancova dengan menggunakan Univariate menunjukan bahwa nilai sig sebesar 0,004 yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,004 < 0,05). Dari uji Ancova menunjukkan f hitung > f tabel yaitu 8,022 > 3,59 dan signifikasinya 0,002 < 0,05 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Inquiry dan Problem based learning dalam peningkatan kemampuan berpikir matematika siswa sekolah dasar. Berdasarkan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif digunakan dibandingkan model pembelajaran Inquiry untuk kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Digital untuk Meningkatkan Karakter Tanggung Jawab Siswa di Sekolah Dasar Sari, Lucia Dewi Kartika; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1138

Abstract

Rendahnya nilai karakter tanggung jawab siswa di temui di SD Negeri Cebongan 03 di masa pandemic ini menjadi salah satu latar belakang dikembangkannya Buku Cerita Bergambar Digital ini. Selain itu masalah yang sering dihadapi yaitu terbatasnya media pembelajaran yang tersedia untuk menanamkan karakter tanggung jawab pada diri anak. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui langkah-langkah pengembangan buku cerita bergambar digital untuk meningkatakan karakter tanggung jawab, 2) mengetahui kelayakan media buku cerita bergambar digital untuk meningkatkan karakter tanggung jawab siswa kelas 3 SD. Model penelitian dan pengembangan ini mengadopsi teori 4D (four-D model). Adapun langkah-langkah pengembangan Buku cerita bergambar digital yang telah dilaksanakan yaitu tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), dan Develop (Pengembangan). Untuk mengetahui kelayakan media dilakukan uji validasi oleh pakar. Adapun hasil uji validasi menunjukkan bahwa muatan pendidikan karakter memperoleh skor 30 dari skor maksimal 32 dengan presentase 93,7% (sangat tinggi) dan pada aspek bahasa mendapatkan skor 62 dari skor maksimal 68 dengan presentase 91% (sangat tinggi) dengan hasil tersebut telah memenuhi syarat dan layak untuk di gunakan
The Applicability of Scientific Approach to Increase the Student’s Critical Thinking Skill in Mathematic of the Student 5 Grade Lestari, Tri; Mawardi, Mawardi; Wardani, Krisma Widi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 6 No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.077 KB) | DOI: 10.36835/modeling.v6i1.356

Abstract

The goal of this research is to increase the student’s critical thinking skill using scientific approach in mathematic of the students 5 grade SD Negeri Ledok 01 Salatiga. It use Classroom Action Research (CAR), it will do to solve learning problems in the classroom. The writer does Classroom Action Research (CAR) collaboratively with the teacher of 5 grade SD Negeri Ledok 01 Salatiga. The subjects of this research is the students 5 grade SD Negeri Ledok 01 there are 30 students consists of 16 boys and 14 girls. The result of the analysis data show the students critical thinking skill of the pre-cycle is 26% high level, 20% intermediate level and 54% in the low level. First cycle it about 50% high level, 43% intermediate level, and 7% low level, second cycle 57% high level and 43% intermediate. Based on the result above, the writer can conclude the scientific approach is increasing the students critical thinking skill in mathematic of the student 5 grade SD Negeri Ledok 01 Salatiga.
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN CIPP Suryadi, Fransisca Liliana Pranita; Wardani, Krisma Widi
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 14, No 1 MARET (2024): SHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v14i1.58251

Abstract

The Character Education Programme is a national development priority program to realize the mandate of the 1945 Constitution. According to Stufflebeam, this research is an evaluative research using a descriptive qualitative approach with the CIPP model. The data were obtained through questionnaires, interviews, and document studies with the subjects of students, principals, teachers, and parents of students of SD Kanisius Cungkup Salatiga. This research aims to determine the implementation of the Character Education Programme in SD Kanisius Cungkup Salatiga based on context, input, process, and product. The results showed that the context aspect includes the vision and mission, the 5 fundamentals of Kanisius, and the 5 character values of PPK as the program's foundation. The input aspect provides program planning and supporting resources. The process aspect consists of program implementation, the role of the principal, and teachers. The product aspect consists of goal achievement, results, and program sustainability. It is found that The Character Education Programme at SD Kanisius Cungkup Salatiga can develop students' character. This can be seen from the religious aspect and the nationalist element has developed, the integrity aspect has been cultivated, the independent aspect and the cooperation aspect have developed.
Meta Analisis: Komparasi Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD Aprilianingrum, Dina; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.871

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis data dengan mengkomparasikan model pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD, dari kedua model tersebut mana yang lebih berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian meta analisis, dengan pengumpulan data berupa artikel-artikel yang dilakukan melalui penelusuran Google Cendikia, menggunakan kata kunci “Problem Based Learning”, “Discovery Learning”, dan “kemampuan berpikir kritis” serta dibatasi artikel yang digunakan hanya dari jurnal terakreditasi, ini menghasilkan temuan 20 artikel.Teknik analisis data menggunakan uji Ancova digunakan untuk mengetahui pengaruh signifikan dari kedua model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPS SD, dengan taraf signifikansi 5% (0,05). Hasil penelitian ini didapat bahwa uji Ancova menunjukkan fhitung> ftabel yaitu (8,608 > 3,59) dan didapat signifikan 0,009 < 0,05 yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diartikan bahwa kedua model pembelajaran berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Uji Effect Size pada kedua model pembelajaran, dengan hasil bahwa kedua model pembelajaran tersebut berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yang tergolong sedang. Namun, hasil analisis Effect Size menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning lebih berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis Effect Size model Problem Based Learning cenderung sedang, dengan 7 hasil penelitian kategori sedang dan 3 penelitian dengan kategori kecil. Sedangkan model Discovery Learning menunjukkan 8 penelitian dengan kategori kecil dan 2 penelitian dengan kategori sedang.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Menggunakan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas pada IPAS Kelas V Utami, Fadila Nawang; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.7893

Abstract

Dalam proses pembelajaran, guru perlu menerapkan pembelajaran yang diadaptasi sesuai dengan kebutuhan gaya belajar dan tingkat pemahaman peserta didik untuk meningkatkan keterampilan kreativitas, salah satunya dengan menerapkan pendekatan berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kreativitas siswa pada mapel IPAS kelas V SD Negeri Gendongan 01 Salatiga Tahun Pelajaran 2023/2024 menggunakan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan teknik observasi dan rubrik, dengan subjek penelitian kelas V Yos Sudarso 1 yang berjumlah 27 siswa. Dari hasil pra siklus menunjukkan sebesar 40,74% (11 siswa) memiliki tingkat keterampilan kreativitas yang rendah. Pada siklus 2 terjadi  peningkatan sebesar 77,77 (21 siswa) telah mencapai ketuntasan.  Siswa mulai menunjukkan kemampuan mengelaborasi gagasan-gagasan mereka dengan lebih rinci dan menghasilkan penilaian yang lebih akurat. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya membantu siswa memahami materi secara lebih baik, tetapi juga mendorong mereka untuk mengembangkan kreativitas dalam berpikir dan bertindak sesuai  dengan gaya belajar dan tingkat pemahaman siswa.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI MODEL BERBASIS MASALAH BERBANTU MEDIA FLASHCARD DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 1 SD NEGERI SECANG 1 Aini Rahmawati; Krisma Widi Wardani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.1911

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan keterampilan berpikir kritis yang masih rendah pada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan bantuan media flash card dalam pembelajaran pendidikan pancasila di kelas 1 SD Negeri Secang 1. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan melalui dua siklus. Proses penelitian terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/pengumpulan data, dan refleksi. Subjek penelitian ini terdiri dari 13 peserta didik kelas 1 SD Negeri Secang 1. Pengumpulan data digunakan instrumen berupa lembar observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan bantuan media flash card berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan skor rata-rata pada setiap siklus. Pada pra siklus, rata-rata skor adalah 58,7, kemudian meningkat menjadi 73,8 pada siklus I, dan mengalami peningkatan lagi menjadi 77 pada siklus II. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah peserta didik yang mencapai tingkat ketuntasan belajar. Pada pra siklus, hanya 38% peserta didik yang mencapai tingkat ketuntasan, namun pada siklus I, angka ini meningkat menjadi 69%, dan pada siklus II, mencapai 92%. Kata kunci: Keterampilan berpikir kritis, Problem Based Learning (PBL), flash card.
Co-Authors ,, Mawardi ., Mawardi Afandi Roqit Afandi Roqit Agnes Nonabella Christiani Ga Riwu Aini Rahmawati Andi Setyawan Andi Setyawan Aprilianingrum, Dina Astiti Rahayu Argiani Astri, Ratna Putri Asuan, Asuan Asyifa Nur Khauzanah Danang Setyadi Deta Maria Sri Darta Devi Dewi Kartika Sari Dewi Rianingsih Dewi, Regita Kusuma Dewi, Wahyu Aji Fatma Dina Aprilianingrum Dina Indriyani Dwi Ratna Efendi Dyah Astiningtyas Dyah Astiningtyas Efendi, Dwi Ratna Elidad Gloria Pas Elvira Hoesein Radia Emy Wuryani Eunice Widyanti Setyaningtyas Febditya Aji Wijaya Gamaliel Septian Airlanda Halani Felda Sunbanu Halimah . Hamdani, Muhamad Surya Hanny Hafiar Imas Intan Putri Junita Junita Kefi, Cherli Armando Kresensia Vera Krismiyati Lidya Dinda Widhi Hapsari Lobby Loekmono Mariska Lauterboom Marwiyah Marwiyah mawadi, mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Mawarsari, Nidia Maximiliana Ni Made Pinko Sri Handayani Meika Ferania Mozes Kurniawan Muhammad Syaiful Hakim Nani Mediatati Novianto, Aditya Nugroho, Asep Fajri Nyoto Hardjono, Pasaribu, Umi Handriyani Pratiwi, Eunike Yhora Purwoko, Agus Regita Kusuma Dewi Ria Triastuti Ria Triastuti Rika Damayanti Rimon Hilkia Kafiar Santosa, Herlinda Sari, Lucia Dewi Kartika Setyaningtyas, Eunice Widyati Sheila Arisa Putri Siska Dian Pratiwi Suhana, Akiko Suryadi, Fransisca Liliana Pranita Suryanti, Adetya Tantri Vedriati Vedriati Tri Lestari Tri Mulyani Utami, Fadila Nawang Wachid Hasyim Wahyu Aji Fatma Dewi Winda Apriliani Wulandari, Fitriana Ayu Yari Dwikurnaningsih Yayi Suryo Prabandari Yushinta Saputri