Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Reclaiming women community: The Balee Inong initiative and grassroots gender politics in Banda Aceh Lestari, Yeni Sri; Saputra, Akmal; Sopar, Sopar; Masrizal, Masrizal; Syuhada, Ilham
SIMULACRA: JURNAL SOSIOLOGI Vol 8, No 2: 2025
Publisher : Center for Sociological Studies and Community Developmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/sml.v8i2.30482

Abstract

This research examines Balee Inong’s objectives as a women’s struggle community in Banda Aceh City towards increasing the role of women in the public sector. Although Balee Inong has empowered women in Banda Aceh City, one community, to fight for women’s rights, Balee Inong has not shown significant results in involving most women actively engaged in public spaces and decision-making subjects. This study uses a qualitative case study approach to analyze the roles and challenges of Balee Inong, which focuses on empowerment and work programs in Balee Inong. The study findings indicate that Balee Inong’s role has not yet been maximized due to several factors related to women’s political identity awareness, social construction, and patriarchal culture. These obstacles hinder women’s more significant role in the public sphere. This study concludes that although Balee Inong in Banda Aceh City provides opportunities for increasing women’s participation, it has not had a substantial impact on reaching all women in Banda Aceh City. The limitation of this study is that it has not fully reached women in Banda Aceh City who represent Balee Inong because of different perspectives and not yet significantly represented. This study highlights the need for more realistic efforts through comprehensive empowerment to distribute the understanding and goals of Balee Inong in the public domain.
Pemberdayaan Masyarakat Usaha Kuliner Tradisional Di Gampong Ujong Drien Kecamatan Meureubo Aceh Barat Ulvahmi, Ulvahmi; Hazziza, Nurmi; Siaa, Radit; Sopar, Sopar; Yulianda, Riki
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7578

Abstract

Pemberdayaan masyarakat tradisional di kalangan masyarakat usaha kuliner merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga sekaligus melestarikan warisan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana proses pemberdayaan dilaksanakan serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat usaha kuliner. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap para pelaku usaha kuliner tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan seperti pelatihan keterampilan memasak, inovasi produk, peningkatan pengemasan, dan pemasaran digital memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan dan kepercayaan diri para ibu rumah tangga. Selain itu, inisiatif ini juga berperan penting dalam memperkuat solidaritas masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi di tingkat lokal. Dukungan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, kuliner tradisional tidak hanya berfungsi sebagai simbol identitas budaya, tetapi juga menjadi sektor potensial dalam pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Kata Kunci: pemberdayaan, kuliner tradisional, usaha  kuliner, ekonomi kreatif