Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Media Video Edukasi Efektif Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun Siswa Sekolah Dasar Rahayu, Ni Ketut Werdi; Sudiadnyana, I Wayan; Hadi, M. Choirul; Jana, I Wayan; Aryasih, I G A Made
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i1.4068

Abstract

Title:  Effective Educational Video Media to Improve Elementary School Students' Knowledge and Skills of Handwashing with Soap  (silahkan di isi judul bahasa inggrisnya, jangan di buang atau di hapus)Background: Counseling on hand washing with soap using educational video media has never been done in SD Negeri 2 Serangan and students do not know the steps to wash their hands properly. The purpose of the study was to determine the benefits of educational video media to improve the knowledge and skills of hand washing with soap of elementary school students.Method: The type of research used Pre Experimental with One Group Pretest Posttest Design. Statistical test of increasing knowledge and skills of washing hands with soap after the intervention using Paired T-Test.Result:  The average knowledge before the intervention was 5.90 and after the intervention 8.38 with an increase of 42%, while the average skills before the intervention were 5.43 and after the intervention 7.49 with an increase of 39%. The results of the statistical test calculations using the Paired T-Test test showed that the asymp. Sig (2-tailed) value was 0.000 <α (0.05), both for student knowledge and skills.Conclusion:  There was an increase in knowledge and skills before and after washing hands with soap after being given an intervention in the form of counseling using educational video media. The increase was influenced by factors of media utilization, as well as additional information about hand washing.ABSTRAK Latar belakang: Penyuluhan cuci tangan pakai sabun menggunakan media video edukasi belum pernah dilakukan di SD Negeri 2 Serangan dan siswa belum mengetahui langkah mencuci tangan dengan benar. Tujuan penelitian mengetahui manfaat media video edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan cuci tangan pakai sabun siswa sekolah dasar.Metode: Jenis penelitian menggunakan Pre Experimental dengan rancangan One Grop Pretest Posttest Design. Uji statistik peningakatan pengetahuan dan keterampilan cuci tangan pakai sabun setelah setelah dilakukan intervensi menggunakan uji Paired T-Test.Hasil: Rata-rata pengetahuan sebelum intervensi adalah 5.90 dan sesudah intervensi 8.38 dengan peningkatan sebanayak 42% , sedangkan rata-rata keterampilan sebelum  intervensi adalah 5.43 dan sesudah intervensi 7.49 dengan peningkatan 39%. Hasil perhitungan uji statistik menggunakan uji Paired T-Test diketahui bahwa nilai asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < α (0,05), baik untuk  pengetahuan dan maupun keterampilan siswa.Simpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah cuci tangan pakai sabun setelah diberikan intervensi berupa penyuluhan dengan menggunakan media vidio edukasi. Peningkatan dipengaruhi faktor pemanfaatan media, serta tambahan informasi mengenai cuci tangan
Pengaruh Kualitas Fisik Udara Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Kelas III Di RSUD Giri Emas Pangestika, Ni Putu Widya; Posmaningsih, Dewa Ayu Agustini; Rusminingsih, Ni Ketut; Hadi, Mochammad Choirul
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i2.4852

Abstract

Latar belakang: Kesehatan lingkungan rumah sakit bertujuan untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang sehat dengan memperhatikan aspek fisik, kimia, biologi, radioaktivitas, dan sosial, melindungi sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pengunjung, serta masyarakat sekitar dari potensi risiko lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas fisik udara terhadap kepuasan pasien ruang rawat inap kelas III di RSUD Giri Emas. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 66 orang pasien. Data primer didapatkan langsung dari hasil jawaban kuesioner wawancara dan hasil pengukuran suhu, kelembaban, pencahayaan, dan kebisingan di ruang rawat inap kelas III RSUD Giri Emas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 4 parameter Fisik lingkungan hanya 3 parameter yang berhubungan dengan kepuasan pasien yaitu parameter suhu 0,025 (< 0,05), parameter kebisingan 0,006 (< 0,05), dan parameter pencahayaan 0,001 (< 0,05) sedangkan parameter kelembaban tidak berhubungan dengan kepuasan pasien 0,305 (> 0,05). Simpulan: Sehingga dapat disimpulkan untuk kepuasan pasien mayoritas responden sebanyak 38 responden (57,6%) merasa puas dan 8 responden (12,1%) sangat puas, sisanya 20 responden masih merasa kurang puas dan tidak puas hal ini perlu ditindak lanjuti dengan perhatian lebih pada fasilitas rumah sakit seperti AC, peredam suara, pemasangan tirai, humidifier, dan dehumidifier untuk tetap menjaga kepuasan pasien.