Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penggunaan CCTV Untuk Meningkatkan Kepatuhan Petugas Pelayanan Dalam Pemilahan Limbah di Rumah Sakit: The Use of CCTV to Improve Service Officer Compliance in Waste Sorting in Hospital Ria Ismayani Ni Putu; Mochammad Choirul Hadi; I Wayan Sali; Iin Indayani
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v16i1.5137

Abstract

  Title:  The Use of CCTV to Improve Service Officer Compliance in Waste Sorting in Hospital Background: Hospital waste segregation is an important part of managing medical, non-medical, and domestic waste to prevent environmental pollution and health risks. The purpose of this study is to analyze the differences in compliance of service personnel in hospital waste segregation before and after supervision by environmental health officers using assistance tools such as CCTV media. Method: The type of research used a quasi-experimental design with a pre and post-test without control. The number of samples that met the inclusion and exclusion criteria in this study was 49 people with positions as service officers. Statistical tests to analyze differences before and after supervision were conducted using the Wilcoxon test. Result: The research results showed that before supervision, the non-compliant category consisted of 25 people (51.0%), fairly compliant 20 people (40.8%), and compliant 4 people (8.2%). After supervision, the non-compliant category consisted of 5 people (10.2%), fairly compliant 20 people (40.8%), and compliant 24 people (49.0%). The Wilcoxon test results showed a p-value < 0.05, indicating a significant difference in compliance before and after supervision. Conclusion: It can be concluded that there was an increase in the compliance of service personnel in terms of waste segregation, from 4 people (8.2%) to 24 people (49.0%) after supervision by environmental health officers using CCTV media. Keywords:  waste sorting; compliance; CCTV monitoring; hospital
Pengaruh Kualitas Fisik Udara Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Kelas III Di RSUD Giri Emas Ni Putu Widya Pangestika; Dewa Ayu Agustini Posmaningsih; Ni Ketut Rusminingsih; Mochammad Choirul Hadi
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i2.4852

Abstract

Latar belakang: Kesehatan lingkungan rumah sakit bertujuan untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang sehat dengan memperhatikan aspek fisik, kimia, biologi, radioaktivitas, dan sosial, melindungi sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pengunjung, serta masyarakat sekitar dari potensi risiko lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas fisik udara terhadap kepuasan pasien ruang rawat inap kelas III di RSUD Giri Emas. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 66 orang pasien. Data primer didapatkan langsung dari hasil jawaban kuesioner wawancara dan hasil pengukuran suhu, kelembaban, pencahayaan, dan kebisingan di ruang rawat inap kelas III RSUD Giri Emas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 4 parameter Fisik lingkungan hanya 3 parameter yang berhubungan dengan kepuasan pasien yaitu parameter suhu 0,025 (< 0,05), parameter kebisingan 0,006 (< 0,05), dan parameter pencahayaan 0,001 (< 0,05) sedangkan parameter kelembaban tidak berhubungan dengan kepuasan pasien 0,305 (> 0,05). Simpulan: Sehingga dapat disimpulkan untuk kepuasan pasien mayoritas responden sebanyak 38 responden (57,6%) merasa puas dan 8 responden (12,1%) sangat puas, sisanya 20 responden masih merasa kurang puas dan tidak puas hal ini perlu ditindak lanjuti dengan perhatian lebih pada fasilitas rumah sakit seperti AC, peredam suara, pemasangan tirai, humidifier, dan dehumidifier untuk tetap menjaga kepuasan pasien.