Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengurangan Jejak Mikroplastik Dalam Produksi Plastik Berdasarkan Analisis LCA (Life Cycle Assessment) Pada Mesin Bowler Di PT. Murni Mapan Makmur Pasuruan Maulana, Mukhlis; Munir, Misbach
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i2.20057

Abstract

Mikroplastik telah menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan, terutama dalam industri plastik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengurangan jejak mikroplastik dalam produksi plastik menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) pada mesin bowler di PT. Murni Mapan Makmur. Metode LCA digunakan untuk mengevaluasi tahapan produksi yang berkontribusi terhadap pelepasan mikroplastik dan mengusulkan strategi mitigasi yang efektif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta analisis laboratorium terhadap sampel mikroplastik yang dihasilkan. Strategi yang diusulkan mencakup peningkatan sistem filtrasi, modifikasi desain mesin untuk mengurangi gesekan, serta penggunaan bahan baku yang lebih ramah lingkungan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah identifikasi titik kritis pelepasan mikroplastik serta rekomendasi implementasi strategi mitigasi yang dapat diterapkan di industri plastik untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.Kata Kunci:  Mikroplastik, Life Cycle Assessment, Produksi Plastik, Mesin Bowler, Keberlanjutan.
Pelatihan Pembuatan Website Toko OnlineBagi Pelaku Umkmdesa Pungging Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan Muhammad Imron Rosadi; Misbach Munir; Jennifer Farihatul Bait; Abdul Majid; Guruh Marhaenis Handoko Putro; Sri Yaumi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2023): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i1.1158

Abstract

Tumbuh kembang UKM di Indonesia perlu mendapatkan perhatian khusus dari seluruh kalangan masyarakat. Perhatian tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk dukungan dan pelatihan keterampilan. Terdapat banyak pelaku bisnis UKM yang belum mengenal cara pemasaran melalui platform digital, salah satunya Kelompok UKM Desa Pungging, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Meski telah diketahui secara luas bahwa UKM yang menggunakan platform digital sebagai media pemasarannya diketahui meningkatkan penjualannya dan meluaskan jangkauan pasarnya. Oleh karena itu Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Yudharta Pasuruan, Universitas Muhammadiyah Lamongan, dan ITB Ahmad Dahlan Lamongan melakukan Pelatihan Pembuatan Website Toko Online pada para pelaku UKM di Desa Pungging tersebut. Pelatihan dilaksanakan dalam beberapa tahap berikut. Mulai dari persiapan, sosialiasi, kemudian pelatihan dan pemberian pemahaman pemasaran digital.
Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Sandal Menggunkan Pendekatan Six Sigma (Studi Kasus: CV. BOSSBI) Hardika, Moch Bagus; Munir, Misbach
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10 No. 2 (2026): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/wvjgbq42

Abstract

CV BOSSBI is a sandal manufacturing company located in Singosari, Malang, which is currently facing a high number of defective products, impacting both product quality and production efficiency. This study aims to analyze the factors causing product defects and to provide improvement proposals to enhance production quality. The Six Sigma approach using the DMAIC method (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) is applied to identify, measure, analyze, and control the causes of defects. Based on production data from January and February 2025, a total of 4,274 defective units out of 90,545 units were recorded in January, and 6,006 defective units out of 87,445 units in February. The initial DPMO (Defects Per Million Opportunities) value was 11,796 with a sigma level of 3.58. After implementing improvements, the DPMO decreased to 7,142 and the sigma level increased to 3.82. The results show that applying the Six Sigma method reduced the defect rate by 39.4% and significantly improved product quality. Therefore, Six Sigma has proven to be an effective quality control strategy for CV BOSSBI. Keywords: CV BOSSBI, DMAIC, Defective Products, Quality Control, Six Sigma