Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal GEOSAPTA

ANALISA KUALITAS BATUGAMPING SEBAGAI BAHAN BAKU SEMEN PADA DAERAH WAANGU-ANGU KAB. BUTON PROV. SULAWESI TENGGARA Muhamad Hardin Wakila; Citra Auliani Chalik; Nur Asmiani; Abdul Salam Munir; Muhammad Idris Juradi; Annisa Annisa
Geosapta Vol 7, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v7i1.8623

Abstract

Saat ini industri semen tengah gencar dikembangkan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur, sehingga eksplorasi batugamping sebagai bahan baku semen sedang intens dilakukan. Salah satu daerah yang prospek untuk eksplorasi batugamping adalah daerah Waangu-angu Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara. Hal ini dikarenakan kondisi geologi daerah penelitian yang didominasi oleh batuan sedimen, khususnya batugamping. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas batugamping di daerah penelitian untuk digunakan sebagai bahan baku semen dan menentukan sebaran batugamping di daerah penelitian. Metodologi penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yang terdiri dari pengambilan data lapangan, analisa laborotorium, dan interprestasi peta. Berdasarkan hasil analisa XRF, dapat diketahui bahwa keseluruhan sampel pada 3 stasiun pengamatan menunjukkan kandungan CaO yang cukup tinggi yakni mencapai 55 %, sehingga batugamping pada daerah penelitian dapat dikategorikan ke dalam batugamping kualitas tinggi (high grade limestone) karena memiliki kandungan CaO > 48 %. Sedangkan dari hasil interpretasi peta dapat diketahui arah sebaran umum batugamping di daerah peneltian adalah relatif ke arah timur laut-barat daya. Jadi dapat disimpulkan batugamping pada daerah penelitian memiliki kualitas yang tinggi (high grade limestone) sehingga baik digunakan untuk bahan baku semen dan arah sebarannya relatif ke arah timur laut-barat daya. Kata-kata kunci: batugamping, semen, XRF, arah sebaran, CaO.  
PENINGKATAN KADAR BIJIH BESI BATUBESSI KEC. BARRU KAB. BARRU DENGAN METODE PEMISAHAN MAGNETIK Muhammad Idris Juradi; Hasbi Bakri; Firman Nullah Yusuf; Sitti Ratmi Nurhawaisyah; Suriyanto Bakri; Muh. Hardin Wakila
Geosapta Vol 7, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v7i2.9460

Abstract

Indonesia memiliki potensi endapan bijih besi yang besar, namun hal ini tidak diimbangi dengan instrument yang memadai, sehingga Negara Indonesia harus mengimpor instrument yang dibutuhkan, instumen yang  dipakai memiliki sistem yang cukup sederhana dan bisa dikembangkan oleh sumber daya manusia yang dimiliki  Negara  Indonesia.  Salah satu alat yang  digunakan  dalam proses pemisahan mineral berharga dengan pengotornya  berdasarkan  sifat  kemagnetan yaitu Magnetic separator. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik bijih Besi di Desa Batubessi serta mempelajari pengaruh ukuran partikel terhadap peningkatan kadar dan recovery besi pada proses pemisahan magnetik. Metodologi penelitian yang dilakukan adalah metode induktif yang menggunakan pendekatan kombinasi antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, dengan memadukan hasil-hasil kajian pustaka, data lapangan, serta hasil-hasil penelitian laboratorium yang keseluruhannya dikaji, dianalisis, dan disintesis secara komprehensif untuk menyimpulkan rangkaian penelitian yang telah dilakukan. Hasill karakteristik bijih besi asal daerah Batubessi Kabupaten Barru Sulawesi Selatan berdasarkan hasil analisis XRD dan XRF mengandung mineral quartz (SiO2), goethite (FeO(OH)) magnetite (Fe3O4) dan braunite (Mn7SiO12). Berdasarkan komposisi kimia dimana mineral goethite (FeO(OH)) dan magnetite (Fe3O4) merupakan mineral pembawah unsur besi. Dengan komposisi unsur Fe2O3 73,863%, SiO2 21,539%, SO3 4,104%, CaO 0,219%, MnO 0,211% dan CuO 0,043%. Hasil pemisahan magnetik menunjukan peningkatan kadar Fe2O3untuk masing-masing fraksi ukuran. Kadar Fe2O3 pada fraksi 100 mesh sebanyak 83,656% dengan nilai recovery 70,220%, kadar Fe2O3 pada fraksi 150 mesh sebanyak 85,429% dengan nilai recovery 76,890% dan kadar Fe2O3 pada fraksi 200 mesh sebanyak 83,291% dengan nilai recovery 80,514%. Secara keseluruhan semua fraksi ukuran mengalami peningkatan kadar Fe2O3sebanyak ±10%.
ANALISIS KUALITAS AIR LINDIAN SISA PENGOLAHAN NIKEL (FERRONICKEL, NICKEL MATTE DAN NICKEL PIG IRON) Muhammad Ikra Rambu; Firman Nullah Yusuf; Alfian Nawir; Muhammad Hardin Wakila
Geosapta Vol 7, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v7i1.7817

Abstract

 Slag merupakan limbah hasil pengolahan nikel yang dapat mencemari lingkungan perairan yang disebabkan karena limbah slag tersebut dapat terlindi oleh liquid. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kualitas air lindian slag ferronickel, nickel matte dan nickel pig iron. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu uji kinetik (Free Draining Column Leach Test), uji sifat fisik dan kimia. Pengambilan data menggunakan alat intelegent meter, Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) dan X-ray Flourosence (XRF). Diperoleh hasil penelitian dari tiga sampel air lindian yaitu slag ferronickel, nickel matte dan nickel pig iron. Air lindian slag ferronickel diperoleh parameter-parameter dengan nilai pH 8,24, TSS 44,15 mg/l, Cu 0,0109 mg/l, Cd <0,003 mg/l, Zn <0,022 mg/l, Pb 0,0107 mg/l, Ni <0,07 mg/l, Cr Total 0,0241 mg/l, Fe <0,03 mg/l dan Co 0,075 mg/l. Untuk air lindian slag nickel matte diperoleh parameter-parameter dengan nilai pH 8,04, TSS 56,55 mg/l, Cu 0,0168 mg/l, Cd <0,003 mg/l, Zn <0,022 mg/l, Pb 0,002 mg/l, Ni <0,07 mg/l, Cr Total0,041 mg/l, Fe <0,05675 mg/l dan  Co 0,0594 mg/l. Untuk air lindian slag nickel pig iron diperoleh parameter-parameter dengan nilai pH 8,12 TSS 42,09 mg/l, Cu 0,010 mg/l, Cd <0,003 mg/l, Zn <0,022 mg/l, Pb 0,1162 mg/l, Ni <0,07 mg/l,  Cr Total 0,012 mg/l, Fe <0,06995 mg/l dan Co 0,0704 mg/l, status mutu air lindian dari tiga sampel air lindian slag berada pada kelas A, skor 0. Kesimpulan penelitian ini yaitu dari tiga sampel air lindian slag yaitu slag ferronickel, nickel matte tidak ada yang melewati nilai ambang batasdan untuk slag nickel pig iron terdapat satu parameter yang melewati nilai ambang batas yaitu kobalt (Co), serta status mutu air lindian dari tiga sampel air lindian berada pada kondisi baik sekali dan memenuhi baku mutu berdasarkan metode storet. Kata kunci: slag, uji fisik, uji kimia. uji kinetik.
IDENTIFIKASI REKAHAN SEBAGAI INDIKATOR BATUAN ALTERASI DAERAH BONTOCANI, KABUPATEN BONE, SULAWESI SELATAN Chalik, Citra Aulian; Firdaus, Firdaus; Harwan, Harwan; Heriansyah, Andi Fahdli; Wakila, Muhamad Hardin; Jafar, Nurliah
Geosapta Vol 8, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v8i1.11565

Abstract

Alterasi batuan menjadi penciri adanya rekahan-rekahan pada batuan yang menjadi jalur fluida hidrotermal. Di daerah penelitian Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan ditemukana danya batuan terubah atau batuan teralterasi. Lokasi batuan tersebut diperkirakan berada pada jalur rekahan dimana fluida hidrotermal berinteraksi dengan batuan. Interaksi fluida hidrotermal dengan batuan sekitar atau batuan samping merupakan potensi mineral-mineral berharga yang berasosiasi dengan mineral alterasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya rekahan sebagai zona alterasi yang menyebabkan batuan terubah. Penelitian ini menggunakan citra ALOS PALSAR (Phased Array type L-band Synthetic Aperture Radar (PALSAR) on Advanced Land Observing Satellite (ALOS)). Citra ALOS PALSAR digunakan untuk memperoleh data kelurusan morfologi yang terdapat di daerah penelitian, kelurusan tersebut dianalisis untuk menunjukan densitas kelurusan yang dapat menunjukan tingkat rekahan di daerah penelitan. Hasil metode kelurusan dikolerasikan dengan data alterasi yang didapatkan di daerah penelitian. Hasil observasi dilapangan berupa sampel batuan akan dilakukan uji X-Ray Diffraction (XRD). Hasil pengujian XRD digunakan untuk menunjukan adanya mineral alterasi dan menentukan tipe alterasi di daerah penelitian.
Co-Authors A. F. Heriansyah A. S. Munir Abdul Salam Munir Agung Fiqriansyah Agus Ardianto Budiman Alam Budiman Thamsi Alfian Nawir Alfian Nawir Alfian Nawir Alfian Nawir Alfian Nawir Andi Fadhli Heriansyah Andi Fadli Heriansyah Andi Fahdli Heriansyah Annisa Annisa Annisa Annisa Anshariah . Anshariah Anshariah Anshariah, Anshariah Arif Nur Warkito Arif Nurwaskito Arifin, Mubdiana Aulia, Rieska Dewi Aulia, Rizky Nurul Awalludin, Nur Bakri, Hasbi Bakri, Suriyanto Chalik, Citra Aulian Citra Aulian Chalik E. P. Umar F. N. Yusuf Fahirah, Fiki Firdaus Firdaus F Firdaus Firdaus Firdaus, Muh. Aryan Firman Nullah Yusuf Fitria, Ade Nurul Gouw, Jihan Fitri Ramdita Putri H. Anwar Habibie Anwar Harwan Harwan Harwan Harwan, Harwan Herman, Nurhaedah Idris Juradi, Muhammad Ikhsan, Abdul Imran Imran Iqbal Rustam, Muhammad Jamal Rauf Husain Jamal Rauf Husain Jamal Rauf Husain Jamal Rauf Husain Jamaluddin . Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin K. Idris Khadijah Rezkiani Tamar Maria . Maria Maria Miftah Farid Moh Salman Said Muhaimin, Al Muhammad Anas Muhammad Aswadi Muhammad Ikra Rambu Nawir, Alfian Nompo, Supardin Nur Asmiani Nurhawaisyah, Sitti Ratmi Nurhawaisyah, Sitti Ratmi Nurliah Jafar Nurliah Jafar, Nurliah Permatasari, Maya Pongkessu, Agriani Prasetyawati Umar, Emi R. M. Ismail Rahma, Kismu Rizky Nurul Aulia Rizky Nurul Aulia Romla Noor Hakim Saleh, Muh. Iqbal Sitti Ratmi Nurhawaisyah Syam, Nur Ilahi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsul Bakhri Tamar, Khadijah Rezkiani Windawati Windawati, Windawati Zulkifli Zulkifli