Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Musikalisasi Puisi: Sebuah Perkembangan, Struktur dan Penilaian Lomba di Provinsi Jambi Abdillah, Emriza Syukri; Phetorant, DJ. Dimas; Sriwulan, Wilma; Awerman, Awerman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3279

Abstract

Provinsi Jambi merupakan daerah yang aktif sekali mengadakan berbagai macam bentuk kreatifitas remaja (pelajar), salah satunya adalah bidang musikalisasi puisi. Permasalahan yang selalu terjadi setiap perlombaan musikalisasi puisi dilaksanakan di Provinsi Jambi adalah adanya perselisihan antara peserta panitia dan juri lomba, sebagai bagian dari dinamika perlombaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Data didapatkan dengan observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa berbagai kelompok-kelompok musikalisasi puisi tumbuh dengan cepat, sehingga menimbulkan pengaruh yang besar terhadap keberlangsungan genre musikalisasi puisi di Provinsi Jambi. Kemudian, perlunya pembaharuan pada kriteria penilaian yang memuat: kelompok puisi dengan persentase 25%; kelompok musik dengan persentase 25%; Keselarasan dengan persentase 10%; konsep dengan persentase 20%; dan Genre yang terdiri dari perubahan dari puisi ke musik menemukan musikalisasi puisi sebesar 20%.
Perubahan Kesenian Dikiu Gabano dari Musik Prosesi Ke Panggung Pertunjukan Mukhlis, Mukhlis; Sriwulan, Wilma; Jamaru, Novesar
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3351

Abstract

Kesenian Dikiu Gabano adalah salah satu kesenian tradisional masyarakat Kampar yang berpijak pada norma-norma agama yang melantunkan syair berbahasa arab. Syair kesenian Dikiu Gabano di ambil dari kitab al-barzanji yang di tulis oleh Sayyid Ja’far Ibn Husain Ibn Abdul Karim Ibn Muhammad Ibn Rasul Al-Barzanji yang berisikan tentang kisah dan puji-pujian terhadap rasulullah Muhammad saw dengan tujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan agar umat Islam meneladani kepribadiannya. Nama al-barzanji diambil dari nama pengarang yang juga merupakan nama tempat asalnya yakni daerah Barzanji (Kurdistan). Seiring perkembangan zaman kesenian Dikiu Gabano yang pada awalnya adalah sebagai prosesi adat  dan budaya Kampar mengalami perubahan fungsi dan bentuk dari ritual budaya menuju panggung pertunjukan. Tulisan ini bertujuan mengkaji faktor-faktor yang melatar belakangi perubahan tersebut. Untuk memfokuskan tulisan ini, peneliti merumuskan beberapa pertanyaan yaitu: 1) bagaimana peran kesenian Dikiu Gabano pada masyarakat Kampar. 2) bagaimana proses perubahan kesenian Dikiu Gabano pada masyarakat kabupaten Kampar. Era modernisasi ini kesenian Dikiu Gabano mengalami perubahan, yakni dalam bentuk fungsi dan nilai, yang sebelumnya memiliki nilai kesakralan dan digunakan dalam penyiaran agama islam, kemudian menjadi sajian yang digunakan dalam kebudayaan tradisi daerah yang lebih mengutamakan nilai estetis dari pada nilai keagamaan.
Trance Dalam Pertunjukan Rentak Kudo di Desa Sangir Koto Menanti Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci Wani, Telya; Sriwulan, Wilma; Sidik, Hadaci; Kumala, Ofa Yutri; Surraya, Yade
Musica: Journal of Music Vol 5, No 1 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i1.5314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertunjukan Rentak Kudo yang merupakan perpaduan antara musik dan tarian. Pertunjukan ini merupakan warisan khas budaya Kerinci yang dianggap sakral karena dapat menghubungkan parapemain dan penonton dengan arwah para leluhur. Saat pertunjukan berlangsung Pengasuh sebagai tetua yang memimpin pertunjukan membakar kemenyan agar suasana pertunjukan lebih khidmat dan diyakini oleh masyarakat setempat sebagai pemanggil arwah nenek moyang atau nenek salih. Efek yang ditimbulkan selanjutnya memberikan pengaruh kepada penonton maupun penari, karena ada beberapa penari atau penonton yang mengalami kerasukan atau trance. Di antara mereka ada yang menari sambil menghentak-hentakkan kaki ke tanah secara spontan, mencakar tanah seperti harimau, dan ada juga yang melakukan gerakan-gerakan silat. Tidak semua orang yang bisa mengalami trance dalam pertunjukan tersebut, tetapi masyarakat percaya bahwa orang yang mempunyai keturunan nenek lah yang dapat mengalami trance. Dari sisi teori musikologis menyatakan bahwa kekuatan music (beat, rhythm, harmony) yang berulang-ulang dapat mempengaruhi jiwa dan roh manusia. Metode penelitian ini menggunakan metode etnografi yang merupakan pekerjaan mendeskripsikan suatu kebudayaan, memahami suatu pandangan hidup dari sudut pandang penduduk asli. mempelajari Masyarakat sekaligus belajar dari masyarakat yang diteliti.
Penerapan Lagu Dinda Dalam Genre Koplo Dengan Format Ansambel Musik Di SMAN 3 Padangpanjang Mardin, Kalingga Laksana; Sriwulan, Wilma; Awerman, Awerman; Syahputra, Ade; Wijaksana, Bambang
Musica: Journal of Music Vol 5, No 1 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i1.5205

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penerapan Lagu Dinda Dalam Genre Koplo Dengan Format Ansambel Musik” ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan peneliti dalam memberikan pembelajaran di bidang musik kepada siswa/i SMAN 3 Padangpanjang. Lagu Dinda ini diaransemen kembali ke dalam format ansambel musik dengan beberapa instrumen seperti bellyra, pianika, gitar elektrik, gitar bass, gendang koplo, dan drumset. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dalam bentuk penelitian tindakan (Action Research), dengan tujuan untuk memecahkan masalah yang ditemukan dalam proses pembelajaran di lapangan. Dalam proses penelitian dan pengajaran tersebut, peneliti memakai teori musik dari Aaron Copland yang dipergunakan sebagai alat untuk memahami elemen dasar musik, seperti melodi, harmoni, dan ritme. Pembelajaran yang diajarkan sesuai dengan ilmu musik konvensional sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa/i dalam memainkan musik dengan baik dan benar. Hasil penelitian dari pengajaran tersebut adalah dipertunjukkannya Lagu Dinda dalam genre koplo oleh siswa/i SMAN 3 Padangpanjang di Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam Institut Seni Indonesia Padangpanjang. Kata kunci : Penerapan, Lagu Dinda, Genre Koplo, Ansambel
PEMBELAJARAN LAGU ADA ANAK BERTANYA PADA BAPAKNYA DENGAN FORMASI DRUMBAND DI SMP N 5 PADANGPANJANG SURYADI, HARRY; TINDAON, ROSMEGAWATY; SRIWULAN, WILMA
Batoboh Vol 5, No 1 (2020): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v5i1.1067

Abstract

Dengan adanya pembelajaran lagu Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya dengan formasi drumband ini akan dapat meningkatkan kreatifitasnya dalam bermusik.               Pembelajaran ini menggunakan metode penelitian tindakan Action Reasearch yang juga didukung oleh metode penerapan lainnya yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, dan metode eksperimen. Hasil yang diperoleh dari pembelajaran lagu Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya dengan formasi drumband kepada peserta didik adalah peserta didik mampu untuk mempertunjukkan hasil dari pembelajaran lagu Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya dengan formasi drumband. Mereka mendapatkan pengetahuan musik khususnya dalam bidang drumband, dan lebih bisa berkreativitas dengan instrumen drumband yang ada di ruang instrumen SMP N 5 Padangpanjang