Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : TEKNIK

KAJIAN PEMANFAATAN POTENSI SUMBER DAYA AIR TERPADU ( STUDI KASUS MATA AIR INGAS (COKRO), KEC. COKRO TULUNG KABUPATEN KLATEN – JAWA TENGAH) Sriyana, Sriyana
TEKNIK Volume 32, Nomor 1, Tahun 2011
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.743 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v32i1.1686

Abstract

Potential exploitation of Ingas (Cokro) water resource is currently less than optimal, there are still manywasted water flows and there is still no coordination in planning. The objective of this research is to reviewwater resource potential integratedly, by measuring the spring discharge in real terms, analyzing the utilizationof water source and water balance. The method used in this thesis is by measuring the discharge using currentmeter, analyzing water requirements for plants using Penman method, and analyzing data with the help ofMicrosoft Exel. It is resulted that the total potential of Ingas (Cokro) water resource is 1297 l/dt, utilized fordrinking water (PDAM Surakarta) at 400 l/dt, drinking water for Cokro Village at 4 l/dt, and the remainder isused for irrigation and moving a turbine with 50 Watt electric power. Water demand for irrigation is 995 l/dt,fullfilled from Ingas (Cokro) source discharge at 593 l/dt plus surface water discharge as a result frommeasurment of pulsur river (Plosowareng weir) at 696 l/dt, from the total water resource potential of 1289 l/dt.Water balance of Ingas (Cokro) water resource has already balanced or optimal, while residual discharge of294 l/dt is obtained at measurement point (Plosowareng weir)
KAJIAN KARAKTERISTIK DAS TUNTANG DAN MODEL PENGELOLAAN DAS TERPADU Sriyana, Sriyana
TEKNIK Volume 32, Nomor 3, Tahun 2011
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.578 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v32i3.1742

Abstract

A low carrying capacity of drainage basin or watershed may cause several problems, where floods occur inrainy season and droughts occur in dry season, also the occurrence of erosion, sedimentation and so on, hasbeen government’s problem in watershed management all along. In order to anticipate this condition,characteristic data of a watershed are required, so that it can be used as basic reference of watershedmanagement.The purpose of this paper is to conduct a study on the characteristics of Tuntang watershed of Central JavaProvince and watershed management model.The method of approach uses aspects of watershed geomorphology such as the shape of watershed, elongationratio and circularity ratio approaches, order of river using Strahle method, watershed density using Lynsleyformula, and river gradient calculated based on the comparison between elevation difference and length of mainrivers.Results show that magnitude index of Tuntang Sub watershed has elongated shape with Rc value between 0.27 to0.46, which means that the longer concentration time needed, the lower flood fluctuation. And relatively roundedshape with Rc value between 0.57 to 1.00, which means that the shorter concentration time needed, the higherflood fluctuation occurs. Sub watershed order range from 4 to 6 order, which means that river basins have floodwater level increase (moderately quick to fast), likewise water level decrease. Level slope between 0 - 8 % (lowflow velocity) with an area of 117605.56 Ha, and very steep slope > 40 % (very high flow velocity) with an areaof 4219.09 Ha. The highest drainage density occurs in Sub watershed of Tuntang downstream 1.88 Km / Km²,and lowest Sub watershed of Blorong 1.01 Km / Km². Based on both magnitudes, the water being stored is inmedium category and floods and droughts occur. The flow pattern has the shape of rectangular dendritic anddendritic medium, showing that soil characteristics is limestone and shale. To obtain optimal performance resultof Tuntang watershed, integrated watershed management program is needed in watershed managementintegration by involving various associated parties.
SISTEM INFORMASI JARINGAN IRIGASI (SIJARI) KABUPATEN SUKOHARJO BERBASIS PROGRAM ARCVIEW GIS 3.3. Sriyana, Sriyana
TEKNIK Volume 31, Nomor 1, Tahun 2010
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.588 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v31i1.1760

Abstract

Data availability of irrigation area authority, discharge data, physical condition of weir, channel condition,hydraulic structure damage, finance needed for recovery etc are sometimes unclear, invalid and lost in data,low service and poor performance, resulting planning interest, monitoring implementation and controlunfulfilled. The purpose of this thesis is to make SIJARI software (Sistem Informasi Jaringan Irigasi )whichcontains data base information of Irrigation in Geographic Information System(SIG), based on Arcviewprogram GIS 3.3. The result of SIJARI software contains all data base information starting from irrigationarea authority, structures damage, channel condition, crop pattern etc, where all data can be fast andaccurately accessible and can be used for pre-plan, planning, implementation, monitoring and control.
Analisis Perilaku Deformasi Bendungan Bajulmati Dengan Metode Penilaian Berdasarkan Database Sejarah Bendungan Istiaji, Muhammad Santang; Sriyana, Sriyana; Sadono, Kresno Wikan
TEKNIK Vol. 42, No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v42i2.39629

Abstract

Bendungan akan mengalami tekanan dari beban sendiri sampai dengan efek loading air waduk. Akibat gaya tekanan tersebut maka tubuh bendungan akan mengalami deformasi. Perilaku deformasi bendungan perlu dipantau, untuk mengetahui deformasi vertikal dan horisontal yang terjadi. Makalah ini membahas tentang perilaku deformasi pada Bendungan Bajulmati dari tahap konstruksi, pengisian awal, dan pasca konstruksi. Tujuan dari analisis ini adalah untuk menentukan perilaku deformasi "normal" sehingga studi kasus yang menunjukkan deformasi "abnormal" dapat diidentifikasi sejak dini dan kemudian dapat dianalisis lebih lanjut. Perilaku deformasi Bendungan Bajulmati hasil evaluasi berdasarkan kriteria penerimaan dari database sejarah bendungan yang serupa, sebagian besar instrumen memenuhi kriteria peenerimaan deformasi sehingga dianggap normal. Sedangkan sebagian kecil tidak memenuhi kriteria penerimaan karena nilainya diluar dari persyaratan. Hasil tersebut dapat menjadi perhatian dan rekomendasi awal untuk analisis lebih lanjut menganai perilaku deformasi abnormal yang terjadi.
Penilaian Risiko Bendungan Pelaparado Berbasis Metode Modifikasi ICOLD dan Metode Indeks Risiko Suprapto, Rachdian Eko; Japarussidik, Japarussidik; Sriyana, Sriyana; Sadono, Kresno Wikan
TEKNIK Vol. 42, No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v42i2.39715

Abstract

Penilaian risiko bendungan terdiri dari analisis risiko dan evaluasi risiko sebagai salah satu bentuk kegiatan operasi, pemeliharaan dan pemantauan bendungan. Penelitian bertujuan untuk melakukan penilaian risiko Bendungan Pelaparado di Desa Pela, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bendungan Pelaparado merupakan jenis bendungan urugan batu dengan inti kedap di tengah. Penilaian risiko bendungan pada penelitian menggunakan metode modifikasi ICOLD dan metode indeks risiko. Metode modifikasi ICOLD didasarkan pada hasil inspeksi lapangan, evaluasi desain bendungan, evaluasi pengelolaan keamanan bendungan dan identifikasi dampak kegagalan bendungan terhadap daerah hilir. Metode indeks risiko didasarkan pada pembobotan perhitungan empiris parameter bentuk kegagalan dari hasil inspeksi lapangan, desain bendungan dan analisis potensi bencana. Hasil penilaian risiko merupakan dasar pertimbangan dalam penentuan prioritas pemeliharaan untuk mencegah peningkatan potensi kegagalan bendungan. Hasil penelitian menunjukkan Bendungan Pelaparado memiliki nilai risiko sebesar 67 dengan kategori risiko “tinggi”, nilai indeks risiko total sebesar 227,56 dan nilai keamanan 72,91 dengan klasifikasi keamanan “cukup”, sehingga Bendungan Pelaparado aman terhadap beban normal tetapi kemungkinan kurang aman terhadap banjir desain dan gempa desain.
Optimasi Operasi Danau Rawa Pening dengan Program Dinamik untuk Pemanfaatan Sumber Daya Air yang Optimal Dyah Ari Wulandari; Sriyana Sriyana; Salamun Salamun; Dwi Kurniani; Albert N. Tristanto; Zelly Rinaldi; Reza Kandriani; Anisa R. Rahardiyanti
TEKNIK Vol 42, No. 3 (2021): December 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v42i3.33765

Abstract

Danau Rawa Pening merupakan waduk alami yang mempunyai fungsi untuk melayani kebutuhan air irigasi, air baku air minum, PLTA, perikanan, pariwisata, serta pemeliharaan Sungai Tuntang. Berkurangnya kapasitas tampungan Rawa Pening akibat sedimentasi menyebabkan berkurangnya fungsi pelayanan Rawa Pening. Mengingat pentingnya fungsi Danau Rawa Pening dimana kinerja operasi waduk eksistingnya hanya mempunyai keandalan sebesar 60 % maka diperlukan analisis pengoperasian waduk untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya air yang tersedia. Operasi waduk merupakan aturan untuk memanfaatkan sumber daya waduk berdasarkan pertimbangan sumber daya yang tersedia dan kebutuhan yang diperlukan dalam pengoperasian yang optimum berdasarkan hasil analisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pedoman pengoperasian waduk guna peningkatan pemanfaatan potensi sumber daya yang tersedia. Penelitian dilakukan dengan membuat model optimasi operasi waduk dengan program dinamik. Tahapan analisis yang dilakukan adalah analisis kebutuhan air, analisis inflow waduk, perumusan model optimasi, melakukan optimasi dan menganalisis kinerja waduk hasil optimasi. Berdasarkan hasil analisis didapatkan kurva aturan operasi waduk dengan keandalan 86%.
Implementasi Multi-Method Modeling untuk Mendukung Keterpaduan Perencanaan Pembangunan di Sub DAS Srep, Kabupaten Kudu Sriyana, Sriyana; Winaktoe, Wied Wiwoho
TEKNIK Vol. 44, No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v44i3.56875

Abstract

Tata kelola pembangunan yang lemah terindikasi menjadi penyebab ancaman bencana kelangkaan air di Indonesia pada tahun 2045. Tata kelola tersebut khususnya terkait keterpaduan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS).  Penelusuran terhadap praktik mutakhir komunitas Internasional menunjukkan bahwa multi-method modeling menjadi rekomendasi untuk diaplikasikan. Tujuan riset ini adalah menerapkan multi-method modeling yang didukung oleh eksaminasi hubungan kausal terhadap parameter pembentuk sub kriteria klasifikasi DAS dan merestrukturisasi hasil-hasil tersebut melalui DPSIR. Adapun lokasi kajian berada di Sub DAS Srep, Jawa Tengah dan dataset merupakan data-data yang diperoleh melalui dokumen kajian sub DAS Srep, Indeks Desa Membangun, dan survey pada periode 2015-2020.  Hasil riset menunjukkan bahwa (1) sub terdapat sub kriteria yang menjadi prasyarat atau penentu keberhasilan sub kriteria klasifikasi DAS lainnya; (2) informasi hubungan eksogenik yang diformulasi secara saintifik dapat membantu sektor-sektor mengetahui posisinya dan hubungannya terhadap sektor lainnya agar dapat bersinergi secara subtantif maupun ketepatan dalam jadwal pelaksanaan. Hal ini dapat memperjelas akar masalah, meningkatkan keterpaduan perencanaan dan mereduksi kelemahan kordinasi dan tumpang-tindih kegiatan; (3) analisis secara isolatif tidak sensitif terhadap dampak yang ditimbulkan pada parameter atau sub kriteria lain dalam DAS.  
Co-Authors Abda Abda Akhmad Syarif Albert N. Tristanto Anisa R. Rahardiyanti Apriani, Gradila Arianti, Silvia Arif Haidar Nur Shidqi Ary Wibowo Atmaja, Wahana Riyan Balatif, Mamak Devi, Sihtasari Dwi Kurniani Dyah Ari Wulandari Dyah Ari Wulandari Edo Himawan Effrata, Effrata Eko Julianto Sasono Eko Marsudi Utomo Eusabinus Bunau Fandy Halim Faris Setiawan Fathan, Robbi Ferry Hermawan Halim, Hamzah Hari Nugroho Haryono Haryono Haryono Putro Husein, Arya Ramadhan Al Ikhsanudin Ikhsanudin Indrawan Indrawan Iskandar, Ismail Istiaji, Muhammad Santang Iwan K. Hadihardaja Iwan Kridasantausa Hadihardaja Iwan Kridasantausa Hadihardaja Januadhistianto, Pradhito Japarussidik, Japarussidik Jati Utomo Dwi H. Jati Utomo Dwi Hatmoko Jatmiko Jatmiko Joetata Hadihardaja Joetata Hadihardaja K.D. Rahan, Trisna Cica Karim, Muhammad Said Karya, Betty Kasanang, Kilat Khaidir, Trifad Mochammad Kresno Wikan Sadono Krisna Sulistya Kurniawan, Pedi Lailani Indrayanti, Asro' M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Marni Marni, Marni Marrisa , Novaria Martadinata, Roby Mochamad Agung Wibowo Muhammad Donny Kusumo N. MUHAMMAD REZA FAHLEVI KHALAWI Muhlis Muhlis Mushafa Fahmi Muslichah Erma Widiana Nastain Nur Yuwono Nyanakaruno, Kabri Pebrira, Hazel Pranoto Samto Atmodjo Pujono, Pujono Putra, Mirza Rahan, Trisna Cica K.D Rahman Hakim Ardiansyah Rais Buldan Reza Kandriani Riksal Firmansyah Risan Kurnia Ramdhani Rosmawiah, Rosmawiah Rosmita Annisa S. Suripin Sakawana, Sakawana Salamun Salamun Salamun Salamun Sarwoko Sarwoko Seno Darmanto Seno Darmanto Seno Darmanto Siswati, Muji Sri Sangkawati Sri Sangkawati Sachro Suharyanto Suharyanto Suprapti, Wiwik Suprapto, Rachdian Eko Syafrudin Syafrudin Syarif Saddam Rivanie Tangkasiang, Yos Andy Tristanto, Albert Nico Ugang, Yandi Vita Ariesta Fitriana Winaktoe, Wied Wiwoho Wurdianto, Kukuh Yustha, Yulia Yusuf Umardani Zelly Rinaldi Zelly Rinaldi, Zelly