p-Index From 2021 - 2026
4.664
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Jurnal IKA Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Indonesia Journal on Mathematics Education (JME) Journal on Mathematics Education (JME) JURNAL E-DUMATH Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Jurnal Elemen Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Jurnal Analisa SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika WIDYA LAKSANA Journal of Education Technology Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek (JASINTEK) Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Indonesian Journal Of Educational Research and Review Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Journal of Learning Improvement and Lesson Study Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Innovative and Creativity Unnes Journal of Mathematics Education Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Prasasti Ilmu Jurnal Abdimas Bencoolen
Claim Missing Document
Check
Articles

WORKSHOP PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA DI FKIP UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI Hidayat, Toni; Dzulfikar, Ahmad; Fitriasari, Putri; Suarsana, I Made; Darhim, Darhim; Juandi, Dadang
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.v1i2.31386

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan berupa workshop penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk membekali para peserta dengan pemahaman dan kemampuan menulis artikel ilmiah yang layak diterbitkan pada jurnal ilmiah, khususnya dalam bidang pendidikan matematika. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memadukan tiga, yaitu participatory rural appraisal, technology transfer, serta pelatihan dan pendampingan luring dan daring. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu workshop secara tatap muka dan pendampingan berupa On Job Training penulisan karya ilmiah yang dilaksanakan secara daring. Pasca pelaksanaan workshop, diperoleh informasi bahwa para peserta telah menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan terkait penulisan karya ilmiah. Hal ini ditunjukkan oleh para peserta yang telah memiliki draft artikel ilmiah dan 33% di antaranya telah memperoleh Letter of Acceptance dari jurnal ilmiah pada saat penutupan kegiatan workshop. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan workshop ini efektif untuk meningkatkan pemahaman dan unjuk kerja peserta dalam menulis karya ilmiah. Oleh karena itu, program serupa dapat diadaptasi dan dilaksanakan pada subjek dan lokasi lainnya.
Law in the News as a Prevention of Criminal Acts Related to Uang Panai in the Tradition of Marriage in Indonesia Subair, Muh.; Idham PA, Naurah Fakhirah; Isnanto, Muh.; Suarsana, I Made; Satyananda, I Made
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2025): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/hm8nhr16

Abstract

The tradition of Uang panai is the wisdom of the Bugis-Makassar tribe in Indonesia to honor women in the marriage process. Unfortunately, the amount of Uang panai is often the reason for criminal acts, such as fraud and theft, to fulfill the Uang panai. This study explores how audiences' reception of law news related to uang panai is based on Stuart Hall's theory and how it impacts the prevention of crime associated with this tradition. This article is written qualitatively, using a reception analysis of media news. The search for media news data was supported by in-depth interviews with purposively selected informants and complemented by literature studies. This research focuses on the theft of uang panai, which went viral and was widely responded to by the community. The results show three positions of audience acceptance, namely the dominant position that supports consistent law enforcement to create a deterrent effect. The negotiation position also supports law enforcement but offers customary reforms to make it cheaper and encourages people to act more wisely by facilitating uang panai. The existence of a community that promotes the uang panai tradition will reduce the pressure on men who are committed to marriage and be a deterrent to the criminal act of uang panai. The opposition rejects the application of formal law to perpetrators of theft for uang panai and suggests settlement by customary law. The opposition believes that understanding the sacredness of adat will effectively prevent crimes related to uang panai. The impact of legal reporting related to uang panai to avoid criminal acts appears in the form of public awareness of the consequences. Awareness of the consequences is born from the impact of the news that gives a deterrent effect, strengthens traditions, and encourages policy improvements.  
Students’ Mathematical Anxiety during the Covid-19 Pandemic and Its Impact on Deaf Students’ Mathematics Learning Outcomes Mahayukti, Gst Ayu; Dewi, Putu Kartika; Suarsana, I Made; Hartawan, I Gusti Nyoman Yudi
Unnes Journal of Mathematics Education Vol. 13 No. 1 (2024): Reguler Issue
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/77vcrx47

Abstract

The emergence of various problems during online learning must receive attention, especially for special needs students. For deaf children, online learning problems in mathematics lessons will become more complex due to communication barriers (hearing loss). This study aims to analyze deaf children's mathematical anxiety in learning mathematics and its correlation to the deaf children’s learning outcomes during the Covid-19 pandemic. This research was descriptive and correlational research types. The subject research was deaf children at the SMP Luar Biasa Negeri Tuna Rungu. The study sample was 24 students. Research data was collected by observation, interviews, questionnaires, and tests. The data analysis used was descriptive analysis and simple regression. The results showed that deaf children's mathematical anxiety was very high. The results of the regression analysis show that mathematical anxiety has a significant effect on mathematics learning outcomes. Even though online learning during the pandemic has made the implementation of mathematics learning flexible because it can accommodate different learning styles of children, many obstacles were found in the learning process, given the limitations of deaf children, and they preferred offline learning. The implications of this research are expected to be an evaluation for teachers and deaf children to improve mathematics learning outcomes and to overcome deaf children's mathematical anxiety.
Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Matematika SMP di Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem melalui Pelatihan Program Aplikasi GeoGebra Suarsana, I Made; Mahayukti, Gusti Ayu; Pujawan, I Gusti Ngurah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 2 No. 1 (2018): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.559 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v2i1.560

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi kepada guru-guru matematika SMP di wilayah Kecamatan Kubu yang mengalami permasalahan dalam (a) mengkonstruksi representasi visual dari objek matematika yang sering dibutuhkan dalam penyusunan bahan ajar dan instrumen penilaian, dan (b) membuat media pembelajaran eksploratif sederhana berbasis komputer. Permasalahan yang ada diupayakan penanganannya melalui pelatihan pemanfaatan program aplikasi GeoGebra. Ketercapaian tujuan pengabdian ini diukur dengan evaluasi proses, hasil dan pemberian angket tanggapan. Berdasarkan observasi proses dan hasil diperoleh bahwa peserta pelatihan telah mampu mengkonstruksi representasi geometri dan membuat media pembelajaran eksploratif sederhana. Tanggapan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan berada pada kategori sangat positif.Kata kunci : GeoGebra, Geometri, Media Pembelajaran, Matematika, Kompetensi GuruABSTRACTThis community devotion aims to provide solutions to junior high school mathematics teachers in the Kubu district of both had problems in (1) constructing a visual representation of objects mathematics often needed in the preparation of teaching materials and instruments assessment, and (2) making computer based of simple explorative learning media. The existing problems should be done through training the use of application program GeoGebra. The success of this devotion is measured by evaluation process evaluation, product evaluation, and the participant response. Based on observation processes and product obtained that participants have been able to construct visual representation, and make simple explorative media learning. Participants responded to the event is very positive.Keywords : GeoGebra, Geometry, Learning Media, Mathematics, Teacher Competence
Analisis Pendekatan Metacognitive Guidance dalam Pembelajaran Matematika: Systematic Literature Review Elyse Silvia Purba; I Gusti Putu Suharta; I Made Suarsana
Simpati Vol. 4 No. 2 (2026): April : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v4i2.1623

Abstract

This study focuses on examining the effectiveness of the metacognitive guidance approach in mathematics education using the Systematic Literature Review (SLR) method. Metacognitive strategies are considered a relevant approach in 21st-century education because they encourage students to plan, monitor, and evaluate their thinking processes independently. The literature search was conducted via Google Scholar using appropriate keywords and yielded 306 articles in the initial stage. Subsequently, the selection process followed the PRISMA flowchart, including the removal of duplicate articles, screening based on titles and abstracts, and eligibility assessment through full-text review. From these stages, 12 articles meeting the inclusion criteria were selected as the basis for analysis. The study’s findings indicate that metacognitive guidance has a positive impact on mathematics learning, particularly on students’ problem-solving skills, critical thinking, mathematical literacy, and learning outcomes. This approach also enhances metacognitive awareness, enabling students to be more focused in selecting strategies, monitoring the learning process, and evaluating the results. Thus, this strategy is worthy of integration by teachers to strengthen the quality of learning and higher-order thinking skills.
Analisis Penerapan Model RME Berbasis Budaya dalam Pembelajaran Matematika: Systematic Literature Review Kanaya Chintia Lauren Siahaan; I Made Sugiarta; Kadek Ayu Mutiara Pratiwi; I Made Suarsana
Simpati Vol. 4 No. 2 (2026): April : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v4i2.1624

Abstract

This study aims to analyze in depth the effectiveness of Realistic Mathematics Education (RME) and ethnomathematics in improving students’ mathematical abilities through a Systematic Literature Review (SLR) approach. This study is motivated by the low level of students’ conceptual understanding, mathematical literacy, and mathematical communication skills, which are still dominated by conventional teaching approaches. Data were collected from ten research articles relevant to the topics of RME and ethnomathematics. The analyzed articles employed various research methods, including experimental research, classroom action research, and research and development (R&D). The results of the review indicate that the implementation of RME is consistently effective in enhancing students’ mathematical abilities, such as critical thinking, problem-solving, mathematical communication, and mathematical literacy. The RME approach, which is based on real-life contexts, helps students understand mathematical concepts more deeply and meaningfully. In addition, the integration of culture through ethnomathematics strengthens the effectiveness of learning by providing contexts that are closely related to students’ daily lives, thereby increasing motivation, engagement, and active participation in the learning process.Furthermore, the findings reveal that the success of culture-based RME is influenced by instructional design, the selection of appropriate contexts, and the teacher’s role in managing the learning process. Therefore, culture-based RME can be considered an effective and relevant approach to improving the quality of mathematics education.
Systematic Literature Review (SLR): Peran Regulasi Diri dan Kecerdasan Emosional terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta Didik Ni Putu Ayu Rhiana Pradnyasuari Yanti; I Made Sugiarta; Gusti Ayu Mahayukti; I Made Suarsana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran regulasi diri (self-regulated learning/SRL) dan kecerdasan emosional (emotional intelligence/EI) terhadap hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Dari 250 artikel yang ditelusuri melalui Scopus, Google Scholar, dan ERIC, sebanyak 15 artikel lolos seleksi dan menjadi bahan kajian dalam penelitian. Hasil sintesis menunjukkan bahwa regulasi diri (self-regulated learning/SRL) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika, baik secara langsung maupun dalam beberapa studi penelitian yang menyatakan bahwa regulasi diri (self-regulated learning/SRL) sebagai variabel perantara yang menjembatani pengaruh faktor psikologis terhadap capaian akademik. Selain itu, kecerdasan emosional (emotional intelligence/EI) juga ditemukan berkontribusi terhyadap hasil belajar matematika, terutama melalui kemampuan peserta didik dalam mengelola emosi, meningkatkan motivasi, dan menjaga konsentrasi selama proses pembelajaran. Terhadap kemampuan pemecahan masalah, komponen metakognisi dalam regulasi diri (self-regulated learning/SRL) meliputi kemampuan merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses berpikir, yang berperan penting dalam proses berpikir tingkat tinggi. Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan salah satu bentuk penerapan kemampuan berpikir tingkat tinggi, karena melibatkan proses analisis, evaluasi, dan pengambilan keputusan dalam menyelesaiakan masalah. Sementara kecerdasan emosional (emotional intelligence/EI) berperan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menekan kecemasan matematika yang dapat menghambat proses kognitif, dan meningkatkan motivasi instrik peserta didik yang mendorong ketekunan dan strategi penyelesaian yang lebih efektif. Secara simultan, regulasi diri (self-regulated learning/SRL) dan emosional (emotional intelligence/EI) saling melengkapi, dimana emosional (emotional intelligence/EI) menyediakan landasan afektif yang memungkinkan regulasi diri (self-regulated learning/SRL) berfungsi secara optimal. Sinergi ini berdampak pada peningkatan hasil belajar matematika serta kemampuan pemecahan masalah, karena peserta didik mampu mengelola emosi sekaligus mengatur strategi berpikir secara efektif. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi regulasi diri (self-regulated learning/SRL) dan emosional (emotional intelligence/EI) dalam desain pembelajaran matematika yang efektif.
Mathematical critical thinking in ethno-controversial problems: A logical-mathematical intelligence perspective I Gusti Ngurah Pujawan; I Putu Pasek Suryawan; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Made Suarsana
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v7i1.6140

Abstract

Mathematical critical thinking ability is a crucial skill that should be developed in mathematics education, particularly in addressing complex and contextual problems. This study aims to describe the mathematical critical thinking skills of Grade 10 senior high school students in solving ethno-controversial mathematical problems viewed from the level of logical–mathematical intelligence. This study employed a descriptive qualitative approach, with 6 grade 10 students from SMA Negeri 2 Singaraja as subjects, selected based on high, medium, and low levels of logical–mathematical intelligence. Data were collected through a written test based on ethno-controversial problems, a logical–mathematical intelligence questionnaire, semi-structured interviews, and documentation of students' work. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, referring to the indicators of mathematical critical thinking, namely interpretation, analysis, evaluation, and inference. The results of the study indicate that students with high logical–mathematical intelligence consistently meet most indicators of mathematical critical thinking, although they still show shortcomings in systematically presenting conclusions. Students with moderate logical–mathematical intelligence demonstrate fairly good mathematical critical thinking abilities in the indicators of interpretation and analysis; however, they still experience difficulties in the indicators of evaluation and inference. Meanwhile, students with low logical–mathematical intelligence show limitations in almost all indicators of mathematical critical thinking. These findings suggest the need for differentiated instructional strategies tailored to students' levels of logical–mathematical intelligence.
Eksplorasi Etnomatematika Layangan Bebean Bali sebagai Sumber Pembelajaran Matematika Kontekstual Putu Natha Wira Utama; Kadek Ayu Mutiara Pratiwi; I Made Suarsana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4965

Abstract

Matematika sering diajarkan secara abstrak di sekolah sehingga siswa sulit memahami konsepnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep matematika dalam proses pembuatan layangan bebean Bali dan mengkaji potensinya sebagai sumber pembelajaran matematika yang kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi virtual, yaitu mengamati langsung praktik budaya dari tiga video tutorial pembuatan layangan bebean di YouTube. Data dianalisis melalui reduksi data, pemberian kode, dan penafsiran. Hasil penelitian menemukan delapan konsep matematika yang terintegrasi secara alami dalam proses pembuatan layangan, yaitu: garis dan sudut, pengukuran panjang dan satuan, bangun datar dan luas, teorema Pythagoras, simetri lipat dan refleksi, perbandingan dan skala, keliling dan penjumlahan, serta trigonometri sederhana. Konsep-konsep ini dipraktikkan secara intuitif oleh para perajin tanpa melalui pendidikan formal, yang menegaskan bahwa matematika tumbuh dari aktivitas budaya masyarakat. Simpulannya, layangan bebean Bali memiliki potensi yang besar untuk dijadikan sebagai sumber pembelajaran matematika yang bermakna dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan uji coba langsung di lapangan dan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis layangan bebean.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: ANALISIS HAMBATAN EPISTEMOLOGIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLDV DITINJAU DARI TRANSPOSISI DIDAKTIS Elida Safitri; I Made Suarsana; I Made Ardana
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan epistemologis siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) ditinjau dari perspektif transposisi didaktis melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan pendekatan PRISMA melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi terhadap artikel-artikel yang relevan. Data diperoleh dari Google Scholar dan Crossref dengan kata kunci “transposisi didaktis”, “hambatan epistemologis”, dan “SPLDV” pada rentang tahun 2021–2026. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan, diperoleh 15 artikel yang layak dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan epistemologis siswa SMP pada materi SPLDV terutama muncul pada tahap memahami informasi dalam soal cerita, menentukan variabel, membangun model matematika, memahami hubungan antarvariabel, serta menginterpretasikan hasil penyelesaian. Selain itu, temuan penelitian juga menunjukkan bahwa proses transposisi didaktis yang terlalu menekankan aspek prosedural dapat memperkuat munculnya hambatan belajar karena siswa cenderung menghafal langkah penyelesaian tanpa memahami makna konsep secara mendalam. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran SPLDV yang lebih konseptual, kontekstual, dan berorientasi pada pemodelan matematika agar hambatan epistemologis siswa dapat diminimalkan.
Co-Authors ., Gusti Ngurah Yogi Maha Putra ., I Dewa Gede Wahyu Gitariana ., I Made Ari Purwadi ., Made Dwi Aryani ., Ni Luh Lita Frisdiana ., Ni Luh Made Dwijayanti ., Ni Luh Tia Rahmawati ., Ni Made Dewi Septiantari ., Ni Putu Diah Pita Loka ., Putu Intan Rossitha ., Putu Rini Handayani ., Putu Wisma Artha Diputra ., Surya Pujawan A. A. Gede Addriana Bulu Baan Ahadiyah Noer Hapsari . Anna Tasya Enjelina Br Tumanggor Arsita, Kadek Rika Ayu Wikasari Budayana, I Made Cahyady, Fendy Anggara Dachlan, Muhammad Dadang Juandi Damayanti, Ni Komang Ari Darhim Darhim Dedy Sumardi Dewa Ayu Krisna Apriyanti Dewi, Kadek Anggi Indah Dwita Dewi, Ni Wayan Ina Suksma Didi Suryadi Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Dwiantara, I Kadek Dyah Maharani Pande Putu Dzulfikar, Ahmad Elah Nurlaelah Elida Safitri Elyse Silvia Purba Fendy Anggara Cahyady Feny Agustina Dewi Fitrianiayuningsih, Niputu Bela Gde Rama Isimunuartha Gede Pande Suarcita Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Yogi Maha Putra . Hamid, Wardiah Hamsiati, Hamsiati Hidayat, Toni I Dewa Gede Purwa Diastra . I Dewa Gede Purwa Diastra ., I Dewa Gede Purwa Diastra I Dewa Gede Wahyu Gitariana . I Dewa Ketut Sastrawidana I G N Pujawan I Gst Agung Putu Wijaya I Gusti Ngurah Kade Angga Juliartawan I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Suharta I Gusti Putu Suharta I Kadek Yasa Sumalasia I Komang Adi Agus Juana Putra I Made Ardana I Made Ari Purwadi . I Made Candiasa I Made Dion Permana I made Yudi Suardi I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I PUTU PASEK SURYAWAN I Wayan Amperawan I Wayan Edy Ari Suandana I Wayan Puja Astawa Ida Ayu Dewi Wulandari Ida Ayu Dewi Wulandari Idham PA, Naurah Fakhirah Irianto Kadek Anggi Indah Dwita Dewi Kadek Ayu Mutiara Pratiwi Kadek Ayu Mutiara Pratiwi Kadek Ayu Mutiara Pratiwi Kadek Mahendra Sandya Kusuma Riawan Kadek Pasek Budarsini Kanaya Chintia Lauren Siahaan Ketut Rendrayana Komang Listya Wulandani M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Adi Cahya Dewi . Made Adi Cahya Dewi ., Made Adi Cahya Dewi Made Andi Laksana . Made Dwi Aryani . Made Juniantari Made Juniantari, Made Made Niken Novianti Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita . Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita ., Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita Mertasari, Ni Made Muh. Isnanto, Muh. N. N. A. Partini Ni Kadek Ari Dama Yanti . Ni Kadek Ari Dama Yanti ., Ni Kadek Ari Dama Yanti Ni Kadek Budi Liyastini Ni Kadek Dwi Utami Utami Ni Kadek Sri Damayanti Ni Kadek Tina Santika Dewi Ni Komang Ari Damayanti Ni Luh Lita Frisdiana . Ni Luh Made Dwijayanti . Ni Luh Putu Swandewi Ni Luh Tia Rahmawati . Ni Made Dewi Septiantari . Ni Made Sri Mertasari Ni Nengah Ari Partini . Ni Nengah Ari Partini ., Ni Nengah Ari Partini Ni Nyoman Parwati Ni Putu Ayu Rhiana Pradnyasuari Yanti Ni Putu Diah Pita Loka . Ni Putu Juliantari Ni Putu Noveria Gayatri Yasa Ni Putu Santhi Widiasih Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ina Suksma Dewi Nining Dian Santiasih Niputu Bela Fitrianiayuningsih Nurjanah Pacis, Estrella R. Partini, N. N. A. Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Pujawan, I G N Putra, I Komang Adi Agus Juana Putra, I Made Dwiyana Putri Fitriasari, Putri Putu Ayu Rahma Yunita Putu Gede Widhy Adnyana Putu Intan Rossitha . Putu Kartika Dewi Putu Natha Wira Utama Putu Rini Handayani . Putu Supawidhiasih, Ni Putu Supawidhiasih, Ni Putu Wisma Artha Diputra . Rahmawati, Tia Ratih Ayu Apsari Rediasa, I Nyoman Rediasa, I Nyoman Riski Tiar Ananda Rohmat Romadhan Sariyasa . Satya Adi Wiryanata, I Komang Satyananda, I Made Suandana, I Wayan Edy Ari Suarcita, Gede Pande Suardi, I made Yudi Subair, Muh. Surya Pujawan A. A. Gede . Swandewi, Ni Luh Putu Tatang Herman, Tatang Tia Rahmawati UNDIKSHA . Utami, Eka Sulistya Widiasih, Ni Putu Santhi Wulandari, Ida Ayu Dewi Yundari, Yundari