p-Index From 2021 - 2026
3.096
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI PELUANG UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMPLB TUNARUNGU ., Surya Pujawan A. A. Gede; ., Prof. Dr. I Made Ardana, M.Pd.; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh media pembelajaran interaktif materi peluang yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang digunakan adalah Model 4-D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate, namun pada penelitian ini terbatas sampai tahap develop dan uji coba produk yang dilakukan adalah uji coba terbatas. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan dapat diterima sebagai media pembelajaran dengan rata-rata skor dari ahli media, ahli materi, ahli desain pembelajaran, dan ahli bahasa adalah 2,3 dengan kriteria valid. Media yang dikembangkan juga memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor angket respon siswa sebesar 4,3 dan skor total angket respon guru sebesar 4,65 dengan kriteria sangat tinggi. Persentase skor efektivitas dari siswa dalam kelas uji coba sebesar 80% dan telah memenuhi kriteria ketuntasan klasikal. Rata-rata skor tes awal siswa adalah 48 sedangkan rata-rata skor tes akhir setelah menggunakan media pembelajaran adalah 76 sehingga dapat dikatakan kemampuan pemahaman konsep siswa tunarungu meningkat. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, media pembelajaran yang dikembangkan memiliki kualifikasi yang baik dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Namun sebelum digunakan perlu melalui uji coba lapangan dan melalui tahap disseminate.Kata Kunci : media, tunarungu, peluang, pemahaman, 4-D, valid, praktis, efektif This research was aimed to develop and obtain the valid, practical, and effective interactive learning media of probability. The development model used in this development research was the 4-D model which consists of define, design, develop, and disseminate stages, nevertheless, this study was up only to the stages of develop and product trial which was done limitedly. The technique of data analysis used was qualitative and descriptive quantitative data. The result of this research shows that the developed learning media can be accepted as learning media with the average score from the expert of media, expert of material, expert of learning design, and expert of language is 2,3 with valid criteria. The developed learning media was also fulfill the practical criteria with the average score of students’ responses questionnaires is 4,3 and teachers’ responses questionnaires is 4,65 with very high criteria. The percentage score of effectiveness from students in the trial class is 80% and has fulfilled the criteria of classical completeness. The average score of pre test is 48 and average score of post test after students use learning media is 76. The result show there is increment of conceptual understanding of deaf children. Based on the result of the research that has been obtained, the developed interactive learning media has a good qualification and worthy used, but before it used the learning media must through trial widely and disseminate.keyword : media, deaf, probability, understanding, 4-D, valid, practical, effective
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KUASAI TERHADAP PENGHARGAAN DIRI DAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP ., Putu Intan Rossitha; ., Dr.I Wayan Sadra,M.Ed; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4028

Abstract

Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Post-test Only Control Group Design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) apakah penghargaan diri siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran KUASAI lebih tinggi daripada penghargaan diri siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dan (2) apakah kemampuan koneksi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran KUASAI lebih tinggi daripada kemampuan koneksi matematis siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja semester genap tahun ajaran 2013/2014 yang merupakan kelas non-unggulan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Pengujian kedua hipotesis menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa (1) penghargaan diri siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran KUASAI lebih tinggi daripada penghargaan diri siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (dengan t_hitung= 2,144 >t_tabel=1,672) dan (2) kemampuan koneksi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran KUASAI lebih tinggi daripada kemampuan koneksi matematis siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (dengan t_hitung= 3,760>t_tabel=1,672). Dengan demikian, model pembelajaran KUASAI berpengaruh positif terhadap penghargaan diri dan kemampuan koneksi matematis siswa.Kata Kunci : model pembelajaran KUASAI, penghargaan diri siswa, kemampuan koneksi matematis This research was a quasi-experimental research and the design research was Post-test Only Control Group Design. This research aimed at determining (1) whether the students’ self-esteem who learned with KUASAI learning model was higher than the students’ self-esteem who learned with conventional learning and (2) whether the students’ mathematical connection ability who learned with KUASAI learning model was higher than students’ mathematical connection ability who learned with conventional learning. The population was all regular 7th grade students of SMP Negeri Singaraja 5 in the academic year 2013/2014. Sampling was taken by simple random sampling technique. Hypotheses were tested with one tailed t-test with a significance level of 5%. The results of hypotheses testing showed that (1) the students’ self-esteem who learned with KUASAI learning model was higher than the students’ self-esteem who learned with conventional learning (with t_count= 2,144>t_table=1,672) and (2) the students’ mathematical connection ability who learned with KUASAI learning model was higher than the students’ mathematical connection ability who learned with conventional learning (with t_count=3,760>t_table=1,672). Thus, KUASAI learning model had a positive effect on students’ self-esteem and mathematical connection ability.keyword : KUASAI learning model, students' self-esteem, mathematical connection ability
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KANCING GEMERINCING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD ., Made Adi Cahya Dewi; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keaktifan dan prestasi belajar matematika siswa kelas VI SD No.1 Punggul terhadap penerapan pembelajaran kooperatif dengan Teknik Kancing Gemerincing. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Rancangan tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VI SD No.1 Punggul tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 33 orang. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase siswa yang tergolong pada katagori aktif mencapai 18,18% menjadi 45,45% pada siklus II, dan menjadi 72,73% pada siklus III. Sedangkan persentase siswa yang tergolong pada katagori tuntas pada siklus I mencapai 69,70%, menjadi 72,72% pada siklus II ,dan menjadi 81,82% pada siklus III. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif dengan teknik Kancing Gemerincing dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika siswa.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, teknik Kancing Gemericing, keaktifan belajar, prestasi Belajar. This study aimed to describe the enhancement in activeness and learning achievement of student grade IV in SD No. 1 Punggul through the implementation of cooperative learning with Kancing Gemerincing technique. This classroom action research was conducted in three sessions. Each cycle consists of planing, action, observation/evaluation and reflection. 33 students of grade VI were involved in this study. Observation and test were used in collecting the data. The results showed that the percentages of student mathematics learning activeness which belong to active minimal catagory has reisen 18.18% in the first cycle, then 45.45% in the second cycle and 72.73% in the third cycle. While the percentages of value learning achievement which belong to pass minimal catagory has reisen 69.70% in the first cycle, then 72.72% in the second cycle and 81.82% in the third cycle. This indicated that the implementation of cooperative learning using kancing Gemerincing technique can enhance the activeness and achievement of the students in learning mathematics. keyword : coopertive learning, Kancing Gemerincing technique, learning activeness, learning achievement.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PoWs TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Ni Nengah Ari Partini; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.6309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan PoWs lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah ekperimen semu dengan desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII non unggulan SMP Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2014/2015. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah yang diberikan di akhir penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor(ekor kanan) dengan taraf signfikansi 5% dan dk 77. Hasil post-test menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan PoWs adalah 93,42 sedangkan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 87,92. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung = 4,0691 dan ttabel = 1,9912. Jika dibandingkan thitung > ttabel sehingga H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan PoWs lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Problem Based Learning, PoWs, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. This research aims to determine whether students abilities in mathematical problem solving that learned with Problem Based Learning model aided by PoWs is higher than the problem solving ability of students that learned with conventional learning. The research is a quasi-experimental, with the design of the research is the post-test only control group design. The research population was all regular students of Class VII in SMP Negeri 4 Singaraja in the academic year 2014/2015. Sampling was determined by random sampling technique. Data of students ability in mathematical problem solving is obtained through the test of problem-solving that given at the end of the study. Data were analyzed using one-tailed t-test (right tail) with level of signficance 5% and df 77. Post-test results indicate that the average score of students ability in mathematical problem solving that learned with Problem Based Learning aided by PoWs is 93.42 while the average score of students ability in mathematical problem solving that learned with conventional learning is 87.92. From the data analysis, obtained tobservation = 4,0691 and ttable = 1,9912. It turns out tobservation > ttable so that H0 was rejected. Therefore, it can be concluded that the students ability in mathematical problem solving that learned using Problem Based Learning aided by PoWs higher than the students ability in problem solving that learned with conventional learning.keyword : Problem Based Learning, PoWs, Problem Solving Ability
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING(PjBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS X TIK SMK NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Putu Wisma Artha Diputra; ., Drs. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4007

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment), dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari model Project Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah the posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa Kelas X TIK semester genap SMK Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 185 orang yang berdistribusi ke dalam 7 kelas dengan 4 kelas keahlian teknik komputer dan jaringan(TKJ) dan 3 kelas multimedia(MM). Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh 2 kelas yaitu X TKJ 2 dan X MM2 satu. Dengan pengundian diperoleh kelas X MM2 Sebagai Kelas Eksperiment dan kelas X TKJ 2 sebagai kelas Kontrol. Data mengenai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay kemampuan pemecahan masalah matematika. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor (ekor kanan) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diberi Model Project Based Learning lebih tinggi daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mendapat Model pembelajaran konvensional. Dengan kata lain ada pengaruh positif Model Project Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Kata Kunci : Model Project Based Learning, pemecahan masalah matematika. This research is a quasy experiment which aims at describing the effect of Project Based Learning Model to students' mathematical problem solving ability. This research design used was posttest only control group design. Research population was the second semester students in grade X of SMK Negeri 3 Singaraja that consists of 185 students. This population research was distributed into 7 classes such as 4 classes of computer and network engineering expertise (TKJ) and 3 classes of multimedia (MM). Research sample was determined by simple random sampling technique. Based on the random sampling, it was got two classes; they are Class X MM2 as experiment class and class X TKJ 2 as control class. Data of research was collected using essay tests of mathematical problem solving ability. Furthermore, the data were analyzed using one tailed t-test (right tail) at significance level of 5%. The results shows that the mathematical problem-solving ability of students who learned through Project Based Learning model is higher than those who learned through conventional learning models. In other words, there is a positive effect of Model Project Based Learning on students' mathematical problem solving ability.keyword : Project Based Learning model, problems solving mathematical
PENGARUH PELAKSANAAN STRATEGI PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SAWAN ., I Dewa Gede Purwa Diastra; ., Prof. Dr.I Gusti Putu Suharta,M.Si; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Strategi Pembelajaran Experiential lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan tahun ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 13 kelas yaitu kelas VIII-A, VIII-B, VIII-C, VIII-D, VIII-E, VIII-F, VIII-G, VIII-H, VIII-I, VIII-J, VIII-K, VIII-L, VIII-M. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan tidak mengikutsertakan kelas unggulan yaitu VIII-A dari populasi sebagai sampel sehingga didapatkan kelas VIII-G dan VIII-H sebagai sampel. Sampel yang telah didapat kemudian dipilih secara acak dan kelas VIII-G menjadi kelas eksperimen dan kelas VIII-H menjadi kelas control. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Data dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil analisis diperoleh nilai rata-rata post test kelas eksperimen adalah 46,95 dan kelas control adalah 35,58. Uji-t kedua kelas sampel untuk post test dengan α = 0,05 diperoleh thitung = 1,78 sedangkan nilai ttabel adalah 1,68. Karena thitung> ttabel maka dapat dikatakan bahwa Strategi Pembelajaran Experiential memliki pengaruh positive terhadap pemahaman konsep siswa SMP Negeri 2 Sawan.Kata Kunci : Strategi Pembelajaran Experiential, pemahaman konsep This research aim was investigating whether the mathematical reasoning skills of students who attend Experiential Learning Strategy were higher than students who attend conventional learning. Population of this study were all of stundents of grade VIII in SMP Negeri 2 Sawan at 2014/2015 that consist of 13 class, those were VIII-A, VIII-B, VIII-C, VIII-D, VIII-E, VIII-F, VIII-G, VIII-H, VIII-I, VIII-J, VIII-K, VIII-L, VIII-M. Sampling was taken by random sampling technique. This sample then were chosen randomly and VIII-G class as an experiment class and VIII-H as a control class. The design of this research is Post-test Only Control Group Design. The data were analyzed by using t-test. The analysis result showed that the post test mean value of the experiment class was 46,95 and the control class was 35,58. T-test of both sample classes with α = 0,05 showed that t_score was 1,78 and t_table was 1,68. This implies tscore> ttable and can be concluded that Experiential Learning Strategy has a positive effect on students' understanding of the concept of SMP Negeri 2 Sawan.keyword : Experiential Learning Strategy, understanding concepts
PENGARUH PENGGUNAAN E-LEARNING BERBASIS EDMODO TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X PAKET KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 3 SINGARAJA ., Gusti Ngurah Yogi Maha Putra; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan e-learning berbasis edmodo lebih baik daripada siswa yang menggunakan e-learning berbasis facebook dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TGB SMK Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan unit kelas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Skor tes prestasi belajar matematika siswa dianalisis dengan menggunakan uji ANAVA satu jalur untuk uji hipotesis pertama dan dilanjutkan dengan uji scheffe. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang menggunakan e-learning berbasis edmodo, siswa yang menggunakan e-learning berbasis facebook dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung = 22,34 dan Ftabel = 3,09; Fhitung > Ftabel); kedua, prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan e-learning berbasis edmodo lebih baik daripada siswa yang menggunakan e-learning berbasis facebook (Fscheffe = 15,71 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’); ketiga, prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan e-learning berbasis facebook lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fscheffe = 44,08 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’); keempat, prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan e-learning berbasis edmodo lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fscheffe = 6,89 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’). Dengan demikian, penggunaan e-learning berbasis edmodo berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa.Kata Kunci : e-learning, edmodo, facebook, prestasi belajar matematika This research’s purpose to determine the whether of mathematics learning achievement of students who use e-learning based edmodo better then students who use e-learning based facebook and students who use conventional learning. The population was all students of X TGB SMK Negeri 3 Singaraja in 2015/2016 academic year. The samples were selected by using random sampling technique with class units. This quasi-experimental research used post-test only control group design. The students' scores of mathematics learning achievement were analyzed by using one way ANAVA test for first hypothesis and followed by scheffe test. The hypothesis testing results showed that: the first , there are mathematics learning achievement differences between students who use e-learning based edmodo, students who use e-learning based facebook and students who use conventional learning (Fcount = 22,34 and Ftable = 3,09; Fcount > Ftable) ; second, mathematics learning achievement of students who use e-learning based edmodo better than students who use e-learning based facebook (Fscheffe = 15,71 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’); Third, mathematics learning achievement of students who use e-learning based edmodo better than students who use conventional learning (Fscheffe = 44,08 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’); fourth, mathematics learning achievement of students who use e-learning based facebook better than students who use conventional learning (Fscheffe = 6,89 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’) . Thus, the use of e-learning based edmodo effect on the mathematics learning achievement.keyword : e-learning, edmodo, facebook, mathematics learning achievement
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Web untuk Meningkatkan Literasi Matematika dan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja ., Ahadiyah Noer Hapsari; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4976

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) meningkatkan literasi matematika siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah berbantuan web, (2) meningkatkan prestasi belajar matematika siswa melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah berbantuan web, dan (3) mendeskripsikan sikap siswa terhadap penerapan pembelajaran berbasis masalah berbantuan web. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja pada semester ganjil Tahun Ajaran 2014/2015, sebanyak 35 orang. Pengumpulan data menggunakan metode: (1) wawancara, (2) observasi, (3) angket, dan (4) tes. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan literasi matematika pada siklus I, terdapat 20% siswa berada pada level 3, pada siklus III meningkat menjadi 80%. Ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 78%. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa adalah 20%, meningkat menjadi 62,86% pada siklus II, dan pada siklus III meningkat menjadi 85,71%. Sikap siswa terhadap PBM berbantuan web berkategori positif. Keberhasilan tindakan tercapai setelah dilakukan perbaikan proses pembelajaran dari siklus ke siklus sebagai berikut: 1) dari siklus I ke siklus II dilakukan perbaikan pada pemberian permasalahan kontekstual harus dikaji bersama kelompoknya dalam bentuk LKS, strukturnya disusun ketat sesuai dengan langkah-langkah PBM; 2) dari siklus II ke silkus III dilakukan perbaikan dengan mengefektifkan pemanfaatan web sebagai media belajar siswa dan penyediaan forum diskusi pada web untuk mengatasi keterbatasan waktu belajar di kelas. Kata Kunci : pembelajaran berbasis masalah, literasi matematika, prestasi belajar, berbantuan web The aim of this study were: (1) increase mathematics literacy of class X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja through the implementation of a problem-based learning with web-assisted, (2) increase the learning achievement of students through the implementation of a problem-based learning with web-assisted, and (3) describe the attitude students to the implementation of a problem-based learning with web-assisted. This classroom action research was conducted in three cycles. The subjects were students of class X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja on odd semester academic year of 2014/2015, as many as 35 pupils. Data collection method are: (1) interviews, (2) observation, (3) questionnaire, and (4) test. Data were analyzed descriptively. The results showed mathematical literacy in the first cycle, there are 20% of students are at level 3, the third cycle increased to 80%. Classical learning completeness students is 78%. In the first cycle, mastery learning students is 20%, increased to 62.86% in the second cycle, and the third cycle increased to 85.71%. Student’s attitude toward PBM with web-assisted in positive category. The success achieved after the action learning of a process improvement cycle to cycle as follows: 1) from the cycle I to the cycle II do repairs on providing contextual issues must be reviewed with the group in the form of worksheets, structure prepared strictly in accordance with the steps PBM; 2) from cycle II to III silkus be improved by effective use of the web as a medium for student learning and providing a discussion forum on the web to overcome the limitations of time learning in the classroom.keyword : Problem Based Learning, mathematics literation student achievement, web-assisted
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY TERHADAP KONSEP DIRI MATEMATIKA SISWA SMP ., Ni Luh Lita Frisdiana; ., Prof. Dr.I Made Ardana,M.Pd; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4035

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah konsep diri matematika siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay lebih tinggi daripada konsep diri matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Postest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2013/2014 yaitu sebanyak 412 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data konsep diri matematika siswa dikumpulkan melalui angket konsep diri matematika. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji-t satu pihak, yaitu pihak kanan dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa konsep diri matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay lebih tinggi daripada konsep diri matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Kata Kunci : konsep diri matematika, model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay, pembelajaran konvensional This research was aimed to know whether the student’s mathematics self concept who learned with Course Review Horay cooperative learning model was higher than the student’s mathematics self concept who learned with conventional learning model. The research design was Post-test Only Control Group Design. The population was all seventh grade students of SMP Negeri 3 Singaraja in the academic year 2013/2014, as many as 412 students. The process of selecting the sample was done by a random sampling technique. The data of mathematics self concept was collected by mathematics self concept questionnaire. The data of mathematics self concept were analyzed by using right tailed t-test with significance level is 5%. The result showed that the student who learned with Course Review Horay cooperative learning model had mathematics self concept higher than students who learned with conventional learning model. keyword : mathematics self concept, Course Review Horay cooperative learning model, conventional learning model
PENGARUH ASESMEN PORTOFOLIO ONLINE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Putu Rini Handayani; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asesmen portofolio online terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII Non Unggulan SMP Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 8 kelas dimana sebelumnya dilakukan uji kesetaraan dengan ANAVA Satu Jalur.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VII A2 dan Kelas VII A7 yang diambil menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes uraian dan diberikan di akhir penelitian. Data hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t_hitung=3,1221 dan t_tabel=1,6766. Jika dibandingkannilait_hitung 〖>t〗_tabel, hal ini menjelaskan bahwa H_(0 ) ditolak yang berarti bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diberikan pembelajaran dengan menerapkan asesmen portofolio online lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diberikan pembelajaran dengan menerapkan asesmen konvensional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa asesmen portofolio online berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP Negeri 1 SingarajaKata Kunci : asesmen portofolio online,pemecahan masalah matematika, asesmen konvensional This research aimed at finding out the effect of online portfolio assessment against mathematical problem solving ability of students. This research was a quasi experiment and used a post test only control group research design. The population of this research was students of VII Non Featured Class of SMP Negeri 1 Singaraja in academic year 2015/2016 that divided into 8 classes. The equality of 8 classes is tested by using one-way ANOVA test. Random sampling was used as the sampling technique in this research, in which VII A2 and VII A7 classes were selected randomly as the samples of the study. Essay test was used to gather the students’ mathematical problem solving ability as the data of this research. One tail independent t-test with 5% significance level was used to analyze the data. The result of the study showsthat the ttest = 1,86491 and ttable = 1,68595. When compared to the value oft_test 〖>t〗_tabel, it stated the nul hypothesis was rejected which means that the mathematical problem solving ability of students who learned byapplying online portfolio assessment was better than the students who learned by applying conventional assessment. So it can be concluded that the online portfolio assessment positive effect on students mathematical problem solving ability of SMP Negeri 1 Singaraja.keyword : assessment online portfolio, mathematical problem solving, conventional assessment
Co-Authors ., Gusti Ngurah Yogi Maha Putra ., I Dewa Gede Wahyu Gitariana ., I Made Ari Purwadi ., Made Dwi Aryani ., Ni Luh Lita Frisdiana ., Ni Luh Made Dwijayanti ., Ni Luh Tia Rahmawati ., Ni Made Dewi Septiantari ., Ni Putu Diah Pita Loka ., Putu Intan Rossitha ., Putu Rini Handayani ., Putu Wisma Artha Diputra ., Surya Pujawan A. A. Gede Addriana Bulu Baan Ahadiyah Noer Hapsari . Ahzan, Zulkaidah Nur Arsita, Kadek Rika Asep Bayu Dani Nandiyanto Ayu Wikasari Cahyady, Fendy Anggara Dadang Juandi Damayanti, Ni Komang Ari Darhim Darhim Dewa Ayu Krisna Apriyanti Dewi, Kadek Anggi Indah Dwita Dewi, Ni Wayan Ina Suksma Dewi, Putu Kartika Didi Suryadi Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Dwiantara, I Kadek Dyah Maharani Pande Putu Dzulfikar, Ahmad Elah Nurlaelah Fendy Anggara Cahyady Feny Agustina Dewi Fitrianiayuningsih, Niputu Bela Gde Rama Isimunuartha Gede Pande Suarcita Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Yogi Maha Putra . Hidayat, Toni I Dewa Gede Purwa Diastra . I Dewa Gede Purwa Diastra ., I Dewa Gede Purwa Diastra I Dewa Gede Wahyu Gitariana . I Dewa Ketut Sastrawidana I G N Pujawan I Gst Agung Putu Wijaya I Gusti Ngurah Kade Angga Juliartawan I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Suharta I Kadek Yasa Sumalasia I Komang Adi Agus Juana Putra I Made Ardana I Made Ari Purwadi . I Made Candiasa I Made Dion Permana I made Yudi Suardi I Nyoman Gita I PUTU PASEK SURYAWAN I Wayan Amperawan I Wayan Edy Ari Suandana I Wayan Puja Astawa Ida Ayu Dewi Wulandari Ida Ayu Dewi Wulandari Idham PA, Naurah Fakhirah Irianto Irianto Irianto Kadek Anggi Indah Dwita Dewi Kadek Pasek Budarsini Ketut Rendrayana M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Adi Cahya Dewi . Made Adi Cahya Dewi ., Made Adi Cahya Dewi Made Andi Laksana . Made Dwi Aryani . Made Juniantari Made Juniantari, Made Made Niken Novianti Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita . Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita ., Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita Mertasari, Ni Made Muh. Isnanto, Muh. N. N. A. Partini Ni Kadek Ari Dama Yanti . Ni Kadek Ari Dama Yanti ., Ni Kadek Ari Dama Yanti Ni Kadek Dwi Utami Utami Ni Kadek Sri Damayanti Ni Komang Ari Damayanti Ni Luh Lita Frisdiana . Ni Luh Made Dwijayanti . Ni Luh Putu Swandewi Ni Luh Tia Rahmawati . Ni Made Dewi Septiantari . Ni Made Sri Mertasari Ni Nengah Ari Partini . Ni Nengah Ari Partini ., Ni Nengah Ari Partini Ni Nyoman Parwati Ni Putu Diah Pita Loka . Ni Putu Juliantari Ni Putu Santhi Widiasih Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ina Suksma Dewi Niputu Bela Fitrianiayuningsih Nurjanah Pacis, Estrella R. Partini, N. N. A. Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Pujawan, I G N Putra, I Komang Adi Agus Juana Putra, I Made Dwiyana Putri Fitriasari, Putri Putu Gede Widhy Adnyana Putu Intan Rossitha . Putu Rini Handayani . Putu Supawidhiasih, Ni Putu Supawidhiasih, Ni Putu Wisma Artha Diputra . Rahmawati, Tia Ratih Ayu Apsari Rediasa, I Nyoman Rediasa, I Nyoman Riski Tiar Ananda Rohmat Romadhan Sariyasa . Satya Adi Wiryanata, I Komang Satyananda, I Made Suandana, I Wayan Edy Ari Suarcita, Gede Pande Suardi, I made Yudi Subair, Muh. Surya Pujawan A. A. Gede . Swandewi, Ni Luh Putu Tatang Herman, Tatang Tia Rahmawati UNDIKSHA . Utami, Eka Sulistya Widiasih, Ni Putu Santhi Wulandari, Ida Ayu Dewi Yundari, Yundari