Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Discovery in the Pramesti Ulangun Dance: A Possibility for Innovation in the Form of Balinese Dance Creations Suryani, Ni Nyoman Manik; Suartini, Ni Wayan; Parta, I Ketut
IJCAS (International Journal of Creative and Arts Studies) Vol 11, No 1 (2024): June 2024
Publisher : Graduate School of Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ijcas.v11i1.11022

Abstract

This article is dedicated to exploring the novelty of Pramesti Ulangun as a Balinese dance. Pramesti Ulangun presents a new Balinese dance for entertainment purposes. However, as a new dance, some audiences in Bali still doubt that this dance is a new dance. The problems are: 1) How is the process of creating the Pramesti Ulangun dance? 2) What is the form of discovery in the Pramesti Ulangun dance? 3) What are the advantages of discovery in the Pramesti Ulangun dance? Qualitative approaches were used to carry out this research. All primary data were collected through observation and interviews with informants. The data set is strengthened by the data obtained from the literature study. All data were analyzed qualitatively by using dance creation process theory and reception theory. The results of the research show: 1) the Pramesti Ulangun dance was created starting from an exploration of the story in the kakawin Niti Sastra. The next stage was experimentation and motion improvisation based on the choreographer's understanding of the characteristics of the God character from kakawin Niti Sastra. This dance choreography was then formed and tested with the dancers with the help of composers and traditional Balinese gamelan musicians. After that, the final form of the Pramesti Ulangun dance choreography was tested by involving dancers, musicians, and the audience; 2) Discovery in the Pramesti Ulangun dance can be seen from the combination of costumes, make-up, choreography, music, story, and various movements; 3) The advantage of discovery in the Pramesti Ulangun dance is the formation of movements and the meaning of the tale message.Kebaruan dalam Tari Pramesti Ulangun: Sebuah Peluang Inovasi Seni Pertunjukan Kreasi Bali Abstrak Artikel ini didedikasikan untuk mengeksplorasi unsur kebaruan Pramesti Ulangun sebagai tarian Bali. Tari Pramesti Ulangun merupakan sebuah tari kreasi Bali yang baru untuk hiburan. Namun, sebagai sebuah tarian baru, sebagian penonton di Bali masih ragu jika tarian ini merupakan tarian baru. Permasalahannya adalah : 1) Bagaimana proses terciptanya tari Pramesti Ulangun?; 2) Bagaimana bentuk kebaruan dalam tari Pramesti Ulangun?; 3) Apa kelebihan kebaruan dalam tari Pramesti Ulangun?. Metode kualitatif telah digunakan untuk melakukan penelitian ini. Seluruh data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap informan. Kumpulan data tersebut diperkuat dengan data yang diperoleh dari studi literatur. Seluruh data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori proses penciptaan tari dan teori resepsi. Hasil penelitian menunjukkan : 1) tari Pramesti Ulangun tercipta bermula dari eksplorasi cerita dalam kakawin Niti Sastra. Tahap selanjutnya adalah eksperimen dan improvisasi gerak berdasarkan pemahaman koreografer terhadap Tuhan dalam kakawin Niti Sastra. Koreografi tari ini kemudian dibentuk dan diuji-coba kepada para penari dengan bantuan komposer dan penabuh gamelan tradisional Bali. Setelah itu, dilakukan uji coba bentuk akhir koreografi tari Pramesti Ulangun dengan melibatkan penari, pemusik dan penonton.; 2) Kebaruan dalam tari Pramesti Ulangun dapat dilihat dari perpaduan kostum, tata rias, koreografi, musik, cerita dan berbagai gerak; 3) Keunggulan kebaruan dalam tari Pramesti Ulangun adalah terbentuknya formasi gerak baru dan makna pesan kisah mitologi.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia Dibawah Lima Tahun di Desa Belandingan Kintamani Bangli Tahun 2020 Ariyani, Ni Wayan; Suartini, Ni Wayan; Surati, I Gusti Ayu; Erawati, Ni Luh Putu Sri
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Skala Husada (JSH)-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v21i1.3296

Abstract

Stunting is one of the nutritional problems in children characterized by their height is below -2 SD. The purpose of this research is to analyze factors related to stunting incidence in toddlers in Belandingan Village Kintamani Bangli. This crossectional study method involves 112 mothers and toddlers aged 0-59 months. Data collected in the month April 2021. The data was collected using questionnaire sheets. Data analysis uses chi-square and binary logistic regression. The results are mother age when pregnance factors (p=0.01), family income (p=0.000), and mother knowledge about nutrition (p=0.000) are significantly associated with stunting incidence in toddlers. Mother education factors (p=0.872), mother job (p=0.065), and child sex are not associated with stunting incidence in toddlers. The conclusion of this study found a significant relationship between are mother age when pregnance factors, family income, and mother knowledge about nutrition with stunting incidenc in toddlers
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA DAN PERPUTARAN TOTAL ASSET TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk. YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Purbawa, I Pande Komang Manik; Suartini, Ni Wayan; Laksmi, Ni Putu Andini Desiyanti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perputaran modal kerja dan perputaran total asset terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur PT Semen Indonesia Tbk. Penelitian ini dilaksanakn pada perusahaan manufaktur PT Semen Indonesia Tbk. di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023 dengan judul “Pengaruh Perputaran Modal Kerja dan Perputaran Total Asset terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Penelitian ini menggunakan data kuantitatif, dengan sumber data sekunder. PT Semen Indonesia Tbk merupakan populasi penelitian ini, dengan mengambil sampel tahun penelitian selama 5 tahun periode 2019-2023 dan mengambil data berdasarkan laporan keuangan triwulan sehingga jumlah sampel akhir dalam penelitian ini adalah 20 sampel. Dengan menggunakan software SPSS versi 24, metode analisis data yang digunakan adalah: pengujian regresi linier berganda, pengujian asumsi klasik, metode analisis data deskriptif, dan uji koefisien determinasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Perputaran Modal Kerja memiliki nilai t hitung sebesar -1,063 dengan nilai signifikansi 0,303 yang artinya secara parsial variabel Perputaran Modal Kerja berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap Profitabilitas, variabel perputaran total asset memiliki nilai t hitung sebesar 6,526 dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang artinya secara parsial variabel perputaran total asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, dan secara simultan Perputaran modal kerja dan perputaran total asset memiliki nilai F hitung sebesar 102,855 dan nilai dignifikansi 0,001 yang artinya kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Dalam uji determinasi didapatkan bahwa angka Adjusted R square atau koefisien derterminasi  (R2) adalah bernilai positif yaitu 0,924 berarti 92,4%. Sedangkan sisanya sebesar 7,6% dijelaskan oleh variabel – variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitan ini, hal ini berarti variabel bebas sama mampu menjelaskan varian dari variabel terikatnya.
Peningkatan Pengetahuan Suami Ibu Hamil Tentang Postpartum Blues Dengan Video Edukasi Parwati, Ni Wayan Manik; Wulandari, Idah Ayu; Haryati, Ni Putu Sri; Indriana, Ni Putu Riza Kurnia; Suartini, Ni Wayan
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i2.861

Abstract

Postpartum blues merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada ibu selama masa nifas dan berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan ibu maupun tumbuh kembang bayi apabila tidak ditangani secara tepat sejak awal. Salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan adaptasi ibu setelah persalinan adalah dukungan keluarga, terutama dari suami. Kurangnya pengetahuan suami mengenai perubahan fisik dan psikologis pada masa nifas diketahui dapat memengaruhi kondisi emosional ibu pascapersalinan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman suami terkait upaya pencegahan postpartum blues melalui penggunaan media edukasi berbasis video. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif yang disertai pemutaran video edukasi, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta kegiatan terdiri dari 28 suami ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas I Denpasar Timur. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner sederhana, serta analisis efektivitas media video menggunakan uji Wilcoxon. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman suami mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, serta langkah pencegahan postpartum blues. Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden (64,2%) memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup. Setelah intervensi edukasi melalui video, mayoritas peserta (82,1%) berada pada kategori pengetahuan baik. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p-value <0,001. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami mengenai postpartum blues. Diharapkan para suami lebih aktif dalam mencari informasi terkait kesehatan psikologis ibu pada masa nifas serta mampu memberikan dukungan emosional dan sosial yang optimal guna mencegah terjadinya postpartum blues. Selain itu, tenaga kesehatan khususnya pengelola program KIA disarankan untuk mengintegrasikan edukasi berbasis video tentang pencegahan postpartum blues ke dalam layanan antenatal care (ANC) dan kegiatan kelas ibu hamil secara rutin Kata kunci : Video, edukasi, suami, postpartum blues
Menari Bersama Marya I Komang Tri Ray Dewantara; Ni Wayan Suartini
Jurnal IGEL : Journal Of Dance Vol 5 No 2 (2025): Jurnal IGEL: Journal Of Dance VOL.5 NO.2, Oktober 2025
Publisher : Pusat Penerbitan LPPM Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/jijod.v5i2.4885

Abstract

ABSTRACT “MENARI BERSAMA MARYA” I Komang Tri Ray Dewantara mangtriray@gmail.com This article discusses the creation of a dance work based on research through an archival dance approach titled "Dancing with Marya." The creation of the "Dancing with Marya" work was motivated by the choreographer's artistic practice of examining the archives of the Kebyar Duduk dance to question the distance and changes between the Kebyar Duduk movements recorded in the archives and those performed and taught today. "Dancing with Marya" employs a methodology or creative framework developed collaboratively with Teater Garasi, which follows a linear process encompassing several stages: locating the questions, source works, improvisation, codification, composition, and presentation. This project enables the choreographer to revisit the shifts in the construction of the dance and the dancer's body in Kebyar Duduk from its initial creation to its current form, through an exploration of the genealogy/history of the dance and a physiological identification of I Ketut Marya's body. By observing Marya from the perspective of Kebyar Duduk dancers today, this project explores the possibilities offered by the dance archive while acknowledging the limitations of archives in fully recreating the bodily and dance events of the past, due to the ephemeral nature of dance. The performance is presented in a square space, creating an intimate distance between the dancer and the audience, with visual projections of the archival materials serving as artistic support. Keywords: archive, Kebyar Duduk, I Ketut Marya, genealogy, physiological, ephemeral