Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMANFAATAN SOLAR CELL SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT ALTERNATIF BAGI MASYARAKAT DESA PANTAI MEKAR MUARA GEMBONG BEKASI JAWA BARAT Massus Subekti; Parjiman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Training on the use of solar cells as an alternative power plant will be conducted in Pantai Mekar Village, Kec. Muara Gembong Kab. Bekasi, West Java, in the realization of one of the tasks of the Electrical Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Jakarta in the field of Community Service (PkM). This activity is one of the programs that is given continuously every year to community members in the target areas as part of applying knowledge in the community. The methods used in this activity include lectures, questions and answers, demonstrations and practice. The target audience is the community with 20 participants. The training materials provided include (1) the working principle of solar cells as alternative power plants, (2) components of solar cells as alternative power plants, and (3) skills in assembling solar cells as alternative power plants. The training activities are planned to be held in September 2022. The service activities have gone well providing knowledge about the Utilization of Solar Cells as Alternative Generating Sources. The service activities have also succeeded in increasing participants' understanding, this is shown by the increase in the average pretest and posttest scores from 29 to 63 Increased knowledge of the learning process based on the N-Gain percentage value of 43.7%, which means that the training carried out is still less effective in providing increased knowledge to participants. The ineffectiveness of the training is due to the low motivation of the participants in participating in the training. Abstrak Pelatihan pemanfaatan solar sel sebagai pembangkit listrik alternatif akan dilakukan di Desa Pantai Mekar Kec. Muara Gembong Kab. Bekasi Jawa Barat dalam perwujudan salah satu tugas Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini merupakan salah satu program yang diberikan secara berkesinambungan setiap tahunnya pada warga masyarakat di daerah binaan sebagai bagian pengamplikasian ilmu pengetahuan di masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan praktik. Khalayak sasaran adalah masyarakat dengan jumlah peserta 20 orang. Materi pelatihan yang diberikan meliputi (1) prinsip kerja solar sell sebagai pembangkit listrik alternatif, (2) komponen-komponen solar sel sebagai pembangkit listrik alternatif, dan (3) ketrampilan melakukan perakitan pemasangan solar sell sebagai pembangkit listrik alternatif. Kegiatan pelatihan direncakan akan dilaksanakan pada September 2022. Kegiatan pengabdian telah berjalan dengan baik memberikan pengetahuan tentang Pemanfaatan Solar Cell Sebagai Sumber Pembangkit Alternatif, Kegiatan pengabdian juga berhasil meningkatkan pemahaman peserta, hal tersebut ditunjukkan dari kenaikan rata-rata nilai pretest dan posttest dari 29 menjadi 63. Peningkatan pengetahuan proses hasil belajar berdasarkan nilai prosentase N-Gain sebesar 43,7% yang berarti pelatihan yang dilakukan masih kurang efektif memberikan peningkatan pengetahuan kepada peserta. Kurang efektifnya pelatihan disebabkan rendahnya motivasi para peserta dalam mengikuti pelatihan
PELATIHAN PERBAIKAN DAN PEMELIHARAAN ALAT LISTRIK RUMAH TANGGA BAGI MASYARAKAT DESA PANTAI MEKAR KECAMATAN MUARA GEMBONG KEBUPATEN BEKASI Irzan Zakir; Faried Wadjdi; Aris Sunawar; Massus Subekti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Pantai Mekar Village, Muara Gembong District, Bekasi Regency, is One of the Assisted Villages of the Electrical Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Jakarta in the field of Community Service (PkM). This activity is one of the programs that is carried out continuously every year for community members in the target areas as part of the application of knowledge and skills in the community. The program in the first year is an increase in understanding of electrical hazards, competence in maintaining residential electrical installations, the second year is about competence in repairing damaged residential installations, applying knowledge of electrical hazards and in the third year, assistance in maintaining and repairing electrical installations and the hazards that can occur. arise for the Village Community. The methods used in this activity include lectures, questions and answers, demonstrations and practice. The target audience is the community with 15 participants. The training materials provided in the first year include (1) understanding of household electrical appliances, (2) kinds of household electrical appliances, and (3) skills in maintaining household electrical appliances, and (4) practice of maintaining and repairing household electrical appliances. problematic stairs. The training activities will be held in August 2022. Abstrak Desa Pantai Mekar Kecamatan Muara Gembong Kebupaten Bekasi Manjadi Salah Satu Desa Binaan Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini merupakan salah satu program yang dilakukan secara berkesinambungan setiap tahunnya pada warga masyarakat di daerah binaan sebagai bagian pengaplikasian ilmu pengetahuan dan keterampilan di masyarakat. Program pada tahun pertama adalah Peningkatan pemahaman mengenai bahaya listrik, kompetensi dalam merawat instalasi listrik rumah tinggal, tahun kedua adalah tentang kompetensi dalam memperbaiki instalasi rumah tinggal yang rusak, mengaplikasian pengetahuan bahaya listrik dan tahun ketiga ketiga pendampingan perawatan dan perbaikan instalasi listrik dan bahaya yang dapat timbul Bagi Masyarakat Desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan praktik. Khalayak sasaran adalah masyarakat dengan jumlah peserta 15 orang. Materi pelatihan yang diberikan pada tahun pertama meliputi (1) pemahaman tentang alat listrik rumah tangga, (2) macam macam peralatan listrik rumah tangga, dan (3) ketrampilan pemeliharaan alat listrik rumah tangga, serta (4) praktik merawat derta memperbaiki peralatan listrik rumah tangga yang bermasalah. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus 2022.
Desain Intensitas Penerangan dengan Tipe Jenis Lampu untuk Kegitan Praktikum di Laboratorium Mesin Listrik dan Pengukuran Dwi Setyawan; Massus Subekti
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol. 3, No. 2, Juli 2021
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.3.2.47-55

Abstract

Lighting planning in a laboratory room is one of the factors in designing to produce good and energy efficient lighting. To carry out all activities in the room of a laboratory, sufficient lighting intensity is needed, so that it can be carried out optimally, especially with regard to practicum work carried out in the laboratory for the benefit of the learning process. In terms of quality, lighting in a room is in the form of strong lighting or illumination level. The purpose of this research is to design, identify and evaluate the recommended lighting intensity / quality with the lighting standards from the existing lamp data installed in the electrical and measurement laboratory. The results of the measurement research for the Electrical Machinery and Measurement Laboratory obtained that the average light intensity for the work point of the practicum table is 127 lux, so that the light intensity is still low according to the SNI 16 - 7062 - 2004 standard with a measuring point of even lighting distribution obtained by 137 lux. If the light intensity of a laboratory is not fulfilled, it will result in inconvenience for students in carrying out the measurement practice, especially for practicum electrical circuits by calculating the value of the ring resistor. For this reason, the intensity of lighting in the laboratory room must be designed to meet the recommended lighting standards for a laboratory, namely 300 lux, namely by adding the number of 8 points of TL Philips Lifemark 36W / 54-765 lamps,or 8 points of 25 W / 2600 lumens LED lamps, or 6 Philips CLF 55 W / 3465 lumen type light point.
PEMANFAATAN ARDUINO PADA HIDROPONIK SISTEM KONTROL OTOMATIS BERTENAGA SURYA Izzani, Sabila Fiqra; Nasbey, Hadi; Subekti, Massus
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.FA21

Abstract

Abstrak Pemanfaatan Arduino pada hidroponik dengan sistem kontrol otomatis bertenaga surya merupakan inovasi menarik dalam bidang pertanian modern. Hidroponik adalah metode budidaya tanaman tanpa tanah yang menggunakan larutan nutrisi air untuk memberikan nutrisi kepada tanaman. Arduino, sebagai platform pengembangan perangkat keras yang fleksibel, dapat digunakan untuk mengontrol dan mengukur berbagai parameter penting seperti nutrisi dan tingkat pH dalam sistem hidroponik. Keunggulan dari sistem ini adalah penggunaan energi surya sebagai sumber daya, yang memungkinkan hidroponik beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada sumber listrik eksternal. Hal ini berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan keberlanjutan dalam pertanian. Integrasi Arduino memungkinkan otomatisasi proses kompleks, seperti penjadwalan penyiraman, regulasi nutrisi, dan pengendalian pencahayaan. Dengan memanfaatkan Arduino pada hidroponik dengan sistem kontrol otomatis bertenaga surya, petani dapat mencapai kontrol yang tepat terhadap lingkungan pertumbuhan tanaman, sehingga menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan produktif. Langkah yang menjanjikan ini dalam mencapai pertanian yang efisien dan berkelanjutan memiliki potensi besar untuk meningkatkan hasil panen dan mengurangi dampak lingkungan. Kata-kata kunci: Arduino, sistem kontrol otomatis, dan tenaga surya. Abstract The utilization of Arduino in solar-powered automated control systems for hydroponics is an intriguing innovation in modern agriculture. Hydroponics is a soilless cultivation method that utilizes nutrient-rich water solutions to provide plants with the necessary nutrients. Arduino, as a flexible hardware development platform, can be used to control and measure various important parameters such as nutrients and pH levels in hydroponic systems. Advantage of this system is the use of solar energy as a power source, enabling hydroponics to operate independently without relying on external electricity sources. This contributes to enhancing efficiency and sustainability in agriculture. The integration of Arduino allows for the automation of complex processes, such as irrigation scheduling, nutrient regulation, and lighting control. By incorporating Arduino into hydroponics with solar-powered automated control systems, farmers can achieve precise control over the plant growth environment, leading to healthier and more productive plants. This promising step towards efficient and sustainable agriculture holds great potential for improving crop yields and reducing environmental impact. Keywords: Arduino, automated control systems, and solar energy.
KARAKTERISASI SENSOR TDS SEN-0244 DAN SENSOR PH-4502C DALAM IMPLEMENTASINYA PADA PENANAMAN HIDROPONIK Saputra, Ari; Nasbey, Hadi; Subekti, Massus
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.FA22

Abstract

Abstrak Hidroponik adalah metode penanaman tanaman tanpa menggunakan tanah, yang menggunakan media air sebagai pengganti. Dalam penanaman hidroponik, pengukuran pH (tingkat keasaman) dan TDS (Total Dissolved Solids atau jumlah padatan terlarut) dalam larutan nutrisi sangat penting untuk memonitor kondisi lingkungan pertumbuhan tanaman. Kedua sensor ini terlebih dahulu dikalibrasi dan dikarakterisasi untuk mengetahui fungsi kerja dan tingkat korelasinya. Kalibrasi sensor pH dan TDS dilakukan dengan menggunakan larutan standar dengan tingkat pH dan TDS yang diketahui, serta alat ukur berupa pH Meter dan TDS Meter sebagai pembanding standarnya. Data kalibrasi digunakan untuk mengoreksi hasil pengukuran sensor dan memastikan akurasi yang tinggi. Selanjutnya, dilakukan karakterisasi sensor pH dan TDS dengan menguji responnya terhadap variasi konsentrasi larutan nutrisi. Hasil karakterisasi digunakan untuk memahami kinerja sensor dalam mengukur pH dan TDS dalam berbagai kondisi. Didapatkan persamaan kalibrasi untuk sensor TDS yaitu y=2.6345x-414.72 dengan korelasi sebesar 0.9265 sedangkan untuk sensor pH memiliki persamaan y= 0.0169x+0.2745 dengan korelasi sebesar 0.9311. Kata-kata kunci: Sensor, pH, TDS, kalibrasi. Abstract Hydroponics is a method of growing plants without using soil, which uses water as a substitute medium. In hydroponic planting, measuring pH (acidity level) and TDS (Total Dissolved Solids or the amount of dissolved solids) in a nutrient solution is very important to monitor environmental conditions for plant growth. These two sensors are first calibrated and characterized to determine their work function and degree of correlation. Calibration of pH and TDS sensors is carried out using standard solutions with known pH and TDS levels, as well as measuring instruments in the form of pH meters and TDS meters as standard comparisons. Calibration data is used to correct sensor measurement results and ensure high accuracy. Next, the characterization of the pH and TDS sensors was carried out by examining their response to variations in the concentration of nutrient solutions. The characterization results are used to understand the performance of the sensor in measuring pH and TDS under various conditions. The calibration equation for the TDS sensor is y=2.6345x-414.72 with a correlation of 0.9265 while for the pH sensor it has the equation y= 0.0169x+0.2745 with a correlation of 0.9311. Keywords: Sensor, pH, TDS, calibration.
PEMANFAATAN INTERNET OF THINGS PADA SISTEM KONTROL HIDROPONIK DFT Siahaan, David Kevin Immanuel; Nasbey, Hadi; Subekti, Massus
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.FA23

Abstract

Abstrak Pengembangan Internet of Things (IoT) telah memberikan dampak positif yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu area yang terpengaruh secara besar adalah sistem kontrol. Penelitian ini menggambarkan bagaimana penggunaan IoT dapat menghubungkan dan mengendalikan berbagai perangkat dan sensor dalam sistem kontrol otomatis berbasis Arduino. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan eksperimental dengan membangun prototipe sistem kontrol otomatis menggunakan Arduino. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan IoT dalam sistem kontrol otomatis memberikan berbagai manfaat seperti peningkatan pengumpulan data, analisis real-time, peningkatan pengambilan keputusan, pemeliharaan prediktif, dan kemampuan pengendalian dan pemantauan jarak jauh melalui perangkat mobile atau web. Secara keseluruhan, penggunaan IoT dalam sistem kontrol otomatis memiliki potensi besar dan memberikan kenyamanan dalam berbagai aplikasi. Kata-kata kunci: Internet of Things, Arduino, Sistem Kontrol. Abstract The development of the Internet of Things (IoT) has had a significant positive impact on various aspects of human life. One area that has been greatly influenced is control systems. This research illustrates how the use of IoT can connect and control various devices and sensors in an Arduino-based automatic control system. The research was conducted through an experimental approach by building a prototype of an automatic control system using Arduino. The results of the study show that the use of IoT in automatic control systems provides various benefits such as improved data collection, real-time analysis, enhanced decision-making, predictive maintenance, and the ability to control and monitor remotely through mobile or web devices. Overall, the use of IoT in automatic control systems has great potential and provides convenience in various applications. Keywords: Internet of Things, Arduino, Control Systems.
ANALISIS TINGKAT KEBUTUHAN DALAM PEMAHAMAN PEMBELAJARAN DAN HASIL PELATIHAN BERBASIS HOTS BAGI GURU-GURU DI KECAMATAN MUARA GEMBONG BEKASI Djaohar, Mochammad; Subekti, Massus; Daryanto; Muksin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service activity aims to determine the level of understanding of teachers at various levels of education in the Muara gembong district of Bekasi about learning oriented to higher order thinking skills (HOTS). The results of the needs analysis identified that there are still many teachers who need to increase their understanding of pedagogy and fields of study. In addition, in training on learning oriented to higher-order thinking skills, the pretest results showed an average score of 5.57 (27.8%) while the posttest results showed an average score of 12,7.00 (63.5%), this result indicates an increase in the score of 32,7% of the initial understanding. Although this result is still far from the expected value, namely: 80%. The results obtained in this activity include: (1) increasing teachers' understanding of the HOTS-oriented learning approach; (2) improve the pedagogic competence and field of study of teachers in managing learning in the classroom. The follow-up analysis in this activity is: (1) Assistance of teachers in making planning plans; (2) Assistance of teachers in developing HOTS-oriented learning tools. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman guru-guru diberbagai jenjang Pendidikan di kecamatan Muara gembong Bekasi tentang pembelajaran berorientasi pada keterampilan dan pengajaran berpikir tingkat tinggi. Hasil analisis kebutuhan teridentifikasi bahwa masih banyak guru-guru membutuhkan peningkatan pemahaman tentang pedegogik dan bidang studi. Karakteristik peserta pelatihan Pada pelatihan ini dilakukan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi, hasil pretest menunjukkan nilai rata-rata mencapai point 5,57 (27,8%) sedangkan hasil posttest menunjukkan nilai rata-rata mencapai point 12.72 (63,5%), hasil ini menandakan ada kenaikan nilai sebesar 32,7% dari pemahaman awal. Walaupun hasil ini masih jauh dari nilai yang diharapkan yaitu: 80%. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini diantaranya adalah: (1) meningkatnya pemahaman guru-guru tentang pendekatan pembelajaran berorientasi HOTS; (2) meningkatkan kompetensi pedagogik dan bidang studi guru dalam mengelola pembelaaran di kelas. Analisis tindak lanjut dalam kegiatan ini adalah: (1) Pendampingan guru-guru dalam membuat perencanaan perencanaan; (2) Pendampingan guru-guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang berorientasi HOTS.
PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT JATINEGARA KAUM JAKARTA TIMUR MELALUI PEMANFAATAN OTOMATISASI AKUAPONIK BERBASIS SOLAR CELL Subekti, Massus; Isfaeni, Hanum; Nasbey, Hadi; Galang A F; Silvia, Chendy; Lutfiah, Tia; Syah, Tim Abyah; Amanda, Early
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Jatinegara Kaum Urban Village, East Jakarta has a Forest Farmers Group (KTH) Rumah Kaum Jayakarta which focuses on agriculture, fisheries, waste processing and micro-enterprises. KTH has aquaponics, but all the plants and fish die because they don't have the knowledge and experience in aquaponics maintenance. In this activity, automatic solar cell-based aquaponics was built which will automatically maintain a constant pH value and ensure electricity supply using solar energy. The purpose of the activity is to provide knowledge and skills in aquaponics maintenance. The method used is lecture, demonstration and practice. The results of the training showed an increase in the average pretest and posttest scores from 30 to 81 and the percentage of N-Gain was 72.9%, which means that the training was quite effective. The results of implementation feedback with a range of 1-5 show that in the aspects of material, methods, media, resource persons and time each get a score of 4.5; 4.4; 4.6; 4.7 and 4.8 with a total average Abstrak Kelurahan Jatinegara Kaum Jakarta Timur memiliki Kelompok Tani Hutan (KTH) Rumah Kaum Jayakarta yang fokus pada bidang pertanian, perikanan, pengolahan sampah dan usaha mikro. KTH memiliki akuaponik, namun semua tanaman dan ikannyan mati karena belum memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam pemeliharaan aquaponik. Dalam kegiatan ini dibangun akuaponik otomatis berbasis solar Cell yang secara otomatis akan menjaga nilai pH tetap konstan serta memastikan pasokan listrik dengan menggunakan tenaga matahari. Tujuan kegiatan adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pemeliharaan akuaponik. Metode yang digunakan adalah ceramah, demontrasi dan praktik. Hasil pelatihan menunjukan kenaikan rata-rata nilai pretest dan posttest dari 30 menjadi 81 dan nilai prosentase N-Gain sebesar 72,9% yang berarti pelatihan yang dilakukan cukup efektif. Hasil umpan balik pelaksanaan dengan rentang 1-5 menunjukkan pada aspek materi, metode, media, nara sumber dan waktu masing-masing mendapatkan skor 4,5; 4,4; 4,6; 4,7 dan 4,8 dengan total rata-rata skor 4,6, maka dapat disimpulkan pelaksanaan kegiatan berjalan dengan sangat baik
Design and Development of a Heart Rate and Blood Oxygen Saturation Monitoring Device in Humans During Sleep Condition Based on the Internet of Things Fiyanto, Roy Oktaf; Djaohar, Mochammad; Subekti, Massus; Sunawar, Aris
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Electrical Vocational Education and Technology, Volume 7 Issue 1, Ju
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0071.05

Abstract

This research aims to create a heart rate monitoring device (BPM), oxygen saturation (SpO2), and electrocardiogram (ECG) in IoT-based sleep conditions and connected to Blynk and Telegram. This tool allows monitoring BPM, SpO2, and ECG values through the LCD screen on the tool or remotely through the Blynk and Telegram applications as IoT media. This research uses engineering methods that involve designing, making tools, testing tools, data collection, and data analysis.  The subjects of this research are BPM, SpO2, ECG, and the application of IoT concepts to monitor remotely and provide real-time notifications. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis with data collection techniques, namely laboratory observation. The conclusion of the results shows that IoT-based monitoring of heart rate and oxygen saturation in human blood has been successfully made using MAX30102 and AD8232 sensors connected to NodeMCU ESP32, as well as LCD to display measurement results. Measurements were made on twelve respondents with varying ages. The measurement was carried out by attaching the tip of the index finger of the left hand to the MAX3012 sensor to obtain BPM and SpO2 data, and attaching electrodes from the AD8232 sensor to obtain an ECG using the Bipolar lead method. The range of average heart rate measurements is at 65-94 BPM. The average value range of oxygen saturation measurements is at 95%-98%. This tool has an average measurement error value (Error) for heart rate (BPM) of 1.63% and for oxygen saturation (SpO2) of 2%. The tool also successfully connects Blynk IoT  media for Realtime  remote monitoring and Telegram application for remote notification media.
Rancang Bangun Sistem Pendeteksi Api Berbasis IOT (Internet of Things) Rizqy Zaputra, Dhafin; Monantun, Readysal; Subekti, Massus
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol. 7 No. 2 (2024): Journal of Electrical Vocational Education and Technology, Volume 7 Issue 2, De
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0072.02

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Alat Sistem Pendeteksi Titik Panas Berbasis IOT (Internet Of Things). Pemantauan dilakukan pada web thinger.Io dan aplikasi telegram. pendeteksi titik api menggunakan sensor Flame, pendeteksi titik gas menggunakan sensor MQ-6, untuk monitoring tegangan, arus, dan daya menggunakan sensor PZEM004T, pendeteksi titik api,gas dan monitoring menggunakan mikrokontroler ESP32.Penelitian ini menggunakan metode rekayasa Teknik (Forward Engeneering). Dimulai dari perancangan, pembuatan, dan pengujian. Adapun tahapan proses pelaksanaan yaitu: tahap perencanaan meliputi studi literatur mengenai penggunaan alat dan bahan material untuk alat display yang akan dibuat; manfaat dan kelebihan alat display yang akan dibuat, tahap perancangan meliputi penuangan ide gagasan dan spesifikasi rancang bangun sistem pendeteksi ttitik panas. Hasil dari penelitian ini menunjukan Alat Sistem Pendeteksi Titik Panas Berbasis IOT (Internet Of Things) bahwa PZEM-004T dapat mengukur tegangan, arus dan daya, sensor Flame dapat mendeteksi api (yang dihasilkan dari korek api), dan sensor MQ-6 dapat mendeteksi gas (yang dihasilkan dari korek gas). Ketika bahaya kebakaran terdeteksi maka buzzer akan aktif sebagai alarm dan hasil pembacaan modul sensor akan dikirimkan notifikasi via Whatsapp dan untuk mendeteksi arus, tegangan dan daya akan dapat di monitoring pada website. Halaman Website dapat dipantau dari jarak jauh, jika terkoneksi dengan internet. Hasil pengujian rata-rata nilai error pada sensor PZEM004T menunjukkan bahwa pada beban puncak (pukul 19.00), kesalahan tegangan sebesar 0,67%, arus sebesar 5,02%, dan daya sebesar 5,6%. Sementara itu, pada pengujian di pagi hari (pukul 10.00), kesalahan tegangan tercatat sebesar 5,1%, arus sebesar 10,25%, dan daya sebesar 7,45%. Kesimpulan dari penelitian Alat Sistem Pendeteksi Titik Panas Berbasis IOT (Internet Of Things) adalah sistem telah berhasil dirancang sesuai dengan tujuan penelitian yang diharapkan oleh peneliti, yaitu menghasilkan Rancang Bangun Sistem Pendeteksi Titik Panas (Api, Gas, Tegangan, Daya, dan Arus) Berbasis IOT (Internet Of Things). Abstract  This research aims to produce an IOT-Based Hot Spot Detection System Tool (Internet Of Things). Monitoring is carried out on the web thinger. Io and the telegram application. the fire point detector uses the Flame sensor, the gas point detector uses the MQ-6 sensor, for voltage, current, and power monitoring using the PZEM004T sensor, the fire point detector, the gas and monitoring uses the ESP32 microcontroller. This study uses the Forward Engineering method. Starting from design, manufacturing, and testing. The stages of the implementation process are: the planning stage includes a literature study on the use of tools and materials for the display equipment to be made; The benefits and advantages of the display equipment to be made, the design stage includes pouring out ideas and design specifications for the hot spot detection system. The results of this study show that the PZEM-004T can measure voltage, current and power, the Flame sensor can detect fire (generated from matches), and the MQ-6 sensor can detect gases (generated from matches). When a fire hazard is detected, the buzzer will be activated as an alarm and the results of the sensor module reading will be sent a notification via Whatsapp and to detect current, voltage and power will be monitored on the website. Website pages can be monitored remotely, if connected to the internet. The average test results of the error value on the PZEM004T sensor showed that at peak load (at 19.00), the voltage error was 0.67%, the current was 5.02%, and the power was 5.6%. Meanwhile, in the morning test (10.00 am), the voltage error was recorded at 5.1%, the current was 10.25%, and the power was 7.45%. The conclusion of the research of the IOT-Based Hot Spot Detection System Tool (Internet Of Things) is that the system has been successfully designed in accordance with the research objectives expected by the researcher, which is to produce the Design and Construction of an IOT-Based (Internet-Off-Things) Hot Spot Detection System (Fire, Gas, Voltage, Power, and Current).
Co-Authors Achmad Abi Rafdi Adung Prawira Adinata Ady Wartono Agan Nasruloh Agus Ardianto Ahmad Hambali, Ahmad Ahmad Ramadhan Putra Amanda, Early Ari Jodiansyah Fijrianto Ari Saputra, Ari Aris Sunawar Aris Sunawar Sunawar Aris Sunawar, Aris ARY AKBAR NUGRAHA Ary Akbar Nugraha Azhari Jum’atullah Bagus Fajar Sya’bani Bayu Addysa Wibawa Bayu Prabowo Bayu Suryo Wiranto Brenden F.I Chaerul Rozikin Chaerul Rozikin Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Deffi Meidiasha Deny Kurniawan Dewi Rahmawati Diah Yuni Purwitaingsih Diarsyah Amarullah Djaohar, Mochammad Dwi Setyawan Eka Mardiana Eka Nur Wulandari Faried Wadjdi Farried Wadjdi Fiyanto, Roy Oktaf Galang A F Galang Adi F Gendroyono, Purwanto Hadi Nasbey Hajar Nur Qibtyah Hanum Isfaeni Harmawan Febrianto Hervina Kiruna Hidayat, Rahmat Nur Hikmatul Mardiyah Imam A. Rahardjo Imam Arif R IMAM ARIF RAHARDJO Imam Arif Raharjo Imam Arif Raharjo Imam Mahir Irzan Zakir Irzan Zakir Irzan Zakir Irzan Zakir Zakir Izzah Nur Maulidah Abdul Salam Izzani, Sabila Fiqra Lutfiah, Tia M Djaohar M Sami M. Djaohar M. Febrian Ristiyanto M. Rif’an Maria Michelle Cindy Maya Firanti Putri Mochammad Djaohar Mohammad Arif Rifani Monantun, Readysal Muhamad Rizky Septianto Muhammad Rifan Muhammad Rifan Muhammad Rif’an Muhammad Rif’an Muhammad Rif’an Rif’an Muksin Nur Hanifah Nur Hanifah Yuninda Nur Octaviani Nurwijayanti Nuvita Retna Sari Parjiman Parjiman Parjiman Parjiman Paulus Sihombing Priyono Purwanto Gendroyono Putriansyah Rahardjo, Imam Arif Raharjo, Imam Arif Rahmawati Fajri Latiefa Raja Ingan Budi Rega Sundawa Putra Reymond Alexander Rian Pratama Rizqy Zaputra, Dhafin Rotua Bebrianita Palentina Rudy Prihantoro Sakirah Shanty Muflihawati Siahaan, David Kevin Immanuel Silvia, Chendy Slamet Raharjo Soeprijanto Soeprijanto Stevent Hogan Suyitno Suyitno Suyitno Syah, Tim Abyah Syifa Nuraini Syifa Nuraini Syufrijal, Syufrijal Wibisono, Salsa Alifianti Widodo Widodo Yusuf A Permana