Claim Missing Document
Check
Articles

AUDIT SISTEM PEMBANGKIT TENAGA SURYA DI PULAU SABIRA - JAKARTA Bayu Prabowo; Muhammad Rif’an; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 4 No 2 (2019): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0042.06

Abstract

The purpose of this study was to study the non-optimal causal factors and the work system of PLTS 15 kWp as a power plant on Sabira Island. This study used qualitative research methods. The subjects of this study were search results that were not optimal in PLTS 15 kWp on Sabira Island. The data analysis technique used is descriptive analysis with data collection techniques, namely field observations. The results of the study indicated that the 15 kWp PLTS on Sabira Island was deactivated (not charged). This is because the optimal performance of PLTS 15 kWp which is caused by damage to some components inside. The conclusion of this study is the factors that cause no optimal photovoltaic output system on PLTS 15 kWp are differences in the character of 4 solar modules on 2 strings, shading, snail track, hot spot and dust buildup on solar modules, incompatible interconnections and damage to inverter modules due to lack of maintenance and regular monitoring of the components of the PLTS. This shows that the importance of periodic maintenance and monitoring of all components of PLTS. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab tidak optimalnya dan sistem kerja dari PLTS 15 kWp sebagai pembangkit listrik di Pulau Sabira. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah pencarian penyebab tidak optimalnya kinerja PLTS 15 kWp di Pulau Sabira. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi lapangan. Hasil penelitian menujukan bahwa PLTS 15 kWp di Pulau Sabira dalam keadaan dinonaktifkan (tidak dikebebankan). Hal ini karena tidak optimalnya kinerja PLTS 15 kWp yang disebabkan oleh kerusakan pada beberapa komponen di dalamnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor – faktor yang menyebabkan tidak optimalnya photovoltaic output system pada PLTS 15 kWp adalah perbedaan karakter 4 modul surya pada 2 string, shading, snail track, hot spot serta penumpukan debu pada modul surya, interkoneksi yang tidak kompatibel dan kerusakan pada modul inverter akibat dari kurangnya perawatan serta monitoring secara teratur terhadap komponen-komponen PLTS tersebut. Hal ini menunjukan bahwa pentingnya perawatan dan monitoring secara berkala terhadap seluruh komponen PLTS.
EVALUASI KELENGKAPAN PERALATAN PRAKTIK INSTALASI TENAGA LISTRIK SMK (Studi Kasus di SMK Taruna Bangsa Bekasi) Ahmad Ramadhan Putra; Soeprijanto; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 5 No 1 (2020): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0051.01

Abstract

ABSTRACT This research aims to evaluate the completeness level of equipments standard of engineering elevtrical power’s installation in Taruna Bangsa Vocational High School, which was ruled in the Ministry of Education’s rules No. 1 2019 and The National Standardization Agency of Indonesia No. 1103-P2-18/19 about the Verification Instruments of Vocational High School, The Organizer of Vocational Practice Exam 2018/2019.This is an evaluative research using a quantitative descriptive approach. The evaluative model used was a discrepancy evaluation model, which was developed by M. Provus. The variable in this research is the equipment of electricity power’s installation practice in Taruna Bangsa Vocational High School Bekasi. The methods of collecting the data were three types: observation method, documentation, and interviews. The instrument used was collecting the data using observation paper and list of matched documentation. The analysis technique used in this research is rating scale.The result shows that the reaching of equipment of elecrical power installation practice in Taruna Bangsa Vocational High School Bekasi in academic year of 2018/2019 was categorized as complete with the 89,36%. percentages. The completeness was reviewed from the equipments in practice room as complete (88.5%), the equipments of learning media room is complete (100%), the main equipment of practice is complete (93%), and for the main substance of practice room is complete (88.2%),also for the equipment support is compelete (77.1%). ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kelengkapan standar peralatan praktik teknik instalasi tenaga listrik di SMK Taruna Bangsa Bekasi yang diatur dalam Permendiknas No. 1 tahun 2019 dan Badan Standar Nasional Pendidikan No. 1103-P2-18/19 mengenai Instrumen Verifikasi SMK Tentang Penyelenggara Ujian Praktik Kejuruan Tahun 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Model evaluasi yang digunakan adalah model evaluasi kesenjangan (discrepancy evaluation model) yang dikembangkan oleh M. Provus. Variabel penelitian ini adalah peralatan praktik teknik instalasi tenaga listrik di SMK Taruna Bangsa Bekasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga macam, yaitu metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan daftar cocok dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rating scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketercapaian kelengkapan peralatan praktik teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMK Taruna Bangsa Bekasi pada tahun ajaran 2018/2019 dikategorikan sangat lengkap dengan persentase 89,36%. Kelengkapan di tinjau dari perabotan ruang praktik yaitu 88.5% (sangat lengkap), media pembelajaran ruang praktik 100% (sangat lengkap), peralatan utama praktik 93% (sangat lengkap), bahan utama ruang praktik 88.2% (sangat lengkap) dan peralatan pendukung ruang praktik 77.1% (lengkap).
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN RANGKAIAN LISTRIK KELAS X DI SMK NEGERI 26 JAKARTA Nuvita Retna Sari; Faried Wadjdi; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 4 No 1 (2019): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0041.07

Abstract

This study aims to determine the comparison of cooperative learning models with direct learning models on the learning outcomes of electrical circuit subjects of class X students at SMK Negeri 26 Jakarta. This research was conducted at SMK Negeri 26 Jakarta in November 2018 until January 2019. This Popolation is class X TTL at SMK Negeri 26 Jakarta which consists of 3 classes. The research method used is true experimental pretest posttest control group design. The sample was randomly determined by random sampling technique. It was obtained 2 classes namely X.TTL1 for experimental class using cooperative learning models and X.TTL 3 was used for experimental class using direct learning models and class X.TTL 2 was used for class testing question validity. The analysis technique used is the t test at a significance level of Based on the results of the study it can be concluded that learning using the Cooperative Learning Model with cognitive assessment of 92.41 and psychomotor assessment of 88.98, while learning using the Direct Learning Model with cognitive assessment amounted to 92.21 and psychometric assessment of 88.21. The results of calculations with the t-test on cognitive assessment at the significance level α = 0.05 and df = 64 are tcount < ttable(0.512 <1.6672) and the value of t-test calculated at the significance level α = 0, 05 and df = 64 is tcount < ttable (0.45 <1.6672) means that H0 is accepted, Ho is accepted so that it can be concluded that the comparison of learning outcomes of electrical circuits taught using cooperative learning models is not higher or equal using direct learning model at SMK Negeri 26 Jakarta. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran kooperatif dengan model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar mata pelajaran rangkaian listrik siswa kelas X di SMK Negeri 26 Jakarta. Penelitian ini dilakukan di SMKN 26 Jakarta pada bulan November 2018 sampai Januari 2019. Populasi penelitian ini adalah kelas X TTL di SMK Negeri 26 Jakarta yang terdiri dari 3 kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah True eksperimental Design Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel ditentukan secara acak dengan teknik random sampling di dapat 2 kelas yaitu X.TTL 1 untuk kelas eksperimen I dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif dan X.TTL 3 digunakan untuk kelas eksperimen II dengan menggunakan model pembelajaran langsung serta Kelas X.TTL 2 digunakan uji validasi soal. Teknik Analisis yang digunakan yaitu uji t pada taraf signifikansi =0,05.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif dengan penilaian kognitif sebesar 92.41 dan penilaian psikomotorik sebesar 88.98, sedangkan pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Langsung dengan penilaian kognitif sebesar 92.21dan penilaian psikomotorik sebesar 88.21. Hasil perhitungan dengan Uji–t pada penilaian kognitif pada taraf signifikansi = 0,05 dan = 64 adalah < (0.512 < 1.6672) serta diperoleh nilai Uji-t hitung pada taraf signifikansi =0,05 dan = 64 adalah>(0.45<1.6672) artinyaHo diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa perbandingan hasil belajar rangkaian listrik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tidak lebih tinggi atau sama dengan menggunakan model pembelajaran langsung di SMK Negeri 26 Jakarta.
EFEKTIVITAS PENCAHAYAAN PADA RUANG BACA DAN RUANG PERKULIAHAN DI GEDUNG BUNG HATTA PROGRAM PASCASARJANA UNJ MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX EVO 8.2 Eka Mardiana; Massus Subekti; Imam Arif R
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 5 No 2 (2020): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0052.04

Abstract

Abstract This research aims to produce of illumination the appropriate lighting in the reading room and lecture room. Because sometimes in the construction of a building, there are still many techicians who have not followed the rules that have been set for appropriate illumination lighting in the reading room and lecture rooms. In this research using a quantitative approach with a descriptive engineering method engineering by utilizing three phases i.e manual measurement, manual calculations and simulated of Dialux Evo 8.2. The manual measurement uses Luxmeter as a measurement to get the value of the measured illumination in the reading room and lecture rooms based on the Standar. The manual calculation uses the calculation method according to SNI. The simulation uses Dialux Evo 8.2 software to optimize the value of the lighting which should be used in the reading room and lecture rooms. The results showed that illumination values were produced in the reading room and the lecture rooms still did not meet the specified Standars. Research do 3 design scenario improvements. The first scenario in the reading room and the lecture room was obtained average optimization percentage of 72% and 57% in the second scenario obtained the optimization percentage 20% s/d 88%, in the third scenario of the light point added, changing the lamp and changing the wall character obtained an optimization percentage of 23% s/d 89%. It can be concluded that the scenario of two is done to Linux obtained some illumination results that conform to the Standars set in the reading room and the lecture room and the value of the deviation generated between the room that is not exposed to sunlight and the room that is exposed the sunlight has a nearby deviation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kuat penerangan yang sesuai pada ruang baca dan ruang perkuliahan. Karena terkadang dalam pembangunan sebuah gedung, masih banyak beberapa teknisi yang belum mengikuti aturan yang telah ditetapkan untuk penerangan yang sesuai pada ruang baca dan ruang perkuliahan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif rekayasa Teknik dengan memanfaatkan tiga fase yaitu pengukuran manual, perhitungan manual dan simulasi Dialux Evo 8.2. Pengukuran manual menggunakan Luxmeter sebagai alat ukur untuk mendapatkan nilai kuat penerangan yang terukur pada ruang baca dan ruang perkuliahan berdasarkan Standar. Perhitungan manual menggunakan cara perhitungan menurut SNI. Simulasi menggunakan Software Dialux Evo 8.2 untuk mengoptimalkan nilai kuat penerangan yang seharusnya digunakan pada ruang baca dan ruang perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat penerangan yang dihasilkan pada ruang baca dan ruang perkuliahan masih belum memenuhi standar yang ditentukan. Peneliti melakukan 3 skenario desain perbaikan. Desain perbaikan skenario pertama pada ruang baca dan ruang perkuliahan diperoleh rata-rata presentase optimalisasi 72% dan 57%, pada skenario kedua diperoleh presentase optimalisasi 20% s/d 88%, pada skenario ketiga titak lampu ditambah, merubah lampu dan merubah karakter dinding diperoleh presentase optimalisasi sebesar 23% s/d 89%. Maka dapat disimpulkan bahwa skenario dua yang dilakukan untuk pengoptimalisasian didapatkan beberapa hasil kuat penerangan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pada ruang baca dan ruang perkuliahan dan nilai simpangan yang dihasilkan antara ruangan yang tidak terkena cahaya matahari dan ruangan yang terkena cahaya matahari memiliki simpangan yang tidak jauh.
PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO. STUDI KASUS DI CURUG CIGEUNTIS, KECAMATAN TEGALWARU, KABUPATEN KARAWANG, JAWA BARAT Bayu Suryo Wiranto; Muhammad Rif’an; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 6 No 1 (2021): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0061.06

Abstract

This research aims to create a design model of microhydro powerplant, and implement that design model to particular location, which decided location in this research is Cigeuntis Waterfall. Output of this research can be utilized by microhydro power plant practitioners as a tool, and stakeholders to valuing natural resources potential in their area. Cigeuntis Waterfall is selected because it has sufficient water in raining season, and more important, in dry season. Analysis descriptive method is used in this research with qualitative approach. Technics of Engineering is type of this research, encompassing design formulation of microhydro power plant, formula validation by comparing design of microhydro power plant based on formula with existing microhydro power plant in PLN Laboratory, and designing microhydro power plant components like intake, settling basin, penstock pipe, turbine, pulley, and generator regarding water flow and net head of Cigeuntis Waterfall. Results of this research are if microhydro power plant build at Cigeuntis Waterfall with 0.55 m3/s water flow and net head is 25 m, the size of components must be 2.97 m2 for intake, 6.6 m x 0.83 m x 2.2 m for settling basin, 48 cm for penstock diameter and 0.17 cm for its thickness, 11.81 inch for turbine diameter and 3.8 inch for its length, 2.1 inch for blade turbine space, 18 blades turbine needed, 11.81 inch for pulley diameter which connected to turbine and 5.2 inch diameter which connected to generator, and capacity of generator is 104.1 kW. This formula created in Microsoft Excel format, and after validation with existing microhydro power plant, there is not any substantial difference as the result. Therefore, the conclusion is this design model of microhydro power plant able to be implemented. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model perancangan PLTMH, dan mengimplementasikannya pada lokasi tertentu, yang pada penelitian ini ditetapkan lokasinya adalah Curug Cigeuntis. Model perancangan ini nantinya bisa digunakan oleh para perancang PLTMH sebagai observasi awal, dan juga digunakan oleh para pemangku kebijakan dalam melihat potensi sumber daya alam di daerahnya. Curug Cigeuntis dipilih menjadi lokasi pengujian sebagai contoh implementasi yang dari model perancangan yang dibuat karena ketersediaan air di sana boleh dikatakan tinggi akibat curah hujan yang besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis melalui pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang dipilih ialah rekayasa teknik dengan mencangkup pembuatan formulasi perancangan PLTMH, validasi formulasi perancangan PLTMH dengan acuan sistem PLTMH yang terpasang pada Laboratorium Tenaga Air Mini milik PLN, dan perancangan b agian PLTMH, yaitu saluran intake, bak penenang, pipa penstock, turbin, pulley, dan generator mempertimbangkan kondisi alam seperti debit air dan tinggi jatuh air pada Curug Cigeuntis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Curug Cigeuntis dengan debit andalan sebesar 0.55 m3/s dan tinggi jatuh air sebesar 25 m, diperoleh ukuran intake 2.97 m2, ukuran bak penenang 6.6 m x 0.83 m x 2.2 m, ukuran diameter penstock 48 cm dan ketebalannya 0.17 cm, ukuran diameter turbin 11.81 inch dengan panjang 3.8 inch, jarak antara pisau 2.1 inch, dan jumlah pisau turbin sebanyak 18 buah. Ukuran pulley besarnya pada bagian diameter terhubung turbin adalah 11.81 inch dan diameter terhubung generator 5.2 inch. Kapasitas generator yang digunakan sebesar 104.1 kw. Formulasi perancangan yang dibuat menggunakan program Microsoft Excel, telah divalidasi dengan sistem PLTMH terpasang dan tidak didapati perbedaan yang substansial sehingga dapat disimpulkan perancangan PLTMH layak untuk diimplementasikan pada perancangan tertentu.
PENGARUH KELEMBABAN TANAH TERHADAP TAHANAN PENTANAHAN STUDI KASUS PADA GARDU INDUK KEMAYORAN 150 KV Rahmawati Fajri Latiefa; Irzan Zakir; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 6 No 1 (2021): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0061.09

Abstract

Nilai tahanan pentaahan pada Gardu Induk harus mendekati 0 Ω atau kurang dari 1 Ω, dan dipengaruhi oleh tahanan jenis tanah dan metode sistem pentanahan yang digunakan. Tahanan jenis tanah dipengaruhi oleh faktor eksternal, salah satunya adanya kelembaban tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kelembaban tanah terhadap nilai tahanan pentanahan, dan mengetahui pengaruh yang akan terjadi jika tahanana pentanahan gardu induk melebihi nilai standar IEEE Std 80-2000 yaitu kurang dari 1 Ω. Penelitian ini melakukan pengukuran aktual tahanan pentanahan dengan sistem driven rood dan tahanan pentanahan dengan sistem grid saat kondisi tanah basah dan tanah kering, serta perhitungan tahanan pentanhan grid Gardu Induk Kemayoran 150 kV dalam kondisi tanah kering dan tanah basah dengan menggunakan perhitungan manual berdasarkan IEEE Std 80-2000, dan perhitungan menggunakan software ETAP 12.6. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kelembaban tanah dapat mempengaruhi nilai tahanan pentanahan, dengan berdasarkan saat kondisi tanah kering nilai tahanan pentanahan lebih tinggi dibandingkan saat kondisi tanah basah Hasil pengukuran tahanan pentanahan dengan sistem driven rood menunjukkan nilai tahanan pentanahan adalah 27,72 Ω saat kondisi tanah kering dan 18,92 Ω saat kondisi tanah basah, hasil pengukuran tahanan pentanahan dengan sistem grid menunjukkan nilai tahanan pentanahan adalah 0,076 Ω saat kondisi tanah kering dan 0,049 Ω saat kondisi tanah basah, hasil perhitungan manual tahanan grid adalah 0,078 Ω untuk kondisi tanah kering dan 0,056 Ω, dan hasil perhitungan ETAP tahanan grid adalah 0,071 Ω untuk kondisi tanah kering dan 0,051 Ω untuk kondisi tanah basah.
Prototipe Sistem Manajemen Keamanan Jalur Transjakarta Berbasis PLC Allen Bradley Chaerul Rozikin; Syifa Nuraini; Massus Subekti
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 3 No 01 (2016): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2210.678 KB) | DOI: 10.21009/autocracy.03.1.1

Abstract

The purpose of making this final task is Making Line Security Management System Prototype Based transjakarta PLC to maintain sterility transjakarta path of other road users and improve system Management of fleet transjakarta arrival time . Prototype Line Security Management System Based transjakarta PLC is transjakarta line security system combined with a system of Management of the arrival time of the bus fleet transjakarta . This prototype system uses RFID as an identification sensor combined with Roadbkloker system and using PLC as the center pemeroses , the system is also equipped with HMI ( Human Interface Mechine ) as Roadblocker monitoring system in case of problems. Tujuan pembuatan tugas akhir ini adalah membuat Prototipe Sistem Manajemen Keamanan Jalur Transjakarta Berbasis PLC yang dapat menjaga kesterilan jalur transjakarta dari pengguna jalan lain serta memperbaiki sistem manajement waktu kedatangan armada transjakarta. Prototipe Sistem Manajemen Keamanan Jalur Transjakarta Berbasis PLC adalah sistem pengamanan jalur transjakarta yang dikombinasikan dengan sistem manajement waktu kedatangan armada bus transjakarta. Prototipe ini menggunakan sistem RFID sebagai sensor identifikasi yang dikombinasikan dengan sistem Roadbkloker dan menggunakan PLC sebagai pusat pemeroses, sistem ini juga dilengkapi HMI ( Human Mechine Interface) sebagai sistem monitoring Roadblocker apabila terjadi masalah.
ANALISIS TINGKAT KESIAPAN PEDAGANG DALAM PEMBUATAN TOKO ONLINE (STUDI PADA PEDAGANG KEL. CIPINANG BESAR SELATAN, JAKARTA) Muhammad Rif’an Rif’an; Nur Hanifah; Soeprijanto; M Djaohar; Massus Subekti; Parjiman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.719 KB)

Abstract

Abstract The shift paradigm and ease of technology supported by the 4.0 Industrial Revolution has given birth to an online store with characteristics no physical contact, does not require a store, and an indefinite area. The current condition of the Covid-19 pandemic with limiting the movement of the community also supports online stores has become more dominant in the economy. This study aims to measure the level of readiness of traders in South Southern Cipinang, Jakarta, P2M participants in online stores, in making online stores in terms of knowledge and technology. The method used in this study is descriptive analytical regarding the phenomenon found, in the form of knowledge factors and technology factors to implement online stores. The number of respondents was 15 traders with the results that the level of preparedness of traders in the South Cipinang Selatan, Jakarta was in a moderate position with a knowledge factor of 44.4% and a technology factor of 100%.Abstrak Pergeseran paradigma dan kemudahan teknologi yang didukung revolusi industri 4.0 telah melahirkan toko online dengan ciri tidak memerlukan kontak secara fisik, tidak memerlukan toko secara fisik, dan wilayah yang tanpa batas. Ditambah pandemi Covid-19 dengan pembatasan pergerakan masyarakat menyebabkan toko online menjadi dominan dalam mendukung aktivitas perekonomian. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kesiapan para pedagang di keluarahan Cipinang Besar Selatan, Jakarta, peserta P2M Pelatihan Pembuatan Toko Online, dalam pembuatan toko online dari segi pengetahuan dan teknologi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analitis mengenai fenomena yang ditemukan, berupa faktor pengetahuan dan faktor teknologi untuk mendukung pembuatan toko online. Jumlah responden sebanyak 15 pedagang dengan hasil bahwa tingkat kesiapan pedagang di keluarahan Cipinang Besar Selatan, Jakarta ada di posisi sedang dengan faktor pengetahuan sebesar 44,4% dan faktor teknologi sebesar 100%.
PELATIHAN PERBAIKAN DAN PEMELIHARAAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TINGGAL DALAM RANGKA PENINGKATAN SKILL BAGI MASYARAKAT Aris Sunawar Sunawar; Irzan Zakir; Faried Wadjdi; Massus Subekti; Nur Octaviani; Dewi Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.788 KB)

Abstract

Abstract Currently, people's dependence on electricity is very high. However, the use of electrical energy tends to be poorly understood and lack of insight in handling electrical installation maintenance. Where one of the dangers of electric shock is fire or to death. So it is necessary to provide counseling about the dangers of electricity in general and maintenance and repair of damaged electrical installations for the community, as well as being able to be used as a business opportunity as a household electrical installer for local residents who will build a new house or as a residential audit so that it is safe against the danger of electricity shock. The method used is the one group pretest posttest design method, research that provides a preliminary test (pretest) before being given treatment, after being given treatment then giving a final test (posttest). From the results of the study, the pretest scores of participants who scored 85 and above reached 57.15% or as many as 28 of 59 participants. And after the presentation of the material for repair and maintenance of residential electrical installations, the posttest results showed that 42 people scored above 85 or as much as 85.71%. Based on the calculation of the t test, the comparison of the results of the pretest and posttest abilities shows that the value is 0.166 > t table = 0.67964. This shows that the research hypothesis which states that there are differences in training for repair and maintenance of residential electrical installations in order to increase skills for the community has been carried out properly.Abstrak Saat ini ketergantungan masyarakat terhadap listrik sangat tinggi Namun pemakaian energi listrik cenderung masih kurang dipahami secara tepat dan kurang wawasan dalam menangani perawatan instalasi listrik. Dimana salah satu bahaya sengatan listrik adalah kebakaran atau sampai merengut nyawa. Maka perlu diberikan penyuluhan mengenai bahaya listrik secara umum dan perawatan serta perbaikan pada instalasi listrik yang rusak bagi masyarakat, sekaligus dapat digunakan sebagai peluang usaha sebagai instalatir listrik rumah tangga bagi warga sekitar yang akan membangun rumah baru atau sebagai audit rumah tinggal sehingga aman terhadap bahaya sengatan listrik. Metode yang digunakan adalah metode one group pretest posttest design, penelitian yang memberikan tes pendahuluan (pretest) sebelum diberikan perlakuan, setelah diberikan perlakuan barulah memberikan tes akhir (posttest). Dari hasil penelitian diperoleh nilai pretest peserta yang mendapat nilai 85 ke atas mencapai 57,15% atau sebanyak 28 dari 59 peserta. Dan setelah pemaparan materi perbaikan dan pemeliharaan instalasi listrik rumah tinggal, hasil postest terdapat 42 orang memperoleh nilai di atas 85 atau sebanyak 85,71%. Berdasarkan perhitungan uji t, perbandingan hasil kemampuan pretest dan posttest menunjukkan bahwa nilai thitung sebanyak 0,166 > t Tabel = 0,67964. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitian yang berbunyi ada perbedaan pelatihan perbaikan dan pemeliharaan instalasi listrik rumah tinggal dalam rangka peningkatan skill bagi masyarakat telah dilaksanakan dengan baik.
ANALISIS KESIAPAN KNOWLEDGE MAHASISWA PROGAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FT UNJ DALAM MEMBUKA USAHA JASA PERBAIKAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA Massus Subekti Subekti; Soeprijanto; M. Rif’an; Imam A. Rahardjo; M. Febrian Ristiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.282 KB)

Abstract

Abstract Covid-19 has undermined the economic foundations of the world community, including Indonesia, including students who do not continue their studies, apply for leave and have difficulty paying single tuition fees (UKT) due to their parents being laid off. In fact, students as the younger generation have sufficient skills to be independent and open up business opportunities in accordance with the field of science that is being occupied. Students of the Electrical Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Jakarta have actually been given various courses in the field of electricity that can be used as a provision in opening a business in today's difficult times, one of the basic skills is in repairing household electrical appliances. Household electrical equipment is an electrical device that must be present in allresidents and will inevitably be damaged and require professional/service repair personnel at a fairly large cost. This opportunity can be taken by students while training their entrepreneurial spirit as well as increasing tuition fees. The method used is to provide knowledge training about repairing household appliances. The results showed an increase in the average value of the knowledge test results from 40.12 to 68.34, these results can illustrate that students do not have sufficient knowledge to open a household electrical appliance repair service business. Abstrak Covid-19 telah meruntuhkan sendi-sendi ekonomi masyarakat dunia termasuk Indonesia tak terkecuali mahasiswa yang tidak lanjut kuliah, mengajukan cuti dan kesulitan bayar uang kuliah tunggal (UKT) akibat orang tuanya yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK ). Sejatinya mahasiswa sebagai generasi muda telah memiliki skill cukup untuk mandiri dan membuka peluang usaha sesuai dengan bidang ilmu yang sedang ditekuni. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta sejatinya telah diberikan beragam mata kuliah bidang ketenaga listrikan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal dalam membuka usaha di masa sulit saat ini, salah satu skill dasar adalah dalam perbaikan peralatan listrik rumah tangga. Peralatan listrik rumah tangga merupakan alat listrik yang wajib ada di semua warga dan pasti akan mengalami kerusakan dan butuh perbaikan tenaga profesional / tukang service dengan biaya yang lumayan besar. Peluang ini bisa diambil oleh mahasiswa sebari melatih jiwa wirausaha juga menambah uang kuliah. Metode yang dilakukan adalah memberikan pelatihan pengetahuan tentang perbaikan peralatan listrik rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan nilai rata-rata hasil tes pengetahuan dari 40,12 menjadi 68,34, hasil tersebut dapat menggambarkan bahwa mahasiswa belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk membuka usaha jasa perbaikan peralatan listrik rumah tangga.
Co-Authors Achmad Abi Rafdi Adung Prawira Adinata Ady Wartono Ahmad Hambali, Ahmad Ahmad Ramadhan Putra Amanda, Early Ardianto, Agus Ari Saputra, Ari Aris Sunawar Aris Sunawar Sunawar Aris Sunawar, Aris Ary Akbar Nugraha ARY AKBAR NUGRAHA Azhari Jum’atullah Bayu Prabowo Bayu Suryo Wiranto Brenden F.I Chaerul Rozikin Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Deffi Meidiasha DENY KURNIAWAN Dewi Rahmawati Diah Yuni Purwitaingsih Diarsyah Amarullah Djaohar, Mochammad Dwi Setyawan Eka Mardiana Eka Nur Wulandari Faried Wadjdi Farried Wadjdi Fijrianto, Ari Jodiansyah Fiyanto, Roy Oktaf Galang A F Galang Adi F Gendroyono, Purwanto Hadi Nasbey Hajar Nur Qibtyah Hanum Isfaeni Harmawan Febrianto Hervina Kiruna Hidayat, Rahmat Nur Hikmatul Mardiyah Hogan, Stevent Imam A. Rahardjo Imam Arif R IMAM ARIF RAHARDJO Imam Arif Raharjo Imam Arif Raharjo Imam Mahir Irzan Zakir Irzan Zakir Irzan Zakir Irzan Zakir Zakir Izzah Nur Maulidah Abdul Salam Izzani, Sabila Fiqra Lutfiah, Tia M Djaohar M Sami M. Djaohar M. Febrian Ristiyanto M. Rif’an Maria Michelle Cindy Maya Firanti Putri Mochammad Djaohar Monantun, Readysal Muhamad Rizky Septianto Muhammad Iqbal Muhammad Rifan Muhammad Rifan Muhammad Rif’an Muhammad Rif’an Muhammad Rif’an Rif’an Muksin Nasruloh, Agan Nur Hanifah Nur Hanifah Yuninda Nur Octaviani Nuraini, Syifa Nuvita Retna Sari Parjiman Parjiman Parjiman Parjiman Paulus Sihombing Permana, Yusuf A Priyono Purwanto Gendroyono Putriansyah Rahardjo, Imam Arif Raharjo, Imam Arif Rahmawati Fajri Latiefa Raja Ingan Budi Rega Sundawa Putra Reymond Alexander Rian Pratama Rifani, Mohammad Arif Rizqy Zaputra, Dhafin Rotua Bebrianita Palentina Rozikin, Chaerul Rudy Prihantoro Sakirah Shanty Muflihawati Siahaan, David Kevin Immanuel Silvia, Chendy Slamet Raharjo Soeprijanto Soeprijanto Suyitno Suyitno Suyitno Sya’bani, Bagus Fajar Syah, Tim Abyah Syifa Nuraini Syufrijal, Syufrijal Wibawa, Bayu Addysa Wibisono, Salsa Alifianti Widodo Widodo