Claim Missing Document
Check
Articles

AUDIT SISTEM PEMBANGKIT TENAGA SURYA DI PULAU SABIRA - JAKARTA Bayu Prabowo; Muhammad Rif’an; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 4 No 2 (2019): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0042.06

Abstract

The purpose of this study was to study the non-optimal causal factors and the work system of PLTS 15 kWp as a power plant on Sabira Island. This study used qualitative research methods. The subjects of this study were search results that were not optimal in PLTS 15 kWp on Sabira Island. The data analysis technique used is descriptive analysis with data collection techniques, namely field observations. The results of the study indicated that the 15 kWp PLTS on Sabira Island was deactivated (not charged). This is because the optimal performance of PLTS 15 kWp which is caused by damage to some components inside. The conclusion of this study is the factors that cause no optimal photovoltaic output system on PLTS 15 kWp are differences in the character of 4 solar modules on 2 strings, shading, snail track, hot spot and dust buildup on solar modules, incompatible interconnections and damage to inverter modules due to lack of maintenance and regular monitoring of the components of the PLTS. This shows that the importance of periodic maintenance and monitoring of all components of PLTS. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab tidak optimalnya dan sistem kerja dari PLTS 15 kWp sebagai pembangkit listrik di Pulau Sabira. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah pencarian penyebab tidak optimalnya kinerja PLTS 15 kWp di Pulau Sabira. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi lapangan. Hasil penelitian menujukan bahwa PLTS 15 kWp di Pulau Sabira dalam keadaan dinonaktifkan (tidak dikebebankan). Hal ini karena tidak optimalnya kinerja PLTS 15 kWp yang disebabkan oleh kerusakan pada beberapa komponen di dalamnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor – faktor yang menyebabkan tidak optimalnya photovoltaic output system pada PLTS 15 kWp adalah perbedaan karakter 4 modul surya pada 2 string, shading, snail track, hot spot serta penumpukan debu pada modul surya, interkoneksi yang tidak kompatibel dan kerusakan pada modul inverter akibat dari kurangnya perawatan serta monitoring secara teratur terhadap komponen-komponen PLTS tersebut. Hal ini menunjukan bahwa pentingnya perawatan dan monitoring secara berkala terhadap seluruh komponen PLTS.
EVALUASI KELENGKAPAN PERALATAN PRAKTIK INSTALASI TENAGA LISTRIK SMK (Studi Kasus di SMK Taruna Bangsa Bekasi) Ahmad Ramadhan Putra; Soeprijanto; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 5 No 1 (2020): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0051.01

Abstract

ABSTRACT This research aims to evaluate the completeness level of equipments standard of engineering elevtrical power’s installation in Taruna Bangsa Vocational High School, which was ruled in the Ministry of Education’s rules No. 1 2019 and The National Standardization Agency of Indonesia No. 1103-P2-18/19 about the Verification Instruments of Vocational High School, The Organizer of Vocational Practice Exam 2018/2019.This is an evaluative research using a quantitative descriptive approach. The evaluative model used was a discrepancy evaluation model, which was developed by M. Provus. The variable in this research is the equipment of electricity power’s installation practice in Taruna Bangsa Vocational High School Bekasi. The methods of collecting the data were three types: observation method, documentation, and interviews. The instrument used was collecting the data using observation paper and list of matched documentation. The analysis technique used in this research is rating scale.The result shows that the reaching of equipment of elecrical power installation practice in Taruna Bangsa Vocational High School Bekasi in academic year of 2018/2019 was categorized as complete with the 89,36%. percentages. The completeness was reviewed from the equipments in practice room as complete (88.5%), the equipments of learning media room is complete (100%), the main equipment of practice is complete (93%), and for the main substance of practice room is complete (88.2%),also for the equipment support is compelete (77.1%). ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kelengkapan standar peralatan praktik teknik instalasi tenaga listrik di SMK Taruna Bangsa Bekasi yang diatur dalam Permendiknas No. 1 tahun 2019 dan Badan Standar Nasional Pendidikan No. 1103-P2-18/19 mengenai Instrumen Verifikasi SMK Tentang Penyelenggara Ujian Praktik Kejuruan Tahun 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Model evaluasi yang digunakan adalah model evaluasi kesenjangan (discrepancy evaluation model) yang dikembangkan oleh M. Provus. Variabel penelitian ini adalah peralatan praktik teknik instalasi tenaga listrik di SMK Taruna Bangsa Bekasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga macam, yaitu metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan daftar cocok dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rating scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketercapaian kelengkapan peralatan praktik teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMK Taruna Bangsa Bekasi pada tahun ajaran 2018/2019 dikategorikan sangat lengkap dengan persentase 89,36%. Kelengkapan di tinjau dari perabotan ruang praktik yaitu 88.5% (sangat lengkap), media pembelajaran ruang praktik 100% (sangat lengkap), peralatan utama praktik 93% (sangat lengkap), bahan utama ruang praktik 88.2% (sangat lengkap) dan peralatan pendukung ruang praktik 77.1% (lengkap).
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN RANGKAIAN LISTRIK KELAS X DI SMK NEGERI 26 JAKARTA Nuvita Retna Sari; Faried Wadjdi; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 4 No 1 (2019): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0041.07

Abstract

This study aims to determine the comparison of cooperative learning models with direct learning models on the learning outcomes of electrical circuit subjects of class X students at SMK Negeri 26 Jakarta. This research was conducted at SMK Negeri 26 Jakarta in November 2018 until January 2019. This Popolation is class X TTL at SMK Negeri 26 Jakarta which consists of 3 classes. The research method used is true experimental pretest posttest control group design. The sample was randomly determined by random sampling technique. It was obtained 2 classes namely X.TTL1 for experimental class using cooperative learning models and X.TTL 3 was used for experimental class using direct learning models and class X.TTL 2 was used for class testing question validity. The analysis technique used is the t test at a significance level of Based on the results of the study it can be concluded that learning using the Cooperative Learning Model with cognitive assessment of 92.41 and psychomotor assessment of 88.98, while learning using the Direct Learning Model with cognitive assessment amounted to 92.21 and psychometric assessment of 88.21. The results of calculations with the t-test on cognitive assessment at the significance level α = 0.05 and df = 64 are tcount < ttable(0.512 <1.6672) and the value of t-test calculated at the significance level α = 0, 05 and df = 64 is tcount < ttable (0.45 <1.6672) means that H0 is accepted, Ho is accepted so that it can be concluded that the comparison of learning outcomes of electrical circuits taught using cooperative learning models is not higher or equal using direct learning model at SMK Negeri 26 Jakarta. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran kooperatif dengan model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar mata pelajaran rangkaian listrik siswa kelas X di SMK Negeri 26 Jakarta. Penelitian ini dilakukan di SMKN 26 Jakarta pada bulan November 2018 sampai Januari 2019. Populasi penelitian ini adalah kelas X TTL di SMK Negeri 26 Jakarta yang terdiri dari 3 kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah True eksperimental Design Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel ditentukan secara acak dengan teknik random sampling di dapat 2 kelas yaitu X.TTL 1 untuk kelas eksperimen I dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif dan X.TTL 3 digunakan untuk kelas eksperimen II dengan menggunakan model pembelajaran langsung serta Kelas X.TTL 2 digunakan uji validasi soal. Teknik Analisis yang digunakan yaitu uji t pada taraf signifikansi =0,05.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif dengan penilaian kognitif sebesar 92.41 dan penilaian psikomotorik sebesar 88.98, sedangkan pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Langsung dengan penilaian kognitif sebesar 92.21dan penilaian psikomotorik sebesar 88.21. Hasil perhitungan dengan Uji–t pada penilaian kognitif pada taraf signifikansi = 0,05 dan = 64 adalah < (0.512 < 1.6672) serta diperoleh nilai Uji-t hitung pada taraf signifikansi =0,05 dan = 64 adalah>(0.45<1.6672) artinyaHo diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa perbandingan hasil belajar rangkaian listrik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tidak lebih tinggi atau sama dengan menggunakan model pembelajaran langsung di SMK Negeri 26 Jakarta.
EFEKTIVITAS PENCAHAYAAN PADA RUANG BACA DAN RUANG PERKULIAHAN DI GEDUNG BUNG HATTA PROGRAM PASCASARJANA UNJ MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX EVO 8.2 Eka Mardiana; Massus Subekti; Imam Arif R
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 5 No 2 (2020): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0052.04

Abstract

Abstract This research aims to produce of illumination the appropriate lighting in the reading room and lecture room. Because sometimes in the construction of a building, there are still many techicians who have not followed the rules that have been set for appropriate illumination lighting in the reading room and lecture rooms. In this research using a quantitative approach with a descriptive engineering method engineering by utilizing three phases i.e manual measurement, manual calculations and simulated of Dialux Evo 8.2. The manual measurement uses Luxmeter as a measurement to get the value of the measured illumination in the reading room and lecture rooms based on the Standar. The manual calculation uses the calculation method according to SNI. The simulation uses Dialux Evo 8.2 software to optimize the value of the lighting which should be used in the reading room and lecture rooms. The results showed that illumination values were produced in the reading room and the lecture rooms still did not meet the specified Standars. Research do 3 design scenario improvements. The first scenario in the reading room and the lecture room was obtained average optimization percentage of 72% and 57% in the second scenario obtained the optimization percentage 20% s/d 88%, in the third scenario of the light point added, changing the lamp and changing the wall character obtained an optimization percentage of 23% s/d 89%. It can be concluded that the scenario of two is done to Linux obtained some illumination results that conform to the Standars set in the reading room and the lecture room and the value of the deviation generated between the room that is not exposed to sunlight and the room that is exposed the sunlight has a nearby deviation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kuat penerangan yang sesuai pada ruang baca dan ruang perkuliahan. Karena terkadang dalam pembangunan sebuah gedung, masih banyak beberapa teknisi yang belum mengikuti aturan yang telah ditetapkan untuk penerangan yang sesuai pada ruang baca dan ruang perkuliahan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif rekayasa Teknik dengan memanfaatkan tiga fase yaitu pengukuran manual, perhitungan manual dan simulasi Dialux Evo 8.2. Pengukuran manual menggunakan Luxmeter sebagai alat ukur untuk mendapatkan nilai kuat penerangan yang terukur pada ruang baca dan ruang perkuliahan berdasarkan Standar. Perhitungan manual menggunakan cara perhitungan menurut SNI. Simulasi menggunakan Software Dialux Evo 8.2 untuk mengoptimalkan nilai kuat penerangan yang seharusnya digunakan pada ruang baca dan ruang perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat penerangan yang dihasilkan pada ruang baca dan ruang perkuliahan masih belum memenuhi standar yang ditentukan. Peneliti melakukan 3 skenario desain perbaikan. Desain perbaikan skenario pertama pada ruang baca dan ruang perkuliahan diperoleh rata-rata presentase optimalisasi 72% dan 57%, pada skenario kedua diperoleh presentase optimalisasi 20% s/d 88%, pada skenario ketiga titak lampu ditambah, merubah lampu dan merubah karakter dinding diperoleh presentase optimalisasi sebesar 23% s/d 89%. Maka dapat disimpulkan bahwa skenario dua yang dilakukan untuk pengoptimalisasian didapatkan beberapa hasil kuat penerangan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pada ruang baca dan ruang perkuliahan dan nilai simpangan yang dihasilkan antara ruangan yang tidak terkena cahaya matahari dan ruangan yang terkena cahaya matahari memiliki simpangan yang tidak jauh.
PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO. STUDI KASUS DI CURUG CIGEUNTIS, KECAMATAN TEGALWARU, KABUPATEN KARAWANG, JAWA BARAT Bayu Suryo Wiranto; Muhammad Rif’an; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 6 No 1 (2021): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0061.06

Abstract

This research aims to create a design model of microhydro powerplant, and implement that design model to particular location, which decided location in this research is Cigeuntis Waterfall. Output of this research can be utilized by microhydro power plant practitioners as a tool, and stakeholders to valuing natural resources potential in their area. Cigeuntis Waterfall is selected because it has sufficient water in raining season, and more important, in dry season. Analysis descriptive method is used in this research with qualitative approach. Technics of Engineering is type of this research, encompassing design formulation of microhydro power plant, formula validation by comparing design of microhydro power plant based on formula with existing microhydro power plant in PLN Laboratory, and designing microhydro power plant components like intake, settling basin, penstock pipe, turbine, pulley, and generator regarding water flow and net head of Cigeuntis Waterfall. Results of this research are if microhydro power plant build at Cigeuntis Waterfall with 0.55 m3/s water flow and net head is 25 m, the size of components must be 2.97 m2 for intake, 6.6 m x 0.83 m x 2.2 m for settling basin, 48 cm for penstock diameter and 0.17 cm for its thickness, 11.81 inch for turbine diameter and 3.8 inch for its length, 2.1 inch for blade turbine space, 18 blades turbine needed, 11.81 inch for pulley diameter which connected to turbine and 5.2 inch diameter which connected to generator, and capacity of generator is 104.1 kW. This formula created in Microsoft Excel format, and after validation with existing microhydro power plant, there is not any substantial difference as the result. Therefore, the conclusion is this design model of microhydro power plant able to be implemented. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model perancangan PLTMH, dan mengimplementasikannya pada lokasi tertentu, yang pada penelitian ini ditetapkan lokasinya adalah Curug Cigeuntis. Model perancangan ini nantinya bisa digunakan oleh para perancang PLTMH sebagai observasi awal, dan juga digunakan oleh para pemangku kebijakan dalam melihat potensi sumber daya alam di daerahnya. Curug Cigeuntis dipilih menjadi lokasi pengujian sebagai contoh implementasi yang dari model perancangan yang dibuat karena ketersediaan air di sana boleh dikatakan tinggi akibat curah hujan yang besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis melalui pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang dipilih ialah rekayasa teknik dengan mencangkup pembuatan formulasi perancangan PLTMH, validasi formulasi perancangan PLTMH dengan acuan sistem PLTMH yang terpasang pada Laboratorium Tenaga Air Mini milik PLN, dan perancangan b agian PLTMH, yaitu saluran intake, bak penenang, pipa penstock, turbin, pulley, dan generator mempertimbangkan kondisi alam seperti debit air dan tinggi jatuh air pada Curug Cigeuntis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Curug Cigeuntis dengan debit andalan sebesar 0.55 m3/s dan tinggi jatuh air sebesar 25 m, diperoleh ukuran intake 2.97 m2, ukuran bak penenang 6.6 m x 0.83 m x 2.2 m, ukuran diameter penstock 48 cm dan ketebalannya 0.17 cm, ukuran diameter turbin 11.81 inch dengan panjang 3.8 inch, jarak antara pisau 2.1 inch, dan jumlah pisau turbin sebanyak 18 buah. Ukuran pulley besarnya pada bagian diameter terhubung turbin adalah 11.81 inch dan diameter terhubung generator 5.2 inch. Kapasitas generator yang digunakan sebesar 104.1 kw. Formulasi perancangan yang dibuat menggunakan program Microsoft Excel, telah divalidasi dengan sistem PLTMH terpasang dan tidak didapati perbedaan yang substansial sehingga dapat disimpulkan perancangan PLTMH layak untuk diimplementasikan pada perancangan tertentu.
PENGARUH KELEMBABAN TANAH TERHADAP TAHANAN PENTANAHAN STUDI KASUS PADA GARDU INDUK KEMAYORAN 150 KV Rahmawati Fajri Latiefa; Irzan Zakir; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 6 No 1 (2021): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0061.09

Abstract

Nilai tahanan pentaahan pada Gardu Induk harus mendekati 0 Ω atau kurang dari 1 Ω, dan dipengaruhi oleh tahanan jenis tanah dan metode sistem pentanahan yang digunakan. Tahanan jenis tanah dipengaruhi oleh faktor eksternal, salah satunya adanya kelembaban tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kelembaban tanah terhadap nilai tahanan pentanahan, dan mengetahui pengaruh yang akan terjadi jika tahanana pentanahan gardu induk melebihi nilai standar IEEE Std 80-2000 yaitu kurang dari 1 Ω. Penelitian ini melakukan pengukuran aktual tahanan pentanahan dengan sistem driven rood dan tahanan pentanahan dengan sistem grid saat kondisi tanah basah dan tanah kering, serta perhitungan tahanan pentanhan grid Gardu Induk Kemayoran 150 kV dalam kondisi tanah kering dan tanah basah dengan menggunakan perhitungan manual berdasarkan IEEE Std 80-2000, dan perhitungan menggunakan software ETAP 12.6. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kelembaban tanah dapat mempengaruhi nilai tahanan pentanahan, dengan berdasarkan saat kondisi tanah kering nilai tahanan pentanahan lebih tinggi dibandingkan saat kondisi tanah basah Hasil pengukuran tahanan pentanahan dengan sistem driven rood menunjukkan nilai tahanan pentanahan adalah 27,72 Ω saat kondisi tanah kering dan 18,92 Ω saat kondisi tanah basah, hasil pengukuran tahanan pentanahan dengan sistem grid menunjukkan nilai tahanan pentanahan adalah 0,076 Ω saat kondisi tanah kering dan 0,049 Ω saat kondisi tanah basah, hasil perhitungan manual tahanan grid adalah 0,078 Ω untuk kondisi tanah kering dan 0,056 Ω, dan hasil perhitungan ETAP tahanan grid adalah 0,071 Ω untuk kondisi tanah kering dan 0,051 Ω untuk kondisi tanah basah.
Prototype Autocracy (Automatic Transjakarta Security System) Muhammad Iqbal; Chaerul Rozikin; Syifa Nuraini; Yusuf A Permana; Massus Subekti
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 1 No 01 (2014): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/autocracy.01.1.1

Abstract

Attempts to sterilize TransJakarta lane has been done, but still less effective. Autocracy is a prototype of latest security system by using the RFID system combined with the Roadblocker. The use of RFID aims to differentiate between Trasnjakarta and other vehicles, while the use of Roadblocker aims to keep inaccessible by other vehicles. With that combination and controlled by a microcontroller system, the lane or busway can only be used for TransJakarta. The stages are done in this research include the study of literature, observation, designing, manufacturing, testing, and refinement. With the Smoothness of busway, TransJakarta can run with optimum speed on the lane and more faster. If TransJakarta could be run faster and cheaper, the people who use personal vehicles will move to TransJakarta and it will reduce the traffic jams in Jakarta.
Prototype Portal Transjakarta Otomatis Berbasis ATMEGA 853 Bayu Addysa Wibawa; Agus Ardianto; Massus Subekti
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 1 No 01 (2014): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.855 KB) | DOI: 10.21009/autocracy.01.1.4

Abstract

Final Project aids to design and develope prototype of portals transjakarta automation system by ATMega 8535. The method used is an experimental. The system consists of 3 parts, input section is photoelectric sensor and limit switch for detecting the arrival of the bus transjakarta, process is a microcontroller Atmega 8535 and the output of a DC motor to open and close the portal. Results prototype portal has succes to open and close automatically. Tugas Akhir bertujuan untuk merancang bangun prototype sistem otomasi portal transjakarta Berbasis Atmega 8535. Metode yang digunakan adalah ekperimen. Sistem terdiri dari 3 bagian, bagian input adalah sensor foto elektrik dan limit switch untuk mendeteksi kedatangan bus transjakarta, bagian proses adalah mikrokontroler ATMega 8535 dan bagian output berupa motor DC untuk membuka dan menutup portal. Hasil prototype portal telah berhasil membuka dan menutup palang pintu secara otomatis
Rancang Bangun Prototipe Smart E-Kost Bagus Fajar Sya’bani; Mohammad Arif Rifani; Massus Subekti
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 2 No 01 (2015): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.622 KB) | DOI: 10.21009/autocracy.02.1.3

Abstract

This research aid to design and create a temporary home electronic system using RFID card as well as the access activating power supplay. Prototype of Smart E - Kost consists of three blocks of the system is input block , block the process and output block . Input block consists of RFID Tag Card , block the process consists of a microcontroller Arduino MEGA and Arduino Nano , and output block consists of Relay .The results of tests and measurements showed that the prototype of the Smart E - Boarding can work in accordance with the desired job description . Prototype Smart E¬Kost can unlock the doors using RFID and lock the door automatically and simultaneously can enable power source boarding. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem untuk kostan elektronik dengan menggunakan kartu RFIDsebagai akses masuk sekaligus pengaktif sumber daya listrik. Pembuatan Prototype Smart E-Kost ini terdiri dari tiga blok sistem yaitu blok input, blok proses dan blok output. Blok input terdiri dari Tag Card RFID, blok proses terdiri dari mikrokontroler ArduinoMega dan Arduino Nano, dan blok output terdiri dari Relay. Hasil pengujian dan pengukuran diperoleh bahwaPrototype Smart E-Kostdapat bekerja sesuai dengan deskripsi kerja yang diinginkan. Prototipe Smart E¬-Kost ini dapat membuka kunci pintu menggunakan RFID dan mengunci pintu secara otomatis dan sekaligus dapat mengaktifkan sumber daya listrik kost-kostan
Prototipe Critting Badot (Car Security System Monitoring Based On STNK) Agan Nasruloh; Deny Kurniawan; Massus Subekti
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 4 No 02 (2017): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.918 KB) | DOI: 10.21009/autocracy.04.2.2

Abstract

The crime of burglary vehicle accompanied also by forgery vehicle registration certificate of vehicle number.For it, needed CRITING BADOT (Car Security System Monitoring Based On Stnk), an apparatus capable of preventing motor vehicle theft by means of technology RFID and SMS Gateway, blends the ignition and vehicle registration into a single entity, change the key of the car being contact id card, capable of being on the monitoring of the position the car.This tool requires the driver to be always bring vehicle registration wherever, because the vehicle registration was also serves as the ignition.The prototype CRITTING BADOT use RFID, Arduino Mega 2560 , 4x4 Keypad, GPS module, GSM module coupled be a system of that runs well.RFID used to read id of vehicle registration to turn a valve gasoline and keypad serves to enter password as well as turn the stater relay.When the existence of acts of theft with breaking into the door, then with the same time GPS going to read the position of the car and send data in the form of the point GPS coordinates using SMS Gateway to the cell phone number owners who have determined.This system having the difference reading GPS with google maps an average of 3,678 meters and reading tag RFID maximum 4,5 cm. Kejahatan pencurian kendaraan disertai juga dengan pemalsuan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Untuk itu, dibutuhkanlah CRITING BADOT (Car Security System Monitoring Based on STNK), suatu alat yang mampu mencegah pencurian kendaraan bermotor dengan menggunakan teknologi RFID dan SMS Gateway, mengefisiensikan kunci kontak dan STNK menjadi satu kesatuan, mengubah kunci kontak mobil menjadi ID Card, mampu memonitoring posisi mobil. Alat ini mengharuskan pengemudi agar selalu membawa STNK kemana pun, karena STNK tersebut juga berfungsi sebagai kunci kontak. Prototipe CRITTING BADOT menggunakan RFID, Arduino Mega 2560, Keypad 4x4. Modul GPS, Modul GSM yang dipadukan menjadi sistem yang berjalan dengan baik. RFID berfungsi membaca ID dari STNK untuk mengaktifkan katup bensin dan keypad berfungsi untuk memasukkan password serta mengaktifkan relay stater. Ketika adanya tindak pencurian dengan membobol pintu, maka dengan waktu bersamaan GPS akan membaca posisi mobil dan mengirim data GPS berupa titik koordinat menggunakan SMS Gateway kepada nomor ponsel pemilik yang telah ditentukan. Sistem ini memiliki selisih pembacaan GPS dengan google maps rata-rata sebesar 3,678 Meter dan pembacaan tag RFID maksimal 4,5 CM.
Co-Authors Achmad Abi Rafdi Adung Prawira Adinata Ady Wartono Agan Nasruloh Agus Ardianto Ahmad Hambali, Ahmad Ahmad Ramadhan Putra Amanda, Early Ari Jodiansyah Fijrianto Ari Saputra, Ari Aris Sunawar Aris Sunawar Sunawar Aris Sunawar, Aris Ary Akbar Nugraha ARY AKBAR NUGRAHA Azhari Jum’atullah Bagus Fajar Sya’bani Bayu Addysa Wibawa Bayu Prabowo Bayu Suryo Wiranto Brenden F.I Chaerul Rozikin Chaerul Rozikin Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Deffi Meidiasha Deny Kurniawan Dewi Rahmawati Diah Yuni Purwitaingsih Diarsyah Amarullah Djaohar, Mochammad Dwi Setyawan Eka Mardiana Eka Nur Wulandari Faried Wadjdi Farried Wadjdi Fiyanto, Roy Oktaf Galang A F Galang Adi F Gendroyono, Purwanto Hadi Nasbey Hajar Nur Qibtyah Hanum Isfaeni Harmawan Febrianto Hervina Kiruna Hidayat, Rahmat Nur Hikmatul Mardiyah Imam A. Rahardjo Imam Arif R IMAM ARIF RAHARDJO Imam Arif Raharjo Imam Arif Raharjo Imam Mahir Irzan Zakir Irzan Zakir Irzan Zakir Irzan Zakir Zakir Izzah Nur Maulidah Abdul Salam Izzani, Sabila Fiqra Lutfiah, Tia M Djaohar M Sami M. Djaohar M. Febrian Ristiyanto M. Rif’an Maria Michelle Cindy Maya Firanti Putri Mochammad Djaohar Mohammad Arif Rifani Monantun, Readysal Muhamad Rizky Septianto Muhammad Rifan Muhammad Rifan Muhammad Rif’an Muhammad Rif’an Muhammad Rif’an Rif’an Muksin Nur Hanifah Nur Hanifah Yuninda Nur Octaviani Nurwijayanti Nuvita Retna Sari Parjiman Parjiman Parjiman Parjiman Paulus Sihombing Priyono Purwanto Gendroyono Putriansyah Rahardjo, Imam Arif Raharjo, Imam Arif Rahmawati Fajri Latiefa Raja Ingan Budi Rega Sundawa Putra Reymond Alexander Rian Pratama Rizqy Zaputra, Dhafin Rotua Bebrianita Palentina Rudy Prihantoro Sakirah Shanty Muflihawati Siahaan, David Kevin Immanuel Silvia, Chendy Slamet Raharjo Soeprijanto Soeprijanto Stevent Hogan Suyitno Suyitno Suyitno Syah, Tim Abyah Syifa Nuraini Syifa Nuraini Syufrijal, Syufrijal Wibisono, Salsa Alifianti Widodo Widodo Yusuf A Permana