Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Antara PLN dan PLTS Juen, Benediktus Boranpil; Suriana , I Wayan; Sukadana, I Wayan; Yasa, I Wayan Sugara
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The need for energy in the world continues to increase while the fossil energy source used continue to run out, so an alternative energy is needed to supply energy needs. Electrical energy is an indispensable energy. The sun (sunlight) is one of the renewable energy, it can be used to generate electrical energy. Indonesia is a tropical country, so sunlight is available quite a lot. To get efficient and safe (consistent) electrical energy, you can use solar energy that is backed up with PLN's electrical energy (hybrid system). The planned hybrid system uses 200 WP (11 units) Solar panels, 100 Ah 12 V batteries (1 unit), Hybrid controller system with 1000 watt inverter, 12 Volt 10 A Charger Control. In use, charging the battery current for 6 hours. The way this hybrid system works is that the voltage is read using the INA219 voltage sensor, which will be processed on the Arduino Nano, and forward it to the relay to regulate the power source used, and display how much voltage is on the LCD. When the battery voltage runs out, usually at night, or the weather is cloudy, measured at 11.2 volts or below, the relay will switch the source from the battery (inverter) to the PLN source, the relay takes 1 second. And when the weather is sunny or the solar panel is exposed to a source of sunlight, measured at 12.0 volts or above, the relay will replace the power source from PLN to the battery (inverter), and the relay takes 1 second. Keywords: Hybrid System, Electric Power, solar panels
Audit Energi Listrik dan Air Serta Analisis Peluang Hemat Energi di Hotel Uma Ubud Bali Suryatmaja, I Nyoman Oka; Suriana , I Wayan; Asna, I Made; Sukadana, I Wayan
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of electrical energy and water is very critical in the hotel industry because of almost all operational equipment support are uses electrical energy and most of the hotel operation using water. However the use of electrical energy and water should be used efficiently. According to Government Regulation No. 70 year 2009 Article 10 (1), that individuals, business entities and permanent establishments in energy supply activities are obliged to carry out energy conservation. This process includes an Energy Audit, which is a method to calculating energy use in a building where the results obtained to be compared with the existing standards so that it can be seen whether the energy use in the building is efficient or not. The standard used is the USAID-ASEAN Energy Consumption Intensity (IKE), which is 300 kWh/m2/year for the electricity standard and for the water standard is using USAID|Indonesia Water Consumption Intensity (IKA) which the standard for Bali area is 3.48 m3/room occupied/year. The Energy Audit at hotel Uma Ubud Bali is obtained an IKE of 207.78 kWh/m2/year and an IKA is 2.58 m3/room occupied/year so that it can be said that the use of electricity and water at hotel Uma Ubud Bali is likely to be inefficient, so an analysis of Energy Saving Opportunities (PHE) is needed. Energy Saving Opportunities at the hotel Uma Ubud Bali can be implemented in periodic AC maintenance, the use of motion sensors, replacing conventional water heaters with heat pumps, reducing the pool water pump operating hours, replacing inefficient light bulbs into LED light and maximizing of using grey water from waste water treatment plant to watering plantation and irrigating fishpond. Keywords: Energy Audit, IKE, IKA and PHE
Apakah Menikah Menyebabkan Partisipasi Kerja Perempuan di Bali Lebih Banyak Terlibat dalam Sektor Informal? Ni Putu Meitha Setiawati; I Gusti Agung Ayu Apsari Anandari; I Wayan Sukadana
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimak.v4i3.4954

Abstract

Bali Province in 2023 recorded the highest female unemployment rate in all of Indonesia, but these women tend to work in the informal sector rather than the formal sector, even though jobs in the informal sector have high work risks, no social security, minimal protection, and low wages. Using data from the National Labor Force Survey (Sakernas) in August 2023, this study aims to analyze the participation of married women in the decision to work in the informal sector in Bali Province with control variables of education level, age, area of residence, and training participation. Analysis with binary logistics shows that married women tend to work in the informal sector, assuming that factors other than those under study are considered to remain constant. Further analysis discussed the outpouring of working hours of women workers in Bali Province using the Tobit regression model. The results show that married women have significantly higher working hours. The high tendency of women to marry and their tendency to work in the informal sector with significant working hours, requires comprehensive intervention to ensure the welfare of Balinese women who work in sectors that are classified as less secure.
The Effect of Food Commodity Price Fluctuations on Inflation in Bali Province Sari, Ni Putu Depi Indah; Anandari, I Gusti Agung Ayu Apsari; Sukadana, I Wayan
Journal of Business Inflation Management and Accounting Vol 2, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/bima.v2i2.6635

Abstract

Kajian ini menganalisis pengaruh fluktuasi harga komoditas pangan pada laju inflasi di Provinsi Bali. Kajian ini bertujuan mengetahui pengaruh harga komoditas pangan pada inflasi di Bali baik pada jangka pendek maupun jangka panjang. Kajian ini memakai metode VAR dan VECM dalam melakukan analisis kontribusi harga komoditas pangan pada inflasi di Provinsi Bali. Data yang dipakai pada kajian ini meliputi periode Januari 2019 hingga Desember 2023. Dalam hasil kajian memperlihatkan jika untuk jangka panjang, harga beras punya pengaruh signifikan pada inflasi. Tetapi, pada jangka pendek, tidak ada hubungan signifikan antar harga komoditas pangan dengan inflasi di Bali. Penelitian ini juga menemukan bahwa Bali masih bergantung pada pasokan pangan dari daerah lain, khususnya Provinsi Jawa Timur. Oleh sebab itu, perlu memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai instrumen utama pengendalian inflasi, agar Bali tidak selalu bergantung pada komoditas pangan dari daerah lain.
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MENJADI ECO ENZYME DI WIWANDA AGROW DESA PANCASARI KECAMATAN SUKASADA SINGARAJA: Training on Managing Organic Waste Into Eco Enzymes at Wiwanda Agrow Pancasari Village Sukasada District Singaraja Sugara Yasa, I Wayan; Suriana, I Wayan; Sukadana, I Wayan; Nuraga, I Ketut; Suidarma, I Made
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i3.187

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Desa Pancasari, Buleleng, Bali. Sampah organik rumah tangga seringkali tidak dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk ramah lingkungan. Salah satu solusi inovatif adalah mengubah sampah organik menjadi eco enzyme, cairan multiguna yang memiliki manfaat sebagai pupuk organik, pestisida alami, hingga pembersih ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah organik melalui pelatihan pembuatan eco enzyme di Wiwanda Agrow. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi praktik langsung, diskusi interaktif, dan evaluasi hasil pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengelolaan sampah organik dan mempraktikkan pembuatan eco enzyme secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, mengurangi ketergantungan pada bahan kimia, serta membuka peluang ekonomi lokal berbasis produk ramah lingkungan. 
NILAI PENDIDIKAN DALAM AYAH-AYAHAN WALI TABUH PETEGAK DI PURA AGUNG GUNUNG LEBAH DESA UBUDKECAMATAN UBUD  KABUPATEN GIANYAR Winyana, I Nyoman; Sukadana, I Wayan; Rudita, I Made; Putra, I Kadek Suryantara Asmara
WIDYANATYA Vol. 7 No. 2 (2025): Widyanatya: Pendidikan Agama dan Seni
Publisher : UNHI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/v0kj5f76

Abstract

Nilai dalam aktivitas seni dilibatkan dalam suatu prosesi seringkali dipandang sebagai bentuk pemujaan yang patut disokong secara nyata pada praktiknya. Hal demikian tidak saja akan menimbulkan berbagai dampak terhadap upacara yang dilakukan. Aspek pendidikan yang ternyata terkandung di dalamnya dipandang sebagai bentuk praktik nyata yang tidak didasarkan pada nilai untung rugi secara matirial melainkan ada nilai penting secara psikologis sebagai penggerak ritual. Kajian ini bertujuan untuk membahas masalah nilai pendidikan yang terkandung dalam proses ngayah wali di pura Gunung Agung Lebah desa Ubud Kecamatan Ubud Gianyar. Lewat pendekatan metoda kualitatif mencoba untuk memanfaatkan data primer dan sekunder yang didukung oleh data observasi partisipan, mengurai secara verbal keterlibatan pengkaji dan pelaku lainnya dalam kegiatan pengabdian ini untuk memperoleh hasil yang dapat menjawab dan menjelaskan nilai pendidikan tentang ngayah wali. Hal yang kemudian menjadi temuannya adalah bahwa ritual upacara di pura agung Gunung lebah dipraktikan seni tabuh lelambatan sebagai penyajian sakral saat upacara dilaksanakan. Nilai yang terkandung dalam praktiknya menunjukan bahwa kegiatan wali dimaksud menguatkan keyakinan masyarakat dan pelaku seni secara psikologi tentang keiklasan dalam beryadnya. Nilai keiklasan yang memaknai ketulusan dalam penyajian, dan juga menjaga hubungan bathin antara pelaku dan pemilik pura. Secara nyata menguatkan kembali penguasaan seni tabuh wali dalam upacara wali sebagai bentuk sajian bunyi sakral sebagai pemenuhan syarat dalam upacara.
PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMPETENSI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PUSKESMAS UBUD I GIANYAR Swari, Komang Ayu Diah Sandya; Sukadana, I Wayan; Widnyana, I Wayan
EMAS Vol. 6 No. 10 (2025): EMAS
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/emas.v6i10.12736

Abstract

Kinerja karyawan merupakan hal yang dibutuhkan organisasi untuk mencapai pertumbuhannya. Dengan kontribusi tenaga kerja yang dipupuk organisasi, diharapkan dapat mencapai misi yang diinginkan. Berdasarkan hasil observasi terdapat penurunan kinerja karyawan pada Puskesmas Ubud I yang dapat dilihat dari tingkat absensi karyawan. Selain itu banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan, kompetensi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Puskesmas Ubud I Gianyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan pada penelitian adalah seluruh karyawan yang berjumlah 64 orang karyawan dengan teknik pengambilan sampling sensus.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara serta kuisioner. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuisioner dengan skala likert 5 point. Analisis data yang diguanakn adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, kompetensi, dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Bagi manajemen Puskesmas Ubud I Gianyar disarankan untuk selalu meningkatkan kinerja karyawan dengan cara meningkatkan faktor kepemimpinan, kompetensi, dan meningkatkan disiplin kerja agar dapat meningkatkan kinerja pada instansi, serta selalu melakukan evaluasi terhadap kinerja yang dilakukan karyawan sehingga nantinya dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk meningkatkan kinerja karyawan pada perusahaan.
PENGARUH PELATIHAN, PENGEMBANGAN KARIR, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA UD INDAH LUNA DENPASAR Sudewi, Ni Luh Putu; Widnyana, I Wayan; Sukadana, I Wayan
EMAS Vol. 6 No. 10 (2025): EMAS
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/emas.v6i10.12747

Abstract

Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu aspek penting yang dapat dan harus dikelola oleh perusahaan agar dapat memberikan kontribusi yang maksimal, sehingga kinerja karyawan menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti empiris tentang pengaruh pelatihan, pengembangan karir, dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada UD. Indah Luna Denpasar. Populasi penelitian ini adalah 39 karyawan UD. Indah Luna Denpasar. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi,dan kuisioner. Analisis data menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis linier berganda, analisis korelasi berganda analisis determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menujukan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada UD. Indah Luna Denpasar.
New Renewable Energy for Bali Tourist Destination: Potential and Challenges Yasa, I Wayan Sugara; Suriana, I Wayan; Sukadana, I Wayan
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 5 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v5i2.367

Abstract

Purpose: This research aims to explore potential and challenges of new renewable energy in Bali, which is a popular international tourist destination. Research methods: The research is based on several existing sources, both from daily news and existing articles regarding several renewable energy potentials in Bali. Almost all of the data is secondary data obtained from various agencies in Bali. The data are analyzed using qualitative analysis technique. Results and discussion: Economic growth and the very rapid number of tourist visits to Bali are driving problems in the energy sector. The potential for developing new renewable energy in Bali is very large, such as sunlight, wind and geothermal resources. In this case there are several challenges such as limited land, electricity grid integration, technology and costs, permits and regulations, public awareness, and the influence of weather. Implications: Collaboration between government, private sector, and society is needed to find the right solution. There is a need for a comprehensive action plan and appropriate policy support to accelerate the transition to renewable energy in Bali as an international tourist destination.
Pemasangan HDPE Jacket pada Tiang Pancang Jalan Tol Bali Mandara sebagai Proteksi Korosi Dharmayasa, I Gusti Ngurah Putu; Riana, I Nengah; Sugianitri, Ni Made Fibri; Sukadana, I Wayan
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.017-25

Abstract

Jalan tol merupakan jalan umum nasional yang memerlukan pembayaran bagi penggunaannya. Pembangunan jalan tol dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan distribusi barang dan jasa yang mendukung pertumbuhan ekonomi, mendukung pembangunan yang merata dan adil, serta memperlancar lalu lintas. Jalan Tol Bali Mandara adalah jalan tol pertama di Bali yang dibangun di atas laut. Oleh karena itu, perawatan khusus pada fondasi tiang pancang, terutama pada sambungan tiang pancang, diperlukan karena struktur fondasinya berada pada zona percikan (splash zone) dan zona pasang surut (tidal zone). Perawatan khusus pada tiang pancang jalan tol perlu dilakukan untuk melindungi sambungan tiang pancang dari korosi, salah satunya dengan memasang lapisan HDPE jacket pada tiang pancang. Pekerjaan pemasangan HDPE jacket di Jalan Tol Bali Mandara dibagi menjadi 8 tahapan, yaitu: persiapan, pembersihan, pendempulan, penggantian pelat baja sambungan tiang pancang, pemasangan material primer atau petroleum paste, pemasangan petrolatum tape, pemasangan HDPE, dan tahap pembersihan akhir. Dalam pekerjaan pemasangan HDPE jacket pada Jalan Tol Bali Mandara, digunakan 3 bahan penting, yaitu petroleum paste sebagai lapisan dalam, petrolatum tape sebagai lapisan kain bukan tenunan yang berisi pasta anti-korosi, serta HDPE jacket sebagai lapisan paling luar (outer cover). Material-material ini digunakan untuk memberikan perlindungan dari korosi pada tiang pancang yang terletak di zona percikan air (splash zone) dan zona pasang surut (tidal zone). Dengan memasang HDPE jacket pada semua sambungan tiang pancang yang ada di Jalan Tol Bali Mandara, maka tiang-tiang pancang tersebut dapat terlindungi dengan baik, sehingga dapat mempertahankan kekuatan dan umur rencana dari Jalan Tol Bali Mandara.
Co-Authors . Rukini Ade Pujana, I Gusti Ngurah Adie Wahyudi Oktavia Gama Adnyana, I Gede Sandi Agnestia, Putu Wanda Al-Alamin, Muhajirin Alfandi Djunaidi Putra Amelia, Dinda Amrita Nugraheni Saraswaty Anak Agung Bagus Putu Widanta Anak Agung Ketut Ayuningsasi Ananda Rissa Natasya Nainggolan Anandari, I Gusti Agung Ayu Apsari Anggraeni, Ratih Dwi Antari, Ni Putu Medya Pradnya Artha, Uly Asmara, Yuusufa Ramanda Indra Asna, I Made Cahyani, Cok Istri Kartika Dewi, Ni Komang Sinta Dwipayana, Dewa Made Erawati, Ni Kadek Egi Ernawati, Ni Putu Siki Fransiska Vistalia Alo Ganetri, Ni Made Lita Gede Humaswara Prathama Gitaswari, Ni Putu Ayu I Gede Agus Krisna Yasa I Gede Putu Eka Budiyasa I Gusti Agung Ayu Apsari Anandari I Gusti Agus Yudha Permana I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa I Gusti Wayan Murjana Yasa I Kadek Suryantara Asmara I Made Alit Mahayana I MADE DAPA PERMANA I Made Rudita I Made Suidarma I Nengah Riana I Nyoman Candra Antara I NYOMAN SURIANTA I Nyoman Winyana, I Nyoman I Wayan Widnyana Ida Ayu Nyoman Yuliastuti Indrayani, Gusti Ayu Made Oka Josuabrema Barus Juen, Benediktus Boranpil Jurliem Virgianto Kadek Dody Apriana Kardha, Putu Jata Tresna Yoga Ketut Dwirahita Utami Dewi Komang Ayuk Pebriani Kusuma, I Gusti Made Cahya Dharma Luh Gede Meydianawathi Made Detriasmita Saientisna Margareta Margareta, Margareta Ni Kadek Yulia Pridayanti Ni Made Luisiana Wulandari Ni Made Ratih Kusuma Dewi NI MADE WINDA UTARI, NI MADE WINDA Ni Putu Lia Dama Yanti Ni Putu Meitha Setiawati Ni Putu Trisna Yuliantari Niladanti, Anak Agung Istri Ninin Eva Andika Rada Nuraga, Ketut Nyoman Ngurah Bagus Wiranata Giri Oktayeni, I Dewa Ayu Putri Pande Ketut Ribek Pranada, Alginda Ryan Pridayanti, Ni Kadek Yulia Putra, Gusti Ngurah Made Dharma Putra, I Kadek Suryantara Asmara Putri Asih, Ni Putu Putri, Putu Wiandha Putri, Tria Firnanda Amelia Putu Nuria Pratiwi Ramadhini, Laily Risma Fauziyah Ramadhani Roberto Anggiat Iron Lumban Gaol Saaroh Nisrina Saajidah Sanjiwani, Ni Putu Ganish Saputra, Andre Sari, Ni Putu Depi Indah Setyawan, I Gusti Ngurah Adi Siswanto, Jaka Permadi Sudewi, Ni Luh Putu Sugara Yasa, I Wayan Sugianitri, Ni Made Fibri Suriana, I Wayan Suryanti, Ni Wayan Suryatmaja, I Nyoman Oka Sutawan, I Made Swari, Komang Ayu Diah Sandya Utami, Ni Kadek Lilis Dwi Utomo, Nicho Wahyu Wiguna, Putu Adi Wiratama, Gede Andika Wulandari, Made Pradnya Yanti, Ni Wayan Sri Aprilia Yasa, I Wayan Sugara