Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Core Stability Exercise pada Ibu Post Partum Sukesi, Niken; Winarti, Rahayu; Wahyuningsih, Wahyuningsih
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i1.3068

Abstract

Wanita yang bertahan hidup setelah melahirkan menderita berkurangnya kekuatan otot perut karena selama kehamilan otot perut dan ligamen garis putih menjadi terlalu meregang, suatu kondisi yang disebut diastasis perut. Keadaan meregangnya otot perut ini menimbulkan gangguan psikis, estetika, dan fisik seperti nyeri punggung, dinding perut menonjol, kelemahan dinding perut, dan berkurangnya kekuatan otot perut. latihan menguatkan otot perut bagi wanita pasca melahirkan sangatlah penting dan salah satunya adalah melakukan latihan stabilitas inticore stability exercise. Tujuan pengabdian ini untuk melatih ibu postpartum dalam mengurangi keluhan atau dampak dari pasca persalinan terutama daerah abdomen ibu. Solusi yang ditawarkan yaitu berupa pendampingan dalam core stability exercise. Target yang diharapkan mitra mampu menerapkan dan paham dalam latihan core stability. Mitra dalam pengabdian ini yaitu ibu post partum dengan jumlah 10 peserta. Metode pengabdian ini dengan cara pengumpulan informasi terkait pengetahuan mitra tentang perawatan ibu postpartum, pelatihan, pendampingan serta evaluasi. Hasil kegiatan ini meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam latihan core stability.
Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Bundles Ido dengan Kejadian Infeksi Daerah Operasi Retnawati, Yocia; Sukesi, Niken; Hadi, Chandra
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 3 (2024): Jurnal Keperawatan: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i3.2019

Abstract

Rumah sakit adalah sistem pelayanan kesehatan yang mencakup sistem surveilans untuk pencegahan dan pengendalian, termasuk pengendalian infeksi.  Infeksi terkait layanan kesehatan (HAIs) adalah infeksi di mana orang yang terkena tertular setelah lebih dari 48 jam pengobatan dan pasien belum memasuki masa inkubasi.  Dampak dari infeksi terkait layanan kesehatan meliputi peningkatan morbiditas, peningkatan mortalitas, dan rawat inap pasien yang berkepanjangan, sehingga perlu adanya menerapkan IDO bundle complience.  Kepatuhan terhadap Bundles IDO yang terdiri dari kepatuhan pre operasi, intra operasi dan post operasi dinilai patuh apabila dilakukan seluruh point kepatuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kepatuhan penerapan bundel IDO dengan frekuensi infeksi di area operasi.  Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan menggunakan uji rank spearman.  Penelitian dilakukan di RS Semarang dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden.  Teknik pengambilan sampel mengunakan purposive sampling.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Z-score hitung -0,502 dan p-value = 0,000 <.  0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kepatuhan petugas keperawatan dalam melaksanakan paket IDO dengan kejadian infeksi luka operasi di RS Semarang. Karena hasilnya -0,502 maka terdapat hubungan negatif sedang/sedang antara variabel dependen dan independen.
Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Post Sectio Caesarea: Studi Kasus Putri, Afidha Kumala; Setiawan, Ikhwan Nur; Ermawanti, Elly Natalia; Setyowati, Elis; Sukesi, Niken
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.4553

Abstract

Persalinan melalui sayatan pada perut (laparotomi) atau rahim (histerotomi) dikenal sebagai sectio cesaria. Rasa nyeri akan dipicu oleh terganggunya kontinuitas jaringan dengan luka. Salah satu terapi pengalih perhatian nyeri yang dapat dilakukan sendiri oleh ibu adalah metode relaksasi genggam jari. Nyeri dapat menyebabkan berbagai komplikasi bagi ibu, termasuk masalah psikologis dan fisik. Populasi dalam studi ini ialah ibu post Sectio Cesaria hari sejumlah 4 pasien. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh pemberian teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan intensitas nyeri post Sectio Cesaria. Metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan yang dipakai. Pengambilan sampel dengan random sampling sebanyak 4 responden dengan kritria pasien post section cesaria yang mengalami nyeri ringan sampai berat pada skala 1-10 Numeric Rating Scale, seluruh responden diukur tingkat nyeri menggunakan NRS di hari pertama sebelum intervensi kemudian diberikan teknik relaksasi genggam jari selama 2 hari, pada hari terakhir setelah implementasi dievaluasi kembali tingkat nyeri menggunakan NRS. Hasil yang didapatkan yakni adanya penurunan intensitas nyeri pada keempat pasien dari sedang menjadi ringan setelah diberikan teknik relaksasi genggam jari selama 2 hari.
Relationship Between Family Support and Anxiety in High-Risk Pregnant Women in the Obgynology Clinic Permata Medika Hospital Indonesia Sukesi, Niken; Vridayanti, Sia; Prasetyo, Ch
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 12 (2024): December 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i12.11635

Abstract

High-risk pregnancies in pregnant women have a greater impact than normal pregnancies, including physical and psychological impacts such as worry, anxiety, fear, ambivalence, and stress. Lack of support from those closest to you can increase anxiety. Anxiety and worry in high-risk pregnant women can cause complications and long-term impacts on the mother and fetus if not treated seriously. In high-risk pregnancies, family support is crucial in lowering anxiety levels in expectant mothers. This research sought to ascertain if anxiety and family support were related in high-risk pregnant women attending the Permata Medika Hospital, Semarang's Outpatient Obstetrics Polyclinic. This study used a non-experimental with a cross-sectional approach that is included in the type of descriptive correlational research. The sample in this study was 40 respondents. Bivariate data analysis using the Spearman Rank test. The study's findings, which included a p-value of 0.001 and a rho of -0.495, show a strong, substantial, and inverse association between anxiety and family support in high-risk pregnant women at Permata Medika Hospital Semarang. At Permata Medika Hospital in Semarang, there is a connection between anxiety and family support among pregnant women with high-risk pregnancies.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN KREATIVITAS DENGAN BERMAIN UNTUK MENCEGAH KECEMASAN PADA ANAK DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL PADA ANAK USIA SEKOLAH Niken Sukesi; Heny Prasetyorini; Wahyuningsih Wahyuningsih
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i1.23

Abstract

Anak merupakan aset yang tak ternilai harganya. Setiap orang tua menginginkan anaknya sebagai generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berkarakter baik. Oleh karena itu diperlukan keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri pada anak, sehingga perkembangan otak dapat optimal. Perkembangan anak secara optimal harus diusahakan oleh orang tua, pengasuh dan guru. Banyak sekali penelitian atau pengabdian yang melakukan deteksi dini dan stimulasi pada anak usia dini yaitu pada usia pra sekolah. Seharusnya stimulasipun diberikan kepada semua usia anak, supaya perkembangan menjadi optimal.  Usia Sekolah menjadi dasar penting dalam membentuk karakter pada anak. Karena usia sekolah anak lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan disekitarnya. Pengaruh lingkungan akan membawa dampak lebih banyak dalam mempengaruhi perkembangan anak.Luaran yang ditargetkan ini berupa jasa yaitu meningkatknya kemampuan kognitif dan kreativitas anak SD kelas VI sesuai dengan bidang yang digemari sekaligus adanya motivasi yang postif dari dalam diri anak untuk mewujudkan impian dan cita-cita dimasa yang akan datang.
Penerapan Pijat Oksitosin terhadap Peningkatan Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Postpartum Spontan -Sulardipo, Sulardipo; Listianingrum, Agustina; Westri, Lya Ria; Pangestika, Tyas Zulkorida; Sukesi, Niken
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5625

Abstract

Post partum ialah masa pemulihan alat kandungan pada saat sebelum hamil. Perubahan pada ibu post partum yaitu salah satunya pada bagian payudaranya. Perubahan payudara ibu post partum berupa akan berubah lebih besar, keras dan disekitar putting menghitam. Kondisi tersebut merupakan tanda dimulainya proses menyusui. Proses menyusui merupakan proses yang panjang, untuk itu sering terjadi adanya masalah seperti ASI yang tidak keluar ataupun hanya sedikit yang keluar. Hal ini menimbulkan masalah menyusui tidak efektif, terapi pijat untuk meningkatkan hormone untuk menaikkan jumlah produksi ASI yaitu dengan hormone oksitosin menjadi alternatif terapi untuk melancarkan ASI agar bisa meningkat yang dapat dilakukan oleh ibu dan keluarga secara mandiri. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui pengaruh dilakukannya teknik pijat untuk meningkatkan agar ASI bisa meningkat yaitu dengan hormone oksitosin terhadap jumlah produksi ibu dalam proses keluarnya ASI saat setelah post partum spontan. Metode dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Ibu yang terlibat sebanyak 4 responden. Melakukan indetifikasi kesiapan dan kemampuan menerima informasi, mengidentifikasi tujuan dan keinginan menyusui, melakukan jadwal penkes, mengajak system pendukung keluarga, pemijatan oksitosin, melakukan perawatan payudara, kemudian dilakukan evaluasi setiap 6 jam untuk mengetahui hasil perkembangan keluarnya ASI. Hasil yang didapatkan yaitu adanya peningkatan jumlah air susu ibu pada ibu setelah melahirkan secara spontan setelah dilakukan intervensi pijat oksitosin selama 1 x 24 jam dengan durasi waktu 15 menit dengan dievaluasi setiap 6 jam sekali.
Penerapan Teknik Guided Imagery terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Elly, Arista Dian; Faelasuf, Mohamad; Utami, Raras; Sukesi, Niken
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5386

Abstract

Operasi caesar seringkali menimbulkan beberapa keluhan, salah satunya adalah nyeri di area insisi atau bekas sayatan di dinding perut. Jika nyeri pasca operasi tidak segera diatasi, hal memicu reaksi fisik dan psikologis ibu pascapersalinan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pengaruh terapi guide imagery terhadap perubahan skala nyeri pasien pasca operasi caesar. Metode ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, di mana terapi guide imagery diterapkan sekali sehari selama 3 hari dengan durasi 10-15 menit. Hasil penelitian menunjukkan terapi guide imagery mempunyai pengaruh terhadap perubahan skala nyeri pasca operasi caesar, sehingga nyeri akut dialami ibu berkurang. Kesimpulannya, terapi guide imagery efektif dalam mengurangi nyeri pasca operasi caesar pasien dengan nyeri akut dan dikembangkan penelitian selanjutnya.
Perawatan Maternitas Pasca Persalinan dengan Teknik Relaksasi Benson untuk Mengurangi Nyeri Pasca Operasi Caesarea Astuti, Murwani; Nurrokhim, Muhammad; Hidayat, Wahyu; Sukesi, Niken
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5394

Abstract

Data Riskesdas tahun 2018 di Indonesia menunjukkan persalinan pada usia 10-54 tahun mencapai 78,73% dengan angka kelahiran menggunakan metode Sectio caesarea. Berdasarkan hasil observasi di ruang Santa Anna RSUD Budi Rahayu dan ruang Postpartum RSUD Bendan Pekalongan pada tanggal 19 Juni 2024 didapatkan jumlah ibu yang melahirkan dengan metode SC periode Januari sampai Desember 2024 sebanyak 660 orang. Relaksasi Benson dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post SC. Tujuan dari skripsi ilmiah ini adalah menerapkan asuhan keperawatan maternitas tentang pemberian teknik relaksasi Benson untuk menurunkan intensitas nyeri pasien post sectio caesarea. Berdasarkan pengkajian klien mengeluh nyeri pada bagian perut post SC seperti ditusuk-tusuk, klien sulit bangun dari tempat tidur karena lemas, dan klien cemas terhadap jahitan. Saat observasi klien meringis kesakitan, P : Nyeri akibat luka bekas operasi SC, Q : Nyeri seperti ditusuk-tusuk, R : Nyeri pada daerah jahitan, S : Skala nyeri 6, T : Nyeri saat digerakkan. Keadaan umum klien lemah dengan TD 107/70 mmHg, nadi 98x/menit, nafas 20x/menit, suhu 36,5 0C. Diagnosa yang diambil dari kasus tersebut adalah Nyeri Akut berhubungan dengan Agen Pencedera Fisik, Gangguan Mobilitas Fisik b.d Nyeri Post Operasi, dan Risiko Infeksi berhubungan dengan integritas kulit. Intervensi dan implementasi yang dilakukan pada studi kasus ini sudah sesuai dengan SDKI, SLKI dan SIKI. Salah satu implementasinya adalah terkait Evidence Based Nursing (EBN) dengan menerapkan terapi teknik relaksasi Benson.Berdasarkan hasil evaluasi tindakan keperawatan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa teknik relaksasi Benson dapat menurunkan skala nyeri post operasi sectio caesarea. Selain menggunakan obat-obatan farmakologis, pemberian teknik relaksasi Benson merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi nyeri. Untuk itu, diharapkan keluarga dapat menerapkan teknik relaksasi Beson.
Enhancing cancer patient care via nursing apps: a systematic review Retnaningsih, Dwi; Sukesi, Niken; Nugraha, Rozaq Isnaini; Deraya, Reanita Anggis; Ni’mah, Maulida Izzatin; Putri, Iva Anissya; Selviana, Sinta
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 14, No 3: September 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v14i3.26000

Abstract

Digital health interventions have been shown to be effective in improving the quality of life for cancer patients through education, symptom management, and psychosocial support. This research aims to identify application content that can enhance the quality of life for cancer patients. The method used is a systematic review based on the population, intervention, comparison, outcome, study design (PICOS) criteria. From the search, 941 articles were found in the JSTOR database (n = 11), Science Direct (n = 54), ProQuest (n = 609), and Springer Link (n = 267), with a publication period from 2019 to 2024. The keywords used include: nursing applications, cancer, application content, quality of life, and randomized clinical trials (RCT). The inclusion criteria encompass RCT published in peer-reviewed journals, written in English, and utilizing digital applications as interventions to improve the quality of life for cancer patients. This research includes patients aged 16-80 from various countries, including China, Turkey, Ireland, Taiwan, and Australia. The results show that digital interventions such as digital storytelling, education through applications, nurse support programs, and virtual reality significantly improve patients' quality of life. The intervention content includes six main themes: medical education, symptom management, psychosocial support, multidisciplinary interventions, physical activity, and relaxation, as well as interactive digital platforms.
Efektifitas Edukasi Berbasis Audiovisual Tutorial tentang ARV terhadap Kepatuhan Pengobatan Pasien HIV/AIDS di Puskesmas Bandarharjo, Semarang, Provinsi Jawa Tengah Rahayu Winarti; Niken Sukesi; Iq Ballurohman; Nanang Bagus
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v4i3.3044

Abstract

Adherence to antiretroviral (ARV) medication is a crucial factor in the success of HIV/AIDS patient therapy. Adherence levels are often low due to a lack of knowledge, motivation, and support. Audiovisual and tutorial-based education is considered capable of improving patient understanding, thereby encouraging medication adherence. This community service activity aims to provide education to HIV/AIDS patients through audiovisual and tutorial media, and to assess its effectiveness on medication adherence. This community service is an implementation using the quasi-experimental method with 36 participants from a total population of 40 people. Data were processed statistically with SPSS and using the Wilcoxon test. Evaluation was carried out through pre-tests and post-tests and was participatory during the activity. The results of the activity showed an increase in patient understanding of ARVs, as well as increased medication adherence after being given educational interventions at the Bandarharjo Community Health Center. The results of the activity carried out with audiovisual and tutorial-based educational media showed an increase in knowledge of 92% of 36 patients after being given audiovisual and tutorial education, Medication Adherence; Before the intervention, almost 100% of patients were non-compliant with ARV medication. After the educational intervention, this increased to 92%. Patients reported feeling more motivated and understanding the material more easily through audiovisuals compared to traditional lectures. Tutorials helped them gain confidence in managing their medication schedules. Based on the analysis using the Wilcoxon test, a p-value of 0.000 indicates that the treatment or intervention significantly improved patient adherence to ARV treatment. Audiovisual and tutorial-based education has been proven effective in improving medication adherence in HIV/AIDS patients. This method can be used as an educational intervention strategy in community health centers and hospitals to improve the quality of care for HIV/AIDS patients.
Co-Authors - Wulandari M, - -Sulardipo, Sulardipo Abdul Ghofur Achmad Solechan Adhani, Azzahro Diniar Aditya Bastiansyah amilatul lutfiyah Andrey Devi Arisandi, Andrey Arifianto, Arifianto Asti Dewi Kusumaningrum Astuti, Murwani Bulan Syitazahra Deraya, Reanita Anggis Desi Rina Kurniawati Desi Suistiwijaya Dwi Indah Iswanti Dwi Nur Aini, Dwi Nur Dwi Retnaningsih, Dwi Elly, Arista Dian Emilia Puspitasari Ermawanti, Elly Natalia Faelasuf, Mohamad Fransiska Tiya Pramesti Hadi, Chandra Heny Prasetyorini Heny, Prasetyorini Ibnu Dwi Nurseto, Ibnu Dwi Iq Ballurohman Karunianingtyas, Maulidta Kustriyani, Menik Listianingrum, Agustina Listiyani, Novi Lowei Asyera Narwastiti Lutfiyati Martiningtyas Maryati Maryati Menik Kustriyani Muslim Argo Bayu Kusuma Muslim Argo Bayu Purnomo Nanang Bagus Ni’mah, Maulida Izzatin Nugraha, Rozaq I Nur Kholidah Nur Pratiwi Nurrokhim, Muhammad Oktavia Ramadhani Saputri Pangestika, Tyas Zulkorida Prasetyo, Ch Prasetyorini, Heny Priharyanti Wulandari, Priharyanti Putri, Afidha Kumala Putri, Iva Anissya Rahayu W Rahayu Winarti Retnawati, Yocia Ristatnti, Puji Rozaq Isnaini Nugraha, Rozaq Isnaini Sabatika Setyaningsih, Sabatika Saputri, Oktavia Ramadhani Selviana, Sinta Seman, Nordianna Setiawan, Ikhwan Nur Setyowati, Elis Shinta Indah Arini Nindyanto Sudarmi, Sri Ning Brahmana Sugiono, Emlia Puspitasari Sugiono, Emlia Puspitasari Sukron Makmun Taufik Syarifudin Tuti Alawiyah Utami, Raras Vridayanti, Sia Wahyu Hidayat Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Westri, Lya Ria Widyaningrum, Wurshinta Widyaningsih, Tri Sakti Winarti, Rahayu wulandari m