Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN KREATIVITAS DENGAN BERMAIN UNTUK MENCEGAH KECEMASAN PADA ANAK DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL PADA ANAK USIA SEKOLAH Niken Sukesi; Heny Prasetyorini; Wahyuningsih Wahyuningsih
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i1.23

Abstract

Anak merupakan aset yang tak ternilai harganya. Setiap orang tua menginginkan anaknya sebagai generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berkarakter baik. Oleh karena itu diperlukan keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri pada anak, sehingga perkembangan otak dapat optimal. Perkembangan anak secara optimal harus diusahakan oleh orang tua, pengasuh dan guru. Banyak sekali penelitian atau pengabdian yang melakukan deteksi dini dan stimulasi pada anak usia dini yaitu pada usia pra sekolah. Seharusnya stimulasipun diberikan kepada semua usia anak, supaya perkembangan menjadi optimal.  Usia Sekolah menjadi dasar penting dalam membentuk karakter pada anak. Karena usia sekolah anak lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan disekitarnya. Pengaruh lingkungan akan membawa dampak lebih banyak dalam mempengaruhi perkembangan anak.Luaran yang ditargetkan ini berupa jasa yaitu meningkatknya kemampuan kognitif dan kreativitas anak SD kelas VI sesuai dengan bidang yang digemari sekaligus adanya motivasi yang postif dari dalam diri anak untuk mewujudkan impian dan cita-cita dimasa yang akan datang.
Penerapan Pijat Oksitosin terhadap Peningkatan Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Postpartum Spontan -Sulardipo, Sulardipo; Listianingrum, Agustina; Westri, Lya Ria; Pangestika, Tyas Zulkorida; Sukesi, Niken
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5625

Abstract

Post partum ialah masa pemulihan alat kandungan pada saat sebelum hamil. Perubahan pada ibu post partum yaitu salah satunya pada bagian payudaranya. Perubahan payudara ibu post partum berupa akan berubah lebih besar, keras dan disekitar putting menghitam. Kondisi tersebut merupakan tanda dimulainya proses menyusui. Proses menyusui merupakan proses yang panjang, untuk itu sering terjadi adanya masalah seperti ASI yang tidak keluar ataupun hanya sedikit yang keluar. Hal ini menimbulkan masalah menyusui tidak efektif, terapi pijat untuk meningkatkan hormone untuk menaikkan jumlah produksi ASI yaitu dengan hormone oksitosin menjadi alternatif terapi untuk melancarkan ASI agar bisa meningkat yang dapat dilakukan oleh ibu dan keluarga secara mandiri. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui pengaruh dilakukannya teknik pijat untuk meningkatkan agar ASI bisa meningkat yaitu dengan hormone oksitosin terhadap jumlah produksi ibu dalam proses keluarnya ASI saat setelah post partum spontan. Metode dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Ibu yang terlibat sebanyak 4 responden. Melakukan indetifikasi kesiapan dan kemampuan menerima informasi, mengidentifikasi tujuan dan keinginan menyusui, melakukan jadwal penkes, mengajak system pendukung keluarga, pemijatan oksitosin, melakukan perawatan payudara, kemudian dilakukan evaluasi setiap 6 jam untuk mengetahui hasil perkembangan keluarnya ASI. Hasil yang didapatkan yaitu adanya peningkatan jumlah air susu ibu pada ibu setelah melahirkan secara spontan setelah dilakukan intervensi pijat oksitosin selama 1 x 24 jam dengan durasi waktu 15 menit dengan dievaluasi setiap 6 jam sekali.
Penerapan Teknik Guided Imagery terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Elly, Arista Dian; Faelasuf, Mohamad; Utami, Raras; Sukesi, Niken
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5386

Abstract

Operasi caesar seringkali menimbulkan beberapa keluhan, salah satunya adalah nyeri di area insisi atau bekas sayatan di dinding perut. Jika nyeri pasca operasi tidak segera diatasi, hal memicu reaksi fisik dan psikologis ibu pascapersalinan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pengaruh terapi guide imagery terhadap perubahan skala nyeri pasien pasca operasi caesar. Metode ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, di mana terapi guide imagery diterapkan sekali sehari selama 3 hari dengan durasi 10-15 menit. Hasil penelitian menunjukkan terapi guide imagery mempunyai pengaruh terhadap perubahan skala nyeri pasca operasi caesar, sehingga nyeri akut dialami ibu berkurang. Kesimpulannya, terapi guide imagery efektif dalam mengurangi nyeri pasca operasi caesar pasien dengan nyeri akut dan dikembangkan penelitian selanjutnya.
Perawatan Maternitas Pasca Persalinan dengan Teknik Relaksasi Benson untuk Mengurangi Nyeri Pasca Operasi Caesarea Astuti, Murwani; Nurrokhim, Muhammad; Hidayat, Wahyu; Sukesi, Niken
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5394

Abstract

Data Riskesdas tahun 2018 di Indonesia menunjukkan persalinan pada usia 10-54 tahun mencapai 78,73% dengan angka kelahiran menggunakan metode Sectio caesarea. Berdasarkan hasil observasi di ruang Santa Anna RSUD Budi Rahayu dan ruang Postpartum RSUD Bendan Pekalongan pada tanggal 19 Juni 2024 didapatkan jumlah ibu yang melahirkan dengan metode SC periode Januari sampai Desember 2024 sebanyak 660 orang. Relaksasi Benson dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post SC. Tujuan dari skripsi ilmiah ini adalah menerapkan asuhan keperawatan maternitas tentang pemberian teknik relaksasi Benson untuk menurunkan intensitas nyeri pasien post sectio caesarea. Berdasarkan pengkajian klien mengeluh nyeri pada bagian perut post SC seperti ditusuk-tusuk, klien sulit bangun dari tempat tidur karena lemas, dan klien cemas terhadap jahitan. Saat observasi klien meringis kesakitan, P : Nyeri akibat luka bekas operasi SC, Q : Nyeri seperti ditusuk-tusuk, R : Nyeri pada daerah jahitan, S : Skala nyeri 6, T : Nyeri saat digerakkan. Keadaan umum klien lemah dengan TD 107/70 mmHg, nadi 98x/menit, nafas 20x/menit, suhu 36,5 0C. Diagnosa yang diambil dari kasus tersebut adalah Nyeri Akut berhubungan dengan Agen Pencedera Fisik, Gangguan Mobilitas Fisik b.d Nyeri Post Operasi, dan Risiko Infeksi berhubungan dengan integritas kulit. Intervensi dan implementasi yang dilakukan pada studi kasus ini sudah sesuai dengan SDKI, SLKI dan SIKI. Salah satu implementasinya adalah terkait Evidence Based Nursing (EBN) dengan menerapkan terapi teknik relaksasi Benson.Berdasarkan hasil evaluasi tindakan keperawatan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa teknik relaksasi Benson dapat menurunkan skala nyeri post operasi sectio caesarea. Selain menggunakan obat-obatan farmakologis, pemberian teknik relaksasi Benson merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi nyeri. Untuk itu, diharapkan keluarga dapat menerapkan teknik relaksasi Beson.
Enhancing cancer patient care via nursing apps: a systematic review Retnaningsih, Dwi; Sukesi, Niken; Nugraha, Rozaq Isnaini; Deraya, Reanita Anggis; Ni’mah, Maulida Izzatin; Putri, Iva Anissya; Selviana, Sinta
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 14, No 3: September 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v14i3.26000

Abstract

Digital health interventions have been shown to be effective in improving the quality of life for cancer patients through education, symptom management, and psychosocial support. This research aims to identify application content that can enhance the quality of life for cancer patients. The method used is a systematic review based on the population, intervention, comparison, outcome, study design (PICOS) criteria. From the search, 941 articles were found in the JSTOR database (n = 11), Science Direct (n = 54), ProQuest (n = 609), and Springer Link (n = 267), with a publication period from 2019 to 2024. The keywords used include: nursing applications, cancer, application content, quality of life, and randomized clinical trials (RCT). The inclusion criteria encompass RCT published in peer-reviewed journals, written in English, and utilizing digital applications as interventions to improve the quality of life for cancer patients. This research includes patients aged 16-80 from various countries, including China, Turkey, Ireland, Taiwan, and Australia. The results show that digital interventions such as digital storytelling, education through applications, nurse support programs, and virtual reality significantly improve patients' quality of life. The intervention content includes six main themes: medical education, symptom management, psychosocial support, multidisciplinary interventions, physical activity, and relaxation, as well as interactive digital platforms.
Efektifitas Edukasi Berbasis Audiovisual Tutorial tentang ARV terhadap Kepatuhan Pengobatan Pasien HIV/AIDS di Puskesmas Bandarharjo, Semarang, Provinsi Jawa Tengah Rahayu Winarti; Niken Sukesi; Iq Ballurohman; Nanang Bagus
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v4i3.3044

Abstract

Adherence to antiretroviral (ARV) medication is a crucial factor in the success of HIV/AIDS patient therapy. Adherence levels are often low due to a lack of knowledge, motivation, and support. Audiovisual and tutorial-based education is considered capable of improving patient understanding, thereby encouraging medication adherence. This community service activity aims to provide education to HIV/AIDS patients through audiovisual and tutorial media, and to assess its effectiveness on medication adherence. This community service is an implementation using the quasi-experimental method with 36 participants from a total population of 40 people. Data were processed statistically with SPSS and using the Wilcoxon test. Evaluation was carried out through pre-tests and post-tests and was participatory during the activity. The results of the activity showed an increase in patient understanding of ARVs, as well as increased medication adherence after being given educational interventions at the Bandarharjo Community Health Center. The results of the activity carried out with audiovisual and tutorial-based educational media showed an increase in knowledge of 92% of 36 patients after being given audiovisual and tutorial education, Medication Adherence; Before the intervention, almost 100% of patients were non-compliant with ARV medication. After the educational intervention, this increased to 92%. Patients reported feeling more motivated and understanding the material more easily through audiovisuals compared to traditional lectures. Tutorials helped them gain confidence in managing their medication schedules. Based on the analysis using the Wilcoxon test, a p-value of 0.000 indicates that the treatment or intervention significantly improved patient adherence to ARV treatment. Audiovisual and tutorial-based education has been proven effective in improving medication adherence in HIV/AIDS patients. This method can be used as an educational intervention strategy in community health centers and hospitals to improve the quality of care for HIV/AIDS patients.
The Relationship of Workload and Job Stress in Nurses in the Patient Room Sukesi, Niken; Listiyani, Novi; Winarti, Rahayu; Wahyuningsih, Wahyuningsih
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i3.8539

Abstract

Workload from the difference between the workload of printers maximum load capacity of a person this motivated. Will result in excessive workload of the stress. Work stress refers to the feeling of strain that experienced employees feel in relation to their work. The aim of the study is to examine workload and work stress among nurses in a hospital nursing unit. The study is descriptive in nature with a cross-sectional approach. Research is a nurse at Kendal Hospital in Indonesia. The variables of this research is workload and job stress. The questionnaire workload is 13 questions with the reliability and validity of less than 0.05 0.827. The work stress questionnaire has 18 questions with validity test <0.022 and reliability test 0.760. The results of the study on the relationship between workload and work stress showed a value of 0.383 > 0.05, which means that there is no relationship between workload and stress of a nurse admitted to Kendal Hospital Room Hospital in Indonesia.
Asuhan keperawatan post-partum Sectio Caesarea dengan masalah nyeri akut melalui terapi genggam jari Taufik Syarifudin; Nur Pratiwi; Abdul Ghofur; Nur Kholidah; Niken Sukesi
Link Journal of Nursing Vol 2 No 2 (2025): November : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v2i1.109

Abstract

Introduction:  Masa nifas pasca sectio caesarea (SC) sering disertai nyeri akut akibat trauma jaringan operasi. Kondisi ini berdampak pada mobilisasi, kenyamanan, dan psikologis ibu. Terapi non farmakologi diperlukan untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping berlebih. Objectives:  Mengevaluasi efektivitas teknik genggam jari dalam menurunkan nyeri akut pada ibu post SC di ruang bersalin RSU ARO Pekalongan. Methods:  Studi kasus dilakukan pada empat pasien post SC. Intervensi berupa terapi genggam jari diberikan selama 10–15 menit, dua kali sehari selama 3 hari. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi melalui analisis distribusi frekuensi dan prosentase. Results: Sebelum intervensi, nyeri pasien berada pada skala sedang hingga berat (3–7 NRS). Setelah dilakukan teknik genggam jari, terjadi penurunan skala nyeri menjadi ringan hingga sedang (1–4 NRS). Pasien tampak lebih rileks, mulai mampu melakukan mobilisasi ringan, serta dapat mempraktikkan teknik relaksasi secara mandiri. Conclusion: Terapi genggam jari efektif menurunkan intensitas nyeri akut pada ibu post SC. Intervensi ini dapat dijadikan bagian dari manajemen nyeri non farmakologi dalam praktik keperawatan maternitas.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Pre Operasi Katarak Ristatnti, Puji; Sukesi, Niken; Kustriyani, Menik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2599

Abstract

Katarak masalah kesehatan yang dialami lansia ≥50 tahun. Operasi katarak menjadi salah satu intervensi yang paling efektif untuk mengatasi gangguan penglihatan akibat glaucoma pada usia lanjut. Pengambilan keputusan ini tidak mampu dilakukan oleh semua individu, sebab melakukan operasi adalah keputusan yang besar sehingga rentan muncul perasaan cemas sebelum menjalani tindakan tersebut. Kecemasan pre operasi merupakan perasaaan gelisah, takut, dan bingung yang dialami oleh individu sebelum menjalani tindakan operasi, sebab operasi merupakan serangkaian kegiatan yang kompleks. Dseling atau bimbingan untuk membantu pasien mengurangi kecemasan dan perasaan takut yang dialami pasien sebelum melakukan prosedur operasi sebagai upaya pendekatan dan membangun hubungan saling percaya antara perawat dengan pasien melalui komunikasi terapeutik. Tujuan: Mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan penurunan kecemasan pasien pre operasi katarak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain asosiatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling dan sampel sebanyak 45 orang. Pengambilan data menggunakan kuisoner kecemasan HARS tidak dilakukan uji validitas dan reliabilitas karena sudah baku dan kuesioner komunikasi terapeutik uji validitasnya >0,483 uji reliabilitas 0.976. Analisis yang digunakan uji Spearmen Rank Rho. Hasil: Ada hubungan antara komunikasi terapeutik dnegan tingkat kecemasan pasien pre-operasi katarak diruang bedah sentral. Kesimpulan: Ada hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Pre Operasi Katarak dengan kekuatan hubungan cukup dan ke arah positif.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PEMBIMBING KLINIK MELALUI PELATIHAN METODE PRECEPTORSHIP Retnaningsih, Dwi; Sukesi, Niken; Aini, Dwi Nur; Wahyuningsih, Wahyuningsih; Arifianto, Arifianto; Widyaningsih, Tri Sakti; Karunianingtyas, Maulidta; Wulandari, Priharyanti
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 5, No 1 (Maret) (2023): Jurnal implementasi pengabdian masyarakat kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v5i1.82

Abstract

Peran perawat dalam meningkatkan kualitas asuhan adalah sebagai Preceptor. Preseptor bertugas untuk membimbing mahasiswa keperawatan atau perawat baru untuk belajar menerapkan teori dan pengetahuan yang dimiliki. Perawat, sebagai instruktur keperawatan, bertindak sebagai guru dengan tanggung jawab khusus kepada peserta didiknya yaitu mahasiswa (mentee). Preceptorship adalah salah satu metode bimbingan dengan one to one relationship dalam ruang lingkup keperawatan yang dinilai cukup baik untuk menambah keterampilan dalam perawatan, baik soft skills, hard skills dan attitude profesi keperawatan. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk membimbing pembimbing klinik dengan pendekatan preseptorship, baik yang sudah pengalaman ataupun yang belum banyak pengalaman namun memiliki ketertarikan menjadi preseptor klinik yang berkualitas. Metode pengabdian dilakukan dengan format kuliah didaktif, roleplay, latihan ketrampilan dan evaluasi kegiatan. Peserta akan belajar memahami kurikulum pendidikan Klinik, konsep model preseptorship, merancang kegiatan bimbingan klinik berdasarkan kondisi yang dihadapi, pembinaan hubungan kooperatif dan kolaboratif antara preseptor dan peserta didik, ketrampilan memberikan feedback, menilai kemampuan peserta didik dan memahami tugas dan fungsi preseptor klinik yang professional. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mendapatkan respon yang baik, dan terlaksana dengan lancar. 
Co-Authors - Wulandari M, - -Sulardipo, Sulardipo Abdul Ghofur Achmad Solechan Adhani, Azzahro Diniar Adilla Nurizza Aditya Bastiansyah Ahmad Kholid amilatul lutfiyah Andrey Devi Arisandi, Andrey Arifianto, Arifianto Asti Dewi Kusumaningrum Astuti Marsela Tri Astuti, Murwani Bulan Syitazahra Chandar Hadi Prasetya Deraya, Reanita Anggis Desi Rina Kurniawati Desi Rina Kurniawati Desi Suistiwijaya Dwi Indah Iswanti Dwi Nur Aini, Dwi Nur Dwi Retnaningsih Dwi Retnaningsih, Dwi Elly, Arista Dian Emilia Puspitasari Emilia Puspitasari Ermawanti, Elly Natalia Faelasuf, Mohamad Fiky Islakhia Okmalasari Fransiska Tiya Pramesti Hadi, Chandra Heny Prasetyorini Heny Prasetyorini Heny prasetyorini Heny, Prasetyorini Ibnu Dwi Nurseto, Ibnu Dwi Ika Maelany Iq Ballurohman Karunianingtyas, Maulidta Kurniawati Liza Kustriyani, Menik Listianingrum, Agustina Listiyani, Novi Lowei Asyera Narwastiti Lutfiyati Martiningtyas Marsela Tri Astuti Muslim Argo Bayu Kusuma Muslim Argo Bayu Purnomo Nanang Bagus Ni’mah, Maulida Izzatin Nordianna Seman Nur Kholidah Nur Pratiwi Nurrokhim, Muhammad Oktavia Ramadhani Saputri Oktavia Ramadhani Saputri Pangestika, Tyas Zulkorida Prasetyo, Ch Prasetyorini, Heny Priharyanti Wulandari, Priharyanti Putri, Afidha Kumala Putri, Iva Anissya Rafika Nova Ndari Rahayu W Rahayu Winarti Retnawati, Yocia Ristatnti, Puji Riyan Bahtiyar Rozaq I Nugraha Rozaq Isnaini Nugraha, Rozaq Isnaini Sabatika Setyaningsih, Sabatika Samalina Johana Ravensca Selwur Selviana, Sinta Setiawan, Ikhwan Nur Setyowati Rini Setyowati, Elis Shinta Indah Arini Nindyanto Siti Nafara Kamelia Sudarmi, Sri Ning Brahmana Sugiono, Emlia Puspitasari Sugiono, Emlia Puspitasari Sukron Makmun Syarief Hidayatullah Bahri Taufik Syarifudin Utami, Raras Vridayanti, Sia Wahyu Hidayat Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Westri, Lya Ria Widyaningsih, Tri Sakti Winarti, Rahayu wulandari m Wurshinta Widyaningrum