Supijatno
Departemen Agronomi Dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB University), Jl. Meranti, Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680, Indonesia

Published : 55 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search
Journal : Buletin Agrohorti

Pengelolaan Pemetikan Tanaman Teh (Camellia Sinensis (L.) O. Kuntze) di Unit Perkebunan Tambi, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah Maulia, Kantrin; Supijatno, .
Buletin Agrohorti Vol. 6 No. 1 (2018): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.161 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v6i1.16823

Abstract

Kegiatan penelitian dilaksanakan selama empat bulan mulai Februari hingga Juni 2016 di Unit Perkebunan Tambi. Tujuan dari kegiatan penelitian adalah memperluas pengetahuan mengenai budidaya teh, menambah pengalaman, dan mempelajari pengelolaan pemetikan pada tanaman teh di Unit Perkebunan Tambi. Metode yang dilakukan pada saat penelitian yaitu menggunakan metode langsung (data primer) dan metode tidak langsung (data sekunder). Pemetikan jendangan dilakukan ketika tanaman berumur 3 bulan setelah pangkas dan persentase tunas dengan tinggi lebih dari 15 cm mencapai 77.97%. Tinggi bidang petik mencapai 67.9-100.6 cm. Kapasitas petik mencapai 82.39 kg/HK dan tidak dipengaruhi oleh usia serta lama pengalaman kerja. Gilir petik berkisar 40-50 hari. Tenaga petik sebanyak 147 orang. Petikan halus 1.84%, petikan medium 43.12%, petikan kasar 26.34% dan petikan rusak 28.87%. Analisis pucuk Memenuhi Syarat (MS) 47%-49% dan pucuk Tidak Memenuhi Syarat (TMS) 50%-52% sehingga perlu ditingkatkan agar tidak hanya menghasilkan kuantitas pucuk yang tinggi namun kualitas pucuk juga tinggi.
Penyadapan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.) di Kebun Sumber Tengah, Jember, Jawa Timur Muhamad Ismail; . Supijatno
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 3 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.808 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i3.14241

Abstract

Tujuan dari kegiaatan magang adalah untuk meningkatkan keahlian teknik dan manajerial. Kegiatan magang dilaksanakan dari bulan Februari sampai Mei 2012 di Perkebunan Sumber Tengah, Jember, Jawa Timur. Metode magang yang digunakan adalah metode langsung dan tidak langsung. Pengumpulan data yang dilaksanakan pada kegiatan magang menggunakan metode langsung (data primer) dan metode tidak langsung (data sekunder). Data primer adalah informasi yang didapatkan secara langsung melalui pengamatan di lapangan maupun diskusi dengan KHL, mandor dan asisten kebun, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur. Sistem penyadapan tanaman karet yang dilakukan di Kebun Sumber Tengah sudah cukup baik mulai dari kapasitas penyadapan sampai sistem pengangkutan. Rata-rata persentase pohon tersadap di Afdeling Sumber Jambe yaitu 90.98%. Usia, pendidikan, dan pengalaman penyadap tidak menentukan kelas sadap. Kedalaman sadap di Afdeling Sumber Jambe yaitu 0.9-1.2 mm/sadap sudah sesuai dengan rekomendasi dari Balit Getas yaitu 1-1.5 mm/sadap. Ketepatan dosis stimulansia cair yang digunakan di Afdeling Sumber Jambe sudah sesuai standar yang dianjurkan yaitu 1 g/pohon/bulan tetapi ketepatan waktu aplikasi belum sesuai dengan sistem sadap yang digunakan. Terdapat beberapa aplikasi stimulansia gas yang tidak sesuai dengan standar. Kapasitas pengangkutan lateks dan lump di Afdeling Sumber Jambe sudah cukup.
Respon Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) terhadap Pemberian Inokulan Cendawan Mikoriza Arbuskula dan Pemupukan Fosfor Versi Putra Jaya Hulu; . Supijatno
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 3 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.673 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i3.14659

Abstract

Peningkatan produksi dan kualitas tanaman karet harus dilakukan dengan teknik pembibitan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh inokulan Cendawan Mikoriza Arbuskula dan dosis pupuk P terhadap pertumbuhan bibit stum mata tidur karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg). Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan mulai bulan Mei sampai Agustus 2014. Rancangan Percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan kelompok lengkap teracak yang disusun secara faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pemberian inokulan cendawan mikoriza arbuskula yaitu tanpa inokulan mikoriza, dosis 10 g per tanaman, dan dosis 20 g per tanaman. Faktor kedua adalah dosis pemberian pupuk fosfor yang terdiri dari empat perlakuan yaitu pemupukan SP-36 (0, 0.5, 1.0, 1.5 kali dosis rekomendasi, yaitu pemberian 3.88 g per tanaman pada bulan ke-1 dan 7.76 g per tanaman pada bulan ke-3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian inokulan Cendawan Mikoriza Arbuskula tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tunas, diameter tunas, jumlah tangkai daun, jumlah akar, akar terpanjang, bobot basah dan bobot kering akar dan tajuk. Pemupukan P berpengaruh nyata terhadap panjang tunas, serta bobot basah dan bobot kering akar dengan pola respon linear. Interaksi dengan kombinasi terbaik adalah pemberian 0.5 dosis rekomendasi SP-36 dan inokulan CMA 20 g per tanaman.
Pengelolaan Pemangkasan Tanaman Teh (Camellia Sinensis (L.) O. Kuntze) di Karanganyar, Jawa Tengah Martini Aji; . Supijatno
Buletin Agrohorti Vol. 3 No. 2 (2015): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.13 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v3i2.14924

Abstract

penelitian bertujuan untuk mempelajari aspek-aspek manajemen pemangkasan tanaman teh di lapangan, baik teknis dan manajerial, meningkatkan keterampilan kerja dan mendapatkan pengalaman kerja di lapangan. Penelitian dilaksanakan selama empat bulan dari Februari-Juni 2011 di Karanganyar, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah metode kerja aktif dengan mengikuti kegiatan–kegiatan yang dilakukan di kebun, pengumpulan data primer dan data sekunder. Pemangkasan adalah salah satu kegiatan untuk meremajakan budidaya tanaman teh dengan membuat daerah petikan lebih pendek untuk kemudahan panen dan untuk meningkatkan produktivitas tanaman. kegiatan pemangkasan yang dilakukan di Karanganyar, Jawa Tengah cukup baik, meskipun ada beberapa kendala dalam pelaksanaan di lapangan.
Pengelolaan Limbah Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Perkebunan Kelapa Sawit, Riau . Susilawati; . Supijatno
Buletin Agrohorti Vol. 3 No. 2 (2015): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.132 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v3i2.14926

Abstract

Penelitian dilaksanakan di perkebunan kelapa sawit Riau selama tiga bulan yang dimulai pada 13 Februari sampai 13 Mei 2012. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, manajemen produk limbah dari perkebunan kelapa sawit, dan untuk menganalisis limbah produk minyak sawit sebagai pupuk organik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan tandan kosong sebagai pupuk organik belum mampu meningkatkan jumlah nutrisi pada daun kelapa sawit dan peningkatan produksi minyak sawit. Aplikasi limbah pabrik kelapa sawit yang mampu meningkatkan jumlah nutrisi pada minyak kelapa daun kelapa sawit terutama nitrogen dan fosfat dan dampak positif untuk meningkatkan produksi perkebunan kelapa sawit terutama pada produktivitas (ton / ha).
Manajemen Penyadapan Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.) Perkebunan Karet di Simalungun, Sumatera, Utara Hendra Wiguna; . Supijatno
Buletin Agrohorti Vol. 3 No. 2 (2015): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.965 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v3i2.14985

Abstract

Penelitian dilaksanakan untuk mempelajari dan mengidentifikasi manajemen penyadapan tanaman karet. Kegiatan magang dilaksanakan di Perkebunan Karet Simalungun, Sumatera Utara pada tanggal 10 Februari hingga 9 Juni 2014. Manajemen penyadapan ditujukan untuk menjaga kontinuitas dan meningkatan produksi karet alam sesuai dengan umur ekonomis tanaman. Persentase populasi tanaman siap sadap rata-rata       per-hanca di PT BSRE pada tahun tanam 2005 dan 2009 adalah 96.82%. Konsumsi kulit sadapan antara penyadap kelas A dan kelas B pada sistem sadap tarik ½ S d/3 dan sadap sorong ¼ S d/3 tidak berbeda nyata dan belum sesuai dengan standar penyadapan perusahaan. Faktor pendidikan dan pengalaman kerja penyadap mempengaruhi produksi cuplump pada sistem sadap tarik ½ S d/3, sedangkan faktor usia tidak mempengaruhi. Faktor pendidikan, usia, dan pengalaman kerja penyadap tidak mempengaruhi produksi cuplump pada sistem sadap sorong ¼ S d/3. Manajemen bidang sadap dan penggunaan zat stimulansia di perkebunan karet ini bersifat spesifik klon. Penyakit kering alur sadap (KAS) klon seri PB nyata lebih tinggi pada tahun tanam 2005 dibandingkan pada tahun tanam 2009, sedangkan penyakit KAS pada klon PB 330 dan DMI 35 tidak berbeda nyata pada tahun tanam sama.
Pengelolaan Pemupukan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Tanjung JatiPengelolaan Pemupukan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Tanjung Jati Monica Christina Natalia; Syarifah Iis Aisyah; . supijatno
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 2 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.826 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i2.15009

Abstract

Kegiatan magang ini dilaksanakan pada 10 Februari hingga 9 Juni 2014 di Kebun Tanjung Jati. Kegiatan magang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami proses kerja secara nyata di lapangan, serta dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen dalam pengelolaan tanaman kelapa sawit. Pemupukan kelapa sawit yang efektif dan efisien harus memenuhi prinsip 5T (Tepat Dosis, Tepat Waktu, Tepat Cara, Tepat Tempat, dan Tepat Jenis). Pengamatan yang dilakukan terhadap ketepatan jenis dan cara   yang diaplikasikan sudah tepat namun ketepatan dosis pemupukan serta ketepatan waktu masih perlu ditingkatkan
Pengelolaan Pemetikan Tanaman Teh (Camellia sinensis (L.) O Kuntze) di Unit Perkebunan Rumpun Sari Kemuning, Karanganyar, Jawa Tengah Anisa Windhita; . supijatno
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 2 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.401 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i2.15025

Abstract

Kegiatan   penelitian   dilaksanakan   untuk   memperluas   pengetahuan, pengalaman   teknis   dan manajerial   tanaman   teh   serta   mempelajari   aspek pemetikan.   Kegiatan   penelitian   dilaksanakan   di Perkebunan Rumpun Sari Kemuning, Karanganyar, Jawa Tengah pada  bulan  Februari sampai Juni  2014. Metode yang dilaksanakan selama kegiatan penelitian terbagi atas dua yaitu metode langsung dan tidak langsung. Metode langsung dilakukan secara aktif mengikuti dan mengamati kegiatan teknis di lapangan dan wawancara. Metode tidak langsung dilakukan dengan mengumpulkan laporan manajemen, arsip kebun dan jurnal penelitian teh. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa  tinggi  bidang  petik,  diameter  bidang  petik, tebal daun pemeliharaan, kapasitas pemetik,  gilir dan hanca  petik, dan  sarana  transportasi telah  sesuai standar  PPTK Gambung. Analisis petik dan analisis pucuk  masih  perlu peningkatan  agar kuantitas dan kualitas pucuk yang optimal. Pemangkasan mesin lebih efektif daripada pemangkasan manual dinilai dari bobot brangkasan dan manajemen waktu. Produksi dan HOK masih memerlukan jumlah tenaga kerja dalam memenuhi target produksi.
Pengelolaan Pembibitan Karet (Hevea brassiliensis Muel Arg.) di Balai Penelitian Sembawa, Palembang, Sumatera Selatan Putri Ratna Sari; . Supijatno
Buletin Agrohorti Vol. 3 No. 2 (2015): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.678 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v3i2.15031

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengelolaan pembibitan karet. Penelitian dilakukan di Balai Penelitian Sembawa, Pelembang, Sumatera Selatan pada bulan Februari sampai Juni 2014. Bagian Urusan Bahan Tanam (UBT) telah memisahkan diri dari bagian kebun dan memiliki susunan organisasi sendiri dengan tujuan berfokus pada penyediaan bibit yang dibutuhkan oleh konsumen. Permintaan bibit karet yang sangat tinggi dari kalangan masyarakat baik swasta, pemerintah, dan petani mengakibatkan UBT harus memiliki manajemen yang baik dalam memenuhi permintaan konsumen. Terbatasnya jumlah lahan yang diperlukan untuk menanam batang bawah merupakan faktor utama yang menyebabkan UBT tidak dapat dalam memenuhi seluruh permintaan bibit karet yang dibutuhkan oleh konsumen. Proses pembelian bibit karet dilakukan langsung di kantor UBT, konsumen terlebih dahulu membayar uang muka sebesar 30% dan kegiatan sertifikasi dilakukan oleh Badan Sertifikasi dan Tanaman Perkebunan.
Pengelolaan Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah . Turman; . Supijatno
Buletin Agrohorti Vol. 3 No. 3 (2015): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.532 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v3i3.15811

Abstract

Penelitian ini dilakukan di perkebunan kelapa sawit, Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah dari tanggal 14 Februari-14 Juni 2011. Tujuan umum dari penelitian untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kerja lapang dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit, baik teknis atau manajerial. Tujuan khusus dari penelitian untuk mempelajari manajemen panen dan meningkatkan kemampuan manajemen panen di perkebunan kelapa sawit. Kegiatan selama penelitian termasuk beberapa pekerjaan yaitu, sebagai karyawan kebun dan membantu mandor masing-masing untuk satu bulan, dan membantu asisten divisi selama dua bulan. Data primer diperoleh langsung dari lapang  dengan melakukan diskusi atau wawancara mandor dan asisten divisi serta melalui pengamatan langsung di lapang. Data sekunder diperoleh dari data perusahaan atau catatan perusahaan. Berdasarkan pengamatan selama penelitian, pemanen di Divisi I perkebunan masih membuat beberapa kesalahan seperti memotong buah kurang matang 0.59%, buah lewat matang 4.23%, brondolan tinggal, tangkai panjang 0.59% dan buah tinggal 0.81%. Tapi kesalahan berada di bawah standar perusahaan kecuali buah yang tidak dipanen. Toleransi buah yang tidak dipanen adalah 0%, namun kenyataannya masih ditemukan buah yang tidak dipanen. Hasil kualitas buah cukup baik, persentase buah matang yang dihasilkan tinggi sebesar 95.09% dan tidak ada buah mentah yang ditemukan. Sistem pengawasan yang ketat dan penerapan  sistem eksplisit akan mengurangi terjadinya kesalahan pemanen.
Co-Authors , Hamin . Robianto . Sudradjat . Susilawati . Susilawati . Turman Abdoellah, Soetanto Abdul Qadir Ade Wachjar Adolf Pieter Lontoh, Adolf Pieter Adrian, Fahrul AHMAD JUNAEDI Ahmad, Fendri Ahmad, Fendri Aji, Martini Albari, Jabal Aldi Radifan Alhaviz, Alhaviz Amriati, Besse Anggraini, Dwi Vista Ani Kurniawati Anisa Windhita Aris Purwanto Arja, Awliya Rahmi Awliya Rahmi Arja Aziz Ahmad Ja’far Benny Julyan Bintoro, Muhammad Hasjim Brury Marco Silalahi D. Sopandie Didy Sopandie Dr.-Ing. Dina Rubiana Widarda Dwi Guntoro Edi Santosa Eko Sulistyono Eltis Panca Ningsih, Eltis Panca Eny Widajati Evi Savitri Iriani Evi Savitri Iriani Evi Savitri Iriani, Evi Savitri Fadillah, Resti Faqih Udin Fatkhunnisa, Ratu Febrianto, Hendra Nugroho Feni Shintarika Gabriel, Abdurrahman Gery Juliansyah Ghulam Nurul Huda Ghulam Nurul Huda, Ghulam Nurul Hariyadi Hariyadi, Hariyadi Hendra Wiguna Hulu, Versi Putra Jaya Humoen, Maria Imelda Iskandar Lubis Jabal Albari Juliansyah, Gery Julyan, Benny Kusnendi, Faizal Shofwan Laksono, Purwanti Budi M A Chozin M. Jusuf Martini Aji Martini Aji Maryati Sari Matra, Deden Drajat Maulia, Kantrin Maulia, Kantrin Miftah Anugrah Pamungkas Monica Christina Natalia Muhamad Ismail Muhamad Ismail, Muhamad Muhammad Hasjim Bintoro Djoefrie Hasjim Bintoro Djoefrie Muhammad Jusuf Mulyawan, Zidane Natalia, Monica Christina Novie Pranata Erdiansyah Nur Said Soheh Nurulhaq, Muhammad Iqbal Omo Rusdiana Paisey, Elda Kristiani Pamungkas, Miftah Anugrah Putri Ratna Sari Putri Ratna Sari, Putri Ratna Qadir, Abdul Radifan, Aldi Rahman, Hasan Basri Arif Riswan Basyri Nasution Robianto, . Rohman, Fadil S. Harran Sadiyah, Siti Halimatus Saiful Akhyar Lubis Sarjono, Arif Sarjono, Arif Sepriana, Regina Maulidina Silalahi, Brury Marco Siwi, Hayu Slamet Widodo Slamet Widodo Sofyan Zaman Sudirman Yahya Sudradjat , Sugeng Heri Suseno Syarifah Iis Aisyah Trikoesoemaningtyas Turman, . Wahyudi, Trio Widodo, Candraningratri Ekaputri Widyaningrum Widyaningrum Widyaningrum Widyaningrum Wiguna, Hendra Windhita, Anisa Yanto Ardiyanto ‪Mochamad Hasjim Bintoro Djoefrie‬