Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

A COMPARATIVE STUDY OF E-RECRUITMENT EFFECTIVENESS: TIME AND COST EFFICIENCY ANALYSIS AT PT CIPTA MULIA ADINUGRAHA Asep Dony Suhendra; Supriatin
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study focuses on a comparative analysis of the effectiveness of online recruitment (e-recruitment) implementation at PT Cipta Mulia Adinugraha (CMA) by comparing the key metrics of Time-to-Hire (TTH) and Cost-per-Hire (CPH) between conventional and online recruitment periods. The secondary objective is to identify the impact of digital implementation on Quality of Hire. This research method uses a quantitative-comparative design with a case study approach. Quantitative data were collected from the Human Resources (HRD) Division reports of PT CMA during two one-year observation periods. Efficiency data were analyzed descriptively using comparative percentage change calculations. Qualitative data, derived from in-depth interviews with Talent Acquisition Managers and Staff, were used to strengthen the interpretation of the results. The results show a substantial increase in efficiency. The average TTH decreased by 42% (from 50 days to 29 days), while CPH was saved by an average of 35% (from Rp 5,000,000 to Rp 3,250,000). However, the surge in applicant volume post-digitalization poses new challenges related to mismatch ratios and has the potential to impact Quality of Hire if the in-depth screening process is not optimized. PT.CMA is recommended to balance the efficiencies achieved by integrating Artificial Intelligence (AI) features into its Applicant Tracking System (ATS) to improve competency screening accuracy, thereby achieving overall recruitment effectiveness.
The Influence of Parenting Styles of Working and Non-Working Mothers on Children’s Independence Supriatin; Halimah, Andi; Yudistira; Leksonowati, Sri Saadiyah; Erawan, Tiar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 2 (2024): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i2.6067

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of parenting styles of working and non-working mothers on children's independence. This study is a quantitative study using SPPS version 27. The population consists of two categories, namely working mothers and non-working mothers in Lette Village, Marsio District, South Sulawesi. The sample in this study was 135. The analysis used was multiple linear analysis. The results showed that the parenting of working mothers had a positive and significant effect on children's independence as evidenced by the results of the T-test of 4.87> 1.97 and a p-value of 0.00 <0.05. Parenting patterns of non-working mothers do not have a positive and significant partial effect on children's independence from the results of the T-count -7.88 < 1.97 T-table and p-value 0.00 < 0.05. Parenting of working mothers and parenting of non-working mothers simultaneously have a positive and significant effect on the dependent variable of child independence with the results of F-count 53.84> F-table 3.07 and 0.00 <0.05. Based on the results of the research, it can be concluded that there is a positive and significant effect simultaneously on the parenting style of working and non-working mothers on children's independence.
PERILAKU PERTUKARAN AMONIUM (NH4+), N, C TERPANEN, DAN PRODUKSI JAGUNG AKIBAT PEMBERIAN BIOCHAR DAN PUPUK KANDANG AYAM DI TANAH ULTISOL PADA MUSIM TANAM KE-3 Indra, Indra Riswanto; Jamalam Lumbanraja; Supriatin; Abdul Kadir Salam; Arif, M.A Syamsul; Dedi Prasetyo; Septiana, Liska
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, AGUSTUS 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i3.11396

Abstract

Kandungan nutrisi di tanah Ultisol yang sedikit dapat membuat tanah tidak subur sehingga mengakibatkan menurunnya produksitanaman jagung. Usaha yang bisa digunakan sebagai cara meningkatkan nutrisi tanah Ultisol yaitu dengan menambahkan biochar dan pupuk kandang ayam. Penelitian yang dilaksanakan ditujukan guna mempelajari efek penggunaan biochar serta pupuk kandang ayam pada pertukaran amonium (NH4+), N, C terpanen, dan produksi tanaman. Penelitian yang dijalankan memakai RAK non faktorial menggunakan 4 ulangan serta 4 pengaplikasian yaitu, PPD= Pupuk dasar, PPD + BCR= Pupuk dasar + Biochar dengan takaran 5 Mg ha-1, PPD + PKA= Pupuk dasar + Pupuk kandang ayam dengan takaran 5 Mg ha-1, dan PPD + BCR + PKA= Pupuk dasar + Biochar + Pupuk kandang ayam dengan takaran 5 Mg ha-1. Data dianalisis ragam serta dilanjutkan menggunakan uji BNT 5%, dilanjutkan dengan uji student-t. Selain itu, dilakukan uji korelasi untuk mengetahui korelasi antara PBCNH4+, CRNH40, ΔNH40, KG, dan KTK tanah dengan N dan C terpanen serta produksi jagung. Hasil menunjukan bahwa perlakuan biochar dan pupuk kandang ayam mengalami peningkatan daya sangga tanah (PBCNH4+). Produksi jagung pada pengaplikasian pupuk kandang ayam nyata lebih tinggi daripada perlakuan lain. Nitrogen dan carbon terpanen tanaman pada pengaplikasian biochar dengan pupuk kandang ayam nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Terdapat hubungan positif antara KTK dengan C terpanen serta produksi tanaman. Tidak terdapat hubungan PBCNH4+, CRNH40, ΔNH40, dan KG dengan N dan C terpanen, serta produksi tanaman.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Smartphone Untuk Bisnis Digital Pada PKK Kutilang Rw 07 Perumahan Papan Mas Tambun Supriatin; Nicodias Palasara; Dewi Yuliandari; Asriani Natong
PRAWARA Jurnal ABDIMAS Vol 4 No 4 (2025): PRAWARA JURNAL ABDIMAS
Publisher : CV. Manha Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi digital di era revolusi industri 4.0 telah membuka peluang besar dalam bidang ekonomi, terutama melalui pemanfaatan smartphone sebagai sarana bisnis. Namun, masih banyak masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, yang belum mampu memanfaatkan teknologi ini secara produktif. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan bisnis daring anggota PKK Kutilang RW 07, Perumahan Papan Mas Tambun. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung (hands-on training). Materi meliputi pembuatan konten promosi menggunakan aplikasi Canva, pengelolaan akun bisnis di WhatsApp Business dan Instagram, serta strategi personal branding untuk membangun kepercayaan pelanggan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep bisnis digital, kemampuan membuat konten promosi, dan kepercayaan diri dalam memasarkan produk secara daring. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis komunitas mampu meningkatkan keterampilan digital sekaligus memberdayakan ekonomi keluarga. Model pelatihan ini juga berpotensi dikembangkan menjadi program pendampingan berkelanjutan dan diterapkan di komunitas lain sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Abstracts - The rapid development of digital technology in the Industrial Revolution 4.0 era has created vast economic opportunities, particularly through the use of smartphones for business activities. However, many communities, especially housewives in the PKK group, have not been able to utilize this technology productively. Based on this issue, this community service activity aimed to improve digital literacy and online business skills among members of PKK Kutilang RW 07, Papan Mas Tambun Housing Complex. The training applied a participatory approach through interactive lectures, demonstrations, and hands-on practice. The materials included creating promotional content using the Canva application, managing business accounts on WhatsApp Business and Instagram, and developing personal branding strategies to build customer trust. The results showed a significant increase in participants’ understanding of digital business concepts, promotional content creation skills, and confidence in marketing products online. This activity proved that community-based training effectively enhances digital competence while empowering household economies. The training model can be further developed into a sustainable mentoring program and replicated in other communities as a form of technology-based social empowerment.
PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM PEMINJAMAN RUANG DISKUSI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA MENGGUNAKAN PENDEKATAN HUMAN-CENTERED DESIGN Ilmi, Hafidatul; Supriatin; Farida, Lilis Dwi
Journal of Electrical, Electronic, Mechanical, Informatic and Social Applied Science Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Unit Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjamnan Mutu Akademi Komunitas Negeri Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58991/qg330g61

Abstract

  ABSTRACT Universitas Amikom Yogyakarta Library provides discussion rooms to support students’ academic activities. However, the current borrowing process is still handled manually and via instant messaging, which is considered inefficient due to queues, unclear schedules, and the risk of recording errors. This study aims to design a web-based blueprint for a library discussion-room booking system using the Human-Centered Design (HCD) approach. The research method includes a literature study, system requirements analysis, system modeling using Unified Modeling Language (UML), menu structure design, and the development of a high-fidelity interface prototype. The results are a comprehensive system design consisting of a use case diagram, activity diagram, menu structure, and interface prototype as a reference for future implementation. The proposed blueprint defines booking rules limited to working days (Monday–Friday) and operating hours (08:00–16:00) with flexible booking duration within that range, while preventing schedule conflicts (double booking). In addition, the design includes an automatic cancellation rule when check-in is not confirmed more than 30 minutes after the scheduled start time, and the prototype evaluation is conducted through cognitive walkthrough and heuristic evaluation without direct involvement of end users [6][7].   ABSTRAK Perpustakaan Universitas Amikom Yogyakarta menyediakan ruang diskusi sebagai fasilitas pendukung kegiatan akademik mahasiswa. Namun, proses peminjaman ruang diskusi yang masih dilakukan secara manual dan melalui pesan singkat dinilai kurang efektif karena menimbulkan antrean, ketidakjelasan jadwal, serta potensi terjadinya kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang blueprint sistem peminjaman ruang diskusi perpustakaan berbasis web dengan pendekatan Human-Centered Design (HCD). Metode penelitian meliputi studi literatur, analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), penyusunan struktur menu, serta perancangan prototipe antarmuka (high-fidelity prototype). Hasil penelitian berupa rancangan sistem yang komprehensif yang mencakup use case diagram, activity diagram, struktur menu, dan prototipe antarmuka sebagai acuan implementasi sistem di tahap pengembangan selanjutnya. Blueprint sistem yang dihasilkan menetapkan aturan booking hanya pada hari kerja (Senin–Jumat) dan jam operasional 08.00–16.00 dengan durasi peminjaman fleksibel dalam rentang tersebut, serta mencegah bentrok jadwal (double booking). Selain itu, rancangan mencakup aturan pembatalan otomatis apabila tidak ada konfirmasi check-in lebih dari 30 menit setelah waktu mulai, dan evaluasi prototipe dilakukan melalui cognitive walkthrough dan heuristic evaluation tanpa melibatkan pengguna akhir secara langsung [6][7].
Analisis Faktor Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) : Factor Analysis of the Relationship between Nurses' Knowledge and Attitudes with Motivation for Implementation Model of Professional Nursing Practice (MPKP) Sarifudin Andi Latif; Ema Julita; Eko Prastyo; Supriatin; Ferdinandus Suban Hoda; Abdul Rivai Saleh Dunggio; Pannyiwi, Rahmat
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3764

Abstract

Latar belakang: Pengembangan MPKP di Indonesia berdasarkan UU No.36 tahun 2009 bahwa tenaga kesehatan harus memiliki kualifikasi dan dalam melaksanakan tugasnya berkewajiban mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. Diperlukan adanya pengetahuan dan motivasi perawat dalam pengembangan MPKP ini. Dengan adanya perbedaan tingkat pengetahuan perawat tentang MPKP tentunya motivasi dalam pelaksanaaan MPKP juga berbeda. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan studi cross sectional. Penelitian cross sectional adalah suatu penelitian dimana variabel yang termasuk faktor hubungan variabel dan variabel yang termasuk efek diobservasi pada waktu yang sama. Hasil: Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau adalah signifikan, Hasil analisis Correlation Coefficient dengan Spearman’s rho sebesar 0.510 yang artinya, tingkat kekuatan hubungan (korelasi) anatara variabel pengetahuan Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) adalah 0.510 atau kuat. Kesimpulan: 1. Hubungan pengetahuan Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau adalah signifikan, dan tingkat kekuatan hubungan (korelasi) anatara variabel pengetahuan Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) adalah kuat. 2. Hubungan sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau adalah signifikan, dan tingkat kekuatan hubungan (korelasi) anatara variabel sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) adalah sangat kuat.
Analisis Faktor dengan Tingkat Stress Kerja pada Perawat Akibat Hospitalisasi Anak Pra Sekolah Ruang Perawatan Anak di Rumah Sakit: Factor Analysis with Level of Occupational Stress in Nurses due to Hospitalization Pre-school children in the pediatric ward of the hospital Shetiana Dewi Ruben; Ema Julita; Nurhaedah; Supriatin; Lilik Pranata; Lumastari Ajeng Wijayanti; Pannyiwi, Rahmat
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3765

Abstract

Latar belakang: Stres adalah suatu keadaan yang dihasilkan oleh perubahan dalam lingkungan yang dirasakan sebagai suatu tantangan, ancaman, atau merusak terhadap equilibrium dinamik seseorang atau sebagai suatu stimulus yang mengakibatkan ketidakseimbangan fungsi fisiologis dan psikologis. Tujua: Untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan perawat dalam meminimalkan stress akibat hospitalisasi pada anak pra sekolah. Metode: Desain penelitian Survei Analitik dengan pendekatan studi Cross Sectional. Penarikan sampel dengan teknik purposive sampling pada 30 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul diolah menggunakan uji statistik Kai-Kuadrat dengan menggunakan jasa program kumputer SPSS versi 11,5. Hasil: Dari 9 variabel yang diteliti hanya 2 variabel, yaitu: Ancaman penyakit yang serius dan Isolasi dari orang lain yang ada hubungan dengan stres pasien, sedangkan 7 variabel lain yaitu: Kehilangan kebebasan, Lingkungan yang tidak dikenal, Masalah pengobatan, Kurang informasi, Perpisahan dari suami atau istri, Perpisahan dari keluarga dan Masalah keuangan tidak ada hubungan dengan stres pasien. Kesimpulan: Secara umum dapat disimpulkan bahwa hanya terdapat 2 hipotesis yang diterima, sedangkan 7 hipotesis ditolak, sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara dampak hospitalisasi dengan stres pasien.
Socio-demographic factors related to cervical cancer services utilization in urban and rural areas: Analysis of Survey Kesehatan Indonesia (SKI) data 2023 Fitri Indrawati; Supriatin; Maretalinia
Public Health of Indonesia Vol. 12 No. 1 (2026): January - March
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v12i1.1219

Abstract

Background: Cervical cancer is a major cause of death in women in Indonesia. It can be detected through screening such as Pap smears or HPV (Human Papilloma Virus) tests, but the utilization of screening is still low, especially in rural areas, which results in many cases being at an advanced stage and affecting patient prognosis. Objective: This study aims to analyze sociodemographic factors that influence the utilization of cervical cancer screening (UCCS) in urban and rural areas in Indonesia. Methods: The 2023 Indonesian Health Survey (SKI/ Survei Kesehatan Indonesia) used a cross-sectional design across Indonesia from August to October 2023. A total of 1,191,692 people were interviewed, including 296,819 women eligible for cervical cancer screening (UCCS). The study focused on UCCS utilization, with independent variables including age, education, occupation, residence, and wealth index. Data were analyzed using univariate, bivariate (chi-square), and multivariate (binary logistic regression) methods, with separate models for all respondents, urban areas, and rural areas. Results: The finding of this study shows that 91.53% of respondents, both urban and rural, never utilized cervical cancer screening (UCCS). UCCS utilization is higher among women of reproductive age (9.23%), highly educated (15.96%), working in the formal sector (12.66%), and residing in urban areas (9.70%). The richest users (14.65%) are also higher than the poorest (5.51%). The multivariate analysis showed that women not in reproductive age were less likely to utilize cervical cancer screening, with varying probabilities depending on education, occupation, and wealth. Women with higher education, formal employment, and higher wealth were more likely to utilize screening, with the richest showing the highest likelihood. The urban model showed the best fit, with a higher pseudo-R2 (3.75%) compared to the rural model (1.68%). Conclusion: Socio-demographic factors such as age, education, occupation, and wealth significantly influence cervical cancer screening utilization in Indonesia. Higher utilization is observed among reproductive-aged women, those with higher education, formal employment, and wealthier groups, with urban areas showing better utilization rates than rural areas.  Keywords: cervical cancer screening; sociodemographic; Survey Kesehatan Indonesia (SKI); urban and rural areas