Claim Missing Document
Check
Articles

Fluktuasi Chromophoric Dissolved Organic Matter di Air Baku Instalasi Pengolahan Air Minum BLUD Air Minum Kota Cimahi Darussalam, Muhammad Harish; Geovania Alves Belo; M. Rangga Sururi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fluktuasi konsentrasi Chromophoric Dissolved Organic Matter (CDOM) dalam air baku menjadi tantangan signifikan bagi instalasi pengolahan air minum karena potensinya dalam membentuk Disinfection by-products (DBPs) yang berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola fluktuasi harian CDOM dan mengidentifikasi jam-jam kritis guna mengoptimalkan strategi operasional di IPAM BLUD Air Minum Kota Cimahi. Pemantauan dilakukan secara intensif selama 5 hari (pukul 05.00–19.00 WIB) dengan mengukur parameter absorbansi UV pada panjang gelombang 254 nm, 298 nm, 355 nm, dan 410 nm. Analisis statistik menggunakan histogram dan boxplot menunjukkan bahwa data absorbansi memiliki distribusi tidak normal dengan kemencengan positif (positive skewness) serta keberadaan pencilan ekstrem (outliers) akibat gangguan antropogenik dibandingkan variabilitas alami. Analisis frekuensi jam kritis mengungkapkan pola fluktuasi diurnal tipe bimodal, dengan risiko beban organik tertinggi teridentifikasi pada pukul 10.00–11.00 WIB dan 15.00–16.00 WIB. Hal ini menegaskan bahwa penerapan dosis koagulan statis tidak efektif untuk menangani fluktuasi beban pencemar yang ekstrem. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan strategi manajemen dosis dinamis berbasis waktu, di mana intensitas pengolahan ditingkatkan secara antisipatif pada saat jam kritis agar air minum tetap aman, sementara periode pukul 05.00–07.00 WIB diidentifikasi sebagai waktu paling optimal untuk pengambilan air baku karena konsentrasi CDOM berada di saat terendah.
Perencanaan Jaringan Distribusi SPAM Gedebage Kota Bandung untuk Pemanfaatan Air Minum dari IPA Cikalong Mohamad Rangga Sururi; Mila Dirgawati; Muhammad Husni Kusaeri
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 2 (2026): March 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.2.381-397

Abstract

PERUMDA Tirtawening merencanakan program peningkatan pelayanan air minum wilayah zona Gedebage dengan membangun Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Cikalong berkapasitas 700 liter/detik dan yang termanfaatkan baru 400 liter/detik. Tujuan perencanaan ini adalah memanfaatkan sisa debit dari SPAM Gedebage ke Kecamatan Kiaracondong dan Antapani (wilayah pelayanan 3), memprediksi sisa klorin untuk menjaga kualitas air pada jaringan pipa. Pada tahap pra perencanaan disimulasikan kemampuan untuk menahan tekanan air pipa eksisting dengan mengalihkan fungsi pipa transmisi IPA Cikalong-IPA Badaksinga berdiameter 850mm menjadi pipa jaringan distribusi utama (JDU) dari IPA Cikalong. Pada tahap perencanaan terdapat dua alternatif optimalisasi yaitu seluruh pipa eksisting diganti dengan jenis pipa HDPE PN 10, namun dengan alternatif: (1) menggunakan diameter pipa eksisting yang sama dengan sebelumnya, dan (2) dilakukan penggantian diameter pipa yang lebih besar di wilayah perencanaan. Alternatif perencanaan terbaik dipilih menggunakan metode WRT (Weight Ranking Technique), parameter yang ditinjau yaitu tekanan minimum, tekanan maksimum, kecepatan minimum, kecepatan maksimum, hilang tekan dan jumlah aksesoris. Selanjutnya dilakukan simulasi penurunan sisa klorin dilakukan pada alternatif terpilih. Hasil simulasi pra-perencanaan terdapat ketidaksesuaian dengan kriteria desain seperti tekanan terlalu tinggi (156,72 meter), kecepatan terlalu rendah (0,06 meter/detik), dan hilang tekan yang terlalu tinggi (39,09 meter/kilometer). Kondisi ini sangat rawan, berpotensi menyebabkan pecahnya pipa, negative pressure, serta menurunkan kualitas air karena adanya sedimen. Alternatif terpilih yaitu alternatif dua, dan hasil simulasi dengan EPANET 2.2 menunjukkan sisa khlor menurun seiring dengan peningkatan jarak dari reservoir. Pada alternatif terpilih diketahui sisa klorin akan menurun secara drastis pada menit ke 550,24.
PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM PASIRKALIKI KOTA CIMAHI Mohamad Rangga Sururi; Muh. Naufal Syafiq Ramadhan
Jurnal Reka Lingkungan Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v14i1.97-112

Abstract

Minimnya tingkat pelayanan air bersih Di Kota Cimahi mengakibatkan terjadinya krisis air di beberapa kelurahan di Kota Cimahi, khususnya pada Kelurahan Melong, Cibeureum, Cigugur Tengah dan Cibabat yang mengalami krisis air bersih lebih besar dibandingkan dengan kelurahan lainnya . Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang skema unit pengolahan yang efektif dalam menurunkan parameter yang melebihi baku mutu, sekaligus menentukan dimensi unit pengolahan sehingga dapat diketahui kebutuhan lahan untuk merancang instalasi pengolahan air minum Pasirkaliki. Metode perencanaan ini diawali dari penentuan lokasi studi, analisis sumber air baku yang digunakan, penentuan dosis koagulan dan penentuan alternatif skema pengolahan unit. Unit pengolahan yang terpilih dalam perencanaan IPA Pasirkaliki yaitu, Intake + Bar screen, Hydraulic Jump Coagulation, Over & Under Baffled Channel Floculation, Sedimentation with Plate settler, Rapid Sand Filter Multi Media (Pasir & Antrasit), Disinfection. Luasan lahan yang diperlukan dalam perencanaan unit IPA Pasirkaliki yaitu sebesar 432,6 m2.
Analisis Spasial-Temporal Kualitas Air dan Kapasitas Asimilasi Sungai Cibuyut Kabupaten Ciamis Bima Aditya; Mila Dirgawati; M. Rangga Sururi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Cibuyut merupakan anak Sungai Citanduy di Kabupaten Ciamis yang dikategorikan sebagai sungai Kelas II. Saat ini, sungai tersebut menerima beban pencemar dominan dari aktivitas domestik dan Industri Kecil Menengah (IKM) seperti industri tahu dan tepung aren. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas air dan daya tampung beban pencemaran menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) dan Neraca Massa (Mass Balance). Pemantauan dilakukan pada musim kemarau dan penghujan tahun 2023–2024 di tiga segmen: Hulu, Tengah, dan Hilir. Hasil analisis menunjukkan status mutu air secara umum berada pada kategori "Cemar Ringan". Segmen Tengah teridentifikasi sebagai titik paling tercemar (hotspot) dengan nilai IP tertinggi mencapai 3,83. Analisis daya tampung menunjukkan bahwa Segmen Tengah telah melampaui kapasitas asimilasinya (over-capacity), dengan defisit beban pencemar BOD sebesar -56,33 kg/hari dan COD sebesar -1915,32 kg/hari. Rekomendasi teknis yang diusulkan adalah penerapan IPAL Komunal berbasis Biofilter Anaerob-Aerob untuk mengendalikan limbah industri di segmen kritis.
Co-Authors Adam Dzaky Rahman Aditya Rifqi Rizqullah Ali Djamhuri Amalia Krisna Amalia Krisnawati Andiko widyadhana Arief Dhany Sutadian Badrukamal, Lingga Rendragraha Bima Aditya CHINDY CINTHYA Darussalam, Muhammad Harish DELTA FITRI SARI DEWI KOMALASARI Dhama Yudha Suhendar Dhea Yafina Rinka Dimas Muhammad Rifqi Dimas Rizki Darmawan Dirgawati, Mila Djaenudin Djaenudin Djembarmanah, Rachmawati Sugiharti DODY OCTAVIANUS H. ARITONANG Dwina Roosmini Dwinda Maudila Dyah Marganingrum Eka Wardhani Emma Akmalah Etih Hartarti Etih Hartarti, Etih FADIYAH, MAYANG AFI Fadlurrohman, Fauzi Fahry Rachmayadi Fatinah Arina A'isyah Fauzi Fadlurrohman Fikri Abdillah FIKRI MUHAMMAD ABDILLAH Frederica Karunia Sandodo Limbong Rare Geovania Alves Belo Glenn Lucas Hendrajaya H. ARITONANG, DODY OCTAVIANUS Hardika Hardika, Hardika Hartati, Etih Heilia Nur Ruhendra Heilia Nur Ruhendra, Heilia Nur Henry Yosua Iftikar Rizkia Nugraha Ihsan Faturahman Indra Suryana JULI SOEMIRAT Kancitra Pharmawati, Kancitra Kasih Sakinah Irawan Kusaeri, Muhammad Husni Lina Apriyanti Sulistiowati Lutfi Adhi Setiapraja Maulana, Yusuf Eka MAYANG AFI FADIYAH Mayla Zahra Nugraha Mia Wimala Mila Dirgawati Muh. Naufal Syafiq Ramadhan Muhammad Husni Kusaeri Muhammad Pramuda Nugraha Sirodz Muhammad Ridwan MUMU SUTISNA Mumu Sutisna NANDA NURITA SARI Nanda Nurita Sari Nenes Anggi Puspadi Nenes Anggi Puspadi, Nenes Anggi Nining Widiawati Niswanurrahim, Zeihan Nugraha, Iftikar Rizkia Nuraini, Amalia Pawitania Afifah Prama Setia Putra Pricilla Jihan Fadilla Putra, Prama Setia Rachmawati S. D. J Ragil Naga Lanang Ramadhan, Anugrah Ratih Nurjayat Reza Husyaeri Reza Husyaeri, Reza Ridwan, Yanti Susanti Rio Andi Suhandi Rizky Fathan Witjaksono Salma Savira Siddik Sandi Gelardiansyah SARA NISSA FAUZAN Shalahuddin Nur, Adila Shelvy Putri Pratama Siti Ainun Sukmawardani, Maharani Anastasya Sulistiowati, Lina Apriyanti Suprihanto Notodarmojo Sutadian, Arief Dhany Syanocty Putri Farah Fakhirah Veny Rachmawati Widiawati, Nining Wili Wiliana Wiliana, Wili Yusuf Eka Maulana