Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Studi Komparatif: Bullying di Dunia Nyata dan Dunia Maya (Cyberbullying) Adellia, Aurora Putri; Sulistiyana, Sulistiyana; Putro, Hendro Yulius Suryo
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7240

Abstract

Lingkungan sekolah memainkan peran fundamental dalam perkembangan siswa. Namun, fenomena bullying, baik secara langsung maupun melalui media digital (cyberbullying), masih kerap terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat bullying di dunia nyata dan cyberbullying di kalangan siswa kelas XI serta dampaknya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif, data dikumpulkan melalui angket dan wawancara dari 70 siswa di SMA Negeri 12 Banjarmasin. Hasil menunjukkan bahwa 70% responden mengalami bullying secara langsung, sementara 64% mengalami cyberbullying. Meskipun cyberbullying merupakan ancaman serius, bullying di dunia nyata lebih umum dan berdampak lebih kuat terhadap kesejahteraan siswa. Analisis wawancara mengungkap bahwa bullying relasional memiliki dampak psikologis yang lebih merusak dibandingkan cyberbullying. Faktor anonimitas dan permanensi konten digital membuat cyberbullying sulit diatasi dan memberikan tekanan psikologis berkelanjutan. Guru dan siswa menekankan pentingnya pendidikan digital dan program anti-bullying yang komprehensif. Kesimpulannya, meskipun bullying di dunia nyata lebih umum, kedua jenis bullying memiliki dampak signifikan. Pendekatan holistik yang mencakup pendidikan digital, program anti-bullying, dan dukungan teman sebaya sangat penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung bagi siswa. Penelitian ini dapat menjadi referensi untuk upaya pencegahan dan intervensi yang lebih efektif di sekolah
Peran Wali Kelas sebagai Guru Pembimbing dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Gambaran di Sekolah Dasar Ariliani, Tiara; Makaria, Eklys Cheseda; Putro, Hendro Yulius Suryo
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1743

Abstract

Wali kelas menghadapi berbagai tantangan, termasuk penyesuaian terhadap perubahan kurikulum dan keterbatasan sumber daya. Namun, dengan strategi pembelajaran yang interaktif dan kontekstual, wali kelas berhasil meningkatkan karakter siswa, khususnya dalam hal kemandirian, gotong royong, dan berkebhinekaan global. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran wali kelas sebagai guru pembimbing dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 3 Dawuhan, Jawa Timur, dari segi penerapan, sumber daya dan persiapan, strategi, serta hasil dan dampak dari pembimbingan. Melalui temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan kebijakan Pendidikan dan praktik pembelajaran di Indonesia, serta menjadi referensi bagi guru dalam meningkatkan kompetensi mereka sebagai pembimbing yang efektif di lingkungan Pendidikan. Teknik pengumpulan data informasi menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wali kelas memiliki peran signifikan tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam mendukung perkembangan sosial, emosional, dan moral siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan serta peningkatan kompetensi guru dalam peran mereka sebagai pembimbing di sekolah dasar.
Studi Deskriptif Student Engagement Pada Peserta Didik Kelas VII Jamain, Ririanti Rachmayanie; Putro, Hendro Yulius Suryo; Hidayanti, Nor
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14743

Abstract

Student engagement in learning is very necessary to achieve student success in learning according to the competence and goals of learning and success in school life as seen in behavioral, emotional, and cognitive involvement. There are several problems at SMP Negeri 3 Banjarmasin in students who show student engagement who do not want to be directly involved in teaching and learning activities by leaving the classroom during study time, lack of participation in educational activities.This study aims to analyze the description of student engagement in students towards learning at SMP Negeri 3 Banjarmasin. This research approach uses a qualitative approach to the type of descriptive research. The research subjects amounted to two students through data collection in the form of observation, interviews, and documentation. Data analysis with steps is the Miles and Huberman technique. Based on the results of the study it can be concluded that students have student engagement which is characterized by a lack of attention to learning and no commitment as a student. Suggestions for school principals and subject teachers, as well as counseling teachers in order to improve students who are not committed to student engagement in learning._____________________________________________________________________Keterlibatan siswa dalam pembelajaran sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan siswa dalam belajar sesuai kompetensi dan tujuan pembelajaran serta keberhasilan dalam kehidupan sekolah yang terlihat pada keterlibatan perilaku, emosional, dan kognitif. Terdapat beberapa  permasalahan di SMP Negeri 3 Banjarmasin pada peserta didik yang menunjukkan student engagement yang tidak ingin terlibat langsung dalam kegiatan belajar mengajar dengan cara keluar kelas saat waktu belajar, kurangnya partisipasi dalam kegiatan pembelajaran, dan tidak tekun dalam belajar, serta mudah bosan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran keterlibatan siswa terhadap pembelajaran di SMP Negeri 3 Banjarmasin. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah dua orang siswa melalui pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan langkah teknik Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa mempunyai student engagement yang ditandai dengan kurangnya perhatian terhadap pembelajaran dan tidak adanya komitmen sebagai siswa. Saran bagi kepala sekolah dan guru mata pelajaran, serta guru BK agar dapat memperbaiki siswa yang tidak berkomitmen terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Pengaruh Coping Mechanism Terhadap Psychological Well-Being Pada Mahasiswa Sesarelia, Audy Najwa; Arsyad, Muhammad; Putro, Hendro Yulius Suryo
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14769

Abstract

The situation in university raises several problems for students and tends to make it difficult for them to adapt, thus hindering their development as individuals. The more problems there are, the lower the level of students' psychological well-being. This encourages students to carry out strategies to overcome problems, which are called coping mechanisms. This research aims to find out how much influence coping mechanisms have on the psychological well-being of the 2021 class of FKIP ULM students. The research approach uses a quantitative approach with a type of expost-facto research. Data collection tools were the Coping Mechanism Scales questionnaire and Ryff's Scales of Psychological Well-Being. Sampling used simple random sampling with the research sample, namely 310 students from the 2021 class of FKIP ULM. Data analysis techniques use descriptive statistics and simple linear regression. The research results show that students' coping mechanisms are classified as high and students' psychological well-being is classified as moderate. From simple linear regression calculations, the R Square result was 43.8%, which is classified as moderate (sig = 0.001). The influence of coping mechanisms on psychological well-being is very significant, so that the level of psychological well-being of students can be seen from how coping strategies are carried out, because coping mechanisms are said to be quite influential predictors.___________________________________________________________________Situasi di perguruan tinggi memunculkan beberapa masalah pada mahasiswa dan cenderung membuat mereka kesulitan dalam menyesuaikan diri, sehingga menghambat pengembangan diri sebagai pribadi. Semakin banyak masalah, maka semakin menurun pula tingkat kesejahteraan psikologis mahasiswa. Hal tersebut mendorong mahasiswa untuk melakukan strategi dalam mengatasi permasalahan, yang disebut dengan coping mechanism. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu seberapa besar pengaruh coping mechanism terhadap psychological well-being pada mahasiswa angkatan 2021 FKIP ULM. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian expost-facto. Alat pengumpulan data adalah angket Coping Mechanism Scales dan Ryff’s Scales of Psychological Well-Being. Penarikan sampel menggunakan simple random sampling dengan sampel penelitian yaitu mahasiswa angkatan 2021 FKIP ULM sebanyak 310 orang. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coping mechanism mahasiswa tergolong tinggi dan psychological well-being mahasiswa tergolong sedang. Dari perhitungan regresi linear sederhana didapatkan hasil R Square sebesar 43,8% yang tergolong sedang (sig = 0,001). Pengaruh coping mechanism terhadap psychological well-being sangat signifikan, sehingga tingkat psychological well-being mahasiswa dapat dilihat dari bagaimana strategi coping yang dilakukan, karena coping mechanism disebut sebagai prediktor yang cukup berpengaruh.
Flipbook "Sexual Harassment" as a Digital-Based Counseling Service Media for Elementary School Children Jamain, Ririanti Rachmayanie; Sulistiyana, Sulistiyana; Putro, Hendro Yulius Suryo; Arsyad, Muhammad; Isma, Isma; Ramadhan, Muhamad Rico
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v7i1.13411

Abstract

Education in Indonesia faces significant challenges related to three major issues known as the "three great sins of education," namely bullying, sexual violence, and intolerance. This article discusses the importance of sex education and sexual harassment prevention among students, particularly at the elementary school level. Through training with stages of planning, implementation, and evaluation in the form of a post-test questionnaire involving nine guidance and counselling teachers at SD IT Ukhuwah Banjarmasin, brainstorming methods and direct practice were applied to enhance understanding of sexual harassment and teachers' abilities to create digital-based service media, such as flipbooks. The training results showed an increase in participants' knowledge about sexual harassment issues and their ability to use flipbooks as a tool in counselling services. By utilizing technology, it is hoped that the younger generation can better understand and prevent sexual harassment actions, as well as create a safer and more supportive learning environment.
Pengaruh Sikap Empati dan Bystander Effect terhadap Perilaku Bullying Siswa di SMA Isma, Isma; Jamain, Ririanti Rachmayanie; Putro, Hendro Yulius Suryo
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2345

Abstract

Bystander effect adalah fenomena psikologis dimana kehadiran orang lain mengurangi kemungkinan seseorang memberikan bantuan. Perilaku bullying adalah perilaku agresif berulang yang sengaja dilakukan untuk menyakiti atau mengintimidasi orang lain. Sikap empati dalam penelitian ini dipahami sebagai variabel protektif yang mendorong perilaku prososial dan mengurangi kencenderungan perilaku bullying. Sebaliknya, bystander effect merujuk pada kecenderungan individu bersikap pasif ketika banyak saksi yang dapat memperburuk tindakan bullying. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying pada Siswa kelas X dan XI SMAN 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 258 siswa yang dipilih dari populasi sebanyak 659 siswa kelas X dan XI SMAN 1 Banjarmasin dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Untuk menganalisis data, penelitian ini menerapkan teknik regresi linear berganda. Berdasarkan hasil data penelitian diperoleh kesimpulan bahwa hipotesis pertama mengindikasikan adanya pengaruh yang besifat negatif antara sikap empati terhadap perilaku bullying, dimana jika sikap empati meningkat maka akan meminimalisir atau tingkat perilaku bullying akan menurun. Sedangkan hipotesis kedua ditemukan bahwa bystander effect  tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku bullying. Secara simultan, terdapat pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying, serta total pengaruh variabel sikap empati dan bystander effect secara simultan mempengaruhi perilaku bullying sebesar 0,288 atau 28,8%. Dengan demikian,  masih terdapat faktor lain yang mempengaruhi variabel terikat sebesar 71,2%.
The Implementation of Independent Learning-Independent Campus in the Guidance and Counseling Study Program Rachman, Ali; Setiawan, Muhammad Andri; Putro, Hendro Yulius Suryo
Bisma The Journal of Counseling Vol. 6 No. 1 (2022): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v6i1.42384

Abstract

The Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia has issued a policy of independent learning on independent campuses. This policy aims to improve the competence of graduates, both soft skills and hard skills, encourage students to master various sciences, students are better prepared to enter the world of work. The purpose of this study was to determine the implementation of the independent campus learning program in the Guidance and Counseling Study Program FKIP ULM. This type of research is descriptive qualitative. The data is taken in research through literature study. The results of the analysis show that the concept of independent learning in independent campuses is manifested in the form of activities, namely student exchanges, internships or work practices, teaching assistance in education units, research, humanitarian projects, entrepreneurial activities, independence projects, and real work lectures on village development. The implementation of the independent campus learning program in the Guidance and Counseling Study Program FKIP ULM is carried out through three learning activities, namely teaching assistance in education units, internships or work practices, and student exchanges.
The Relationship of Teachers' Personal Competencies and Parents' Permissive Patterns with Adolescent Cyberbullying Behavior Putro, Hendro Yulius Suryo; Rachman, Ali
Bisma The Journal of Counseling Vol. 6 No. 1 (2022): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v6i1.45544

Abstract

This study was conducted to determine the relationship between teacher personality competencies and permissive parenting patterns with cyberbullying behavior in early adolescents. The subjects of this study were 139 young people at the beginning of junior high school in Mojokerto. The cyberbullying behavior scale consists of 30 authentic items with = 0.958, the teacher's personal competence scale consists of 22 authentic items with = 0.890 and the permissive parenting style scale consists of 26 authentic items with = 0.901. The results showed that the teacher's personality competence and the permissive parenting of parents together had a very significant relationship with the tendency of cyberbullying behavior. The results of the analysis of this study also show that there is a negative relationship between the teacher's personality competence and the tendency of cyberbullying behavior. This means that the higher the teacher's personality competence, the lower the cyberbullying behavior of early adolescents. The correlation between permissive parenting and cyberbullying behavior shows a positive correlation. This means that the more permissive the parenting pattern, the higher the cyberbullying behavior of early adolescents.
Pengaruh Sikap Empati dan Bystander Effect terhadap Perilaku Bullying Siswa di SMA Isma, Isma; Jamain, Ririanti Rachmayanie; Putro, Hendro Yulius Suryo
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2345

Abstract

Bystander effect adalah fenomena psikologis dimana kehadiran orang lain mengurangi kemungkinan seseorang memberikan bantuan. Perilaku bullying adalah perilaku agresif berulang yang sengaja dilakukan untuk menyakiti atau mengintimidasi orang lain. Sikap empati dalam penelitian ini dipahami sebagai variabel protektif yang mendorong perilaku prososial dan mengurangi kencenderungan perilaku bullying. Sebaliknya, bystander effect merujuk pada kecenderungan individu bersikap pasif ketika banyak saksi yang dapat memperburuk tindakan bullying. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying pada Siswa kelas X dan XI SMAN 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 258 siswa yang dipilih dari populasi sebanyak 659 siswa kelas X dan XI SMAN 1 Banjarmasin dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Untuk menganalisis data, penelitian ini menerapkan teknik regresi linear berganda. Berdasarkan hasil data penelitian diperoleh kesimpulan bahwa hipotesis pertama mengindikasikan adanya pengaruh yang besifat negatif antara sikap empati terhadap perilaku bullying, dimana jika sikap empati meningkat maka akan meminimalisir atau tingkat perilaku bullying akan menurun. Sedangkan hipotesis kedua ditemukan bahwa bystander effect  tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku bullying. Secara simultan, terdapat pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying, serta total pengaruh variabel sikap empati dan bystander effect secara simultan mempengaruhi perilaku bullying sebesar 0,288 atau 28,8%. Dengan demikian,  masih terdapat faktor lain yang mempengaruhi variabel terikat sebesar 71,2%.
Hubungan Self Esteem dan Self Control dengan Grief Mahasiswa Patah Hati Huda, Nurul; Putro , Hendro Yulius Suryo; Sari, Nina Permata
Journal of Education Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i3.2412

Abstract

Mahasiswa merupakan usia remaja akhir mengembangkan perilaku seksual dengan menjalin hubungan romantis tetapi, beberapa hubungan berakhir dengan patah hati yang menyebabkan kehilangan dan kesedihan. Kurangnya harga diri dan pengendalian diri menjadi faktor penyebab terjadinya grief, sehingga berdampak pada kehidupan. Penggabungan tiga variabel menjadikan sebuah kebaruan untuk penelitian ini yang bertujuan memberikan pengetahuan baru tentang gambaran dan hubungan self esteem dan self control dengan grief mahasiswa patah hati. Pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi, menggunakan pengambilan sampel dengan metode simple random sampling, penarikan sampel menggunakan rumus slovin dalam tingkat kesalahan 5% dengan jumlah populasi 2.564 dengan sampel sebanyak 346, untuk penelitian ini bertempat di Jurusan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Hasil yang diperoleh yaitu, gambaran self esteem, self control dan grief berada pada tingkat sedang dan didapatkan juga nilai signifikansi sebesar 0,001< 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara self esteem dan self control dengan grief mahasiswa patah hati, jadi self esteem dan self control menjadi bagian penting untuk melindungi mahasiswa sebagai pencegah dampak emosional yang negatif.