Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Boas, Boas; Suryani, Mulia; Yunita, Alfi
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.77-87

Abstract

Pemahaman konsep matematika menjadi salah satu hal yang penting dan mendasar dalam pembelajaran matematika. Proses pembelajaran yang baik akan mempengaruhi tingkat pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika sehingga siswa dapat lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel Kelas VII SMP Tamansiswa Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Tamansiswa Padang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan wawancara. Hasil tes dianalisis berdasarkan indikator kemampuan pemahaman kosep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa dengan kategori sangat tinggi sebesar 7,14%, kategori tinggi sebesar 21,43%, kategori cukup sebesar 7,14% dan kategori sangat rendah sebesar 64,29%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa pada indikator pertama sebesar 39,29% termasuk dalam kriteria sangat rendah, indikator kedua sebesar 33,93% termasuk dalam kriteria sangat rendah, indikator ketiga sebesar 44,64% termasuk dalam kriteria rendah, indikator keempat sebesar 28,57% termasuk dalam kriteria sangat rendah dan indikator kelima sebesar 32,14% termasuk dalam kriteria sangat rendah. Pemahaman konsep siswa pada setiap indikator masih rendah, sehingga perlu perhatian lebih dari guru untuk  konsep persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel bisa dipahami siswa.
Hakikat Manusia dan Pendidikan Anisa, Rahmiatul; Alfaridsi, Alfaridsi; Hasani, Fatihah Risqi; Aktafia, Fitria Ulfa; Putri, Mayang Resmila; Fadli, Haifa Nadia Al; Suryani, Mulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30561

Abstract

Hakikat manusia merupakan kajian mendalam yang menjadi fondasi filosofis dalam merancang sistem pendidikan yang holistik dan bermakna.Globalisasi hadir bersamaan dengan kemajuan teknologi yang signifikan dan pergeseran sosial yang cepat, pemahaman terhadap siapa manusia dan tujuan keberadaannya menjadi semakin penting dalam praktik pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dimensi-dimensi hakikat manusia seperti rasionalitas, moralitas, spiritualitas, dan sosialitas, serta bagaimana dimensi-dimensi tersebut menjadi dasar pembentukan tujuan, isi, dan metode pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif dan kajian pustaka, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan yang tidak dilandasi pemahaman utuh tentang manusia cenderung menghasilkan individu yang teralienasi dari nilai-nilai kemanusiaan sejati. Sebaliknya, pendidikan yang berangkat dari pemahaman hakikat manusia dapat membentuk insan yang utuh, sadar akan jati dirinya, serta bertanggung jawab secara etis dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Temuan ini menegaskan urgensi rekonstruksi paradigma pendidikan yang lebih manusiawi,transformatif,dan berkelanjutan.
Hakikat Pendidikan dalam Kehidupan Manusia Putri, Rahmi Ananda; Anjelia, Bunga; Nason, Paulus; Rahmadani, Melfi; Rahmi, Nindi Nur; Suryani, Mulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30689

Abstract

Pendidikan memiliki fungsi utama dalam membantu manusia tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan utuh. Namun dalam kenyataannya, meskipun pendidikan merupakan kebutuhan mendasar, pemahaman serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam tentang hakikat manusia dalam hubungannya dengan pendidikan, serta bagaimana pendidikan berperan dalam membentuk kepribadian individu di tengah masyarakat. Kajian ini dilakukan melalui metode studi kepustakaan dengan merujuk pada berbagai sumber ilmiah yang kredibel dan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga bersifat sosial karena berlangsung di dalam masyarakat yang kompleks. Oleh sebab itu, seorang pendidik perlu memahami manusia secara menyeluruh sebagai pusat dari proses pendidikan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendidikan yang efektif harus berlandaskan pada pemahaman yang mendalam tentang manusia, serta mempertimbangkan lingkungan sosial tempat pendidikan dijalankan dan berkembang.
Evaluasi Sistem Pendidikan Nasional dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia Putri, Fara Adeliya; Sani, Muhammad Rafa; Azura, Salwa Mai; Gustiawati, Lara; Suryani, Mulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30841

Abstract

Sistem pendidikan nasional memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia unggul guna mewujudkan visi "Generasi Emas Indonesia 2045". Namun, tantangan dalam implementasi kebijakan, pemerataan akses, kualitas tenaga pendidik, serta relevansi kurikulum terhadap kebutuhan zaman masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem pendidikan nasional dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan jangka panjang bangsa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis kebijakan pendidikan yang relevan dalam dua dekade terakhir. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meskipun telah terjadi berbagai inovasi seperti penerapan Kurikulum Merdeka dan digitalisasi pembelajaran, kesenjangan pendidikan antarwilayah serta rendahnya kompetensi literasi dan numerasi peserta didik masih menjadi tantangan besar. Oleh karena itu, dibutuhkan reformasi berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada masa depan.
Memperkuat Landasan dan Prinsip Pendidikan untuk Pengembangan Profesionalisme Guru Matematika Abad ke-21 Zahra Elfa Yuda, Sauzan; Laksmana Cs, Andini; Afrida, Anni; Hapsari, Nadila Tri; Sagougouk, Olensius; Suryani, Mulia
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 5 No 1 (2025): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/algebra.v5i1.1423

Abstract

Twenty-first century education demands mathematics teachers to possess professionalism grounded in philosophical, psychological, sociological foundations and educational principles to effectively address the dynamics of digital-based and character-oriented learning. This study aims to analyze the urgency of strengthening educational foundations and principles in developing the professionalism of mathematics teachers in the 21st century. This research employed a qualitative approach with a library research method. Data were obtained through systematic literature reviews, journal articles, reference books, and educational policy documents, then analyzed using content analysis techniques. The results indicate that strengthening educational foundations encompassing philosophical, psychological, sociological, historical, and juridical aspects serves as a conceptual basis in determining educational policy directions, objectives, and practices that are humanistic, contextual, and aligned with contemporary demands. Meanwhile, educational principles function as normative guidelines in educational practice, such as the principles of humanism, democracy, justice, freedom, activeness, and relevance. The integration of these two elements significantly contributes to enhancing mathematics teachers' adaptive abilities in facing classroom dynamics, technological developments, and shifts in educational policy. Strategies for strengthening teacher professionalism can be optimized through value-based training, MGMP-based lesson study, digital learning communities, and the Teacher Professional Education (PPG) program. These findings recommend the importance of designing systematic, collaborative, and value-oriented teacher professionalism development programs to build a national education system that is adaptive, competitive, and character-driven
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING (CORE) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP N 1 RAO Jumira, Fitrah; Rahmi, Rahmi; Suryani, Mulia
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6950

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menggunkaan Model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending lebih baik dari pada pemahaman konsep matematis peserta didik yang menerapkan pembelajaran konvensional di kelas VIII di SMP N 1 Rao. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain posttest only Control-Group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII di SMP N 1 Rao semester ganjil tahun pelajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling), sehingga terpilih kelas VIII. 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik berbentuk uraian berdasarkan indikator dengan reliabilitas 0,374. Selanjutnya pengujian hipotesis menggunakan uji t satu pihak dengan taraf signifikansi 95%. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung = 1,479 dan ttabel = 1,681 maka thitung > ttabel dengan demikian hipotesis ditolak. Jadi dapat di simpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) tidak lebih baik dari pemahaman konsep matematis peserta didik dengan pembelajaran konvensional (Discovery Learning) di kelas VIII SMP N 1 Rao.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas XI Fase F SMA Negeri 1 Rambatan Fajri, Ahmad Nur; Melisa, Melisa; Suryani, Mulia
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2272

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan pemecahan masalah matematika siswa masih rendah dan selama proses pembelajaran berlangsung siswa belum aktif dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemecahan masalah matematika siswa setelah menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian true experimen dengan bentuk desainnya posttest-only control grup design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI F1 dan XI F3 SMA Negeri 1 Rambatan tahun pelajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah post-test berbentuk essay, yang memuat indikator kemampuan pemecahan masalah matematika yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah Uji t. Berdasarkan analisis data kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh t_hitung=2,92 pada taraf nyata α=0,05 dengan t_tabel=1,64. Karena t_hitung > t_tabel maka hipotesis diterima artinya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Putri, Rini Sri; Suryani, Mulia; Jufri, Lucky Heriyanti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2019): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v8i2.566

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Palembayan berdasarkan tingkat Kemampuan Awal Matematis (KAM) siswa. Dimana siswa dibagi menjadi 3 kategori yaitu KAM Tinggi, KAM Sedang dan KAM rendah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen, dengan rancangan penelitian one shot case study. Subjek pada penelitian ini siswa kelas VII.3 yang dipilih secara secara acak. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes akhir. Tes yang digunakan adalah berbentuk essay. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deksriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data secara keseluruhan, model PBL dapat membuat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa lebih baik. Terlebih lagi untuk siswa yang termasuk ke dalam kategori KAM tinggi. Ini terlihat dari ukuran pemusatan dimana rata-rata untuk siswa pada kategori sedang 52,86 dengan simpangan baku 11,31 sehingga disimpulkan bahwa model ini dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Berdasarkan Kemampuan Awal Matematika Suryani, Mulia; Jufri, Lucky Heriyanti; Putri, Tika Artia
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i1.597

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menyebabkan siswa kurang mampu menyelesaikan soal yang bersifat non rutin dan siswa masih kurang mengembangkan ide dan kemampuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model Problem Based Learning berdasarkan Kemampuan Awal Matematika (KAM) siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model Problem Based Learning menjadi lebih baik. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-7 SMP Negeri 12 Padang yang terdiri dari 32 orang. Siswa yang awalnya berkemampuan rendah meningkat menjadi siswa berkemampuan sedang dengan peningkatan sebesar 75 %. Siswa yang awalnya tergolong berkemampuan sedang meningkat menjadi siswa berkemampuan tinggi sebesar 26 %. Siswa sudah mampu 1) memahami masalah, 2) menyusun rencana penyelesaian, 3) melaksanakan penyelesaian, dan 4) mengecek kembali jawaban. The lack of students' mathematical problem-solving skills causes students to be less able to solve problems that are non-routine and students are still lacking in developing their ideas and abilities. This study aims to determine students 'mathematical problem-solving abilities through the Problem Based Learning model based on students' Early Mathematical Ability (KAM). The research method used is qualitative. The results of this study indicate that students' mathematical problem-solving abilities through the Problem Based Learning model are better. The sample in this study were students of class VIII-7 Middle School 12 Padang consisting of 32 people. Students who were initially low-skilled increased to moderate-capable students with an increase of 75%. Students who were initially classified as capable were increasing to high-ability students by 26%. Students can 1) understand the problem, 2) draw up a settlement plan, 3) carry out the solution, and 4) re-check the answers.
Penerapan Model Pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team Terhadap Self Confidence Siswa Kelas X Fase E SMA Negeri 1 Salimpaung Fadlan, M.; Suryani, Mulia; Yunita, Alfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya self confidence siswa dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui terdapat pengaruh model pembelajaran aktif tipe Quiz Team terhadap self confidence siswa kelas X Fase E SMAN 1 Salimpaung.Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi penelitian adalah semua siswa Fase E SMAN 1 Salimpaung Tahun Pelajaran 2024/2025 yang terdiri dari lima kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling yang merupakan teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu . Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quisioner self confidence siswa. Berdasarkan hasil analisis Deskriptif diperoleh rata-rata 74,31 untuk hasil tes pretest dan diperoleh rata-rata 81,41 untuk posttest. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Uji signifikan (uji-t). Dari hasil perhitungan Uji t didapat nilai tabel = 2,04 dan t hitung = 5,24 artinya maka ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari model Quiz Team terhadap self confidence siswa Fase E SMAN 1 Salimpaung.
Co-Authors ADRIANI ADRIANI Afrida, Anni Ainil Mardiyah Aktafia, Fitria Ulfa Alandri Jasman Alfaridsi, Alfaridsi Alfi Yunita Amelia Lesvivi Yani Anggraini, Yulia Anisa, Rahmiatul Anjelia, Bunga Anna Cesaria Annisa Pramadhany Audra Pramitha Muslim Azura, Salwa Mai Boas, Boas delvita rahma sari Dita Kirana Ega Melpi Mutiara Elsa Putri Fadlan, M. Fadli, Haifa Nadia Al Fajri, Ahmad Nur Fatmawati, Iren Firdaus firtinia, ullva Fitri Wulandari Gusnita Gusnita Gustiawati, Lara Hafizah Delyana, Hafizah Hamdunah Hamidah Hamid Hapsari, Nadila Tri Hasani, Fatihah Risqi Helda Syamsuarni Helenita Zube ismen, Sefna R Jenius, Hendrik Jumira, Fitrah Khofifah, Poppy Laksmana Cs, Andini Lia Sintia Lina Irawati Lucky Heriyanti Jufri, Lucky Heriyanti Lydia Hendayani Sukma Mahendra Mahendra Marta Dewita Maruli, Maruli Maya Sartika Media, Siska Melia Rusdiati Melisa Melisa Melisa Melmiharti, Melmiharti Merry Wulandari Miftahul Rizka Mutiarahman, Wullan Nason, Paulus Nita, Afrili Nur Halimah Nurul Sya'diyah Okky Rayhana Paramitha, Audra Putri, Fara Adeliya Putri, Mayang Resmila Putri, Rahmi Ananda Putri, Rini Sri Putri, Tika Artia Putri, Winda Rahma Putri, Yulya Eka Radhya Yusri Rahmadani, Melfi Rahmi Rahmi Rahmi Rahmi Rahmi Rahmi Rahmi, Nindi Nur Ramadoni, Ramadoni Reza Devina rizka nova gusman Sagougouk, Olensius Sani, Muhammad Rafa Sefna Rismen Shakinah, Nurul Sofia Edriati Susmarni Susmarni Tika Artia Putri Viktor Welinda, Bolisma Welly Apria Welly Apria Wijaya, Fransisca Isabella Wulandari, May Sanra Wulantri, Novi Wullan Mutiarahman Yulia Haryono Yulyanti Harisman Zahra Elfa Yuda, Sauzan Zulfaneti Zulfaneti Zulfitri Aima