Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

PENGARUH VARIASI KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN SUHU PADA TAHAP DEMINERALISASI UNTUK PEMBUATAN KITOSAN DARI LIMBAH TULANG SOTONG (SEPHIA OFFICINALIS) Emil Izmilia; Suryati Suryati; Masrullita Masrullita; Sulhatun Sulhatun; Rizka Nurlaila
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i4.10342

Abstract

Kitosan merupakan produk turunan dari polimer kitin, yang sudah mengalami proses deasetilasi. Proses demineralisasi adalah penghilangan kandungan mineral yang terdapat pada tulang sotong. Kandungan mineral dalam tulang sotong adalah CaCO3, mineral yang terkandung dalam tulang sotong ini lebih mudah dipisahkan dibandingkan protein karena mineral hanya terikat secara fisik. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor apa yang mempengaruhi proses pembuatan kitosan dari limbah tulang sotong dengan menggunakan variasi konsentrasi asam sitrat dan suhu pada tahap demineralisasi serta mengkaji karakterisasi apa saja yang terdapat didalam kitosan dari tulang sotong. Uji terhadap kitosan dari limbah tulang sotong ini ialah berupa uji rendemen, uji derajat deasetilasi, uji kelarutan kitosan, uji kadar air dan uji gugus fungsi. Penelitian ini sebelumnya sudah pernah dilakukan menggunakan tulang sotong dengan variasi suhu dan waktu pemanasan deasetilasi sebesar 70°C, 80°C, 90°C, 100°C dan waktu 40 menit, 50 menit, 60 menit , 70 menit, namun pada penelitian ini menggunakan tulang sotong dengan variasi konsentrasi asam sitrat dan suhu pemanasan demineralisasi sebesar 40%, 50%, 60% dan 70% dan suhu 50oC, 60oC, 70oC dan 80oC . Maka didapatkan hasil dari penelitian ini yang terbaik berupa: Rendemen dan kelarutan pada konsentrasi asam sitrat 70% suhu 800C sebesar 47,42% dan 85,33%, Kadar air dan derajat deasetilasi pada konsentrasi asam sitrat 40 % suhu 800C sebesar 9,12% dan 77,34%. Serta gugus fungsi pada konsentrasi asam sitrat 40 % suhu 800C dengan gugus fungsi OH ulur pada puncak bilangan gelombang 3534cm-1 , NH2 ulur pada puncak bilangan gelombang 3356 cm-1, Bilangan gelombang 2989cm-1 memperlihatkan gugus fungsi CH ulur, dan bilangan gelombang 1656cm-1 menunjukan gugus fungsi C=O amida.
MODIFIKASI PROSES PEMBUATAN POMADE UNTUK HAIR STYLE DARI MINYAK KEMIRI ( Aleurites Mollocana Wild) Eva Nurmaidah Nurmaidah; Sulhatun Sulhatun; Suryati Suryati; Rizka Nurlaila; Masrullita Masrullita
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i5.11392

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan ekstrak minyak kemiri (Aulirites Mollocana Wild) menjadi produk kosmetik di kalangan pria yaitu pomade, untuk meningkatkan kualitas pomade. Metodelogi yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode percobaan dengan konsentrasi ekstrak minyak kemiri rendering, roasting, dan sangrai masing-masing 0ml, 5ml, 15ml, dan 25ml, Pembuatan pomade menggunakan bahan baku vaseline putih, cera alba, dan beberapa bahan lainnya. Hasil yang didapatkan pada uji homogenitas memenuhi standar dan di katakan homogen, akan tetapi paling bangus terdapat pada sedian pomade minyak kemiri rendering, roasting, dan sangrai dengan presentase 25%, dan hasil pH yang paling tinggi terdapat pada kemiri roasting yaitu bekisar antara 6,37 sampai 6,83. Penelitian pembuatan pomade ini sudah pernah di lakukan sebelumnya, yang membedakan degan sebelumnya adalah proses minyak kemiri yang digunakan yaitu ada 3 jenis rendering roasting dan sangrai. Daya sebar yang terbaik di dapat pada sedian pomade rendering,roasting, dan sangrai dengan presentase minyak 25% dengan nilai 6,0 cm. Pada uji organoleptik yang paling disukai oleh panelis adalah pomade oil based pada persentase minyak kemiri 25% dengan proses rendering dan yang tidak di sukai oleh penelis adalah pomade oil based pada presentase minyak kemiri 25% dengan proses roasting. Maka penelitian ini menunjukan semakin rendah persentase minyak kemiri yang digunakan, maka daya sebar yang dihasilkan semakin rendah dan tidak memenuhi standar, begitu pula dengan homogenitas semakin tinggi persentase minyak kemiri yang digunakan maka homogenitas yang dihasilkan semakin homogen.
PENGARUH KONSENTRASI PELARUT ASAM SITRAT DAN SUHU PADA TAHAP DEMINERALISASI TERHADAP KARAKTERISTIK KITOSAN DARI LIMBAH KULIT UDANG VANNAMEI (LITOPENEUS VANNAMEI) Hajijah Hajijah; Nasrul ZA; Suryati Suryati; Meriatna Meriatna; Sulhatun Sulhatun
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i4.11116

Abstract

Kitosan merupakan senyawa varian senyawa kitin yang ditemukan dikulit banyak mengandung krustasea salah satunya yaitu udang. Pembuatan kitosan adalah proses yang paling sederhana dan efektif. Kitosan pada penelitian ini yang digunakan adalah kulit udang vannamei. Udang vannamei dapat dibuat kitosan karena mengandung senyawa kitin. penelitian dibuat untuk bertujuan mengkaji pelarut pengaruh konsentrasi asam sitrat dan suhu pada tahap demineralisasi proses dalam pembuatan kitosan dari limbah kulit udang vannamei. Parameter digunakan untuk membuat kitosan dari kulit udang vannamei. Parameter digunakan untuk mengkaji kadar air, rendemen, kelarutan,viskositas, derajat deastilasi, dan gugus fungsi. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya menggunakan HCL sebagai pelarut pada tahap demineralisasi dari konsentrasi 20%, 30%, 40% dan 50% dan suhu 400C, 500C,600C dan 700C. Pada penelitian ini digunakan konsentrasi pelarut asam sitrat dan suhu dari tahap demeniralisasi pada proses pembuatan kitosan. Hasil pengujian yang terbaik adalah pada konsentrasi pelarut asam sitrat 50% dengan suhu 700C yakni berupa kadar air air sebesar 0,03%, rendemen sebesar 0,25%, kelarutan sebesar 87,9%, viskositas sebesar 3,18%, derajat deastilasi (DD) sebesar 64,58%. Hasil uji FTIR diperoleh gugus fungsi amina ulur vibrasi pada gelombang 3251,98 cm-1, gugus asetamida ulur vibrasi pada gelombang 1660,71 cm-1 dan vibrasi ulur pada gelombang 1259,52 cm-1 menunjukkan pada gugus fungsi asam karboksilat.
Co-Authors Adlis Santoni Agoeng Prasetyo agustin, isnaini nuzula Alda Nurfaiza Anastasya Wilma Lilipory Anna Anggraini Bagoes Widjanarko Bela Janare Putra BUSTANUL ARIFIN Deswati Deswati Emi Puspita Dewi Emil Izmilia Emriadi - Eva Nurmaidah Nurmaidah Faradillah Faradillah Fernando, Henky Ferryani Krisnawati Filsha Chairunisa Fivi Mona Bareno Hadi Nasbey Hajijah Hajijah Hartika Utami Fitri Hermansyah Aziz Hinaya Hinaya Ibnu Irawan Imelda Imelda Indri Emirna Putri kasyful anwar Kusumasari, Prosawita Ririh Larasati, Yuniar Galuh Lena Marianti Lili Fitriani M. Bahriza Fauzi Mahdum Mai Efdi Mai Efdi Maimun Maimun Marniati Salim Masnia Natasya Masrullita Masrullita Matlal Fajri Alif Maya Afriani Meriatna Meriatna Mohamad Solichin Mudinillah, Adam Muhammad Ediyani Muhammad Fadhiel Alie Muzaiyanah Muzaiyanah Nasrul ZA Norman Ferdinal Nova Syafni Novesar Jamarun Nur Id'ys Nur Indah Utami Nur Islamiyati Nur Syifa Mardhatillah Nuraida Nuraida Nurlaeli Sukesti Ariani Nasution Nurlaely Sukesti ArianiNasution Nyimas Natasha Ayu Shafira Olly Norita Tetra Permatasari Diah Philipus Eksan D.Rovin Putri Arwanda Putri Ayu Agusliana R.A Siti Khairunisa Rahmi Vika Ulia Rahmiana Zein Refilda Refilda Refinel - Reza Ginandha Sakti Rimasi Rimasi Rizka Nurlaila RM Singgih Sanjaya Rotua Lenawati Tindaon Ryan Fajri Kurniawan Safni Safni Sartika Dewi Setiarini, Agnes Tika Solikin Solikin Suarman Suarman Suarman Sulhatun Sulhatun Sumarno Sumarno Sumaryati Syukur Surnimawati Surnimawati Syofyan Syofyan Syukri Arief Syukri Syukri Tasya Tasya Teguh Anindito Teti Marlina Tia Aulia Tommi Hermansyah Ulfi Hayati VG Tinoek Istiarti Wiwik Hanifah Wiwin Mochtar Wiyono Wiwin Muchtar M.Hum. S.H. Wiyono Yefrida Yefrida Yetria Rilda Yoan De Nanda Herru Yulizar Yusuf Yulizar Yusuf Zilfa Zilfa Zulkarnain Chaidir