Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Gerakan Remaja Sehat di Dukuh Gedongan (GEMAS DONG) Ema Waliyanti; Sutantri Sutantri; Mahrika Oktaviyanti; Wilda Shafira
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v9i2.4829

Abstract

Remaja merupakan usia rentan di mana pada masa ini remaja mempersiapkan diri untuk memasuki masa dewasa, remaja dipandang sebagai suatu masa dimana individu telah mencapai kematangan dalam proses perkembangannya. Banyak hal yang terjadi selama rentang masa remaja, diantaranya kematangan secara seksual maupun perubahan tingkah laku, sikap, dan nilai-nilai. Dukuh Gedongan berada di Kelurahan Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Hasil pengkajian di tiga RT menujukkan bahwa terdapat total 327 jiwa dengan total remaja sebanyak 89 jiwa atau 24%. Selain itu berdasarkan hasil pengkajian ditemukan sebanyak 45% warga merokok. Oleh karena itu pendidikan kesehatan (edukasi) dan skrining kesehatan dengan sasaran remaja perlu dilaksanakan. Hasil dari kegiatan Gerakan Remaja Sehat di Dukuh Gedongan (GEMAS DONG) menunjukan bahwa mayoritas remaja memiliki tekanan darah dalam rentang normal sebanyak 17 orang (85%), hasil skrining dengan menggunakan alat smokerlyzer menunjukkan bahwa dua orang perokok ringan dan satu orang perokok sedang. Selain itu dari kegiatan penkes terkait pergaulan bebas, rokok elektronik, dan manajemen stres menunjukan peningkatan pengetahuan yang ditandai dengan peningkatan skor rerata post-test dibandingkat pre-test. Kegiatan GEMAS DONG di Dukuh Gedongan merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dapat digunakan dalam upaya penigkatan pengetahuan serta kesehatan remaja.
Pendidikan Ibu Berbasis Masyarakat (PIBM) dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Pemenuhan Gizi Balita Stunting Titih Huriah; Yunita Lestari; Tiwi Sudyasih; Sutantri Sutantri; Bambang Edi Susyanto
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v9i2.4930

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk malnutrisi pada anak, sebanyak 156 juta anak di dunia terkena stunting. Prevalensi balita yang mengalami kejadian sangat pendek di DIY sebesar 8,3%, sedangkan prevalensi balita yang mengalami kejadian pendek sebesar 12,2 %. Kelurahan Bumijo merupakan salahsatu Kelurahan di Kecamatan Jetis dengan angka prevalensi stunting paling tinggi. Stunting merupakan masalah kesehatan yang dapat dicegah dengan memberdayakan masyarakat, khususnya ibu untuk diberikan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya gizi bagi anak balita. Perilaku gizi ibu yang baik dapat memberikan dampak positif pada nutrisi balita. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi balita stunting di Kota Yogyakarta. Kegiatan pengembangan model pendidikan ibu berbasis masyarakat dalam pencegahan stunting di fokuskan di RW 09 Bumijo sebagai RW percontohan dan merupakan RW dengan prevalensi stunting tertinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 2 bulan yaitu dari Bulan Januari sampai dengan Februari 2020, dimana dilaksanakan pertemuan rutin dengan kelompok ibu balita setiap 1 minggu sekali sehingga total kegiatan pendampingan adalah 5 kali pertemuan. Hasil pengabdian masyarakat memperlihatkan tidak terjadi peningkatan pengetahuan namun terjadi peningkatan sikap ibu dalam pemenuhan gizi pada balita dengan p value 0,001. PIBM diharapkan menjadi salahsatu program dalam penanganan masalah stunting pada balita.