Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi implementasi Kurikulum 2013 di sekolah menengah atas pada mata pelajaran seni budaya Niswah, Sa'adatun; Asiyah, Nur; Sutiyono, Agus
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v12i2.17605

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Seni Budaya di sekolah menengah atas dengan fokus pada kesiapan dan kompetensi guru, metode pembelajaran, serta pemenuhan fasilitas dan sumber daya pendukung pembelajaran. Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilakukan di SMAN 1 Kaliwungu dengan mengumpulkan data melalui wawancara dengan tujuh responden terdiri dari guru, siswa dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan dan kompetensi guru dipengaruhi oleh ketersediaan pelatihan profesional, pengalaman, dan dukungan sekolah. Metode pembelajaran yang diterapkan dalam Kurikulum 2013, seperti pembelajaran berbasis masalah dan penggunaan teknologi digital, memengaruhi kreativitas dan partisipasi siswa. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap perubahan juga diidentifikasi. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan profesional yang berkelanjutan, dukungan sekolah yang kuat, dan alokasi anggaran yang memadai dalam meningkatkan implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Seni Budaya di sekolah menengah atas.   Evaluation of the Implementation of the 2013 Curriculum in senior high schools in the subject of arts and culture   Abstract: This research evaluates the implementation of Curriculum 2013 in Cultural Arts subjects in senior high schools with a focus on teacher readiness and competence, learning methods, and fulfilment of facilities and resources supporting learning. This research uses a qualitative approach with a case study type conducted at SMA N 1 Kaliwungu by collecting data through interviews with seven respondents consisting of teachers, students and principals. The result shows that teachers' readiness and competence are influenced by the availability of professional training, experience, and school support. The learning methods applied in Curriculum 2013, such as problem-based learning and the use of digital technology, influence students' creativity and participation. However, challenges such as limited resources and resistance to change were also identified. Thus, this study highlights the importance of continuous professional training, strong school support and adequate budget allocation in improving the implementation of Curriculum 2013 in Cultural Arts subjects in senior secondary schools.
Improving Governance of the Pesantren through Human Resource Management Rohmat, Rohmat; Sutiyono, Agus; Perdana, Muhammad Nabhan
JURNAL AL-TANZIM Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v7i1.4324

Abstract

This study aims to find an effective format for boarding schools by implementing human resource management. This research uses qualitative research methods with a phenomenological approach. Data collection techniques use in-depth interviews, observations, and documentation. Meanwhile, data analysis techniques are carried out with Miles and Huberman's interactive analysis through data collection, data reduction, data presentation, and concluding. The results showed that: the management of educator resources is carried out through regeneration programs, coaching, and approaches to pesantren values. Preparation of educator resources through career development and training, and analysis. This research provides implications about the importance of governance of educational institutions through the implementation of human resources for the growth and development of institutions.
Dirāsah Tajrībiyyah Muqāranah baina Istikhdām Wordwall wa Quizlet fī Itqān al-Mufradāt li-Ṭullāb al-Madrasah al-Mutawassiṭah Jannah, Nisa Miftahul; Inayah, Inayah; Sutiyono, Agus
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol. 7 No. 1 (2026): Arabic Language, Literature, and Education
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v7i1.9119

Abstract

This study aims to compare the effectiveness of two widely used digital learning platforms, Wordwall and Quizlet, in improving Arabic vocabulary mastery among seventh-grade students at MTs Ar-Rois Cendekia Semarang City. Employing a quantitative approach with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group, the research involved two experimental classes consisting of 44 students selected through purposive sampling. Data collection employed vocabulary tests, observations, and documentation. The instruments were validated through validity and reliability testing, followed by data analysis using the Mann–Whitney U test, as the normality test indicated that the data were not normally distributed. The results showed that there was no statistically significant difference between Wordwall and Quizlet in improving students’ Arabic vocabulary mastery (p = 0.317 > 0.05), with a small effect size (r = 0.169), indicating that both platforms have comparable effectiveness in supporting vocabulary learning.
Pembelajaran Social Learning Theory Menurut Albert Bandura dalam Membentuk Kesadaran Belajar Siswa Fachrurrozi, Muhammad Rizal; Sutiyono, Agus
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 4 No 6 (2025): Anthor 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v4i6.385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teori behavioristik Albert Bandura dalam membentuk kesadaran belajar siswa, khususnya dalam konteks pendidikan Indonesia yang tengah bertransformasi melalui Kurikulum Merdeka. Permasalahan rendahnya motivasi intrinsik siswa yang masih bergantung pada dorongan eksternal menjadi latar belakang penting dalam kajian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk mengeksplorasi konsep-konsep kunci seperti modeling, self-efficacy, dan self-regulation yang merupakan inti dari teori Bandura. Sumber data berasal dari literatur ilmiah, karya asli Bandura, serta penelitian terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis observasi (vicarious learning) dan penguatan positif secara konsisten dapat meningkatkan kesadaran belajar siswa secara signifikan. Konsep self-efficacy terbukti berperan dalam membangun kemandirian belajar dan mengurangi ketergantungan siswa pada insentif eksternal. Selain itu, dimensi afektif dan sosial dalam pembelajaran—seperti hubungan emosional antara guru dan siswa berpengaruh besar terhadap keberhasilan internalisasi nilai-nilai belajar. Penerapan teori Bandura tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga secara praktis dalam mendukung pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik, sebagaimana ditunjukkan dalam integrasinya dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Temuan ini memperkuat pentingnya peran guru sebagai model perilaku dan fasilitator refleksi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, teori Bandura dipandang sebagai pendekatan holistik yang mampu menjembatani metode behavioristik klasik dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 yang reflektif dan mandiri.