Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Intervensi Terapi Aktivitas Kelompok Psikodrama di Panti Wredha Rahmawati, Ashri Maulida; Suwandi, Edi Wibowo; Pusparatri, Edita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi tua merupakan proses alami yang diikuti perubahan fisik, kognitif maupun psikososial. Kemunduran yang dialami lansia berpengaruh terhadap kualitas hidupnya. Hal ini perlu diperhatikan agar lansia dapat menjalani hidupnya dengan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup lansia sebelum dan sesudah diberikan TAK model psikodrama. Rancangan penelitian menggunkan preexperimental one group pre-post test design. Populasi adalah seluruh lansia di Panti Wredha Sultan Fatah. Jumlah sampel 12 orang diambil dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen WHO-QoL BREEF. Data dianalisis menggunakan uji statistic wilcoxon dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Pengukuran kualitas hidup sebelum diberikan TAK psikodrama, sebagian besar lansia berada pada tingkat sedang, dengan hasil domain satu sampai empat sebanyak: 10 orang (83,3%), 7 orang (58,3%), 11 orang (91,7%) dan 7 orang (58,3%). Sesudah diberikan TAK Psikodrama sebagian besar lansia berada pada tingkat kualitas hidup baik, dengan hasil domain satu, dua, dan empat sebanyak 12 orang (100%), 7 orang (58,3%), 11 orang (91,7%), sedangkan pada domain tiga sebagian besar berada pada tingkat sangat baik yaitu 7 orang (58,3%). Ada perbedaan kualitas hidup lansia sebelum dan sesudah diberikan TAK psikodrama (p value domain satu 0,003, dan domain dua sampai empat 0,002). Terdapat perbedaan dan peningkatan kualitas hidup yang signifikan pada lansia sebelum dan sesudah diberikan intervensi psikodrama. Panti Wredha perlu diberikan TAK model psikodrama rutin untuk meningkatkan kualitas hidup pada lansia.
Hubungan Tingkat Kecemasan dan Pola Makan dengan Hipertensi di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara Vemina, Fika Amanda; Soesanto, Edy; Suwandi, Edi Wibowo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26374

Abstract

Hipertensi, yang sering disebut sebagai "silent killer", merupakan penyakit berbahaya yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal. Meskipun tidak menunjukkan keluhan langsung, hipertensi sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan, pola makan, dan hipertensi di Puskesmas Mlonggo, Kabupaten Jepara. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi ini melibatkan 80 responden dari 100 penderita hipertensi yang terdaftar di prolanis Puskesmas Mlonggo pada tahun 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan pengukuran tekanan darah. Skala Kecemasan HARS digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan, sementara Food Frequency Questionnaire (FFQ) digunakan untuk mengevaluasi pola makan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran tentang hubungan kecemasan dan pola makan terhadap hipertensi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik variabel dan uji korelasi Spearman rho untuk menguji hubungan antara dua variabel. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna untuk pencegahan dan penanganan hipertensi di masyarakat.
Hubungan Tingkat Kecemasan, Stres, dan Pola Makan dengan Hipertensi di Desa Sumberjo Rembang Damayanti, Mutiara Sukma; Rusnoto, Rusnoto; Suwandi, Edi Wibowo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan, stres, dan pola makan dengan kejadian hipertensi di Desa Sumberjo Kabupaten Rembang. Penelitian ini mengaplikasikan metode kuantitatif dengan desain korelasi pendekatan cross sectional. Desain korelasi bertujuan untuk mengungkapkan hubungan antara variabel independen dan dependen, yang dapat digunakan untuk mencari, menjelaskan, memperkirakan, dan menguji teori yang ada. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa mayoritas lansia di Desa Sumberjo memiliki tingkat kecemasan dan stres yang sedang, dengan 32,5% dan 33,8% responden masing-masing, serta sebagian besar memiliki pola makan yang tidak baik, yakni 73,8%. Penelitian ini juga menemukan adanya hubungan signifikan antara tingkat kecemasan, stres, dan pola makan dengan hipertensi. Hasil uji menunjukkan bahwa kecemasan memiliki hubungan positif yang kuat dengan hipertensi (p-value 0,001, koefisien 0,666), yang berarti semakin tinggi kecemasan, semakin tinggi pula hipertensi. Stres juga berhubungan positif dengan hipertensi (p-value 0,002, koefisien 0,335), meskipun dengan kekuatan yang lebih rendah, menunjukkan bahwa semakin tinggi stres, semakin tinggi hipertensi. Terakhir, pola makan yang tidak baik berhubungan positif dengan hipertensi (p-value 0,001, koefisien 0,612), yang berarti pola makan yang buruk cenderung meningkatkan tekanan darah tinggi.
GAMBARAN DAN FAKTOR DOMINAN HAMBATAN LATIHAN FISIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Sukamto Sukamto; Diana Tri Lestari; Edi Wibowo Suwandi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2872

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit mengancam kesehatan dunia ditandai dengan peningkatan jumlah kadar gula dalam darah yang menjadi faktor mematikan dimasyarakat. Hal ini disebabkan karena gejala yang tinggi, komplikasi jangka panjang dan kurangnya latihan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor dominan hambatan latihan fisik pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RST dr. Soetarto Yogyakarta.Penelitian ini merupakan deskriptif dengan desain cross sectional. Penelitian diikuti oleh 42 responden yang menderita diabetes mellitus tipe 2 di RST dr. Soetarto Yogyakarta dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menyebar kuesioner Barries to being active quiz, Diaebetes self-management questionnaire dan fasilitas. Uji analisa data menggunakan Uji chi square dilanjutkan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian uji secara chi-square diketahui nilai p-value motivasi 0.0110.05 dan fasilitas 0.0170.05 serta uji secara regresi linear berganda diketahui bahwa nilai motivasi -0.589 artinya apabila motivasi meningkat maka hambatan latihan fisik akan menurun sebesar 0.589 (58,9%) dan nilai fasilitas -0.542 artinya apabila fasilitas meningkat maka hambatan latihan fisik akan menurun sebesar 0.542 (54,2%). Kesimpulan penelitian ini adalah faktor yang paling dominan terhadap hambatan latihan fisik pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RST dr. Soetarto Yogyakarta adalah Motivasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi wawasan dan informasi bagi penderita diabetes mellitus tipe 2.
TINGKAT STRES DAN KADAR GULA DARAH PADA DIEBETESI Rizka Himawan; Catur Ririn Indarsih; Sukesih Sukesih; Muhamad Jauhar; Fitriana Kartikasari; Edi Wibowo Suwandi
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2214

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang menjadi ancaman kesehatan masyarakat global. Angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit DM meningkat setiap tahun. Salah satu penyebabnya adalah stress. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pengontrolan glukosa yang disebabkan oleh produksi kortisol berlebih sehingga menyebabkan glukosa sulit memasuki sel dan mengakibatkan kadar gula darah meningkat. Penyakit DM jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi penyakit, disabilitas, bahkan kematian. Tujaun penelitian yaitu menganalisis hubungan tingkat stress dan kadar gula darah pada diabetesi. Desain penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel independent tingkat stress dan variabel dependen kadar gula darah. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pati I Kabupaten Pati pada tahun 2023. Sampel penelitian sebanyak 60 diabetesi. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan kriteria terdiagnosis DM oleh dokter atau tenaga kesehatan, tidak memiliki gangguan mental dan kepribadian, kooperatif, dan kesadaran penuh. Instrument penelitian menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan glucometer. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan tingkat stress dan kadar gula darah dengan nilai p=0,001 (p0,05) dan memiliki korelasi cukup kuat dengan nilai koefisioen korelasi sebesar 0,3. Hasil penelitian menjadi data dasar dalam mengembangkan intervensi keperawatan melalui manajemen stress dan kadar gula darah bagi diabetesi. Intervensi ini dapat diintegrasikan dalam program posbindu PTM atau posyandu lansia di masyarakat.  
MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA TEMULUS DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT Jeki Purnomo; Fifi Endah Irawati; Ade Ima Afifa Himayati; Widya Cholid Wahyudin; Edi Wibowo Suwandi; Maryatin Maryatin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2276

Abstract

AbstrakTrend gaya hidup yang ramah lingkungan sekarang semakin disukai oleh masyarakat. Salah satunya adalah dengan optimalisasi pemanfaatan potensi lingkungan sekitar dengan menciptakan produk kreatif ramah lingkungan seperti Ecoprint. Secara umum perekonomian desa Temulus relative baik, walaupun masih memiliki beberapa kendala seperti salah satunya pengganguran. Pelatihan produk kreatif dapat menjadi salah satu solusi untuk melatih kreatifitas penduduk desa Temulus khususnya bagi para ibu rumah tangga yang dapat dijadikan sumber pendapatan atau sebagai usaha untuk mendukung suami dalam mencari nafkah. Kegiatan pelatihan ini terlaksana sesuai dengan jadwal dan tahapan-tahapan yang telah tersusun. Kegiatan ini juga mendapatkan antusias yang luar biasa dari peserta. Hasil lain adalah kegiatan ini terbukti menambah wawasan, kreativitas dan pengetahuan para peserta. Harapan kedepan adalah dapat memasukkan program pendampingan bagi para ibu PKK desa Temulus karena dari pelatihan ini diketahui dari kegiatan tanya jawab, para ibu PKK desa Temulus masih kurang memahami cara pemasaran produk kedepannya.
PEMBERDAYAAN KADER PEDULI DEMENSIA DALAM UPAYA PROMOSI DAN DETEKSI DINI DEMENSIA MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI TELEPON PINTAR DAN MEDIA AUDIOVISUAL Jauhar, Muhamad; Suwandi, Edi Wibowo; Rahmawati, Ashri Maulida; Pusparatri, Edita; Kartikasari, Fitriana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2921

Abstract

Demensia menjadi salah satu ancaman Kesehatan masyarakat baik secara global maupun nasional. Hal ini didukung dengan meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas khususnya pada kelompok usia lanjut. Penyakit tidak menular menjadi penyebab utama munculnya demensia pada hamper seluruh kelompok usia dan social masyarakat. Hal ini berdampak pada menurunnya kualitas hidup dan terganggungnya aktivitas sehati-hari. Perlu adanya partisipasi aktif dari masyarakat dalam menangani masalah ini. Tujuan kegiatan ini yaitu mendeskripsikan pengetahuan masyarakat tentang demensia dan fungsi intelektual pada kelompok risiko melalui pemberdayaan masyarakat. Bentuk kegiatan ini yaitu edukasi Kesehatan berbasis media audiovisual dan skrining demensia berbasis aplikasi telepon pintar.  Kegiatan ini dilakukan di 12 cabang aisyiyah di Kabupaten Kudus pada bulan Januari-Februari 2025. Sasaran kegiatan yaitu anggota aisyiyah di Kabupaten Kudus sebanyak 300 orang. Kegiatan ini dilakukan melalui pemberdayaan kader demensia yang terlatih. Aspek yang diukur yaitu pengetahuan tentang demensia dan fungsi intelektual menggunakan kuesioner dan formulir skrining yang tersedia di telepon pintar. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas peserta memiliki fungsi intelektual utuh sebanyak 282 peserta (94%) dan setengahnya peserta memiliki pengetahuan baik tentang demensia sebanyak 162 peserta (54%). Pengetahuan yang baik dan fungsi intelektual utuh menjadi hal penting dalam upaya pencegahan demensia di masyarakat. Model intervensi dan media edukasi ini dapat dikembangkan oleh fasilitas pelayanan Kesehatan.