Claim Missing Document
Check
Articles

SIMULASI MAXIMUM POWER POINT TRACKING DENGAN ALGORITMA ADAPTIVE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION PADA SISTEM PANEL SURYA BERBAYANG SEBAGIAN Prayoga, Djhorgy; Wibawa, Unggul; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam panel surya adalah kondisi berbayang sebagian atau Partial Shading Condition (PSC), yang menyebabkan sebagian sel atau modul menerima intensitas cahaya berbeda akibat bayangan pohon, bangunan, atau awan. Kondisi ini mengakibatkan kurva karakteristik menjadi tidak linier dan memiliki lebih dari satu puncak (multi-peak). Salah satu pendekatan alternatif yang banyak digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah metode Maximum Power Point Tracking (MPPT) metaheuristik,  Particle Swarm Optimization (PSO). MPPT PSO masih memiliki beberapa kelemahan, seperti berosilasi di sekitar GMPP, premature convergence serta sensitivitas tinggi terhadap pengaturan parameter. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, dikembangkan algoritma Adaptive Particle Swarm Optimization (APSO), yang melakukan penyesuaian parameter adaptif selama proses iterasi. Sistem panel surya yang terdiri dari panel surya, boost converter, dan MPPT yang dimodelkan dan diimplementasikan dalam MATLAB/Simulink. Percobaan dilakukan pada 4 pola bayangan sebagian yang mungkin terjadi pada 6 modul surya yang dihubungkan secara 3S2P. Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, secara keseluruhan MPPT APSO memperoleh hasil rata-rata efisiensi daya 5% lebih besar dibanding PSO dengan rata-rata tracking time 0,2294 s. Kata kunci: panel surya, PSC, MPPT, PSO,  APSO
Pengaruh Peningkatan Kapasitas Distributed Energy Resource Pada Sistem Tenaga Listrik Adhi, I Wayan Galih Rusnata; Wibawa, Unggul; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh peningkatan kapasitas Distributed Energy Resource (DER) berbasis PLTS sebagai substitusi daya generator konvensional pada sistem standar IEEE 30 Bus. Simulasi aliran daya menggunakan perangkat lunak ETAP dilakukan pada 21 titik beban dengan variasi tingkat penetrasi 30%, 40%, dan 50% pada kondisi beban puncak dan beban rendah yang diuji melalui skenario proporsional (terdistribusi) berdasarkan persentase beban aktif lokal serta skenario seragam yang dibagi rata sama besar ke seluruh unit. Evaluasi menunjukkan hasil kontras di mana pada kondisi beban puncak, integrasi PLTS efektif menaikkan profil tegangan hingga mencapai 98,554% pada skenario seragam 50% serta memangkas rugi daya aktif dari 6,383 MW hingga ke titik minimum 2,451 MW pada skenario proporsional 50%. Sebaliknya, saat kondisi beban rendah, penetrasi PLTS justru memicu kenaikan profil tegangan hingga 101,062% akibat aliran daya balik (reverse power flow) dan membengkakkan rugi daya aktif hingga nilai tertinggi 2,264 MW pada skenario seragam 50%. Dari aspek penempatan, skenario seragam menghasilkan rata-rata profil tegangan yang lebih tinggi dan jatuh tegangan yang lebih rendah pada kedua kondisi pembebanan, namun skenario proporsional jauh lebih efisien dalam meminimalkan rugi teknis daya aktif/reaktif serta menahan laju kenaikan total daya semu sistem di setiap tingkat penetrasi. Dengan demikian, penentuan tingkat penetrasi dan metode alokasi PLTS harus mempertimbangkan karakteristik kondisi pembebanan secara tepat demi menjaga stabilitas operasi sistem tenaga listrik. Kata Kunci— DER, PLTS, IEEE 30 Bus, aliran daya, ETAP 
Analisis Perbandingan Tekno-Ekonomis Kapasitor dan Static VAR Compensator Optimal Menggunakan Differential Evolution pada Jaringan Distribusi 20 kV Penyulang Candi Kidal Hasyim, Achmad; Utomo, Teguh; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyulang Candi Kidal merupakan jaringan distribusi 20 kV sepanjang 116,476 kms yang menghadapi masalah profil tegangan dan rugi daya. Kondisi eksisting (beban puncak) menunjukkan tegangan ujung sebesar 17,784 kV, berada di bawah batas minimum Permen ESDM No. 4 Tahun 2009, dengan rugi daya aktif mencapai 277,441 kW. Penelitian ini menganalisis perbandingan tekno-ekonomis antara kapasitor bank dan Static VAR Compensator (SVC) menggunakan algoritma Differential Evolution (DE) serta metode Optimal Capacitor Placement (OCP) sebagai metode pembanding. Simulasi dilakukan menggunakan ETAP 21.0.1 pada kondisi beban puncak, menengah, dan minimum, disertai analisis gangguan transien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beban puncak, SVC mampu menurunkan rugi daya aktif hingga 32%, lebih unggul dibandingkan kapasitor bank yang hanya mencapai 26%. Keunggulan utama SVC terlihat pada fleksibilitas operasional; saat beban minimum, SVC menjaga tegangan stabil pada 19,635–19,999 kV, sementara kapasitor bank menyebabkan overvoltage hingga 20,922 kV. Analisis transien mengonfirmasi respons dinamis SVC lebih stabil tanpa overshoot. Dari sisi optimasi, metode DE lebih unggul dalam meningkatkan profil tegangan minimum sebesar 0,86% dibandingkan OCP. Secara ekonomi, investasi SVC dinyatakan layak dengan payback period selama 7,87 tahun. Sebaliknya, kapasitor bank tidak direkomendasikan karena tidak mampu beradaptasi terhadap variasi beban dan tidak memiliki kelayakan ekonomi yang signifikan. Disimpulkan bahwa SVC merupakan solusi paling optimal secara teknis maupun ekonomi untuk memperbaiki kinerja jaringan distribusi Penyulang Candi Kidal. Kata kunci: Sistem Distribusi, Jatuh Tegangan, Rugi Daya, Kapacitor Bank, Static VAR Compensator (SVC), Loss Sensitivity Factor (LSF), Differential Evolution (DE), ETAP 21.0.1. 
Analisis Stabilitas Transien dan Hubung Singkat Sistem Pemakaian Sendiri PLTU Pacitan Konfigurasi UAT-SST Menggunakan Simulasi ETAP Darmoko , Chernando Wahyu Eko; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pemakaian sendiri PLTU Pacitan 6,3 kV disuplai melalui Unit Auxiliary Transformer (UAT) dan Station Service Transformer (SST) yang memiliki karakteristik sumber berbeda sehingga memengaruhi arus hubung singkat dan kestabilan transien sistem. Penelitian ini bertujuan menganalisis arus hubung singkat berdasarkan IEC 60909, menentukan Critical Clearing Time (CCT), serta mengevaluasi respons dinamis motor induksi pada kedua konfigurasi menggunakan perangkat lunak ETAP. Analisis dilakukan pada gangguan tiga fasa (LLL), dua fasa ke tanah (LLG), dan satu fasa ke tanah (LG) dengan kondisi pembebanan penuh. Hasil menunjukkan bahwa konfigurasi SST menghasilkan arus hubung singkat tertinggi, yaitu I″k sebesar 65,094 kA dan ip sebesar 155,299 kA pada Bus Station Section 01A saat gangguan LLL, sehingga melampaui breaking capacity Circuit Breaker (CB) eksisting sebesar 40 kA. Sebaliknya, arus gangguan LG dibatasi hingga 0,220 kA oleh Neutral Grounding Resistor (NGR). Nilai CCT mengikuti pola LLL < LLG < LG, dengan nilai minimum 488 ms pada konfigurasi SST. Meskipun konfigurasi SST menghasilkan kondisi paling kritis, seluruh nilai CCT masih lebih besar daripada waktu operasi CB eksisting sebesar 125 ms, sehingga sistem tetap stabil setelah gangguan dihilangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pemutusan CB diperlukan untuk menjamin keandalan sistem pemakaian sendiri, khususnya pada konfigurasi SST. Kata Kunci—Auxiliary system, critical clearing time, ETAP, hubung singkat, stabilitas transien. 
ANALISIS KOMPARATIF SOLUSI MITIGASI DROP VOLTAGE PADA PT PASIR PETROLEUM RESOURCES LIMITED: RELOKASI TRAFO, RECONDUCTORING, DAN INTEGRASI KAPASITOR BANK Murtadho, Ahmad Hisyam; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik 380V pada PT Pasir Petroleum Resources Limited mengalami penurunan tegangan yang signifikan mencapai 23,4% akibat panjang saluran 874 meter dan beban induktif yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan masalah operasional pada peralatan Variable Speed Drive (VSD) dan berdampak pada kontinuitas produksi. Penelitian ini melakukan analisis komparatif terhadap enam skenario mitigasi berbasis simulasi ETAP, mencakup: (1) relokasi transformator, (2) reconductoring dengan upsizing kabel 70mm² menjadi 95mm², (3) pemasangan kapasitor bank 62,2 kVAR, (4) kombinasi relokasi dan kapasitor bank, (5) kombinasi reconductoring dan kapasitor bank, serta (6) baseline sebagai referensi. Setiap skenario dievaluasi berdasarkan parameter teknis (tegangan, rugi-rugi daya, power factor, efisiensi) dan analisis finansial terhadap CapEx, OpEx, payback period, IRR, dan NPV. Hasil menunjukkan bahwa relokasi transformator menghasilkan perbaikan tegangan terbaik mencapai 399V dengan deviasi --3,85%, tetapi memerlukan investasi CapEx tertinggi Rp 662.210.060. Skenario kapasitor bank menghasilkan pengembalian modal tercepat 4,16 tahun dengan IRR 20,13%, menjadikannya solusi paling ekonomis untuk implementasi jangka pendek. Kombinasi relokasi dan kapasitor bank 30 kVAR memberikan hasi lteknis optimal dengan tegangan 404 V dan power factor 0,97, namun tetap menghadapi tantangan finansial dengan payback period panjang. Penelitian menyimpulkan bahwa pemilihan solusi mitigasi harus mempertimbangkan keseimbangan antara performa teknis dan kelayakan finansial sesuai dengan prioritas operasional perusahaan. Kata Kunci—Drop tegangan, mitigasi, distribusi 415 V, kapasitor bank, relokasi transformator, reconductoring, analisis komparatif, simulasi ETAP 
Analisis dan Perencanaan Sistem Distribusi Tenaga Listrik dengan Adanya Pengembangan di Permata Garden Regency 2 Putra, Nyoman Agung Laksana; Utomo, Teguh; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Permata Garden Regency 2 mengakibatkan penambahan beban yang berpotensi menyebabkan sistem distribusi listrik eksisting mengalami overload. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan jaringan distribusi eksisting serta merancang pengembangan sistem distribusi yang optimal berdasarkan aspek teknis dan ekonomis. Metode perancangan yang dikaji meliputi uprating kapasitas transformator distribusi dan gardu sisipan yang disertai perancangan jaringan distribusi sesuai standar PT PLN (Persero). Kinerja teknis dievaluasi menggunakan analisis aliran daya Backward/Forward Sweep (BFS) dan divalidasi melalui simulasi ETAP. Selanjutnya, dilakukan analisis kelayakan investasi menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan distribusi eksisting tidak mampu melayani penambahan beban karena akan mengalami overload sebesar 174,55% dan jatuh tegangan maksimum 3rd Hadi Suyono Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang, Indonesia hadis@ub.ac.id dilakukan karena berpotensi menyebabkan kelebihan (oveload) pada jaringan distribusi dan menurunkan kualitas daya [3].  Peramalan beban dan analisis kemampuan sistem distribusi eksisting merupakan langkah awal perencanaan pengadaan sistem distribusi listrik baru [4]. Jika sistem tidak mampu memenuhi penambahan beban, maka dilakukan pemasangan gardu sisip dan uprating transformator distribusi [3] yang memiliki tingkat keandalan dan nilai investasi berbeda. Pemilihan solusi distribusi tidak hanya melalui analisis teknis, tetapi juga melalui analisis ekonomi agar sistem listrik andal dan layak secara finansial.  sebesar 17,69%, sehingga diperlukan pengembangan sistem distribusi. Analisis aliran daya dari perancangan jaringan distribusi menghasilkan nilai jatuh tegangan dan rugi daya dari metode gardu sisipan lebih kecil daripada metode uprating. Hasil analisis kelayakan investasi menunjukan metode uprating B dan gardu sisipan dinyatakan layak untuk dilaksanakan. Namun berdasarkan nilai NPV, IRR, dan PP, metode uprating B dinilai lebih layak secara ekonomis dibandingkan dengan metode gardu sisipan. Keywords—pengembangan jaringan, uprating transformator, gardu sisipan, backward/forward sweep, kelayakan investasi. 
Manajemen Kontigensi pada Smart Hospital Microgrid Berbasis Multi-Sumber Energi Menggunakan Large Language Model untuk Jaminan Zero Downtime Mahdy, Nabil; Suyono, Hadi; Ambarwati, Rusmi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 7 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit memerlukan sistem manajemen energi yang mampu menjamin kontinuitas suplai listrik pada beban vital selama kondisi normal maupun kontingensi. Pendekatan Energy Management System (EMS) berbasis rule-based banyak digunakan karena bersifat deterministik, namun memiliki keterbatasan dalam memanfaatkan informasi kontekstual yang dinamis, seperti kondisi cuaca, ketersediaan sumber energi, maupun prioritas operasional rumah sakit. Penelitian ini mengusulkan integrasi Large Language Model (LLaMA 3.1) sebagai Decision Support System (DSS) untuk mendukung EMS berbasis rule-based pada Smart Hospital Microgrid. LLM memanfaatkan data telemetri sistem dan informasi kontekstual untuk menghasilkan rekomendasi strategi manajemen energi, sedangkan keputusan pengendalian tetap dieksekusi oleh EMS berbasis rule-based guna mempertahankan keandalan dan sifat deterministik sistem. Selanjutnya, rekomendasi tersebut divalidasi melalui optimasi 0–1 Knapsack Problem untuk menentukan kombinasi penyediaan daya dan load shedding sesuai prioritas beban serta keterbatasan kapasitas sumber energi. Sistem dimodelkan menggunakan MATLAB/Simulink dan dievaluasi pada enam skenario kontingensi yang merepresentasikan berbagai kondisi gangguan operasional. Kinerja sistem dinilai menggunakan Critical Load Availability (CLA) sebagai indikator kontinuitas suplai pada beban prioritas. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pendekatan yang diusulkan mampu mempertahankan CLA sebesar 100% pada seluruh beban Prioritas 2 (P2) serta menghasilkan keputusan manajemen energi yang lebih adaptif dibandingkan pendekatan rule-based ketika diberikan informasi kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi LLM sebagai DSS dengan EMS berbasis rule-based dan optimasi Knapsack berpotensi meningkatkan adaptabilitas manajemen kontingensi Smart Hospital Microgrid tanpa mengurangi keandalan pengendalian deterministik. Kata Indeks — Smart Hospital Microgrid, Large Language Model, Decision Support System, Rule-Based Energy Management System, Contingency Management, Zero Downtime.  
Co-Authors ,, Dahniar Abdillah, Mochamad Rizky Abdul Wahab, Muhammad Nubli ABDURROHIM, MOHAMMAD SALMAN Abraham Lomi Adhi, I Wayan Galih Rusnata Agung N. Pramudhita, Agung N. Amanda, Chintia Anang Lastriyanto Ardiansyah, Zakaria Arsoniadi, Adi Astuti, Khairina Noor Darmoko , Chernando Wahyu Eko Dika, Johan Wayan Dody Hartanto Dzikrullah, Hafeeza Rinn Erni Yudaningtyas Fadli, Zen Fahmi, Ichsan FATRA NONGGALA PUTRA Fatwa Tentama Fitroh, Rahmah Frengki Eka Putra Surusa Fuad Hasan Handani, Galuh Prawestri Citra Harry Soekotjo Dachlan Harry Soekotjo Dahlan Hasyim, Achmad Helmy Mukti Himawan, Helmy Mukti Heri Susanto Herry Santosa Heru Purnomo Imam Santoso Indah Dwi Cahya Izzati Indra Setyawan Indradi Wijatmiko Ismu Rini Dwi Ari Khalid, Farhan Firzatullah Khoiruddin Bashori Lismawati, Lismawati Mahdy, Nabil Maulana, Eka Moch. Agus Choiron Moch. Dhofir Moechammad Sarosa Mohammad Bisri Muhammad Aziz Muslim Muhammad Nur Syuhada Mujadin, Anwar Mujidin, Mujidin Murtadho, Ahmad Hisyam Musirin, Ismail Bin Nur Samijayani, Octarina Onny Setyawati Prayoga, Djhorgy Purba, Andreas Putra Christiawan Putra Rifaldi, Syachrial Putra, Nyoman Agung Laksana Putri P., Paramita Dwi Rachmadani, Dinda Putri Rachmadi Setiawan Rini Nur Hasanah Rusdiana Setyaningtyas Rusmi Ambarwati Saipul Ambri Damanik Sembiring, Rinawati Setiyaka, Heru Sidik Nurcahyo Situmorang, Nina Zulida Soleman Sesa, Soleman Sugeng Riyanto Sumaryanto Sumaryanto, Sumaryanto SUTEJA, RAI PRAMESTI Syaiful Amri Taufik Teguh Utomo Triantoro Safaria Unggul Wibawa Wijono Wijono, n/a Yusriani Sapta Dewi Zuhair, Alvin