p-Index From 2021 - 2026
9.074
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan Jurnal Dedikasi Jurnal Gamma Asas: Jurnal Sastra Bahtera Sastra: Antologi Bahasa dan Sastra Indonesia BAHASA DAN SASTRA Agrointek Jurnal Teknologi Pertanian agriTECH Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Panggung JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Jurnal Organisasi Dan Manajemen Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Agroindustrial Technology Journal Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Tonil, Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Attractive : Innovative Education Journal Journal of Community Service and Empowerment Wacana : Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra dan Pengajaran KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Food Technology and Halal Science Journal Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra MAHADAYA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran DIMASATRA Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia @Artikulasi Panggung Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BAHASA DAN SASTRA

TRANSFORMASI FOLKLOR LISAN NINI ANTEH KE NOVEL DONGENG NINI ANTEH KARYA A.S. KESUMA Harini, Yostiani Noor Asmi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 12, No 2 (2012): Volume 12, Nomor 2, Oktober 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v12i2.3706

Abstract

      Abstrak            Transformasi Folklor Lisan Nini Anteh ke Novel Dongeng Nini Anteh Karya A.S. Kesuma. Cerita Nini Anteh merupakan folklor lisan masyarakat Sunda. Folklor lisan dan novel cerita Nini Anteh ini dijadian sumber data penelitian dalam penelitian ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori tentang transformasi yang dikemukakan oleh Riffaterre. Berdasarkan hasil penelusuran struktur kedua karya tersebut ditemukan adanya ekspansi, konversi, modifikasi pada tataran alur dan pengaluran, karakter, dan latar. Dalam kedua karya terdapat irisan berupa penggambaran Nini Anteh yang pekerjaanya berkaitan dengan produksi tekstil, tidak dapat mengandung dan melahirkan anak. Pergi kebulan karena suatu hal, dan ditemani Candramawat (kucing yang memiliki tiga warna bulu: putih, kuning, dan hitam). Irisan terjadi karena ada hal-hal yang ingin dipertahankan oleh penulis novel. Yaitu bahwa masyarakat Sunda yang memiliki religiusitas “ibu” memandang sosok Nini Anteh sebagai sosok yang tidak bisa “memberi” kehidupan. Oleh sebab itu, Nini Anteh ditempatkan di bulan, tepat terpisah dari masyarakat bumi.           Kata kunci: transformasi, folklor lisan, novel, dongeng Nini Anteh  Abstract            The Transformation From Oral Folklore Of Nini Anteh To The Novel Of Nini Anteh Tale By A.S. Kesuma. The paper is entitled “The Transformation from Oral Folklore of Nini Anteh to the Novel of Nini Anteh Tale by A.S Kesuma “. The data in this study are in the form of an oral folklore and a novel. The theory used in this research is the transformation theory proposed by Riffaterre. Based on the results of exploration of the structure of the two works, it was found that there are some expansions, conversions, modifications at the level of plot and plotting, character, and background. In both works, there are intersections between them in the form of the depictions of Nini Anteh whose work related to the production of textiles, who was unable to conceive and bear childern, who went to the moon for a reason, and was accompained by Candramawat (a three-colored fur cat: white, yellow, and black). The intersections occur because there are things to be maintained by the novelist: that the Sundanesse people who have religiosity of “mother” figure view Nini Anteh as someone who cannot “provide” life. Therefore, Nini Anteh is placed on the moon, a place apart from the earth.           Keywords: transformation, oral folklore, novel, tale of Nini Anteh
TRANSFORMASI NOVEL DONGENG “NINI ANTEH” KARYA A.S. KESUMA KE TAYANGAN OPERA VAN JAVA EPISODE “NYAI ANTEH PENJAGA BULAN” Harini, Yortiani Noor Asmi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2 (2015): Volume 15, Nomor 2, Oktober 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v15i2.1240

Abstract

AbstrakCerita Nini Anteh merupakan folklor lisan masyarakat Sunda. Folklor lisan ini mengalami transformasi dalam transgenre dan translingual. Novel Dongeng Nini Anteh karya A. S. Kesuma dan tayangan Opera Van Java (OVJ) episode Nyai Anteh Penjaga Bulan menjadi data dalam penelitian ini. Teori yang digunakan dalam penelitian yaitu teori tentang transformasi yang dikemukakan oleh Riffaterre. Berdasarkan hasil penelusuran kedua karya ditemukan adanya ekspansi, konversi, modifikasi, dan irisan. Ekspansi dalam tayangan OVJ tidak tampak melalui alur dan pengaluran, tokoh, dan latar karena kisahnya lebih sederhana daripada kisah dalam novel. Oleh sebab itu, ekspansi tampak melalui adanya perbedaan media yang digunakan untuk membangun suasana yang dimanfaatkan untuk mengundang tawa penonton. Konversi yang terdapat dalam tayangan OVJ tampak melalui penyederhanaan alur dan pengaluran, tokoh, dan latar. Selain itu, konsep kecantikan Nyai Anteh yang terdapat dalam novel justru diputarbalikkan untuk memancing tawa penonton. Latar dalam novel yang bias gender berubah menjadi latar yang netral dalam tayangan OVJ. Meskipun kedua karya mengusung cerita yang berasal dari Sunda, kedua karya ini sama-sama menunjukkan ke-Indonesiaannya dengan cara memodifikasi kisah melalui keberadaan tokoh maupun peralatan modern sesuai dengan zaman ini. Jika dalam novel usaha membangun masa lampau yang kemudian dikaitkan dengan kehidupan masa kini dapat dipandang sebagai upaya ajakan melakukan refleksi, dalam tayangan modifikasi justru dilakukan untuk mengundang tawa penonton. Irisan kedua karya adalah adanya deskripsi mengenai perempuan yang karena cinta kemudian menetap di bulan. Aktivitas perempuan tersebut ketika di bulan adalah menenun. Irisan ini menunjukkan bahwa ada hal-hal yang ingin diwariskan bagi generasi setelahnya terutama mengenai kemandirian perempuan dengan memproduksi tekstil.Kata kunci: Novel Dongeng Nini Anteh, tayangan OVJ episode Nyai Anteh Penjaga Bulan, transformasi AbstractThe story of Nini Anteh is an oral folklore of Sundanese, which has undergone a transformation into transgenre and translingual forms. Kesuma’s novel of “Nini Anteh” and an Opera Van Java (OVJ) episode of “Nyai Anteh Penjaga Bulan” were the data of this study. The theory used in this research is the theory of transformation proposed by Riffaterre. Analysis of the data reveals expansion, conversion, modification, and similarities. Expansion in the OVJ did not appear in the slot, characters, and background for the story was made simpler than that in the novel. Expansion appeared in the variety of media used to invite laughter. Conversion in the OVJ was evident in simplified plot, character, and setting. In addition, the concept of beauty of Nyai Anteh in the novel was entirely changed for entertainment purposes. A gender bias background in the novel was turned into a neutral background in the OVJ. Although both works carried a Sundanese story, they show the notion of Indonesian by modifying the story through the use of characters and equipment in accordance with the modern age. In the novel efforts to build past linked to the life of the present can be seen as an attempt to prompt reflection, while modifications in the OVJ were to invite laughter. Both works share the same description of a woman who then decided to reside on the Moon because of love. What she did on the moon was weaving. These similarities indicate that there are things that would be passed on to subsequent generations, especially regarding the independence of women in producing textiles. Keywords: Novel of Dongeng Nini Anteh, OVJ episode of Nyai Anteh Penjaga Bulan, transformation
Legenda makam keramat gunung batu sebagai sistem mitigasi bencana di Sesar Lembang Harini, Yostiani Noor Asmi; Cambara, Hegar Krisna; Kusumawardhana, Gelar Taufiq
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 21, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v21i2.44628

Abstract

A legend is a folk story whose events are considered to have really happened. The characters in the story are believed to have lived in the past and the places where the events occurred can be referred to in real life. Events, characters, and places considered important by the community will be immortalized by the community to become legends. Those legends are told by people from generation to generation to deliver the knowledge they have. Related to that, this research was motivated by the existence of sacred tomb on Mount Batu, Lembang District, West Bandung Regency. The story about Mount Batu sacred tomb is believed by the local community as a legend. This research described the narrative structure of the legend, the context of the story, and the function of the legend for the native through the perspective of folklore. The results of the study show that the legend of Mount Batu sacred tomb is closely related to the knowledge system of the community, especially regarding the disaster mitigation system. The legend was delivered from generation to generation to warn the surrounding community about the threatening disaster in the area which is included in the Lembang Fault area.
Co-Authors Achmad Naufal Adi Sutanto Agung Dwi Ai Siti Zenab Aisah Aisah Aisya Mardiani Alfajri Ula Ashfarina Alifia, Hafidzatu Taslima Amalia, Atika Rahma Amalia, Wahyu Ani Rostiyati Annis Mulyani Aprih Santoso Aryani, Arisma Dila Athaya Milda Putri Yuwana Atika Rahma Amalia AYU LESTARI Ayu Rosita, Herlina Diah Azizah, Helda Nur Azka Azkia Amelia Cambara, Hegar Krisna Damat, D. Damat, Damat Desiana Nuriza Putri Desy Rachmatullah Devi Dwi Siskawardani Devi Heryanti Dian Puspita Didik Suhariyanto Dina Siti Logayah Dwi Okta Indriani Dwi Pramsiska Elfi Anis Saati Elfi Anis Saati Elianarni, Dahlia Elsa Yuniarti Ety Setyaningsih Ety Setyaningsih, Ety Faradiba Hijriani Harahap Fawwaz Akbar Al Amin Febriyanti, Adinda Kamilah Fiki Herianto Firdaus, Sajidah Al-Lathifah Fitriatusyifa, Maulida Gloriapoerwa, Trixie H, Cantika Eka Rahmah Halimah Halimah Hanif Alamudin Manshur Hariri, Rif'an Hegar Krisna Cambara Helda Nur Azizah Husna, Afifa Husna, Afifah Iis Indra Rasyid Julianto Indriyani Indriyani Intan Satia Hotimah Irawan, Tofan Andrew Izzah Nazilatul laili Joko Susilo Utomo Joko Triwanto Kusumawardhana, Gelar Taufiq Lestar, Ayu Listiari Hendraningsih Liza Ni’matul Azizah Ma'mur Saadie Ma'ruf, Muhammad Amar Mansur, Hanif Alamudin Maulida Fitri Iswari Meisa Arya Putri Gunawan Memen Durachman Moch Wachid Moch Wachid, Moch Moch. Wachid Mochammad Arif Saputra Mochammad Wachid Mujahid, Abdullah Nabila, Jihan Nasifah, Dzurotun Nenden Lilis Aisyah Nova Anggraeni Novaria, Novi Novianti Fitria Rahmadhona NS, Maureen Danysha Nugraha, Robby Nur, Nafidzah Nurhadi, Jatmika Nursahila, Belgis Alfia Okta Pringga Pakpahan Oktaviani, Adellia Prasetio, Anggih Puspitasari, Ade Putri Adek Putro Putri, Elita Mahda Gatra Putri, Zahra Meidina Rahayu Relawati Retno Muji Rahayu Rifan Hariri Rista Anggriani S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sanjaya, Basanty Pramesthi Sarie, Audina Aura Setiawan, Janten Hidayat Shandra Berliana Shandra Berliana Shobah, Fitri Nurul Sri Winarsih Sri Wiyanti Suci Sundusiah Sucipto, Hanna Aulia Rahmah Sudana, Undang Suganda, Nurkalina Pratiwi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi, S. Sutawi Sutawi Sutawi Tabga, Yoseba Tedi Permadi Teguh Setyawan Theresia, Helena Triadi, Rai Bagus Tsabita, Alifa Shaliha Tyas Anugrah Hirgawati Usman, Khairunnisa Pratiwi Maulida Verta Hedyana Vinindika, Nabila Vritta Amroini Wahyudi Wafi, Fakhri Ahmad Wahid Muhammad Shodiq Wahid Muhammad Shodiq Wahyudi Warkoyo . Warkoyo, W. Wibowo, Yessi Maulidhia Nugrahani Wijayanti, Ervina Dwi Yasmin Nurinbaity Yulianeta Yuniar Sawitri Yuniar Sawitri, Yuniar Zannah, Putri Naufal Nurotul