Claim Missing Document
Check
Articles

Indeks Keberlanjutan Integrasi Tanaman dengan Ternak (Crop Livestock System) di Kuamang Kuning Hutwan Syarifuddin
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 12 No. 1 (2009): Februari 2009
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.283 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v0i0.485

Abstract

Kuamang Kuning is  one of animal supplied area in Jambi Province. It has not  been yet  exploited such as optimal potential land for farm. Eventhough conversion  of land and  quality were decreased to experience. To increase potency of farm hence integration crop and livestock (crop-livestock system) require to be developed in order to undergo the sustainable agriculture development. Efficiency  on farm can be use internal input because meaning to lessen use of external input which must be bought. Sustainable indexs of  pattern of CLS 57.12 indicating that activity of CLS sustainable enough. Strategy which can be used to farm development is moderate-optimistic. As for key factors for implementation of the strategy  were: (1) farmer group, ( 2) cage fertilize exploiting  and ( 3)governmental subsidy.
Preferensi Hijauan Pakan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus): Studi Kasus di Kawasan Seblat Hutwan Syarifuddin
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 11 No. 4 (2008): November 2008
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.292 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v11i4.737

Abstract

The    research    has    purposed  were  to  know forages of  the  gajah  Sumatera    (Elephas  maximus sumatranus)  preference.  Data  primer    was  calculated  with    direct  method  in  field  with    vegetation analysis.  The  result    showed    that most  fodder    types  were   Air  Tenang  (225).  Air  Senaba  and  Air Sabai  (215)  were similar.  Batu  Ampar    (213),  Simpang  Tiga    (207). Air  Riki  was lowest    (197).  The sum    of    elephant  forages  were in Air  Tenang    (70  types),  Air  Senaba  (67    types),  Simpang  Tiga  (66  types), Air Sabai (64 types), Air  Riki (63   types)  and  Batu Ampar  (59   types). The forages type    was liked  as:  Colocasia  gigantea,  Imperata  cylindrica,  Cynodon  dactylon   and  Ichnanthus  vicinus, Angiopteris  avecta,   Knema  sp,  Macaranga  gigantea,  Macaranga  pruinosa, Parkia  speciosa,  Mallotus paniculatus, and  Arthocarpus elasticus.
Efek Lama Perendaman Biji Tanaman Kelor (Moringa oleifera) Dalam Ektrak RebungTerhadap Daya Kecambah, Vigoritas Dan Berat Kering Dodi; Hutwan Syarifuddin
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 23 No. 2 (2020): Nopember 2020
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.616 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v23i2.12830

Abstract

Cara yang lebih umum dilakukan untuk penanaman tanaman kelor adalah menggunakan biji, karena tanaman ini banyak menghasilkan biji. Namun biji yang dihasilkan mempunyai kulit biji yang cukup keras sehingga kondisi tersebut dapat mempengaruhi bahkan menggagalkan terjadinya perkecambahan, vigoritas dan pertumbuhan tanaman tersebut. Upaya yang dapat dilakukan untuk melunakkan kulit biji kelor sekaligus mempercepat perkecambahan dengan cara merendam biji kelor kedalam air atau kedalam larutan yang mengandung zat perangsang tumbuh. Salah satu zat perangsang tumbuh alami yang mudah didapat dan murah adalah ekstrak rebung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek lama perendaman biji tanaman kelor (Moringa oleifera)dalam ektrak rebung terhadap daya kecambah, vigoritas dan berat kering. Penelitian ini dilakukan di rumah plastik dan laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jambi Mendalo Darat selama 1 bulan Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah biji kelor, ekstrak rebung, kapas, aquades dan tanah PMK ( podzolik merah kuning ). Sedangkan peralatan yang digunakan kain kasa, cawan perendaman, ember, plastik trasparan, cawan petridish, cangkul, timbangan Oertling, polibag ukuran 2 kg dan gelas ukur. Peubah yang diamati adalah daya kecambah benih, vigoritas dan berat kering tanaman kelor. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi ekstrak rebung berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap daya kecambah, sedangkan lama perendaman dan interaksi kedua perlakuan berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap daya kecambah. Namun konsentrasi ekstrak rebung dan lama perendaman benih serta interaksi kedua perlakuan berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap vigoritass biji kelordan berat kering tanaman kelor. Keadaan ini dikarenakan tidak semua biji kelor mengalami proses imbibisi secara baik sebingga mempengaruhi peubah yang diamati.
Strategi Pengelolaan Sampah di TPA Lubuk Terentang: Tinjauan Analisis SWOT Muliyadi Muliyadi; Fuad Muchlis; Hutwan Syarifuddin
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i2.4239

Abstract

People create waste as a by product of their actions, which results in an overall increase in the amount of waste produced. Because of this, it is essential to carry out waste management in an effective and efficient way. This study aims to investigate the waste management strategy used by the Environmental Service at the Lubuk Terentang Landfill located in the Lubuk Terentang Village in the Betara District of the Tanjung Jabung Barat Regency. This study employs descriptive research methods and uses a qualitative data collection approach. Informants for this study include members of the Waste and Hazardous Waste Management Section, the Regent and Deputy Regent, Bapedda, and inhabitants of the surrounding area who volunteered to participate in the study. The gathering of data and information involved interviews and documentation of various kinds. The SWOT analysis methodology is a data analysis technique that considers all internal and external features, including strengths, weaknesses, opportunities, and threats. This position reveals that both opportunities and weaknesses have negative and positive values, indicating that the landfill in its management faces enormous opportunities. Still, on the other hand, the landfill faces several obstacles or internal weaknesses. The results of the SWOT analysis place the Lubuk Terentang Landfill in the third quadrant (negative, positive). From this strategy, two alternative approaches can be obtained: first, the procurement and repair of facilities, and second, increasing the ability to finance operational investment and waste maintenance. The focus of the waste management strategy in the landfill is to minimize the landfill's internal problems so that it can seize great opportunities, often referred to as a turnaround strategy.
Estimasi Ruang Terbuka Hijau di Kota Jambi Tahun 2013 dan 2021 Menggunakan Transformasi NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) Yeri Dwisyawal Aulia; Anis Tatik Maryani; Hutwan Syarifuddin
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i2.4198

Abstract

Population growth is always followed by an increase in the need for land to be used as residential areas and other supporting facilities. This situation causes pressure on the existence of green open space (RTH). In the period from 2010 to 2021, the population of Jambi City has experienced an average growth of 1.24% per year. Population growth is accompanied by the development of the physical sector to support the needs of the population in Jambi City, so that the green open space area has decreased and turned into a built-up area. This study aims to analyze the distribution of green open space in Jambi City in 2013 and 2021. The analysis used is remote sensing by utilizing Landsat 8 OLI satellite imagery. The area and distribution of green open space is calculated based on the value of vegetation density using the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) method in 2013 covering an area of ± 11.813,68 hectares, while in 2021 it has decreased to ± 9.605,39 hectares.
Analisis Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) RSUD H. Abdurrahman Sayoeti Kota Jambi Solikhati Indah Purwaningrum; Syarifuddin, Hutwan
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpb.v6i2.29270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja IPAL RSUD H. Abdurrahman Sayeti Kota Jambi. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data sekunder meliputi data pemeriksaan kualitas air limbah pada inlet dan outlet IPAL dengan parameter pH, COD, BOD, TSS, Minyak dan Lemak, dan Amoniak. Berdasarkan hasil analisis efisiensi kinerja IPAL RSUD H. Abdurrahman Sayoeti termasuk aktegori efisien. Efisiensi kinerja IPAL tersebut dapat dilihat dari penurunan konsentrasi BOD dengan efisiensi 86,98%, penurunan konsentrasi COD dengan efisiensi 90,02%, penurunan konsentrasi TSS dengan efisiensi 77,6%, penurunan konsentrasi minyak dan lemak dengan efisiensi 53,47%, dan penurunan konsentrasi amoniak dengan efisiensi 80,76%. Jenis IPAL yang digunakan adalah IPAL bio-oksidasi anaerob-aerob. Kapasitas IPAL terpasang adalah 151 m/hari3 mampu menampung dan mengolah air limbah 2 kali lipat dari debit air limbah yang dihasilkan yaitu 71,02 m3/hari.
Estimasi emisi gas metana (CH4) dari proses pengomposan feses babi (Sus scrofa domesticus) menggunakan Effective Microoganism-4 (EM4). Simamora, Philipus; Syarifuddin, Hutwan; Devitriano, Dodi
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi emisi gas metana (CH4) dari proses pengomposan feses babi (sus scrofa domesticus) menggunakan effective microorganism-4 (EM4). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari yaitu K0: 100% Feses babi, K1: 100% Feses babi + EM4 konsentrasi 5%, K2: 100% Feses babi + EM4 konsentrasi 10%, K3: 100% Feses babi + EM4 konsentrasi 15%, K4: Feses babi 100% + EM4 konsentrasi 20%. Peubah yang diamati adalah suhu, kelembapan, pH, CH4 dan, penyusutan kompos. Data yang dihimpun dianalisis ragam dan apabila berpengaruh nyata, diuji menggunakan Uji DMRT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan EM4 berpengaruh nyata (P< 0,05) terhadap suhu, kelembapan, pH, CH4 tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap penyusutan. Estimasi emisi gas CH4 dari proses pengomposan feses babi menggunakan EM4 untuk mitigasi emisi gas CH4 dengan menggunakan EM4 konsentrasi 10%.
Analisis Keberlanjutan Usahatani Jagung Dan Usaha Ternak Kambing Terintegrasi Disekitar Hutan Lindung Gambut Desa Londerang Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi Wartono, Arii; Syarifuddin, Hutwan; Hadi, Syafril
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keragaan peternak kambing didesa ternak kambing dan mengidentifikasi faktor – faktor strategis masa depan dalam pengembangan pertanian terpadu berkelanjutan, dan Menganalisis dari faktor-faktor dominan keberlajutan usaha tani jagung dan usaha ternak kambing di desa Londerang meliputi dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi sosial dan budaya, dimensi teknologi dan dimensi kelembagaan. Metode penelitian pertama ini adalah survei dengan melakukan wawancara langsung kepada responden dengan menggunakan kuisioner sebagai instrumen, populasi pada penelitian ini adalah petani jagung dan peternak kambing di Desa Londerang penentuan jumlah sampel di hitung berdasarkan rumus Slovin, Umar (2002. 34). Berdasarkan tabel 3 bahwa, mata pencaharian pokok responden pada wilayah kategori padat bertani (10,7%) beternak (9,9). Keadaan integrasi usaha tani jagung dan usaha ternak kambing tidak berjalan dengan baik di karenakan kurang pengetahuan masyarakat desa tentang pola integrasi tersebut
Analisis Distribusi Asap Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jambi Fauziah, Annisa; Zuhdi, Mocd; Syarifuddin, Hutwan
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forest and land fires are one of the hydrometeorological disasters that occur every year, especially during the dry season in Jambi Province. One of the impacts caused by forest and land fires is air pollution in the form of smoke which disrupts various sectors including health and transportation. Identification of smoke distribution due to forest and land fires can be done using remote sensing, namely using Himawari-8 satellite imagery with the RGB (red green blue) method. Smoke distribution modeling can also be done using the AERMOD software. The results of identifying the distribution of smoke in Jambi Province using Himawari-8 satellite imagery in 2015 and 2019 show that the center of the fire originated from Muaro Jambi Regency with the direction of movement of smoke from Southeast to Northwest. Modeling smoke distribution with AERMOD shows the same results as satellite imagery, where the smoke distribution moves from the Southeast to the Northwest with the highest emission intensity 1 hour after emissions are produced by smoke from fires.
Hubungan Partisipasi dan Faktor Sosial Ekonomi terhadap Keputusan Keikutsertaan Anggota dalam Kegiatan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Stephani, Sintiya; Hamzah, Hamzah; Syarifuddin, Hutwan
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpb.v6i2.30264

Abstract

Hutan kemasyarakatan (HKm) Catur Rahayu berlokasi di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Pada tahun 2019 sebanyak 81% lahan mereka mengalami kebakaran. Beberapa dari mereka telah ada yang melakukan penanaman ulang, namun sebagiannya belum melakukan karena keterbatasan biaya terutama untuk kegiatan persiapan lahan. Dari aspek sosial ekonomi, anggota GAPOKTANHUT Catur Rahayu sebagian besar bekerja sebagai petani dan mengemban pendidikan hanya sampai SD, sehingga tidak memiliki banyak biaya, ilmu, dan pengetahuan untuk memaksimalkan pengelolaan lahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi, faktor sosial ekonomi, serta hubungan antara kedua variabel tersebut. Metode analisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota GAPOKTANHUT Catur Rahayu pada seluruh tahap kegiatan HKm tergolong kategori tinggi dengan persentase 36,78%.Berdasarkan indikator faktor sosial ekonomi yang berkorelasi dengan partisipasi dalam kegiatan HKm, yaitu pendidikan non formal, luas lahan, pendapatan, kekosmopolitan, leadership, dan insentif, sedangkan faktor sosial ekonomi yang tidak berkorelasi dengan partisipasi dalam kegiatan HKm, yaitu umur, pendidikan formal, jarak ke lahan Hkm, dan jumlah tanggungan. Secara total tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosial ekonomi dengan partisipasi anggota GAPOKTANHUT Catur Rahayu