Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYZING EFL UNIVERSITY STUDENTS’ CAPITALIZATION AND PUNCTUATION ACCURACY IN ACADEMIC WRITING Nurhalimah Siregar; Nurmayana; Syamsul Bahri; Fatin Nadifa Tarigan
JEE (Journal of English Education) Vol. 12 No. 1 (2026): JEE (Journal of English Education)
Publisher : English Study Program University of Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jee.v12i1.4518

Abstract

Writing is a crucial skill in English that requires accuracy in using capitalization and punctuation to convey meaning effectively. This study aims to analyze EFL university students' capitalization and punctuation accuracy in academic writing. The research employed a qualitative descriptive method. The data were collected from the academic writing of first semester students at Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan and analyzed using an error analysis approach. The findings indicate that students still experience difficulties in applying appropriate rules. The highest correct usage was found in periods (80 occurrences) and commas (73 occurrences), while the use of exclamation marks (4 occurrences) and question marks (3 occurrences) was relatively low. Errors were also frequently identified in the capitalization of proper nouns (18 occurrences) and sentence beginnings (87 occurrences). In addition, students tended to rely on simple sentence structures, which limited the variety of punctuation used.Overall, students’ accuracy is categorized at a moderate level. Therefore, more focused instruction and practice are recommended to improve students’ academic writing skills.
Eksplorasi Penggunaan Storytelling Berbasis Aktivitas Gerak dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa PJKR: Pendekatan Kuantitatif Fatin Nadifa Tarigan; Alwi Fahruzy Nasution; Siti Aminah Hasibuan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.3928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode storytelling berbasis aktivitas gerak dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen yang melibatkan 55 mahasiswa PJKR sebagai responden yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berbicara (speaking) yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pembelajaran berbasis storytelling yang dikombinasikan dengan aktivitas gerak fisik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa pada kelompok eksperimen. Nilai rata-rata pre-test kelompok eksperimen adalah 62,4, sedangkan post-test meningkat menjadi 76,8. Analisis statistik menggunakan paired sample t-test menghasilkan nilai p < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test, dan menegaskan bahwa metode storytelling berbasis aktivitas gerak efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Sementara itu, kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional menunjukkan peningkatan yang lebih kecil. Temuan ini mendukung penerapan pendekatan kinestetik dalam pembelajaran bahasa, terutama bagi mahasiswa PJKR yang cenderung lebih responsif terhadap aktivitas fisik. Metode ini dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris di kalangan mahasiswa PJKR.
Enhancing Students’ Critical Writing Skills through Experiential Learning: Evidence from Secondary Education Contexts Fatin Nadifa Tarigan; Siti Aminah Hasibuan; Epi Supriyani Siregar
JADEs Journal of Academia in English Education Vol. 7 No. 1 (2026): JADEs Journal of Academia in English Education
Publisher : Tadris Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jades.v7i1.14578

Abstract

This study examines the effectiveness of experiential learning in improving students’ critical writing skills in secondary education settings. Using a quasi-experimental design, 60 students were assigned to either an experimental group or a control group. The experimental group was taught through Kolb’s experiential learning approach, whereas the control group received conventional instruction. Data were gathered through pre-tests and post-tests evaluated using a critical writing rubric that emphasized argumentation, use of evidence, and coherence. The results demonstrated a substantial improvement in the experimental group’s critical writing performance. The mean score increased from 62.4 on the pre-test to 81.7 on the post-test, indicating a gain of 19.3 points. Meanwhile, the control group showed a more modest improvement, with scores rising from 63.1 to 70.2, resulting in a gain of 7.1 points. An independent samples t-test confirmed a statistically significant difference between the two groups (p < 0.01). These findings indicate that experiential learning can effectively enhance students’ critical writing abilities by encouraging active participation and reflective learning experiences.
MENDORONG GENERASI MUDA SEHAT : EDUKASI GAYA HIDUP AKTIF DAN POLA HIDUP SEHAT BERKELANJUTAN Fatin Nadifa Tarigan; Alwi Fahruzy Nasution; Ismayani; Cut Sah Kha Mei Zsazsa; Yochi Elanda; Ainur Rizki
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19176

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya gaya hidup aktif dan pola hidup sehat berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Simpang Empat, Kecamatan Merbau, dengan melibatkan 30 peserta berusia 15–22 tahun. Metode yang digunakan meliputi seminar edukatif, penyuluhan interaktif, dan demonstrasi aktivitas fisik sederhana. Materi mencakup pentingnya aktivitas fisik, pola makan seimbang, manajemen stres, serta pentingnya tidur yang cukup. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat gaya hidup sehat dan munculnya komitmen untuk menerapkan aktivitas fisik rutin dalam kehidupan sehari-hari. Sekitar 85% peserta yang sebelumnya tidak rutin berolahraga mulai berencana untuk beraktivitas fisik minimal 30 menit per hari, sementara 50% peserta menyatakan akan mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Kegiatan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran awal dan motivasi perubahan perilaku, meskipun keberlanjutan masih memerlukan dukungan lingkungan dan program tindak lanjut.
An Investigation into Academic Vocabulary Difficulties in Speaking of EFL University Students in the English Education Program Assa Jidah; Fatin Nadifa Tarigan
SALTeL Journal (Southeast Asia Language Teaching and Learning) Vol. 8 No. 1: January 2025
Publisher : Association of Language Teachers in Southeast Asia (ALTSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35307/saltel.v8i1.155

Abstract

This study investigates the difficulties faced by EFL university students in using academic vocabulary during speaking tasks. Conducted with undergraduate students of the English Education Program at Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, the research employed speaking tasks, questionnaires, and interviews to collect data. Thematic analysis and descriptive statistics were used to examine students’ productive use of academic vocabulary, focusing on collocations, pronunciation, lexical range, and confidence. The findings revealed that remembering and applying collocations (72%) and pronouncing academic terms (65%) were the most common problems. More than half of the students also reported low confidence (58%) and limited lexical knowledge (50%), with only a small proportion (15%) expressing overall confidence in their academic vocabulary use. These results highlight a persistent gap between receptive and productive knowledge, as students often recognized academic vocabulary in texts but struggled to apply it in oral communication. The study concludes that targeted pedagogical strategies, including explicit collocation practice, pronunciation support, and confidence-building activities, are needed to strengthen students’ academic oral proficiency and prepare them for academic and professional contexts.
Analisis Kesalahan Gramatikal Pada Tulisan Deskripsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Fatin Nadifa Tarigan; Nurmayana Nurmayana; Lia Agustina Damanik
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 2 No. 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i2.359

Abstract

Tulisan mahasiswa dalam teks berbahasa Inggris masih sering ditemukan kesalahan Penelitian ini bertujuan untuk megetahui kesalahan bahasa Inggris yang terdapat pada karangan deskripsi mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Semester 4 Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Tahun Akademik 2021 2022 Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan model pendekatan kualitatif Sumber data pada penelitian ini diambil dari 28 teks deskripsi bahasa Inggris mahasiwa Data penelitian ini adalah kalimat kalimat yang mengandung kesalahan tatabahasa yang kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif Hasil penelitian ini menunjukkan tiga kesalahan berbahasa yaitu 1 kesalahan Subject Verb agreement 2 kesalahan tanda baca dan huruf kapital dan 3 kesalahan keberterimaan Berdasarkan wawancara faktor penyebab kesalahan pada karangan deskripsi responden yaitu pengetahuan tata bahasa Inggris yang terbatas Kata Kunci: Kesalahan; Gramatikal; Deskripsi teks Bahasa Inggris
Kemampuan Mahasiswa dalam Menulis Teks Argumentasi Melalui Problem Based Learning Trian Azhari Fadilah Sirait; Fatin Nadifa Tarigan; Doni Efrizah
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 2 No. 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i4.398

Abstract

Banyak model pembelajaran yang bisa diintegrasikan untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi siswa Salah satunya model pembelajaran Problem Based Learning Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan menulis argumentasi mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning Pembelajaran Berbasis Masalah Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas PTK Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia semester 6 tahun akademik 2021 2022 yang berjumlah 24 orang Data dikumpulkan dengan teknik tes dan teknik non tes Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning PBL dapat meningkatkan keterampilan menulis argumentasi mahasiswa yang terbukti dari nilai rata rata yang mengalami peningkatan dari nilai 63 menjadi nilai 84 Tindakan ini mengalami peningkatan sekitar 2 Persen Berdasarkan hasil wawancara dapat dikatakan mahasiswa juga belajar dengan aktivitas yang baik dan dengan respons yang positif terhadap penerapan PBL Penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah pengelolaan pembelajaran menggunakan PBL untuk meningkatkan keterampilan menulis argumentasi mahasiswa Kata Kunci: kemampuan menulis argumentasi problem based learning
Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa dengan Project Based Learning Berbasis Hots Fatin Nadifa Tarigan; Doni Efrizah
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 3 No. 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i2.436

Abstract

Kemampuan berbicara bahasa Inggris merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa asing namun seringkali siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan tersebut Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa melalui penggunaan Project Based Learning PjBL berbasis Higher Order Thinking Skills HOTS Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas selama dua siklus dengan melibatkan 40 mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi Setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan observasi dan refleksi Pada setiap siklus mahasiswa diberikan proyek berbicara bahasa Inggris yang melibatkan HOTS Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa setelah penerapan model PjBL berbasis HOTS Mahasiswa menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menyusun kalimat menggunakan tata bahasa yang tepat dan menyampaikan pesan dengan jelas dan koheren Selain itu model PjBL berbasis HOTS mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran meningkatkan motivasi dan meningkatkan kolaborasi dan kerja sama antar siswa Penggunaan model PjBL berbasis HOTS dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa khususnya mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif serta memperluas pengetahuan dan pemahaman mereka dalam bahasa Inggris
The Role of Culture Awareness in Teaching English as a Foreign Language Fatin Nadifa Tarigan; Ahmad Nadhira
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 3 No. 4: Desember 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i4.471

Abstract

Many modern researchers have explained the need and rationale for a wide range of cultural studies in combination with foreign language teaching However questions remain as to the content selection forms of work and technologies that provide students with active interactions and complete immersion The paper focuses on the research questions: How can cultural knowledge and understanding be incorporated into the context of English language teaching? Findings indicates that including a culturally appropriate approach to foreign language instruction into professional training improves the art and cultural awareness of aspiring English teachers by allowing them to apply their acquired cultural knowledge in cross cultural communication scenarios It helps people become more focused on their jobs Their motivation is increased and an environment of openness and inquiry is fostered via cultural studies The questionnaire was completed by 24 respondents
Pelatihan Pembuatan Karya Seni Ciri Khas Tempat Wisata dan Cara Pemasarannya Fatin Nadifa br Tarigan; Ramadha Yanti Parinduri; Yusri Yusri; R.Juli Moertiono; Elli Afrida; Muhammad Ilham
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 1: Maret 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i1.700

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi Ibu Rumah Tangga di Daerah Kawasan Wisata Pantai Cermin dengan cara melatih membuat karya seni merajut dengan mengunggulkan ciri khas daerah dan cara pemasarannya. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Numbered Heads Together (NHT) yang terdiri dari 4 tahapan yakni pembentukan kelompok, pemberian tugas, pembangunan ide dan kreasi yang dipandu oleh tim pengabdi, dan penilaian produk berdasarkan respon pasar. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan oleh Ibu Rumah Tangga selaku mitra. Kerajinan merajut berhasil terjual sebanyak 18 dari 45 barang melalui Souvenir Shop di lokasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dan Media Sosial dengan keuntungan rata " rata sebesar 25 Persen dari harga modal. Namun, pemasaran melalui E-Commerce belum menunjukkan hasil. Kreasi yang tercipta berupa kerajinan rajut tangan yang dibentuk menjadi berbagai macam benda seperti gantungan kunci, konektor masker, dan tas. Secara keseluruhan pelaksanaan kegiatan dapat memberikan peluang usaha baru bagi Ibu Rumah Tangga di sekitar daerah kawasan wisata. Sementara untuk meningkatkan hasil penjualan terutama melalui media E-Commerce, diperlukan pelatihan strategi pemasaran kembali di masa mendatang. Kata Kunci: karya seni, tempat wisata, pemasaran, merajut
Co-Authors Ainur Rizki Ali Mukti Tanjung Alwi Fahruzy Nasution Ari Setiawan Arief Rahman Assa Jidah Aulia Ramadanisti Cut Sah Kha Mei Zsazsa Damanik, Dea Lovita Damanik, Lia Agustina Darmawan Sriyanto Daulay, Dicky Edwar DENTIANA DENTIANA Dewi Ayu Lestari Dewi, Dian Kemala Dian Kemala Dewi Efrizah, Doni Elanda, Yochie Elgie Septiya Lasnumanda Elli Afrida Epi Supriani Siregar Epi Supriyani Siregar Fider Lumbanbatu Fikriyah Iftinan Fauzi Firman Daris Laia Fransiskus Gultom Gracia Natalia Zamili Gulo, Hariani Helman Helman Helman Helman, Helman Hepi Lina Ndruru Heriani Gulo Heridayani, Heridayani Hetty Elfina Ida Zulfida, Ida Ika Purnama Sari Ismayani Ismayani Ismayani ISMAYANI ISMAYANI Jenda Ingan Mahuli Juliana Juliana Juliana Kaifu, Yoshita Khairuddin Tampubolon Mawardi Misdawati Misdawati Misdawati, Misdawati Muhammad Ilham Muhammad Nur Ikhsan Nadhira, Ahmad Nunti Sibuea nur subiantoro NURHALIMAH Nurhalimah Nurhalimah Siregar Nurmaliana Sari Nurmayana Nurmayana, Nurmayana Oktario Kurniawan Zai Pangeran, Pangeran Parinduri, Ramadha Yanti Priono, Joko R. Juli Moertiono Rahmad - Husein Ramadha Yanti Parindori Rangkuti, Linda Astuti Ratna Sari Dewi Riang Hati Laia Rika Wahyuni Tambunan RISKA NAHARA SAPUTRI Rizki, Ainur Safrawali Safrawali Safrawali, Safrawali Sari, Fatnida Siregar, Imanuddin Siti Aminah Hasibuan Sriyanto, Darmawan Sufiyanto, Muhammad Imam Syamsul Bahri Syamsul Bahri Arifin Tanjung, Yulia Tiara Taufika Hidayati Teja Rinanda Trian Azhari Fadilah Sirait Yeny Mardianti Zebua Yochi Elanda Yulia Tanjung Tiara Yusri Zahiri, Arsi Zai, Oktario Kurniawan Zsazsa , Cut Sah Kha Mei