p-Index From 2021 - 2026
5.863
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EkoBis ( Ekonomi & Bisnis ) Jurnal Iqtisad Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia JURNAL BISNIS STRATEGI EL-MUHASABA Abdimas Jurnal Kajian Bali Jurnal Ekonomi Modernisasi Journal of Economics, Business, & Accountancy Ventura The Indonesian Accounting Review Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Gadjah Mada International Journal of Business JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Jurnal Akuntansi Multiparadigma Wacana, Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Al-Iqtishad TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi) PROFIT : Jurnal Administrasi Bisnis The International Journal of Accounting and Business Society Journal of Accounting and Investment JABE (Journal of Accounting and Business Education) Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Journal of Innovation in Business and Economics JIA (Jurnal Ilmiah Akuntansi) Amwaluna Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Islam International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) International Journal of Religious and Cultural Studies Journal of Islamic Accounting and Finance Research Jurnal Akuntansi The Indonesian Journal of Accounting Research Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia (SAKI) Madani : Indonesian Journal of Civil Society Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban AJAR (Asian Journal of Accounting Research) (e-Journal) Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Journal of Universal Community Empowerment Provision Basic and Applied Accounting Research Journal Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA) Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia (Jibeka) Siber International Journal of Digital Business Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Open Access DRIVERset
Claim Missing Document
Check
Articles

TUAH SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN ETIKA PENGELOLA KEUANGAN NEGARA Bobby Briando; Muhamad Ali Embi; Iwan Triyuwono; Gugus Irianto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.2.14

Abstract

Abstrak: Tuah sebagai Sarana Pengembangan Etika Pengelola Keuangan Negara. Artikel ini berupaya untuk membangun konsep pribadi beruntung bagi pengelola keuangan negara dengan menggunakan budaya Melayu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian spritiualis untuk membangun pribadi pengelola keuangan negara yang bertuah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pribadi bertuah berorientasi pada kesadaran tertinggi manusia, yaitu takwa (memiliki tujuan akhir kembali kepada Tuhan dengan jiwa yang suci dan tenang). Selain itu, penulis juga menawarkan etika profetik sebagai solusi dalam membangun etika pengelola keuangan negara yang selama ini dibangun hanya berdasar pada aspek material. Abstract: Luck as the Ethical Foundation for State Financial Manager. This research seeks to build a personal concept of fortune for state financial managers using Malay culture. This research uses a spiritualist research design to build a person of a successful state financial manager. The results show that the person with luck is oriented towards the highest human consciousness, namely piety (having the ultimate goal of returning to God with a holy and calm soul). In addition, the authors also offer prophetic ethics as a solution to build state financial manager ethics which has been built based only on material aspects.
Digitalisasi dan Legalisasi UMKM Desa Langenharjo Kabupaten Kediri Lilik Purwanti; Iwan Triyuwono; Rr. Sri Pancawati Martiningsih; Eny Zuhrotin Nasyi'ah
Jurnal Abdimas Vol 27, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v27i1.42555

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penggerak utama perekonomian di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah UMKM mencapai 64 juta. Angka tersebut mencapai 99,9% (data Kementerian Koperasi dan UKM RI) dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia. Oleh karena itu harus dikelola dengan baik agar dapat terus berkembang. UMKM sebagian besar bergerak di bidang makanan di Desa  Langenharjo, Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Berdasarkan diskusi awal dengan pelaku UMKM, ada masalah pemasaran dan legalitas (Ijin Usaha dan Sertifikat Halal). Segi pemasaran masih konvensional buka toko di rumah masing-masing dan belum ada yang menjual secara online karena mereka tidak mengetahui bagaimana cara membuat Platform digital melalui e-commerce. Secara hukum UMKM perlu ijin dan Sertifikat Halal untuk menjamin produknya dan semua UMKM belum mengetahui bagaimana cara atau prosedur dalam mengurus sertifikat halal produknya. Permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM tersebut menjadi pemikiran sangat mendesak diperlukan peran akademisi untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Dengan pengabdian ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk mengatasi masalah yang selama ini belum bisa dipecahkan. Tim pengabdian akan berusaha untuk membantu dengan melakukan pelatihan dan pendampingan pelaku UMKM. Pelatihan meliputi materi strategi pemasaran dan promosi, prosedur pengajuan ijin UMKM dan prosedur pengajuan Sertifikat Halal. Dengan pelatihan diharapkan pelaku UMKM dapat memperoleh tambahan pengetahuan tentang strategi pemasaran baik secara offline maupun online, prosedur mengajukan ijin UMKM dan prosedur pengajuan Sertifikat Halal. Kegiatan dilanjutkan pendampingan, pelaku UMKM sebagai mitra akan dapat membuat sendiri akun di media sosial dalam bentuk Facebook, Instagram, dan website. Platform digital melalui e-commerce dapat menjangkau pasar yang lebih luas jika dibandingkan penjualan konvensional. Platform e-commerce memungkinkan pelaku usaha dapat terhubung langsung dengan konsumen secara cepat dan luas bahkan hingga melewati batas negara. Sebagian besar konsumen pun kini lebih memilih platform digital sebagai sarana menemukan produk yang dicari. Harapannya semua UMKM sudah memiliki platform digital tersebut pada saat pendampingan selesai. Selain itu pelaku UMKM dapat mengurus sendiri ijin usaha UMKM dan sertifikat Halal melalui pendampingan dari tim pengabdian.
KONSEP HARGA JUAL KEJUJURAN: MERAIH KEUNTUNGAN MENGGAPAI KEMASLAHATAN Alimuddin Alimuddin; Iwan Triyuwono; Gugus Irianto; Grahita Chandrarin
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.685 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2011.04.7111

Abstract

Honesty Based Selling Price Concept: Achieving Gain Reaching Goodness. This article aims to reconstruct honesty-based selling price concept in Islam. The research involved owners and management of YDT, Kopontren DT in Bandung, Charni’s Productions in Yogyakarta, as well as Kedai Assalamu’alaikum and Bismillah Restaurant in Malang. Analysis was conducted by using bayani, burhani and irfani epistemology. Honesty-based selling price concept could be classified as cost-plus pricing consistency, conditioned market mechanism, and balanced/equibrium market mechanism according to bayani, burhani and irfani epistemology respectively. Generally, honesty-based selling price concept in Islam is consistency market mechanism which is the determination of price at the very beginning until the complete consumption of products.  Konsep Harga Jual Kejujuran: Meraih Keuntungan Menggapai Kemaslahatan. Makalah ini bertujuan menyusun konsep harga jual berbasis nilai kejujuran dalam Islam. Penelitian dilakukan pada pemilik dan manajemen YDT dan Kopontren DT di Bandung, Charni’s Productions di Yogyakarta, serta Kedai Assalamu’alaikum dan rumah makan Bismillah di Malang. Analisis dilakukan dengan menggunakan epistemologi bayani, burhani, dan irfani. Konsep harga jual berbasis nilai kejujuran dapat diklasifikasikan menjadi consistency cost-plus pricing, mekanisme pasar bersyarat serta mekanisme pasar keseimbangan dari epistemologi bayani, burhani dan irfani. Secara umum konsep harga jual berbasis nilai kejujuran di dalam Islam adalah consistency market mechanism, yaitu suatu konsep penetapan harga jual secara konsisten melalui mekanisme pasar sejak dari awal penetapan harganya hingga produk tersebut habis terjual.
MENGANGKAT ”SING LIYAN” UNTUK FORMULASI NILAI TAMBAH SYARI’AH Iwan Triyuwono
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.869 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2011.08.7116

Abstract

Abstract: Making Use “Sing Liyan”/ “The Other” to Formulate Shari’ah Value Added: This study attempts to formulate Shari’ah value-added as consequence of adopting Shari’ah Enterprise Theory (SET) as a basic theory of Shari’ah Accounting. The issue emerges as a result of a conflicting idea of whether Shari’ah accounting utilizes SET or Entity Theory (ET). For some reasons, this study implicitly prefers to SET than ET. Hence, the study is only concerned with value-added instead of income in the sense of profit as adopted by ET.By applying postmodern qualitative research, the study makes use of philosophical-sufistic values of Manunggaling Kawulo-Gusti as an analytical instrument. Empirical values of Muslims’ business practices are captured rationally and intuitively. Then the values are analyzed by applying the sufistic values of Manunggaling Kawulo-Gusti.The result of the study exhibits that Shari’ah value-added comprises of economic (monetary), mental, and spiritual ones. Economic value-added is the one that can be measured in monetary term. Mental and spiritual value-added inversely cannot be measured. In the holistic sense of Shari’ah value-added, all types of value-added (i.e. economic, mental, and spiritual value-added) are required, processed, and distributed in halal-way. Abstrak: Mengangkat “Sing Liyan” untuk Formulasi Nilai Tambah Syari’ah: Studi ini berusaha memformulasikan nilai tambah syari’ah sebagai konsekuensi atas adopsi Shri’ah Enterprise Theory (SET) sebagai dasar Teori Akutansi Syari’ah. Isu ini timbul karena gagasan-gagasan yang berkonflik tentang apakah akuntansi syari’ah menggunakan SE atau Teori Entitas (ET). Karena beberap alasan, studi ini secara implisit lebih menyukai SET dibandingkan ET. Dengan menggunakan riset kualitatif posmoderen, studi ini mengangkat nilai filosofi sufistik dari Manunggaling Kawula Gusti (The Unity of I and God) sebagai instrumen analisis. Nilai empiris dari praktik bisnis muslim ditangkap secara rasional dan intuitif, kemudian nilai-nilai tersebut dianalisa menggunakan nilai sufistik dari Mnunggaling Kawula Gusti. Hasil studi ini menunjukkan bahwa nilai tambah syari’ah meliputi nilai ekonomi (moneter), mental dan spiritual. Nilai tambah ekonomi adalah ilai tambah yang dapat diukur dengan cara moneter, sedangkan nilai mental dan spiritual tidak dapat diukur dengan cara demikian. Dalam arti utuh, nilai tambah syar’ah meliputi semua nilai tambah (ekonomi, mental, spiritual) yang dibutuhkan, diproses dan didistribusikan secara halal.
ANGELS: SISTEM PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN (TKS) BANK SYARI’AH Iwan Triyuwono
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.748 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2011.04.7107

Abstract

ANGELS: Bank Sharia System of Health Valuation Level. This article aims to formulate system of health valuation level for sharia banks. The formulation begins from philosophical foundation to a concrete form but not at practical level. The analysis starts by criticizing the utilitarianism ethics basic values that are contained in the conventional sharia bank valuation system (CAMELS), through sharia ethics basic values. The philosophical purpose of sharia banks is formulated structurally: process, results and stakeholders. Next, the valuation system concept is formulated in the form of ANGELS: Amanah management, Non-economic wealth, Give out, Earnings, capital and assets, Liquidity and sensitivity to market, as well as Socio-economic wealth. ANGELS: Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan (TKS) Bank Syariah. Artikel ini bertujuan memformulasikan sistem penilaian tingkat kesehatan bank syari’ah.  Konsep diformulasikan dari pemikiran filosofis hingga pada pemikiran yang lebih konkrit, namun tidak sampai pada tataran teknis. Analisis dimulai dari kritik terhadap dasar nilai etika utilitarianisme yang terkandung dalam konsep sistem penilaian tingkat kesehatan bank konvensional (CAMELS), melalui dasar nilai etika syari’ah.  Berdasarkan pada nilai etika syari’ah ini, tujuan filosofis bank syari’ah diformulasikan dengan struktur: proses, hasil, dan stakeholders.  Selanjutnya, konsep sistem penilaian tingkat kesehatan bank syari’ah dirumuskan dalam bentuk ANGELS: Amanah management, Non-economic wealth, Give out, Earnings, capital and assets, Liquidity and sensitivity to market, dan Socio-economic wealth.
Research Transformation through Multi-Paradigm Methodology Training for Undergraduate Accounting Students Triyuwono, Iwan; Purwanti, Lilik; Prakoso, Aryo; Ibrahim, Melinda
Journal of Universal Community Empowerment Provision Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Universal Community Empowerment Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55885/jucep.v4i1.371

Abstract

The exploration of scientific disciplines is not only monodisciplinary but has developed into transdisciplinary, even multidisciplinary. Faculty of Economics and Business Universitas Brawijaya is a producer of scientific research, but unfortunately undergraduate students still have limitations related to multi-paradigm research methodology. The implementation of this Multiparadigm Methodology Training activity aims to provide an understanding of alternative methodologies in research using qualitative methods for accounting undergraduate students. The main focus is to increase students' understanding and awareness of Multiparadigm Research Methodology. the techniques used in this PKM activity are pre-test, material presentation, post-test, and question and answer discussion. The method for assessing the success of this activity uses different tests from the pretest and post-test results. The data results will be tested using a paired sample t test with the object of this PKM research, namely undergraduate accounting students of FEB Universitas Brawijaya who attended the activity. The results of the t-test show that (1) descriptive analysis of the average value shows an increase from 59.2 to 94.1; (2) The statistical test results show that there is a significant difference between the pre-test and post-test, which indicates that there is a significant effect after the treatment. The statistical test results confirm that there is a significant effect on the participants' scores before and after receiving the treatment, as well as a significant increase in the participants' average scores, which shows that the exposure to the materials provided is quite effective in improving their understanding in Qualitative Methods Training. The implication of this research is that participants have a broader insight into muti-paradigm methodology and can apply it in research.
Pobhinci-bhinciki kuli: An accounting research methodology based on the cultural philosophy of the butonese people Endiaverni, Wa Ode; Triyuwono, Iwan; Mulawarman, Aji Dedi
The Indonesian Accounting Review Vol. 14 No. 1 (2024): January - June 2024
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/tiar.v14i1.3747

Abstract

This research aims to develop an accounting research methodology based on the cultural philosophy of the Butonese people, “pobhinci-bhinciki kuli”. In the Wolio language (Buton Sultanate), pobhinci-bhinciki kuli means pinching each other’s skin or feeling like they are in the same boat. This research uses a literature review method. Validity is confirmed through interviews with Butonese cultural figures, sociologists, anthropologists and writers. The findings indicate that research methodology developed from local wisdom can be used to produce research that is more holistic in describing the reality of Indonesian society. The Butonese people’s philosophy of life “pobhinci-bhinciki kuli” upholds purity of feeling, as an indicator. The feeling in question is a divine feeling that is continuously felt and pursued through kangkilo (purity). Therefore, the scientific implications of using pobhinci-bhinciki kuli will return to the authenticity of the local wisdom of Indonesian society which is always oriented towards the main value of purity in moving towards true divinity by prioritizing the integrity of reality. The achievements of science are not only rational but united and moving in the purity of awareness of holiness in its theoretical, research and empirical forms in accounting research methodology.
Pengaruh Five Factors Asset Pricing Model Fama And French Terhadap Excess Return Pada Periode Sebelum Dan Selama Pandemi Covid-19 Suprapto, Evania Saskara; Triyuwono, Iwan
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 3 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.3.34

Abstract

This research aims to examine the reliability of the Fama-French five-factor (FF5) model in predicting excess returns before and during the Covid-19 pandemic. The population in this research include LQ 45 companies between 2019 and 2020 period, from which 36 samples of companies are selected through purposive sampling technique. The FF5 involves market risk premium, size, book-to-market ratio, profitability, and investment. The results of the multiple linear regression test indicated that before the Covid-19 pandemic, market risk premium (MKT), small minus big (SMB), high minus low (HML), and conservative minus aggressive (CMA) had a positive and significant effect on excess returns, whilst the robust minus weak (RMW) had no effect on excess return. During the Covid- 19 pandemic, the high minus low (HML) and robust minus weak (RMW) had no effect on excess returns.   Abstrak: Tujuan riset ini adalah untuk menguji kehandalan five factor model Fama and French (FF5) dalam memprediksi excess return dalam berbagai kondisi termasuk dalam masa pandemi Covid-19. Untuk membuktikan kehandalan tersebut, riset ini membandingkan kehandalan FF5 dalam memprediksi excess return sebelum dan selama pandemi Covid-19. Populasi dalam riset ini adalah perusahaan yang masuk ke dalam LQ 45 pada periode 2019-2020. Berdasarkan teknik puposive sampling, diperoleh 36 perusahaan sebagai sampel. Faktor-faktor yang digunakan dalam FF5 adalah market risk premium, size, book-to-market ratio, profitability, dan investment. Metode analisis yang digunakan pada riset ini adalah uji regresi linier berganda. Hasil riset menunjukkan bahwa sebelum pandemi Covid-19 market risk peremium (MKT), small minus big (SMB), high minus low (HML), dan conservative minus aggresive (CMA) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap excess return, serta sebaliknya faktor robust minus weak (RMW) tidak berpengaruh pada excess return. Pada masa pandemi Covid-19, faktor high minus low (HML) dan robust minus weak (RMW) tidak berpengaruh terhadap excess return.
Central Bank Digital Currency Dalam Perspektif Ekonomi Syariah arief, syaiful; Triyuwono, Iwan
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 2 No. 1 (2023): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2023.2.1.133

Abstract

This study aims to investigate one type in the Fintech area, namely the Central Bank Digital Currency, from the perspective of the Islamic economy.  This study uses a literature study approach to determine how Sharia positions the Central Bank Digital Currency as a currency or a medium of exchange and the effects on accounting. It also analyzes its suitability to be used as a medium of exchange. Then, the values obtained from CBDC searches and fiqh studies are synchronized with the functions of money: the medium of exchange, the standard of deferred payment, the store of value, and the unit of account. This research will investigate the concept of money with elements within it and analyze whether CBDC is inappropriate.  It will also explain the Islamic perspective and, precisely, the Sharia view of CBDC as a currency or medium of exchange. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki salah satu jenis di area Fintech, yaitu Central Bank Digital Currency  Dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakann pendekatan studi literatur untuk mengetahui bagaimana Syariah memposisikan Central Bank Digital Currency sebagai mata uang atau sebagai alat tukar, serta pengaruhnya terhadap akuntansi, dan juga menganalisis kecocokannya untuk dijadikan sebagai alat tukar. Kemudian nilai-nilai yang didapatkan dari penelusuran CBDC dan telaah fiqih disinkronisasikan dengan fungsi uang yaitu medium of exchange, standart of deferred payment, store of value, dan unit of account. Penelitian ini akan menyelidiki konsep uang dengan unsur-unsur di dalamnya, dan menganalisis apakah CBDC memang sesuai atau tidak. Penelitian ini juga akan menjelaskan tentang perspektif Islam, dan tepatnya, pandangan Syariah tentang CBDC sebagai mata uang atau sebagai media pertukaran.
Analisis Kinerja Bank Syariah Indonesia (Bsi): Perspektif Maqashid Syariah Menurut Abu Zahrah Dan Abdul Majid Najjar Anggraini, Nabila Nur; Triyuwono, Iwan
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 2 No. 3 (2023): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2023.2.3.312

Abstract

This study aims to measure and evaluate the Maqasid Shariah performance of Bank Syariah Indonesia (BSI), namely in 2021 and 2022, using the concept of Maqasid Shariah Index (MSI) from the perspective of Abu Zahrah and Abdul Majid Najjar with Shari'ah Enterprise Theory. This research is quantitative and descriptive and uses secondary data from BSI's Annual Report, Sustainability Report, and Governance Implementation Report. The results of Abdul Majid Najjar's perspective MSI measurement have a higher and more comprehensive value compared to Abu Zahrah's perspective MSI measurement. BSI's performance focuses more on faith, stakeholder rights and obligations, justice, and the environment. Suggestions for improvement for BSI are needed to improve education and training for its employees Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja Maqashid Syariah Bank Syariah Indonesia (BSI) pada tahun 2021 dan 2022. BSI sendiri merupakan hasil merger dari tiga bank syariah plat merah, yakni Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah pada tahun 2021. Pengukuran bank yang ada saat ini hanya mengutamakan kinerja keuangan semata, yang mengakibatkan adanya dysfunctional behavior (perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai syariah). Dengan mempertimbangkan sisi etika syariah yang menjadi landasan utama bagi Bank Syariah, penelitian ini menggunakan pendekatan Maqashid Syariah untuk mengevaluasi kinerja BSI. Penelitian ini menggunakan konsep pengukuran Maqashid Syariah atau Maqashid Syariah Index (MSI) dua perspektif yang diusulkan oleh Abu Zahrah dan Abdul Majid Najjar sebagai pembanding, serta menggunakan Shari’ah Enterprise Theory. Penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif dan menggunakan data sekunder dari Laporan Tahunan, Laporan Keberlanjutan, dan Laporan Pelaksanaan Tata Kelola BSI. Hasil pengukuran MSI perspektif Abdul Majid Najjar, memiliki nilai lebih tinggi dan komprehensif dibandingkan dengan pengukuran MSI perspektif Abu Zahrah. Kinerja BSI lebih menitikberatkan kepada keimanan, hak dan kewajiban stakeholder, keadilan, dan lingkungan. Saran perbaikan untuk BSI diperlukan meningkatkan pendidikan dan pelatihan bagi karyawannya.
Co-Authors Abdarahman M. Kalifa Abdul Ghofar Achdiar Redy Setiawan Achdiar Redy Setiawan Achmad Tavip Junaedi Achsin, M Ade Ikhlas Amal Alam Aji Dedi Mulawarman Aji Mulawarman Ajis, Mohd Na'eim Akhmad Riduwan Akhmad Thoha Akhmad Thoha Ali Djamhuri Ali Djamhuri Ali Farhan Alif Ilham Akbar Fatriansyah Alimuddin Alimuddin Andi Irfan, Andi Andy Setiawan Andy Setiawan Anggraini, Nabila Nur Ari Kamayanti Arief, Syaiful Aries Iswahyudi ariqa, shafa nada Aryo Prakoso Aspiaty A. Samiun Azmala, 'Ilya Bagus Aji Nugraha Bahri, Nur Alim Bambang Hariadi Binti, Binti Shofiatul Jannah Briando, Bobby Briando, Bobby Cok Istri Ratna Sari Dewi DEDI MULAWARMAN Dian Purnamasari Dion Yanuarmawan Dipayana, Muhammad Avicinna Djamhuri , Ali Djumilah Hadiwijoyo Eka Afnan Troena Ekaviana, Dessy Eko Ganis Sukoharsono Elok Harmatil Ummami Endiaverni, Wa Ode Eny Zuhrotin Nasyi’ah Ferry Puspitaningrum Fia Rahma Fitriah Bidari Latuconsina Fransiskus Randa Gaffikin, Michael J.R Grahita Chandrarin GRAHITA CHANDRARIN Gugus Irianto Gugus Irianto Hariadi , Bambang Hasana, Siti Rodiah Husna, Mila Mardia Imam Subekti Irman Mamulati, Irman Iswahyudi, Aries Jalal Ikram, Abdi Dzul Jordan Hotman Ekklesia Sitorus Kalifa, Abdarahman M Kharisma Nugraha Putra Kharisma Nugraha Putra Khoiriyah Trianti Komariyah, Sri Nurul Krisno Septyan Liana, Esti Lilik Purwanti M. Achsin M. Achsin Made Sudarma Meirna Puspita Permatasari Melinda Ibrahim Mila Mardia Husna Mohamad Djasuli, Mohamad Muhamad Ali Embi Muhamad Asrul Oktarizal Muhamad Asrul Oktarizal Muhammad Achsin Muhammad Achsin Mulawarman , Aji Dedi Musthafa, Tatang Fatah Nadiah Lutfi Wakid Nazila, Zaidatin Ni Ketut Sriwinarti Noval Adib Nur Alim Bahri Nurindrasari, Diana Nurul Qomariyah Ocktavianto, Eko Prasetyo P Purwanto Prasetio, Januar Eko Prihat Assih Primantara, Ergy Restu Putra, Kharisma Nugraha Rahmad Harddian Ramadhani, Annas Rahmat Ratnawati - - Ridho Muhammad Purnomosidi Rini - Mahgianti Risky Budianto Roekhuddin Roekhuddin Roekhudin, Roekhudin Rosalina Pebrica Mayasari Rosidi * Rosidi Rosidi Rr. Sri Pancawati Martiningsih Selfiah Selfiah Sholeh, Achmad Ridwan Sirajudin Siti Rodiah Hasana Sri Nurul Komariyah Sukamto, Wiwid Sumiati - - Sumiati - - Sumiati - - Suprapto, Evania Saskara Suryan Widati Suryan Widati Syauqi Hidayat Thahirah, Khadijah Ath Tri Rahayu Widyaningrum Tsabita, Rachmania Ugroseno Damara Prasadhana Handoyo Umaimah Umar - Burhan Unti Ludigdo Unti Ludigdo Unti Ludigdo Unti Ludigdo Veby Kusuma Wardhani, Veby Kusuma Vinus - Maulina Vitriyan Espa Widyaningrum, Tri Rahayu Windayani, Erilla Wiwid Sukamto Wiyarni Wiyarni Wuryan Andayani Yeney Widya Prihatiningtias Yeney Widya Prihatiningtyas Yohan Bakhtiar Yulianingtias, Karina Surya Yulis Alfia Yulis Diana Alfia Zaidatin Nazila Zaki Baridwan Zaki Baridwan Zuhrotin Nasyi’ah, Eny