Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Media PhET Simulation Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa Kelas 5 SDN Jatingaleh 01 Pada Mata Pelajaran Matematika Hidayah, Ulul; Utami, Rizky Esti; Wibowo, Yohanes Maria Vianey Trisunu Harjati; Ulumuddin, Arisul
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i3.3167

Abstract

This research aims to see the effectiveness of the PhET Simulation media on the numeracy abilities of grade 5 students at SDN Jatingaleh 01 in mathematics subjects. The method used in research is experimentation. The research design used was Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design model. The population in this study was class 5A as many as 27 students. The data collection methods used were tests and observations. From the results of the data analysis, it can be concluded that students' numeracy skills in fractional operations material using Phet Simulation media obtained a higher post-test average score of 81 compared to the pre-test average score of 51 and the results of the Ngain test showed that the average score The average Ngain of respondents was 65.2734%. This shows that the Ngain value is categorized as quite effective (range between 56%-75%). Therefore, PhET Simulation media is quite effective media to use in students' numeracy skills.
PUBLIC SPEAKING UNTUK MASYARAKAT MULTIKULTURAL STUDI KASUS DI HULU LANGAT, MALAYSIA Indrariani, Eva Ardiana; Sukmaningrum, Rahmawati; Wahyuhastuti, Novika; Setyoadi, Yuris; Prayito, Muhammad; Ulumuddin, Arisul
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i1.1895

Abstract

Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking bagi para profesional di Hulu Langat, Malaysia, dengan fokus pada penguatan kepercayaan diri, sensitivitas budaya, dan komunikasi efektif dalam lingkungan multikultural. Pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman diterapkan melalui simulasi praktis, role-playing, dan umpan balik konstruktif. Metode campuran digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program, dengan penilaian sebelum dan sesudah pelatihan serta wawancara peserta. Program ini melibatkan 50 profesional dari berbagai industri yang dipilih berdasarkan minat mereka dalam meningkatkan keterampilan komunikasi. Pelatihan terdiri dari tiga modul utama, yaitu membangun kepercayaan diri, sensitivitas budaya, dan komunikasi efektif. Penilaian pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri sebesar 70% di kalangan peserta. Kemampuan menyesuaikan gaya komunikasi dengan audiens multikultural meningkat dari 30% menjadi 75%. Latihan simulasi, analisis video, dan role-playing terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta terhadap komunikasi lintas budaya. Peningkatan signifikan juga diamati dalam penguasaan komunikasi verbal dan non-verbal, termasuk diksi, intonasi, bahasa tubuh, dan ekspresi wajah. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi public speaking di lingkungan profesional multikultural. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis pengalaman dapat diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan keterampilan komunikasi. Evaluasi lanjutan dan replikasi program di wilayah lain direkomendasikan untuk mengukur skalabilitas dan dampak jangka panjangnya. Kata Kunci: Public Speaking, Sensitivitas Budaya, Pembelajaran Berbasis Pengalaman, Komunikasi Multikultural, Penguatan Kepercayaan Diri  
Urgensi Pendekatan Inovatif dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Era Vuca: Mengintegrasikan Kearifan Lokal dan Teknologi Wismanto, Agus; Ulumuddin, Arisul; Murywantobroto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1431

Abstract

Pendidikan di era VUCA (Volatile, Uncertain, Complex, Ambiguous) menghadapi tantangan besar akibat perubahan teknologi, dinamika sosial, dan tuntutan kompetensi yang cepat dan tidak pasti. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di semua jenjang pendidikan juga tidak terlepas dari dampak ini. Pendekatan pembelajaran inovatif sebagai alternatif menjanjikan untuk mengatasi tantangan di era VUCA ini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendekatan inovatif dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia era VUCA. Metode penelitian yang digunakan meliputi review literatur yang sistematis untuk mengidentifikasi tren terbaru dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, serta wawancara dengan praktisi pendidikan untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang pengintegrasian kearifan lokal dan penerapan teknologi dalam pembelajaran. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dan teknologi dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia memiliki dampak yang signifikan pada pengalaman belajar siswa. Penggunaan teknologi memperluas ruang pembelajaran dengan memberikan akses terhadap berbagai sumber daya dan konten yang relevan secara online. Ini memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri dan mengeksplorasi berbagai topik dengan lebih luas, memperkaya pemahaman mereka tentang bahasa dan sastra Indonesia. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya pengembangan pendekatan pembelajaran yang responsif dan adaptif dalam menghadapi kompleksitas pembelajaran di era VUCA. Pendekatan ini memungkinkan siswa menghubungkan berbagai aspek ilmu pengetahuan dalam konteks tema atau topik tertentu, mempersiapkan mereka untuk menghadapi perubahan kompleks di dunia nyata. Namun, ada tantangan dalam penerapan pendekatan pembelajaran inovatif, termasuk kurangnya pemahaman guru, dukungan sekolah dan pemerintah, serta persiapan dan pengelolaan waktu yang efisien. Untuk meningkatkan penerapan pendekatan ini, diperlukan pelatihan guru, dukungan sekolah dan pemerintah, kolaborasi antar guru, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, dan mendorong kreativitas dalam pembelajaran. Dengan mengatasi tantangan dan mengimplementasikan rekomendasi tersebut, pendekatan pembelajaran inovatif dapat menjadi solusi yang efektif dalam mempersiapkan siswa menghadapi kompleksitas dan ketidakpastian di era VUCA.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN PENGHAPUSAN JURUSAN DI SMA DALAM PROGRAM BERITA 'JAWA TENGAH HARI INI' TVRI JATENG DAN 'METRO SIANG' METRO TV (PENDEKATAN Robert N. Entman) Harlis Intan Saputri; Siti Ulfiyani; Arisul Ulumuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kedua media membentuk narasi mereka menggunakan model framing Entman, yang mencakup penentuan masalah, identifikasi penyebab, penilaian moral, dan usulan solusi, serta untuk menganalisis perbedaan framing antara Metro TV dan TVRI Jawa Tengah dalam memberitakan kebijakan penghapusan penjurusan untuk jenjang SMA di Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap berita dari program "Metro Hari Ini" dan "Metro Siang" Metro TV, serta "Jawa Tengah Hari Ini" TVRI Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metro TV lebih kritis terhadap kebijakan ini, dengan menyoroti kurangnya koordinasi pemerintah, kesiapan infrastruktur yang belum optimal, dan dampaknya terhadap seleksi masuk perguruan tinggi. Sementara itu, TVRI Jawa Tengah membingkai kebijakan ini sebagai reformasi pendidikan yang positif dengan menampilkan implementasi di sekolah serta tanggapan siswa dan guru. Perbedaan framing ini menunjukkan bahwa media memiliki peran penting dalam membentuk opini publik terhadap kebijakan pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah meningkatkan komunikasi dengan tenaga pendidik dan orang tua, serta media memberitakan kebijakan secara lebih seimbang agar informasi yang diterima masyarakat lebih objektif.
STRATEGI KOMUNIKASI PADA PROGRAM ACARA TALK SHOW DI TVRI JAWA TENGAH TAHUN 2024 Marcella Dewinta Rochadi; Siti Ulfiyani; Arisul Ulumuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan dalam program acara talk show di TVRI Jawa Tengah. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana strategi komunikasi membantu dalam membangun interaksi antara host, bintang tamu, dan audiens serta menyampaikan pesan yang efektif. Dengan mengacu pada teori komunikasi dan strategi komunikasi, penelitian ini menganalisis berbagai elemen seperti pengenalan khalayak, pemilihan topik, penyusunan pesan, penggunaan media, dan teknik pengemasan acara. Studi ini juga membandingkan strategi komunikasi yang diterapkan dalam program acara talk show di TVRI Jawa Tengah dengan pendekatan lain yang diuraikan dalam literatur untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam penyiaran televisi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang efektif dapat meningkatkan keterlibatan audiens dan memperkuat pesan yang disampaikan.
MOTIVATION TO LEARN INDONESIAN AMONG STUDENTS OF SMA NEGERI 1 BANGSRI JEPARA REGENCY Fauziah, Salsa Anabela; Ulumuddin, Arisul; Sidiq Budiawan, Raden Yusuf
JURNAL KONFIKS Vol 12, No 1 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v12i1.19054

Abstract

Many students show a lack of enthusiasm in participating in Indonesian language lessons. Based on their passive attitude during the learning process, where students tend to be more silent and less actively participate. The purpose of this research is to describe the causes and effects of learning motivation on the students of SMA Negeri 1 Bangsri, Jepara Regency. This study uses qualitative methods. Students' learning motivation in the Indonesian Language subject at SMA Negeri 1 Bangsri shows a quite significant variation. The data sources for this research are the teachers and students of SMA Negeri 1 Bangsri, while the data in this study is the students' learning motivation in the Indonesian language subject using interviews with teachers and students. Qualitative data analysis is a method used to organize, analyze, and interpret non-numeric data, especially in exploratory research. The results of the interview research conducted with Indonesian language teachers and students show a low level of learning motivation due to several influencing factors. Several factors that influence the motivation to learn Indonesian at SMA Negeri 1 Bangsri include internal and external factors. By implementing innovative learning strategies and creating a supportive learning environment, it is hoped that students' motivation to learn Indonesian can significantly increase.
MOTIVATION TO LEARN INDONESIAN AMONG STUDENTS OF SMA NEGERI 1 BANGSRI JEPARA REGENCY Fauziah, Salsa Anabela; Ulumuddin, Arisul; Sidiq Budiawan, Raden Yusuf
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 1 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v12i1.19054

Abstract

Many students show a lack of enthusiasm in participating in Indonesian language lessons. Based on their passive attitude during the learning process, where students tend to be more silent and less actively participate. The purpose of this research is to describe the causes and effects of learning motivation on the students of SMA Negeri 1 Bangsri, Jepara Regency. This study uses qualitative methods. Students' learning motivation in the Indonesian Language subject at SMA Negeri 1 Bangsri shows a quite significant variation. The data sources for this research are the teachers and students of SMA Negeri 1 Bangsri, while the data in this study is the students' learning motivation in the Indonesian language subject using interviews with teachers and students. Qualitative data analysis is a method used to organize, analyze, and interpret non-numeric data, especially in exploratory research. The results of the interview research conducted with Indonesian language teachers and students show a low level of learning motivation due to several influencing factors. Several factors that influence the motivation to learn Indonesian at SMA Negeri 1 Bangsri include internal and external factors. By implementing innovative learning strategies and creating a supportive learning environment, it is hoped that students' motivation to learn Indonesian can significantly increase.
Pemanfaatan Deep Learning Bagi Guru BK Untuk Deteksi Dini Masalah Psikologis Siswa Pada MGBK SMA Kabupaten Wonogiri Maulia, Desi; Setiawan, Agus; Ulumuddin, Arisul; Murywantobroto
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): PRAXIS September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/v3hm3w34

Abstract

Permasalahan psikologis pada siswa, berupa kecemasan, depresi dan bullying yang dapat menunjukkan suatu fenomena terkini di Indonesia sehingga diperlukan deteksi dini secara efektif. Guru bimbingan dan konseling (BK) memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi masalah tersebut, namun terdapat kendala berupa keterampilan dan pemahaman teknologi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan guru BK dalam memanfaatkan deep learning sebagai mendeteksi masalah psikologis siswa. Metode pelaksanaan PKM, berupa tahap perencanaan (pemetaan masalah dan menentukan mitra), pelaksanaan (pelatihan, workshop, dan workshop), dan evaluasi. Peserta sejumlah 50 guru BK dari anggota dan ketua MGBK SMA Kabupaten Wonogiri. Hasil evaluasi menunjukkan 94,25% peserta menilai bahwa materi sangat sesuai dengan kebutuhan yang diindikasikan oleh peningkatan akan pemahaman terhadap konsep, manfaat, dan penerapan deep learning dalam layanan BK. Peserta menunjukkan keterbukaan terhadap suatu integrasi teknologi dalam mendukung deteksi dini masalah psikologis. Hasil kegiatan PKM membuktikan bahwa pelatihan deep learning bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas guru BK sehingga layanan BK tepat sasaran, dan akurat. Implementasi teknologi tersebut penting untuk memperkuat fungsi preventif layanan BK dan mendukung kesejahteraan psikologis siswa di masa era digital.
Peningkatan Menulis Teks Biografi Menggunakan Model PBL dan Media Infografik pada Peserta Didik SMA Negeri Di Semarang Rachma, Tyas Noor; Ulumuddin, Arisul; Sudiyati, Sudiyati
Jurnal Pendidikan Guru Profesional Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN GURU PROFESIONAL
Publisher : Pascasarjana Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpgp.v1i1.169

Abstract

Tujuan penelitian PTK yaitu meningkatkan keterampilan menulis teks biografi menggunakan model PBL dan media infografis. Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis teks biografi kelas XA SMAN6 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan tahapan dalam penelitian PTK yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik deskriptif komperatif dan pengumpulan data berupa tes dan non tes. Kegiatan yang dilakukan selama dua siklus dan setiap siklus dua kali pertemuan. Berdasarkan penelitian tersebut disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan menulis teks biografi menggunakan model PBL dan media infografis dengan tiga tahapan dan nilai rata-rata setiap siklusnya meningkat yaitu prasiklus (60,7), siklus I (70,9), dan siklus II (85,8). Kedua, data perilaku peserta didik pada kegiatan prasiklus tergolong rendah yaitu hanya 15% dalam katagori kurang. Untuk kegiatan pada siklus I meningkat dari pada kegiatan prasiklus yaitu 60% dalam katagori baik dan pada kegiatan siklus II perilaku peserta didik tergolong sangat baik dikarenakan ada perubahan perilaku hingga 95%. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan baik keterampilan menulis teks biografi maupun perubahan perilaku peserta didik ke arah yang lebih baik selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA SEBAGAI MUATAN MATERI AJAR NOVEL DI KELAS XII SMA Nufus, Azkha Faiqotun; Asrofah, Asrofah; Ulumuddin, Arisul
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v1i1.37

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata novel Laskar Pelangi merupakan salah satu novel yang layak diajarkan kepada peserta didik. Novel Laskar Pelangi layak diajarkan karena di dalam novel tersebut banyak terkandung nilai-nilai pendidikan terutama pendidikan karakter. Bahasa yang digunakan dalam novel tersebut juga mudah dipahami bagi pembaca terutama siswa. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah nilai pendidikan karakter dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata sebagai muatan materi ajar novel di kelas XII SMA?. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata sebagai muatan materi ajar novel di kelas XII SMA. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang ada pada novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata berupa teks yang mengandung nilai pendidikan karakter Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang diterbitkan Oleh Bentang Pustaka tahun 2005.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik baca dan catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisis deskriptif dengan cara mendeskripsikan secara sistematis kenyataan-kenyataan atau fakta dari sifat-sifat suatu data faktual dan teliti. Dari analisis akhir yang dilakukan, ditemukan sebanyak lima yang terdapat dalam novel laskar Pelangi antara lain nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu, bersahabat atau komunikatif, cinta tanah air, menghargai prestasi, peduli lingkungan, peduli sosial dan tanggung jawab. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai muatan materi ajar novel yang didasari pada TP (Tujuan Pembelajaran) 12.6; peserta didik merefleksi asumsi atau ideologi nilai yang terkandung dari teks novel (Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek 2021). Adapun saran yang dapat penulis sampaikan yaitu penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi bagi peneliti lain yang berkaitan dengan analisis nilai pendidikan karakter dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata sebagai muatan materi ajar novel di kelas Xll SMA.